BAB III KINERJA BIRO PERENCANAAN DAN ANGGARAN
3.2 Pencapaian Renstra Biro Perencanaan dan Anggaran
3.2.3 Pencapaian Misi 3: Meningkatkan Ketersediaan Data
A. Bimbingan Teknis Penerapan SAKIP Kemenpera
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan dan pemahaman tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) kepada para penanggungjawab SAKIP di Lingkup Kemenpera. Untuk alasan efektifitas, kegiatan ini dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada tanggal 10-12 September 2011, dengan peserta dari unit kerja sekretariat dan Deputi bidang Pembiayaan. Gelombang kedua dilaksanakan pada tanggal 15-17 September 2011, dengan peserta dari unit kerja Deputi bidang Pengembangan Kawasan, Deputi bidang Perumahan Swadaya, Deputi bidang Perumahan Formal, Pusat Pengembangan Perumahan, dan Badan Layanan Umum-Pusat Pembiayaan Perumahan. Bimbingan teknis tersebut keduanya dilaksanakan di Anyer.
B. Penyusunan LAKIP Kementerian Perumahan Rakyat Tahun 2011
LAKIP Kemenpera sebagai bentuk akuntabilitas kinerja Kementerian Perumahan Rakyat telah selesai disusun. Beberapa kegiatan utama yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut
Revisi Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Penetapan Kinerja (PK) tahun
1.
2011 dikarenakan terdapat perubahan nomenklatur dan revisi Renstra Inventarisasi LAKIP dari unit-unit kerja di Lingkungan Kementerian
2.
Perumahan Rakyat
Harmonisasi LAKIP Kementerian Perumahan Rakyat Tahun 2010
3.
Evaluasi terhadap draft LAKIP Kementerian Perumahan Rakyat Tahun 2010
4.
Penyusunan RKT 2012
5.
LAKIP Kemenpera dan data-data Pendukungnya telah disusun dan diserahkan ke Kemenpan-RB pada tanggal 15 Maret 2012
Sumber: Biro Perencanaan dan Anggaran
Kepala Bagian Data dan Pelaporan sedang mempresentasikan siklus Sistem AKIP yang akan dilakukan di lingkungan Kementerian Perumahan Rakyat. Bimtek SAKIP Tahun 2011
C. Penyusunan LAKIP Biro Perencanaan dan Anggaran Tahun 2011
Sama halnya dengan LAKIP Kementerian, tahapan-tahapan yang dilakukan dalam penyusunan LAKIP Biro Perencanaan dan Anggaran dimulai dengan penyusunan PK Biro Perencanaan dan Anggaran tahun 2011. LAKIP BPA telah selesai disusun dan diserahkan ke Sekretariat Kemenpera sebagai laporan penyelenggaraan program-program yang sesuai dengan tugas dan fungsi Biro Perencanaan dan Anggaran serta dasar penyusunan LAKIP Sekretariat Kemenpera pada bulan Februari 2012
D. Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Kementerian Peru-mahan Rakyat
Kegiatan Monev Kinerja Kementerian Perumahan Rakyat telah dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut:
Tersusunnya laporan triwulan, laporan monev
(i)
kinerja akhir tahun Kementerian Perumahan Rakyat, Sekretariat Kementerian Perumahan Rakyat serta Biro Perencanaan dan Anggaran Tersusunnya
(ii) standard operating procedure (SOP)
Monev Kinerja Kemen pera Biro Perencanaan dan Anggaran,
(iii)
secara rutin setiap bulan menerbitkan Laporan Bulanan. Laporan ini memuat hasil pemantauan terhadap rencana dan pelaksanaan serta tindaklanjut dari kegiatan-kegiatan yang akan, sedang dan sudah dilaksanakan oleh masing-masing bagian di Lingkungan Biro Perencanaan dan Anggaran.
E. Penyusunan Evaluasi Kinerja Kementerian Perumahan Rakyat
Capaian kegiatan evaluasi kinerja Kementerian Perumahan Rakyat adalah sebagai berikut:
Tersusunnya Buku Evaluasi Kinerja
1.
