Program studi penciptaan seni, program pascasarjana Institut Seni Indonesia Denpasar
ABSTRAK
Kemajuan teknologi informasi saat ini berkembang sangat pesat sekali, khususnya dalam bidang aplikasi Multimedia. Berbagai macam hardware dan software baru silih berganti bermunculan. Perkembangan Multimedia mempunyai efek yang besar dalam hal pendidikan dan pembelajaran. Multimedia dapat digunakan sebagai pembelajaran yang sangat efektif di lingkungan pendidikan.
Seperti misalnya dalam bidang seni. Di zaman sekarang ini, seni memang sangat berpengaruh terhadap perkembangan teknologi. Kita tidak bisa terlepas dari yang namanya seni. Tanpa adanya seni, hidup kita tidak akan indah. Karena seni merupakan hal pendukung terbentuknya keindahan.
Tujuan dari pembelajaran Multimedia adalah diharapkan dapat memberikan informasi yang lengkap tentang seni budaya khususnya Tari . Serta agar bisa lebih meningkatkan kesadaran masyarakat terutama anak-anak tentang seni budaya, khususnya Seni Budaya yang ada didaerahnya masing-masing.
Sebelum memberikan suatu pembelajaran tentang tari apa yang akan kita berikan, terlebih dahulu kita memberikan tentang dasar-dasar tari Bali, sehingga kita lebih mudah kita mengajarinya.
Dengan adanya pembelajaran Multimedia ini, mereka akan termotivasi keinginannya untuk terlibat langsung dalam proses belajar mengajar. Jadi mereka bukan saja menerima apa yang diberikan, tetapi mereka akan berusaha mencari gerakan yang dipelajari. Dengan multimedia, maka mereka akan lebih terfokus untuk belajar sesuai dengan tarian yang mereka dapatkan atau pelajari.
24
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Dalam suatu kegiatan belajar mengajar, yang paling terpenting adalah suatu proses . Dengan adanya suatu proses, maka kita akan mengetahui apakah proses belajar mengajar tersebut dapat berjalan lancar apa tidak, tercapai apa tidak tercapai proses tersebut.
Dalam proses belajar mengajar, banyak faktor yang perlu diperhatikan, hingga tercapainya suatu tujuan pengajaran yang baik. Faktor tersebut adalah pendidik, anak didik, metode, teknik pembelajaran maupun lingkungan dimana tempat pembelajaran itu diadakan. Disamping itu media apa yang dipergunakan dalam proses pengajaran tersebut.
Media pengajaran adalah suatu yang dipergunakan untuk memberikan penjelasan sehingga perhatian siswa ataupun mahasiswa terpusat kepada apa yang diajarkan sesuai dengan proses belajar mengajar yang berlangsung. Salah satu media yang dipergunakan dalam proses belajar mengajar adalah dengan menggunakan multimedia. Multimedia yang dimaksud antara lain : komputer, proyektor, televisi, video dan lain-lain.
Multimedia merupakan penggunaan komputer untuk menyajikan dan mengembangkan teks, suara, gambar, audio dan lain-lain, sehingga mempermudah jalannya pembelajaran. Multimedia sangat bermanfaat dalam berbagai macam bidang, termasuk dalam dunia pendidikan. Dalam dunia pendidikan, multimedia dapat dipergunakan sebagai media pengajaran, baik dikelas maupun secara otodidak.
Seni budaya merupakan salah satu pelajaran yang terdapat dalam kurikulum pendidikan. Namun masih banyak yang menganggap kalau seni budaya tersebut
25
hanyalah merupakan ekstra kurikuler. Dalam dunia globalisasi ini,bagaimana cara kita untuk menyikapi agar seni budaya tersebut dapat diterima oleh masyarakat khususnya pemuda-pemudi sekarang yang pemikirannya sudah modern dan lebih banyak bergelut di dunia IT.
Kemajuan teknologi informasi saat ini berkembang sangat pesat sekali, khususnya dalam bidang aplikasi Multimedia. Berbagai macam hardware dan software baru silih berganti bermunculan. Perkembangan Multimedia mempunyai efek yang besar dalam hal pendidikan dan pembelajaran. Multimedia dapat digunakan sebagai pembelajaran yang sangat efektif di lingkungan pendidikan.
