• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembelajaran Daring (Pembelajaran Online) .1 Pegertian Internet

Internet (Interconected Network) menurut Maryono & Istiana (2008:3) merupakan kumpulan jaringan-jaringan komputer (Networks) sedunia yang slaing berhubungan satu sama lain. Arsyad (2014:195) yang menyebutkan bahwa pengertian internet adalah sebuah jaringan komputer yang saling terhubung dan dapat berkomunikasi satu sama lain secara global/ internasional baik melalui kabel, radio, satelit dan lain-lain. Adapun beberapa manfaat dari internet yaitu, sebagai sarana informasi, sarana komunikasi, sarana pendidikan dan sarana hiburan.

Sanjaya (2014: 216) internet merupakan sistem yang menghubungkan jaringan komputer menjadi satu kesatuan. Orang dapat saling bertukar informasi dengan orang lain tanpa harus bertatap muka secara langsung. Berdasarkan dari beberapa pernyataan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa internet merupakan sebuah jaringan yang menjadi salah satu penghubung dalam proses komunikasi dan informasi secara tidak langsung. Menurut Rusman (2014:31) terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan pemanfaatan internet dalam pendidikan terbuka maupun pembelajaran jarak jauh, diantaranya:

a. Kelebihan

Terdapat beberapa kelebihan dan manfaat e-learning, diantaranya sebagai berikut:

1. Pendidik dan peserta didik dapat dengan mudah berkomunikasi melalui fasilitas yang tersedia dari internet kapan saja tanpa dibatasi oleh jarak, tempat dan waktu

2. Peserta didik dapat mengulang kembali pembelajaran yang telah diajarkan setiap saat, karena bahan ajar telah diberikan akan tersimpan di hanphone.

33

3. Peserta didik dapat melakukan diskusi secara online untuk menambah pengetahuan atau menggali informasi.

b. Kekurangan

Walaupun memeliki kelebihan dan cenderung membantu memudahkan pembelajaran juga terdapat kekurangan, diantaranya:

1. Kurangnya interaksi sosial antara peserta didik dan pendidik bahkjan sesama guru.

2. Peserta didik menjadi berubah dari yang biasanya menggunakan metode konvensional, kini dituntut untuk mengetahui teknik pembelajaran menggunakan komputer atau handphone.

3. Peserta didik kurang mempunyai motivas dalam belajar akan cenderung gagal.

4. Tidak semua tersedia fasilitas internet.

5. Masih kurangnya tenaga yang memiliki ketrampilan dan pengetahuan tentang internet.

Pernyataan diatas dikatakan bahwa penggunaan internet dalam pendidikan memiliki dua sisi yang berbeda dimana internet akan sangat membantu proses pembelajaran apabila dilengkapi fasilitas yang juga memadai seperti tersedianya komputer/android, jaringan internet, dan memerlukan pula pegetahuan yang cukup untuk mengoprasikan dan mengaplikasikan internet dalam pembelajaran serta siswa sebaiknya diberi arahan, bimbingan dan pengawasan dalam penggunaan jaringan internet sehingga siswa tidak menyalahgunakan internet.

2.3.2 Pengertian Pembelajaran daring

Meidawati, dkk (dalam Pohan, 2020:2) pembelajaran daring learning merupakan pendidikan formal yang diselenggarakan oleh sekolah yang siswa dan guru berada dilokasi yang berbeda sehingga memerlukan sistem omunikasi interaktif untuk menghubungkan keduanya dan berbagai sumber daya yang di butuhkan didalamnya. Pembelajaran ini dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja tergantung pada ketersediaan alat pendukung yang digunakan.

34

Bates (dalam Sanjaya, 2020:52) pembelajaran daring dapat didefinisikan sebagai bentuk pendidikan jarak jauh yang penyampaian materinya dilakukan lewat internet secara synchromous atau asynhromous. Pembelajaran daring biasanya dikenal dengan e-learning, pembelajaran virtual, pembelajaran dnegan mediasi komputer, pembelajaran dengan web, dan pembelajaran jarak jauh. Istilah pembelajaran ini menyiratkan bahwas siswa dan guru tidak harus bertatap muka dalam proses pembelajaran melainkan dapat menggunakan media teknologi digital seperti komputer maupun android yang memungkinkan fleksibilitas akses.

Ibrahim (dalam Prawirdilaga 2013: 109) pembelajaran online adalah kegiatan belajar yang tidak terkait waktu, tempat dan ritme. Kehadiran guru atau pengajar, serta dapat menggunakan sarana media elektronik dan telekomunikasi.

Selanjutnya menurut Santoso dkk, (2020:2) pembelajaran daring atau biasanya dikenal dengan online learning merupakan sebuah mekanisme pembelajaran yang memanfaatkan TIK, dalam hal ini melalui internet. Salah satu keunggulan pemanfaatan teknologi ini adalah fleksibilitas kita dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Jika dilihat dari beberapa pengertian duaras, maka dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja dengan hanya memanfaatkan akses internet namun ini juga berarti bahwa pembelajaran sangat membutuhkan saluran internet dan komputer maupun android.