Kementerian Tahun 2010 dan Tahun 2011
Tersusunnya Buku Evaluasi Kinerja
2.
Setmenpera Tahun 2010 dan Tahun 2011
Tersusunnya Buku Evaluasi Kinerja Biro
3.
Perencanaan dan Anggaran Tahun 2010 dan Tahun 2011.
Gambar 3.6 SOP Monev dan Laporan Bulanan Biro Perencanaan
F. Pelaksanaan Monev Penyelenggaraan Dekonsentrasi bidang Perumahan dan Permukiman tahun 2011
Capaian kegiatan monev penyelenggaraan dekonsentrasi adalah tersusunnya Laporan Monev Pelaksanaan Dekonsentrasi Tahun 2011 Lingkup Kemenpera. Pelaksanaan monev penyelenggaraan Dekonsentrasi dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:
Tersusunnya modul pelaksanaan Monev Dekonsentrasi 2011 sebagai
(i)
panduan pelaksanaan monev di lapangan
Monev lapangan di 8 provinsi, mewakili karateristik yang ada di seluruh
(ii)
33 provinsi. Pelaksanaan monev lapangan dilakukan selama 3 minggu yang secara rinci dapat dilihat pada Tabel III-3
Tersusunnya laporan Monev Dekonsentrasi tahun 2011 pada bulan Januari
(iii)
2012
G. Penyusunan Kelembagaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kementerian Perumahan Rakyat
Kelembagaan TIK merupakan salah satu langkah transformasi Kementerian Perumahan Rakyat menuju e-government yang diinisiasi oleh Biro Perencanaan dan Anggaran. Pengembangan e-government merupakan upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis (menggunakan) elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien.
Kelembagaan TIK di lingkungan Kementerian Perumaan Rakyat mengacu pada Keppres Nomor 20 Tahun 2006 tentang Pembentukan DeTIKNas, Keppres Nomor 5 Tahun 2009 tentang perubahan atas Keppres nomor 20 Tahun2006, Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 41 Tahun 2007 tentang Panduan Umum Tata Kelola TIK.
Langkah awal yang dilakukan dalam penyusunan Kelembagaan TIK adalah Analisa Implementasi TIK Kemenpera yang dilakukan terhadap 5 (lima) aspek yaitu Kebijakan, Kelembagaan, Infrastruktur, Aplikasi, dan Perencanaan. Hasil dari analisa tersebut memperlihatkan Sistem TIK Kemenpera cukup lemah dan banyak hal/bagian penerapan TIK yang perlu diperbaiki.
Gambar 3.7
Laporan Kinerja Tahun 2010-2011 Lingkup Kementerian Perumahan Rakyat, Sekretariat Kementerian Perumahan Rakyat, Biro Perencanaan dan Anggaran
Dari hasil analisa tersebut disusunlah roadmap perbaikan TIK 2011-2014 sebagai berikut:
Selain itu, dalam rangka memperbaiki implementasi TIK di Kemenpera, telah disusun analisis dan panduan sebagai berikut:
Analisis Peta Kondisi Implementasi TIK Kemenpera
1.
Roadmap
2. TIK Kementerian Perumahan Rakyat SOP Pengelolaan Situs Web Pemerintah di Kemenpera
3.
SOP Pemeliharaan Infrastruktur TIK Kemenpera
4.