Pembelajaran tari pendet adalah suatu pembelajaran dalam mata kuliah ataupun dalam mata pelajaran seni budaya, yang bertujuan untuk pelestarian budaya. Penulis memilih topik ini karena dalam pembelajaran seni budaya dan juga dalam pengalaman mengajar, khususnya praktek, sangatlah penting menggunakan multimedia agar para siswa lebih mampu untuk mempraktekkan apa yang akan diajarkan selain mereka sendiri akan bisa mempelajarinya secara berulang-ulang(secaraotodidak).Kalau siswa atau mahasiswa dalam pembelajaran praktek masih tradisi, maksudnya hanya belajar praktek pada saat ada mata kuliah atau pelajaran seni budaya tari saja, maka tidak akan mungkin dapat diterima begitu saja, karena waktu yang terbatas dan tidak dapat mempelajarinya dirumah ( tidak dapat belajar sendiri ) hanya mengandalkan di sekolah atau di kampus saja. Inilah alasan penulis untuk memberikan pembelajaran praktek menari pendet melalui multimedia.
1.2 Permasalahan
Untuk menyikapi hal tersebut diatas, maka ada beberapa permasalahan yang tertuang dalan laporan ini, antara lain :
1. Bagaimana cara mempelajari tari pendet, agar mudah dipelajari oleh generasi muda pada jaman sekarang.
2. Sejuah mana pentingnya peranan multimedia terhadap pembelajaran tari Pendet.
26
1.3 Tujuan penulisan
Dalam suatu penulisan suatu makalah, paper ataupun seminar, pastilah memiliki suatu tujuan yang pasti agar tulisan terstruktur dengan baik dan mudah untuk dipahami. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah antara lain :
1. Agar generasi muda mampu mudah untuk mempelajari seni tari pendet melalui pembelajaran multimedia
2. Pentingnya peranan multimedia dalam pembelajaran Tari Pendet, hingga siswa mampu untuk belajar sendiri dengan menggunakan multimedia.
BAB II
MATERI DAN METODE 2.1 Materi
Materi pembelajaran merupakan suatu sarana yang dipergunakan untuk mencapai sebuah tujuan pembelajaran, sehingga pembelajaran yang dilakukan bisa terlaksana dengan baik dan terstruktur. Materi tersebut bisa berupa alat, teks maupun sebuah informasi. Materi–materi tersebut dikumpulkan sehinggga menjadi suatu materi pembelajaran yang lengkap dan mudah di mengerti. Materi-materi antara lain memberikan dasar-dasar tari bali kepada murid atau mahasiswa, agar nantinya mereka mengerti sebatas mana gerak yang harus mereka lakukan. Setelah itu, barulah merangkaikan gerak-gerak tersebut menjadi suatu tarian yang akan dipelajari.
Contoh gerak-gerak tari bali yang terdapat dalam tari Pendet adalah :
a. Agem merupakan sikap pokok dalam suatu tari Bali. Baik itu tari cewek maupun tari cowok. Memberikan contoh tentang bagaimana bentuk dari agem itu sendiri.
b. Ngelung
c. Ngumbang gerakan berjalan d. Gerakan menyembah.
27
Dalam suatu pembelajaran, pastilah terdapat suatu metode-metode yang dipergunakan dalam pembuatan suatu paper ataupun seminar. Metode adalah suatu jalan atau cara yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran. Metode ini dilakukan dengan pemikiran yang benar-benar bagus, sehingga apa yang ingin dicapai, terlaksana dengan baik. sedangkan pembelajaran adalah kegiatan yang dilakukan, berupa pengetahuan tentang cara untuk menyampaikan sesuatu. Jadi Metode pembelajaran itu adalah cara atau jalan yang ditempuh untuk menyampaikan materi pembelajarn sehingga tujuan pembelajaran tercapai dengan baik. Metode yang dipergunakan dalam tulisan ini adalah:
1. Metode demonstrasi : suatu metode pembelajaran yang dilakukan dengan memperlihatkan sebuah proses.
2. Metode Latihan Ketrampilan : suatu metode yang pengajaran dengan memberikan pelatihan ketrampilan secara berulang kepada peserta didik dan mengajaknya langsung ke tempat latihan ketrampilan untuk melihat proses dan manfaat pembelajaran.
BAB III PEMBAHASAN
III.1 Hasil Penelitian
Pembelajaran Seni Budaya pada jaman sekarang ini, tidaklah begitu memuaskan. Hal tersebut dikarenakan sedikitnya minat anak-anak sekarang untuk mau belajar tentang seni budaya. Sehingga mereka tidak terlalu mengenal budaya yang mereka punyai. Untuk itulah mata kuliah ataupun mata pelajaran seni budaya dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan. Di sekolah-sekolah sudah ada yang melaksanakan pembelajaran seni budaya. Tapi ada juga yang belum. Ada yang hanya memberikan teori aja, ada juga yang hanya memberikan praktek saja tanpa teori. Tetapi ada yang memberikan dua-duanya baik teori maupun praktek.Dengan adanya
28
mata kuliah Seni Budaya, setidaknya generasi muda bisa mengetahui tentang budaya yang mereka miliki.
