• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitian atau Keilmuan

Dalam dokumen UNIVERSITAS INDONESIA (Halaman 47-56)

ANALISIS KASUS

4.5 Alternatif Pemecahan yang Dapat Dilakukan

5.2.3 Penelitian atau Keilmuan

Diharapkan penulisan ini dapat menjadikan bahan acuan untuk malakukan penelitian di lahan praktik lain yang menemukan menemukan masalah-masalah keperawatan yang ditemukan pada kasus kehamilan dengan SIDA di seluruh pelayanan kesehatan di Indonesia.

Universitas Indonesia DAFTAR PUSTAKA

Bobak, L.J. (2008). Buku ajar keperawatan maternitas edisi 4. Jakarta: EGC. Coovadia, H. (2004). Antiretroviral agents—how best to protect infants from HIV

and save their mothers from AIDS. National England Journal of Medicine.

351 (3): 289–292. Stylesheet:

http://www.nejm.org/doi/full/10.1056/NEJMe048128.

Djoerban, Z. (2011). Cegah sejak dini. Jakarta: Republika Penerbit. Green, CW (2005). HIV, kehamilan, & kesehatan perempuan.pdf. Jakarta:

Spiritia.

Komisi Penanggulangan AIDS http://www.aidsindonesia.or.id/

Materi Kuliah Progran Ners Universitas Airlangga. Pencegahan Mother to

Children Transmission (MTCT).ppt. Stylesheet:

www.ners.unair.ac.id/materikuliah/PMTCT-1.ppt . Pokdisus RSCM

Potter, P.A & Perry, A.G. (2001). Fundamental of nursing concepts, process &

practice. Sixth edition. St.Louis: Mosby Year Book.

Survei Yayasan Pelita Ilmu.

Thorne, C., & Newell, ML. (2007). HIV seminars in fetal & neonatal medicine 12 (3): 174–81.

United Nation Joint Programme on HIV/AIDS (UNAIDS). (2013). Data &

analysis. Style sheet.http://www.unaids.org/en/dataanalysis/.

World Health Organization (WHO). (2013). Human immunodeficiency virus

(HIV/AIDS). Stylesheet. http://www.who.int/hiv/en/

World Health Organization. (2010).Antiretroviral therapy for HIV infection in infants and children.pdf.

Universitas Indonesia

Tanggal : (9-11 Mei 2013)

Inisial klien : Ny. FH

Diagnosa Medis : SIDA on ARV JPKHT G4P3A0H38 Alamat : Jl. Pendawa Menteng Dalam,

Tebet Kelurahan Kendal, RT/RW 15/05, DKI Jakarta.

Rumah sakit : RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo

Agama : Islam Suku : Betawi Data Umum Nama KK : Tn. FR Usia : 32 tahun Pendidikan : SMA

Alamat : Jl. Pendawa Menteng Dalam, Tebet Kelurahan Kendal, RT/RW 15/05, DKI Jakarta.

Agama : Islam

Suku : Betawi

Pekerjaan : Pegawai swasta Komposisi keluarga

No. Nama Anggota

Usia Jenis Kelamin

Pendidikan Pekerjaan Hubungan dengan KK

1 Ny.F 32 th P SMA Ibu rumah

tangga Istri

2 An.F 10 th P SD - Anak

3 An.F 6 th L PAUD - Anak

4 An.F 3 th P - - Anak

5 An.F 1 bln L - - Anak

Universitas Indonesia Jenis keluarga: Keluarga Tn.FR merupakan keluarga inti. Keluarga terdiri dari ayah, ibu, 1 anak usia sekolah, 1 anak usia pra sekolah, 1 anak usia toddler, dan satu bayi.

Praktik budaya yang mempengaruhi kesehatan: Tidak ada praktik budaya betawi yang mempengarahui status kesehatan keluarga saat ini. Namun, dari sisi pergaulan, Tn. FR memiliki riwayat penggunaan narkoba suntik. Hal ini dipengarhui oleh faktor lingkungan dan pergaulan yang dekat dengan para pengguna narkoba.