2.3.4 Manfaat Pembelajaran Daring

Kemajuan teknologi saat ini berdampak kepada semua pihak tidak terkecuali pada bidang pendidikan yang dalam penyelenggaraan begaimana menggunakan teknologi secara total sebagai media utama dalam pembelajaran daring. Dengan adanya teknologi ini dalam pendidikan sangat bermanfaat untuk mencapai efesiensi dalam pendidikan seperti efesiensi dalam waktu belajar, lebih mudah untyuk mengakses materi pembelajaran maupun seumber belajar itu sendiri. Meidawati dkk, (dalam Pohan, 2020:7) ada beberapa manfaat dari pembelajaran daring, yang dimana sebagai berikut:

35

a. Dapat membangyun komunikasi dan diskusi yang sangat efesien antara siswa dan guru.

b. Siswa dapat berinteraksi dan berdiskusi antara siswa lainnya tenpa melalui guru.

c. Dapat memudahkan interaksi antara guru, siswa dan orang tua.

d. Siswa dengan dapat mudah dan mengunduh bahan ajar tersebut.

e. Guru dapat membuat soal maupun kuis dimana dan kapan saja tanpa batas waktu.

Dari pernyataan diatas maka dapat disimpulkan bahwa dengan adanya pembelajaran daring ini sangat membatu guru dan siswa dalam proses pembelajaran yang diaman hanya perlu mempersiapkan materi bahan ajar dan membagikannya kepada siswa melalui aplikasi-aplikasi yang telah disepakati oleh guru dan siswa terlebih dahulu.

2.3.5 Ketentuan Pembelajaran Daring

Sejak pemerintah mengeluarkan aturan untuk meliburkan siswa beberapa bulan kedepan dan siswa tetap belajar dirumah melalui pembelajaran daring terdapat beberapa ketentuan yang harus dipahami oleh guru maupun siswa.

Pembelajaran daring yang ditentukan oleh pemerintah telah diatur pada peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan republik Indonesia melalui surat edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang batas-batas dalam pelaksanaan pembelajaran daring yaitu sebagai berikut:

1. Siswa tidak dibebani oleh tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas

2. Pembelajaran yang dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan.

3. Belajar dari rumah dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai pandemi Covid-19.

4. Tugas dan aktivitas disesuaikan dengan minat dan kondisi siswa, mempertimbangkan kondisi siswa, dan fasilitas belajar dirumah.

5. Bukti tugas belajar diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna dari guru, tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif.

36

Pernyataan diatas dapat dikatakan bahwa pada saat ini pemerintah tidak ingin membebankan dan memaksakan siswa pada proses belajar. Melihat dari hal ini peran guru sangat dibutuhkan untuk membangun proses belajar yang interaktif.

2.3.6 Media Pembelajaran Daring

Dalam pembelajaran guru tidak dibatasi oleh aturan dalam memilih dan menggunakan media online yang akan digunakan. Namun guru harus mengacu pada prinsip pembelajaran daring yang telah ditentukan oleh pemerintah. Artinya media yang digunakan oleh guru dapat pula digunakan oleh siswa sehingga komunikasi dalam pembelajaran dapat dilakukan dengan baik.

Adapun beberapa media online yang digunakan pada penelitian ini diantaranya:

1. Aplikasi WhatsApp

Enterprise (2012:1) WhatsApp adalah aplikasi chatting dimana anda bisa mengirim pesan teks, gambar, suara, lokasi dan bahkan vidio kepada teman-teman anda menggunakan ponsel apapun. Pada penelitian Sucipto (dalam Nurhalimah, dkk 2019:149) juga menyatakan bahwa whatsApp messanger adalah aplikasi pesan lintas platfrom yang memungkinkan penggunanya untuk bertukar pesan tanpa biaya SMS karena aplikasi ini menggunakan paket data internet menggunakan koneksi 3G, 4G atau wifi untuk komunikasi data. Mebggunakan aplikasi ini, pengguna dapat melakukan obrolan online, berbagai file, bertukar foto dan lain sebagainya.

Jumiatmoko (dalam Rahartri, 2019: 148) didalam aplikasi whatsApp terdapat berbagai macam fitur yang dapat digunakan oleh penggunanya diantaranya gallery yang digunakan untuk menambah foto, contact digunakan untuk menyisipkan kontak, audio digunakan untuk mengirimkan pesan suara, camera untuk mengambil gambar, maps digunakan untuk mengirimkan lokasi dan berbagai koordinasi peta, dan document yang digunakan untuk mengirimkan dan menyisipkan file

37

berupa dokumen. Semua fitur-fitur ini tersedia guna untuk menandakan penggunanya dan semua file tersebut dapat dikirim dalam sekejap.

2. Aplikasi Google clasroom

Google clasroom atau ruang kelas google merupakan sarana media pembelajaran campuran untuk ruang lingkup pendidikan yang dapat memudahkan pengajaran dalam membuat, membagikan dan menggolongkan setiap penugasan tanpa kertas. Software tersebut telah diperkenalkan sebagai keistimewaan dari Google Apps for Education yang dirilis pada tanggal 12 Agustus 2014 (Orbayn, 2019:13).