Seperti misalnya dalam bidang seni. Di zaman sekarang ini, seni memang sangat berpengaruh terhadap perkembangan teknologi. Kita tidak bisa terlepas dari yang namanya seni. Tanpa adanya seni, hidup kita tidak akan indah. Karena seni merupakan hal pendukung terbentuknya keindahan
Dalam penyampaian pelajaran Seni Budaya, saat ini masih menggunakan sistem seperti sekolah-sekolah pada umumnya. Pengajar masih memberikan atau menyampaikan materi dengan menulis di papan tulis. Dan pengajar juga masih tetap memberikan contoh baik itu tentang gerak, musik, dll sesuai dengan apa yang akan diajarkan. Siswa cenderung sulit untuk menerima dan memahami pelajaran tentang seni budaya khususnya seni yang ada di daerah masing-masing. Disamping itu pula pelajaran Seni Budaya hanya dipelajari seminggu sekali di sekolah atau pun di Perguruan Tinggi
Pelajaran Seni Budaya memang berbeda dengan pelajaran - pelajaran yang lainnya. Dalam pelajaran Seni Budaya, selain mereka dituntut untuk bisa teori tentang seni budaya , mereka juga dituntut sedikitnya bisa mempraktekkan jenis kesenian apa yang mereka pelajari di kelas. Maka dari itu diperlukan suatu media yang dipergunakan untuk membantu dalam pembelajaran seni budaya
Media tersebut mampu memberikan informasi kepada kita tentang seni budaya baik dari segi teori maupun praktek. Media yang dimaksud adalah komputer yang dipadukan dengan LCD dan slide.
Salah satu contoh yang akan dikemukakan dalam pembahasan ini adalah tentang Seni Budaya Tari. Yang mana media ungkap dari tari adalah Gerak. Gerak yang dimaksud adalah gerak yang sudah diperhalus dan diperindah. Fungsi gerak adalah sebagai media untuk mengkomunikasikan maksud-maksud tertentu dari seorang koreografer/pencipta tari. Adapun kelebihan daripada tari adalah, bahwa tari itu merupakan suatu kegiatan yang kreatif yang bisa menumbuhkan emosional penari. Pengalaman menari secara mendasar, memungkinkan mereka untuk
29
menemukan kekuatan sebagai alat komunikasi dengan menampilkan ekspresi yang ada. Maka dari itu diperlukan suatu pembelajaran melalui sistem multimedia, untuk mempermudahkan dalam belajar
Tujuan dari pembelajaran multimedia diharapkan dapat memberikan informasi yang lengkap tentang seni budaya khususnya seni tari . Serta agar bisa lebih meningkatkan kesadaran masyarakat terutama anak-anak muda tentang seni budaya, khususnya Seni Budaya yang ada didaerahnya masing-masing..
Dengan adanya pembelajaran Multimedia ini, mereka akan termotivasi keinginannya untuk terlibat langsung dalam proses belajar mengajar. Jadi mereka bukan saja menerima apa yang diberikan, tetapi mereka akan berusaha mencari gerakan yang dipelajari. Dengan multimedia, maka mereka akan lebih terfokus untuk belajar sesuai dengan tarian yang mereka dapatkan atau pelajari.
Multimedia dalam pembelajaran Seni Budaya Tari adalah di mana dari gerak-gerak tari tersebut di tuangkan kedalam multimedia dengan cara merekam tari yang akan dipelajari dari 2 arah. Gerakan-gerakan yang sudah direkam, diatur lewat komputer agar bisa diperlambat gerak tarinya. Dan mereka akan lebih gampang untuk mempelajarinya. Mereka akan mempelajarinya sedikit demi sedikit, dan dirangkaikan sehingga menjadi satu bentuk tari yang utuh. Lain dari pada itu, mereka juga mempelajari tentang pola lantai atau komposisi lantai. Maksudnya, perpindahan penari dari satu tempat ke tempat yang lain .
Sebelum mempelajari suatu tarian, alangkah baiknya mengetahui dasar-dasar dari tari Bali terlebih dahulu. Agar lebih mudah mempelajari suatu tarian.
Dasar-dasar dari tari bali ada 3 macam, antara lain :
Agem : merupakan sikap pokok dalam suatu tarian
Tandang : merupakan perpindahan dari satu sikap pokok ke sikap pokok yang lain
30
Tangkep : ekspresi wajah seorang penari sesuai dengan karakter yang dibawakan.
