Ini diakibatkan oleh kebutuhan pasar pada saat itu adalah sebagian besar sebuah retail dan pengembangan perumahan, dan grup konstruksi dengan sebuah tambahan portofolio investasi properti. Lend Lease tidak menyediakan pinjaman untuk kebutuhan tersebut. Tapi tak seorangpun yang tertarik dengan sebagian besar industri yang berhubungan dengan peredaran (cyclical industry). Lend Lease belum pernah dan tidak memiliki rencana memasuki wilayah infrastruktur yang glamor seperti jalan tol dan terowongan. Hal inilah yang mengakibatkan ketidakpuasan pasar atas hasil yang di capai Lend Lease.
SOLUSI :
1. Pendekatan teori akuntansi terhadap reaksi pemegang saham atas pendapatan Lend Lease yang dilaporkan :
a. Pragmatic approach
Pendekatan ini mengamati reaksi pengguna atas output akuntansi.
Pada kasus Lend Lease, pemegang saham tidak terkesan dengan pengumuman laba sehingga menyebabkan harga saham turun.
Dalam rangka menilai alasan atas reaksi tersebut, sebuah penelitian menggunakan analisis reaksi pemegang saham pada pengumuman pendapatan perusahaan lain dan pengumuman pendapatan Lend Lease, setelah subjek telah disediakan dengan skenario berbeda dari informasi sebelumnya tentang ramalan analis terkait pendapatan akan berguna untuk membangun bukti yang sifatnya kumulatif. Sebagai alternatif,
34
peneliti dapat melakukan survei terhadap para pengguna laporan keuangan. Pendekatan ini juga dapat dilakukan menggunakan positive accounting atau pendekatan metode ilmiah.
b. Decision-usefulness
Pendekatan ini mengasumsikan bahwa output akuntansi menyediakan informasi yang berguna untuk pengguna dalam proses pengambilan keputusan. pendekatan ini akan mencoba untuk menentukan apakah output akuntansi, dalam hal ini pengumuman laba Lend Lease, menyediakan informasi yang berguna bagi pemegang saham dalam membuat keputusan. Pemegang saham dapat diberikan seperangkat informasi permulaan dan juga catatan Lend Lease, dan kemudian dalam percobaan terpisah diberikan seperangkat informasi dan akun Lend Lease sebelumnya. pada akhir masing-masing analisis laporan keuangan, mereka bisa diminta untuk melakukan bidding saham untuk melihat skenario mana yang mengakibatkan penurunan harga saham.
c. Positive accounting theory
Teori ini berhubungan dengan penjelasan atau prediksi mengenai apa yang sebenarnya akan terjadi pada dunia nyata. Melalui teori positif, peneliti akan mencoba menjelaskan mengapa dalam kenyataan pemegang saham tidak tertarik dengan kinerja Lend Lease walaupun terdapat laba sebesar 13,5%. Mereka mungkin akan mengumpulkan data terkait pengumuman pendapatan dan ramalan analis, dan secara statistik membandingkan antar pengembalian dalam keadaan yang berbeda:
ketika ramalan analis berada di atas, di bawah, atau pada jumlah sesuai laba yang dilaporkan.
d. Normative theory
35
Teori ini fokus dengan menentukan apa yang seharusnya dilakukan. Salah satu isu yang menjadi fokus dari beberapa teoris normatif adalah cara memperoleh laba yang sebenarnya. Dalam upaya menjelaskan respon pemegang saham terhadap pengumuman laba Lend Lease, teori normatif berkonsentrasi pada apakah Lend Lease telah mengukur angka labanya dengan benar, dan jika itu masalahnya, apakah angka laba akan menyediakan informasi yang berguna untuk para pemegang saham. Pendekatan teori normatif tidak menjelaskan tentang rekasi yang ditunjukkan tetapi lebih kepada memberikan rekomendasi mengenai bagaimana perusahaan seharusnya menghitung dan melaporkan profit mereka.