Status sosial ekonomi: Keluarga termasuk ke dalam status sosial ekonomi menengah ke bawah, dimana penghasilan kurang lebih sebesar 2,5 jt /bulan. Saat ini rumah yang ditempati memiliki status kontrak. Ny. FH mengatakan jumlah pengeluaran selama sebulan hampir sama dengan jumlah penghasilan yang didapatkan.

Tahap perkembangan keluarga: Keluarga Tn. FR merupakan keluarga dengan tahap perkembangan anak usia sekolah. Tugas perkembangan yang belum terpenuhi adalah mempertahankan keintiman pasangan, memenuhi kebutuhan yang meningkat termasuk biaya kehidupan, dan kesehatan anggota keluarga. Lingkungan: Rumah memiliki pencahayaan cukup, lantai tidak licin, bersih, jarak antar rumah berdekatan, dan rumah berada di lingkungan padat penduduk.

Fasilitas kesehatan yang tersedia di sekitar rumah: Terdapat puskesmas dan dokter praktik/klinik di dekat rumah. Akan tetapi klien menggunakan fasilitas yang cukup jauh dari rumahnya yaitu RSCM dan pokdisus RSCM dengan alasan kebutuhan kesehatan keluarga klien terutama Ny. FH bisa didapatkan di fasilitas kesehatan tersebut.

Universitas Indonesia ditutupi, setelah itu dilakukan pengambilan keputusan oleh pengambil keputusan dalam masalah kesehatan yaitu Tn. FR (kepala keluarga).

Fungsi perawatan keluarga: Setelah didiagnosis SIDA, Tn. FR dan Ny. FH rajin mengunjungi fasilitas kesehatan minimal 1 bulan sekali untuk kontrol dan mendapatkan obat terapi. Ny. FH juga memberikan perhatian yang lebih untuk kesehatan anak-anaknya. Fungsi perawatan keluarga yang sudah baik adalah mengenal masalah kesehatan keluarga dan mengunjungi fasilitas kesehatan.

Stress & koping keluarga: Jika ada masalah atau stress, Ny. FH tidak terlalu memikirkannya karena takut akan mempengaruhi kesehatannya, ia terbiasa untuk mengobrol dengan tetangga atau anggota keluarga yang lain untuk mengurangi stressor yang dihadapinya, begitu juga dengan Tn. FR.

Respon keluarga terhadap masalah: Keluarga akan meminta pertolongan keluarga besar dan mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan jika terdapat masalah kesehatan yang dihadapi.

Riwayat kesehatan keluarga: Keluarga mengatakan tidak memiliki penyakit keturunan appapun. Penyakit keturunan (DM, hipertensi, asma, jantung, ginjal) disangkal.

Pengkajian prenatal (Tanggal 9-10 Mei 2013) Riwayat ginekologi

- Masalah ginekologi: T.A.K - Riwayat KB: pil KB Riwayat kehamilan saat ini

- HPHT: 17 Agustus 2012 - Taksiran partus: 24 Mei 2013

Universitas Indonesia - BB sebelum hamil: 56 kg; setelah: 70 kg

- TD: 120/80 mmHg Data umum kesehatan saat ini

- Status obstetrik: G4P3A0H38 minggu. - Keadaan umum: bersih, tenang, tampak sehat. - Kesadaran: CM BB/TB: 70 kg/160 cm - TTV: TD 120/80; nadi: 84, suhu 37, RR: 18x. - Kepala leher: T.A.K

- Jantung & paru: BJ S1 S2, ronchi (-), wheezing (-), suara napas vesikuler.

- Payudara: T.A.K.

- Abdomen: TFU: 37 cm, kontraksi (+), Leopold I: bokong, Leopold II: kiri punggung, kanan bagian kecil. Leopold III: kepala. Leopold IV bagian kepala sudah masuk PAP.

- Pigmentasi: lineanigra (+), striae (+), fungsi pencernaan normal. - Perineum dan genital: varises (-), kebersihan baik, keputihan (-),

hemoroid (-)

- Ekstermitas: edema (-), reflex patela (+2) - Eliminasi: BAK & BAB normal, T.A.K.