Google clasroom didesain untuk empat pengguna yaitu pengajar, siswa, wali dan administrator. Bagi pengajar dapat mengelola kelas, tugas, nilai sera memberikan masukan secara langsung (real time). Siswa dapat memantau materi dan tugas kelas, berbagai materi dan berinteraksi dalam aliran kelas atau melalui email, mengirim tugas dan mendapat masukan dan nilai secara langsung. Wali mendapat ringkasan email terkait tugas siswa (M, 2018:56). Administrartor dapat membuat, melihat atau mengahus kelas didomainnya, menambahkan atau mengapus siswa dan pengajar dari kelas serta melihat disemua kelas di doainnya (Graham &

Borgen, 2018:77).

2.3.7 Indikator Pembelajaran Daring

Teori yang digunakan peneliti dalam penelitian seperti yang dikemukakan Jirasak (2014:36-37) dalam jurnalnya yang berjudul Developing Of Indicators Of An E-Learning Benchmarking Model For Higer Education Instutions bahwa terdapat beberapa indikator e-learning, ditemukan bahwa ada 3 indikator yang cocok dengan pembelajaran daring kombinasi bahwa dalam pembelajaran berbasis online yaitu ada proses pembelajaran, kemampuan peserta didik, adanya pengukuran dan evaluasi.

38

2.3.8 Pengaruh Pembelajaran Daring Tentang Interaksi Sosial

Perkembangan teknologi informasi memiliki pengaruh besar terhadap perubahan dalam sistem bidang. Salah satunya biudang pendidikan, teknologi dapat dimanfaatkan dalam kegiatan proses belajar mengajar, yang dapat dikatakan merupakan pergantian dari cara konvensional menjadi ke modern. Gowhary (dalam Khusniyah & Hakim, 2019:21) menyebutkan bahwa beberapa penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya teknologi memberikan banyak pengaruh positif terhadap pembelajaran. Internet telah dipadukan menjadi sebuah alat yang digunakan untuk melengkapi aktivitas pembelajaran. Pembelajaran daring merupakan sistem pembelajaran yang dilakukan dengan tidak tatap muka langsung, tetapi menggunakan platfrom. Yang dapat membantu proses belajar mengajar yang dilakukan meskipun jarak jauh. Tujuan dari adanya pembelajaran daring yaitu memberikan layanan pembelajaran yang bemutu dalam jaringan yang bersifat masif dan terbuka untuk mrenjangkau peminat ruang belajar agar lebih banyak dn lebih luas (Spfyana & Abdul, 2019:82).

Pembelajan secara daring sudah menciptakan hal yang luar biasa, dimana sebelumnya hanya mengandalkan tatap muka dan sekarang mulai beralih ke pembelajaran daring, pebelajaran yang berbasis lewat handphone. Istilah model pembelajaran daring yaitu memanfaatkan akses internet dengan berbagai aplikasi untuk mendukung pembelajaran dalam hal pembelajaran yang awalnya tatap muka menjadi daring. Penggunaan media elektronik untuk mendukung pembelajaran daring misalnya komputer, Handphone dan sebagainya.

Pembelajaran daring dapat melalui aplikasi misalnya WhatsApp, zoom, classroom dan google meet. Tetapi guru lebih sering menggunakan google clasroom untuk memberikan tugas kepada siswanya dan memberikan informasi bahwa sudah ada tugas di google clasroom melalui WhatsApp. Tetapi hanya memberikan informasi kepada siswa bahwa tugas sudah di aploud dan itu membuat siswa dan guru sangat kurang bahwa adanya interaksi sosial dalam pembelajaran daring. Guru mengirim link YouTube melalui WhatsApp untuk

39

melihat materi yang akan dikerjakan siswa dan tugas harus di kumpulkan sesuai jadwal yang sudah di tentukan oleh guru. Tidak hanya itu pengaruh dalam pembelajaran daring, jika dilakukan terus menerus melalui WhatsApp atau google clasroom maka kurang efektif dalam penggunaanya karena menghabiskan paket data yang sangat cepat dibandingkan paket data sebelum adanya pandemi covid-19 ini.

Pengaruh daring sangat berpenbfaruh dengan kondisi ekonomi guru dan orang tua siswa karena modal utama dalam pembelajaran daring di masa covid-19 adalah kuota internet dan handphone. Banyak orang yang mengeluh karena bertambahnya pengeluarannya, bahkan ada beberapa guru yang dikurangi atau dipotong penghasilan karena biaya transportasi ditiadakan. Begitu juga dengan orang tua siswa banyak yang kesulitan dalam mencari pekerjaan disaat pandemi covid-19 seperti ini. Selama pembelajaran daring dibutuhkan biaya tambahan.

Sebagian besar orang tua yang tidak bisa menyediakan fasilitas belajar daring adalah orang yang kurang mampu.

2.4 Tahap Pekembangan Anak Usia Sekolah (9 Tahun)

Dokumen terkait