e. Scientific approach
Pendekatan ini didasarkan pada pengamatan bahwa harga saham perusahaan umumnya meningkat setelah pengumuman pendapatan yang positif. Namun dalam kondisi sebaliknya, pendekatan ilmiah dapat memacu peneliti untuk mengembangkan teori, teori selanjutnya mengenai mengapa masalah tersebut terjadi.
f. Naturalistic approach
Pendekatan ini tepat untuk digunakan dalam menjelaskan reaksi pemegang saham individu atas pengumuman laba Lend Lease, karena ini berfokus pada masalah perusahaan secara spesifik. Menggunakan studi kasus sebagai metodenya, pendekatan ini akan mencoba menjawab pertanyaan mengapa pasar tidak terkesan dengan kinerja Lend Lease walaupun telah mengumumkan laba 13,5% selama 2004-2005 dan diprediksi akan tumbuh double-digit pada 2006.
2. Pendekatan terbaik adalah dengan memadukan banyak pendekatan untuk melihat apakah beberapa pendekatan tersebut akan memberikan outcome yang konsisten. Meski demikian secara keseluruhan dapat dikatakan
36
bahwa pendekatan ilmiah memberikan hasil yang lebih bisa digeneralisasi.
Pendekatan ini mungkin bisa diterapkan dalam konteks teori akuntansi positif.
Bisa juga didukung dengan studi kasus yang dilakukan menggunakan pendekatan naturalistik.
3. Ada sejumlah pendekatan yang bersifat ekslusif satu sama lain dan ada pula yang tidak. Pendekatan teori akuntansi positif pada dasarnya merupakan sub bagian dari pendekatan metode ilmiah. Teori akuntansi positif hanya mengacu pada perkembangan teori eksplanatori, dan itulah mengapa konsisten dengan pendekatan decision-usefulness, dll. Seluruh pendekatan dapat digunakan sebagai pelengkap satu sama lain. Contohnya, pendekatan ilmiah dan naturalistik adalah saling ekslusif, yaitu bahwa keduanya tidak dapat diterapkan pada waktu yang bersamaan karena perbedaan perspektif.
Pendekatan ilmiah merupakan sebuah pendekatan yang sangat terstruktur dalam menganalisis masalah berdasarkan pengetahuan sebelumnya. Hal ini juga mendasarkan pada prosedur awal dan teknik statistik untuk memvalidasi atau menyangkal pengujian hipotesis yang pada akhirnya menghasilkan jawaban yang dapat diterapkan pada pemahaman umum. Sebaliknya, pendekatan naturalistik berawal dari pandangan bahwa realitas dibangun secara sosial dan merupakan produk imajinasi manusia. Dengan kata lain realitas bukanlah tujuannya, melainkan sebuah hasil dari interpretasi masyarakat terhadap situasi dan kejadian yang mereka alami. Oleh karena itu, pendekatan ini cocok digunakan untuk menganalisis masalah dengan skenario tertentu serta tanpa menggunakan asumsi maupun teori lain sebagai pendahuluan. Namun karena tujuannya adalah untuk memecahkan masalah individu, hasilnya menjadi sulit untuk digeneralisir. Beberapa pendekatan dapat digunakan sebagai pelengkap satu sama lain. Contohnya, pendekatan pragmatis menyediakan pengujian yang berguna untuk pendekatan decision-usefulness. Salah satu cara untuk menguji apakah output akuntansi
37
menyediakan informasi yang berguna adalah dengan menguji tanggapan pengguna terhadap sebuah laporan. Teori positif dan normatif juga dapat saling melengkapi. Teori normatif menentukan apa yang seharusnya dilakukan, dan salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menggunakan pendekatan decision-usefulness.Teori positif mengidentifikasi dan mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya diterapkan pada dunia nyata menggunakan pendekatan ilmiah. Hal ini pada gilirannya dapat membentuk dasar pengembangan teori normatif untuk meningkatkan penerapan saat ini.
38
BAB IV