Disamping dasar-dasar tari Bali, ada juga beberapa hal yang perlu diperhatikan yang juga mendukung suatu tari, antara lain :
Gerak : merupakan suatu bahan pokok dalam pembuatan suatu tarian
Tema : ide pokok dalam suatu tarian yang dimiliki oleh seorang koreografer Musik : alat yang dipergunakan untuk mengiringi suatu tarian
Tata rias dan tata busana : berfungsi untuk memperkuat karakter dalam suatu tarian
Panggung : tempat yang dipergunakan untuk mengadakan suatu pertunjukan
Salah satu tari yang akan dipergunakan sebagai contoh adalah Tari Pendet. Tari Pendet adalah suatu jenis tari penyambutan para tamu. Menurut sejarah tarinya, tari Pendet diciptakan oleh seorang Maestro yang berasal dari Bali yaitu I Wayan Rindi tahun 1967. Dahulunya tari Pendet merupakan tarian yang bersifat sakral, yang mana tarian ini di tarikan atau dipentaskan di pura saja, pada saat adanya ritual upacara keagamaan. Namun, oleh I wayan Rindi, tari Pendet ini di ubah menjadi kesenian yang dapat di pentaskan tidak hanya pada saat upacara keagamaan saja. Tarian ini dibawakan oleh beberapa penari remaja putri yang membawa bokor yang berisi bunga , yang nantinya pada akhir pementasan , bunga yang ada didalam bokor, ditaburkan penari ke arah penonton, sebagai ucapan selamat datang. Dan sejak saat itulah Tari Pendet di sebut sebagai Tari Penyambutan.
Setelah kita menjelaskan tentang tari Pendet kepada siswa, barulah kita sebagai pengajar memberikan video tentang tari yang akan mereka pelajari. Dari menonton tarian tersebut, pengajar memberitahukan mana yang namanya agem, sledet, ngumbang, dan lain sebagainya. Selanjutnya pengajar memberikan praktek
31
tentang dasar-dasar tari Bali, seperti yang sudah dijelaskan terlebih dahulu. Sambil memberikan praktek, pengajar menjelaskan tentang gerakan yang dilakukan.
Dari dasar-dasar tari yang telah dipraktekkan, barulah pengajar menyambungkan gerakan-gerakan tadi sehingga menjadi suatu gerakan yang utuh. Setelah menyambung gerakan, kembali pengajar memperlihatkan video tentang tari yang akan dipraktekkan. Dengan adanya video tentang tari, para siswa atau mahasiswa akan lebih bisa mempelajari tari Pendet ini. Dan pada gerakan mana yang mereka belum paham, mereka bisa langsung menanyakan langsung kepada pengajarnya. Jadinya mereka bisa mandiri didalam mempelajari tentang tarian yang akan mereka pelajari. Dengan begitu mereka lebih mudah menghapal tarian yang didapat dan juga nantinya dapat disebarkan di masyarakat tempat mereka berada.
Ada beberapa gambar yang akan dijadikan contoh dalam mempelajari tarian pendet .
32
agem kanan tampak belakang.
posisi agem kiri tampak depan
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN 2.1Kesimpulan
Sesuai dengan uraian diatas, hasil dari laporan ini dapat di simpulkan sebagai berikut:
1. Pembelajaran seni budaya tari Pendet menggunakan Multimedia sangatlah penting untuk lancarnya suatu pembelajaran.
33
2. Keunggulan menggunakan Multimedia, dengan adanya multimedia,siswa atau mahasiswa akan lebih mudah untuk mempelajari apa yang akan dipraktekkan. Mereka akan bisa mempelajarinya secara berulang-ulang ketimbang belajar manual, mereka hanya dapat mempelajarinya pada saat mendapat pelajaran tersebut.
3. Pembelajaran seni budaya tari ini menggunakan sebuah video sehingga mereka bisa belajar sendiri sebelum mereka mendapatkan kelas seni budaya tari
4. Metode yang dipergunakan adalah metode ceramah, metode demonstrasi dan metode latihan ketrampilan
5. Hasil akhir dari pembelajaran ini adalah memperlihatkan sebuah video tentang tari pendet yang langsung akan dipraktekkan oleh siswa. Video ini akan diperlihatkan sedikit demi sedikit, sehingga memudahkan untuk mempelajarinya. Selain itu mereka dituntut untuk bisa mandiri dengan adanya video tari ini.
4.2 Saran
Saran-saran yang bisa penulis berikan, agar generasi penerus, mampu untuk menjelaskan tentang seni budaya dan tidak pernah melupakan seni budaya yang mereka miliki. Serta bisa untuk melestarikan seni budaya yang mereka miliki.
ABSTRAK
VIDEO PEMBELAJARAN TARI CONDONG DALAM DRAMA TARI ARJA