- Istirahat dan kenyamanan: tidur 6-8 jam/hari, T.A.K. - Mobilisasi dan latihan: T.A.K

- Nutrisi & cairan: asupan nutrisi dan cairan(+), nafsu makan baik, T.A.K

- Keadaan mental: penerimaan terhadap kehamilan baik, T.A.K. Persiapan persalinan

- Rencana tempat melahirkan: RSCM - Perlengkapan kebutuhan bayi dan ibu (+) - Kesiapan mental ibu dan keluarga: baik

- Pengetahuan tentang tanda-tanda melahirkan (+), cara menangani nyeri (-), perawatan/bebat payudara (+)

Obat-obatan yang dikonsumsi

- Staviral 2x1, hiviral 2x1, evafirenz 1x60 mg.

Universitas Indonesia WIB. Bayi laki-laki, BB: 3200 gram PB 49 cm, A/S: 9/10. Masalah dalam persalinan (-).

- Keadaan umum: tenang, kesadaran: CM. TTV: TD 110/70, RR 18x, HR: 78x, suhu 36,5.

- Kepala & leher: T.A.K - Dada: T.A.K

- Abdomen: Fundus uterus di atas simfisis. Kontraksi (+). Kandung kemih: kosong.

- Perineum dan genital: R (-), E (-), E (-), D (-), A(-). Kebersihan baik. - Lokia: rubra, merah, konsistensi cair, bau (-)

- Ekstermitas: T.A.K - Eliminasi: T.A.K

- Istirahat dan kenyamanan: Nyeri (+), VAS: 1-2, di luka post op. - Mobilisasi dan latihan: T.A.K

- Nutrisi & cairan: T.A.K

- Keadaan mental: penerimaan terhadap bayi (+) - Kemampuan menyusui: (-) a/i SIDA.

- Obat-obatan: ARV dan vitamin

- Perencanaan pulang: edukasi perawatan postnatal

Universitas Indonesia ANALISIS DATA

No. Data Masalah Keperawatan

1. DO:

Respon non verbal terhadap cemas: mengerutkan wajah (+) DS:

1) Klien mengatakan takut bayinya tertular HIV. Selain itu, klien khawatir kondisi bayinya lemah/kurus karena tidak disusui nanti.

2) Klien cemas untuk menghadapi operasi caesar pertama kali. 3) Klien takut prosedur tubektomi

akan mempengaruhi hubungan suami istri menjadi kurang baik.

Cemas

2. DO:

1) Riwayat operasi caesar (-) 2) Klien tampak antusias bertanya

dan ingin tahu tentang

perawatan pasca operasi caesar. DS:

1) Klien mengatakan tidak tahu bagaimana pemeriksaan yang harus dilakukan pasca operasi caesar

2) Klien mengatakan ingin tahu bagaimana cara melakukan perawatan pasca op. Caesar di rumah.

3) Klien mengatakan ingin tahu cara melakukan perawatan payudara jika tidak menyusui.

Kesiapan meningkatkan pengetahuan tentang cara melakukan perawatan post partum pasca operasi caesar.

3. DO:

1) Status paritas: P4A0 2) Riwayat menyusui(+)

3) Riwayat pemberian PASI pada anak (-)

DS:

1) Klien mengatakan sudah mampu melakukan perawatan bayi (tali pusat, memandikan, menyusui) 2) Klien mengatakan ingin

mengetahui bagaimana cara memberikan PASI yang benar tanpa ASI pada bayinya.

Kesiapan meningkatkan pengetahuan tentang cara pemberian PASI yang baik dan benar.

Universitas Indonesia 2) Klien mampu menyebutkan cara

pencegahan transmisi HIV secara umum.

DS:

1) Klien mengatakan sudah sering diajarkan bagaimana cara pencegahan penularan HIV/AIDS.

2) Klien mengatakan ingin meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan transmisi HIV dari ibu ke bayi.

pencegahan transmisi HIV dari ibu ke bayi.

Universitas Indonesia RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. FH DENGAN

KEHAMILAN SIDA

Dalam dokumen UNIVERSITAS INDONESIA (Halaman 47-56)

Dokumen terkait