No Langkah-langkah kerja 2011 2012 2013 2014
I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV 1 Proses Analisa dan Perbaikan
untuk Penerapan TIK yang ada 2 Proses Analisa dan Perbaikan
untuk Kebijakan dan Kelembagaan TIK 3 Penyusunan Master Plan
TIK 2012-2014
4 Pengembangan dan Penerapan TIK 2012-2014
5 Penyusunan Master-Plan TIK 2015-2019
Sumber: Laporan Implementasi TIK
Sumber: Laporan Implementasi TIK
Gambar 3.8 Hasil Analisis Implementasi TIK
Tabel III-4
H. Pemeliharaan Sistem Jaringan Teknologi Informasi Kementerian Perumahan Rakyat
Adapun hal-hal yang telah dilakukan oleh Biro Perencanaan dan Anggaran terkait pemeliharaan sistem jaringan TIK adalah:
Penggantian
1. access point yang sudah rusak;
Penataan
2. IP Address di Lingkungan Kementerian Perumahan Rakyat;
Peremajaan Server;
3.
Peningkatan sistem keamanan jaringan;
4.
Penataan dan pemasangan kabel jaringan baru;
5.
Pengembangan situs Kementerian Perumahan Rakyat;
6.
Pembangunan situs Biro Perencanaan dan Anggaran;
7.
Disamping hal-hal di atas, Biro Perencanaan dan Anggaran bersama unit kerja lain bekerjasama dalam mengatasi gangguan-gangguan yang terjadi pada sistem jaringan.
I. Inisiasi Manajemen Pengetahuan
Manajemen Pengetahuan di lingkungan pemerintah belum banyak diterapkan, dan umumnya hanya terbatas pada pengembangan konseptual. Manajemen pengetahuan memiliki nilai strategis karena dapat mengorganisasikan tidak hanya data dan informasi, tetapi juga pengetahuan dan nilai-nilai organisasi yang tersebar untuk mendukung penyusunan kebijakan, rencana dan program yang efektif. Bagi Kementerian Perumahan Rakyat, pengetahuan dan nilai-nilai organisasi yang terus berkembang berkat penerapan manajemen pengetahuan akan sangat bermanfaat bagi para perancang kebijakan, perencana program dan kegiatan, dan para pengambil keputusan. Kesamaan nilai, persepsi dan pengembangan pengetahuan yang menerus, akan meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi program/kegiatan di lingkungan Kemenpera, sehingga diharapkan dapat mengantisipasi maupun merespon dinamika perkembangan perumahan dan permukiman di masa depan yang membutuhkan penanganan dan pemecahan permasalahan secara cepat.
Kegiatan Manajemen Pengetahuan telah dilaksanakan dengan urutan sebagai berikut:
FGD Manajemen Pengetahuan 1.
Maksud dan tujuannya adalah dalam rangka penyampaian infromasi hasil telaah kuesioner pengembangan Manajemen Pengetahuan dan penyepakatan framework pengembangan Manajemen Pengetahuan di lingkungan Kementerian Perumahan Rakyat di masa depan. Manajemen pengetahuan memiliki posisi stategis karena adanya kebutuhan dalam mengorganisasikan tidak hanya data dan informasi, tetapi juga pengetahuan yang tersebar untuk mendukung penyusunan kebijakan, rencana dan program yang efektif bagi para perancang kebijakan, perencana program dan kegiatan, serta para pengambilan keputusan. Pendataan yang semula diselenggarakan dengan konsep manajemen informasi, saat ini berkembang menuju ke manajemen pengetahuan.
FGD Pengembangan Manajemen Pengetahuan di Lingkungan Kemenpera 2.
yang dilaksanakan tanggal 10 Desember 2010 di Gedung Kemenpera, Jakarta
Workshop
3. Pengembangan Knowledge Management di Lingkungan Kementerian Perumahan Rakyat dalam Rangka Penyiapan Bahan Rumusan RPJMN 2015-2019 Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Berlandaskan Peraturan Perundangan Bidang PKP, yang telah dilaksanakan pada bulan Desember 2011 di Bandung.
J. Penyusunan Laporan Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengen-dalian Pembangunan (UKP-PPP)
Laporan kepada UKP-PPP adalah laporan pelaksanaan program Prioritas Nasional yang dilakukan secara triwulan kepada Presiden dan UKP-PPP. Pada tahun 2011 Laporan ini telah berhasil dilaksanakan pada masing-masing checkpoint (April, Juni, September, Desember).