• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN

5.1 Hasil Penelitian

5.1.3 Hasil Analisa Data

5.1.3.1 Distribusi Pengetahuan Responden

10 12 1 11 1 6 5 54 10 12 1 11 1 6 5 Total 100 100

Ditinjau dari sumber informasi yang didapat, mayoritas responden mendapat informasi obat berasal dari petugas kesehatan, yaitu sebanyak 54 orang (54%), dari media cetak sebanyak 10 orang (10%), media elektronik sebanyak 12 orang (12%), kegiatan setempat 1 orang (1%), keluarga 11 orang (11%), tetangga 1 orang (1%), lain-lain seperti teman, sekolah, organisasi, penyuluhan kesehatan sebanyak 6 orang (6%), sedangkan yang tidak mendapat informasi tidak ada (5%).

5.1.3 Hasil Analisa Data

5.1.3.1Distribusi Pengetahuan Responden

Setelah dilakukan penelitian dengan metode cross-sectional menggunakan instrumen kuesioner, didapatkan distribusi gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat generik di Kelurahan Babura Kecamatan Medan Sunggal pada tabel 5.6.

Tabel 5.6 Distribusi Tingkat Pengetahuan Responden Tentang Obat Generik Pengetahuan Frekuensi % Baik 28 28 Sedang 54 54 Kurang 18 18 Total 100 100

Dari tabel 5.6 dapat dilihat tingkat pengetahuan dengan persentase paling tinggi, yaitu 54 orang (54%) adalah tingkat pengetahuan dengan katagori “sedang”. Tingkat pengetahuan dengan kategori “baik” adalah sebanyak 28 orang (28%) dan tingkat pengetahuan dengan kategori “kurang” adalah sebesar 18 orang (18%).

Distribusi frekuensi jenis kelamin responden terhadap gambaran tingkat pengetahuan tentang obat generik adalah sebagai berikut:

Distribusi frekuensi umur responden terhadap tingkat pengetahuan tentang obat generik adalah sebagai berikut:

Tabel 5.7 Distribusi Tingkat Pengetahuan Responden Berdasarkan Umur

Umur Tingkat pengetahuan Total

Baik Sedang Kurang

N % N % N % N % 17-40 tahun 14 14 30 30 8 8 52 52

41-64 tahun 14 14 24 24 10 10 48 48

Total 28 28 54 54 18 18 100 100

Berdasarkan tabel 5.8, dapat dilihat bahwa pada kelompok umur responden 17-40 tahun tahun terdapat 14 orang yang memiliki kategori “baik”, 30 orang yang memiliki kategori “sedang”, dan 8 orang yang memiliki kategori “kurang”. Kemudian pada kelompok umur responden 41-64 tahun tahun terdapat 14 orang yang memiliki tingkat pengetahuan dengan kategori “baik”, 24 orang memiliki tingkat pengetahuan dengan kategori “sedang” dan 10 orang memiliki tingkat pengetahuan “kurang”.

Tabel 5.8 Distribusi Tingkat Pengetahuan Responden Berdasarkan Pendidikan

Pendidikan Tingkat pengetahuan Total

Baik Sedang Kurang

n % n % n % n % SD 0 0 2 2 3 3 5 5 SMP 2 2 4 4 2 2 6 6 SMA 14 14 28 28 8 8 49 49 Perguruan Tinggi 12 12 20 20 5 5 40 40 Total 28 28 54 54 18 18 100 100

Berdasarkan tabel 5.9, dapat dilihat bahwa responden yang berpendidikan terakhir SD tidak ada orang yang memiliki tingkat pengetahuan dengan kategori baik, 2 orang dengan kategori sedang dan 3 orang dengan kategori kurang. Berpendidikan terakhir SMP 2 orang kategori baik, 4 orang kategori sedang, 3 orang kategori kurang, sedangkan yang berpendidikan terakhir SMA, 14 orang kategori baik, 28 orang kategori sedang dan 8 orang kategori kurang. Kemudian yang berpendidikan terakhir perguruan tinggi sebanyak 12 orang kategori baik, 20 orang kategori sedang dan 5 orang kategori kurang.

Pada penelitian ini didapatkan bahwa responden yang pernah mendengar nama obat generik sebanyak 88 orang, sedangkan yang tidak pernah mendengar sebanyak 12 orang. Responden yang pernah mendengar obat nama dagang hanya 24 orang saja, sedangkan yang tidak pernah mendengar sebanyak 78 orang. Untuk nama obat paten, sebanyak 51 orang saja yang pernah mendengar, sedangkan yang tidak pernah mendengar sebanyak 49 orang.

Sedangkan distribusi tingkat pengetahuan responden berdasarkan tiap-tiap pertanyaan adalah sebagai berikut :

Tabel 5.9 Distribusi Tingkat Pengetahuan Responden Tentang Pengertian Obat Generik, Logo Obat Generik

No Pertanyaan Keterangan Skor Total

0 1 2 Frek. % n % n % n % 1. 1 Pengetahuan tentang pengertian obat generik 9 9 55 55 36 36 100 100 2. 2 Pengetahuan tentang pengertian obat generik esensial 14 14 15 15 71 71 100 100 3. 3 Pengetahuan

tentang logo obat generik 38 38 25 25 37 37 100 100 4. 6 Pengetahuan tentang contoh obat generik 20 20 17 17 53 53 100 100

Pada tabel 5.10 di atas dapat dilihat bahwa sebanyak 36 orang (36%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 55 orang (55%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 9 orang (9%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang pengertian obat generik.

Sebanyak 71 orang (71%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 15 orang (15%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 14 orang (14%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang pengertian obat generik esensial.

Pada tabel di atas juga dapat dilihat bahwa sebanyak 37 orang (37%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 25 orang (25%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 28 orang (28%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang logo obat generik.

Dan sebanyak 53 orang (53%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 17 orang (17%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 20 orang (20%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentangcontoh obat generik.

Tabel 5.10 Distribusi Tingkat Pengetahuan Responden Tentang Informasi Obat Generik

No Pertanyaan Keterangan Skor Total

0 1 2 Frek. % n % n % n % 1. 7 Pengetahuan tentang tempat pembelian obat generik 8 8 19 19 73 73 100 100 2. 8 Pengetahuan tentang informasi singkat obat generik 11 11 50 50 39 39 100 100 3 14 Pengetahuan tentang pedoman penggunaan obat 27 27 22 22 51 51 100 100 4. 16 Pengetahuan tentang efek samping obat generik 27 27 21 21 52 52 100 100 5. 17 Pengetahuan tentang indikasi obat generik 13 13 15 15 72 72 100 100 6 18 Pengetahuan

tentang dosis obat generik 26 26 44 44 30 30 100 100 7 19 Pengetahuan tentang kontraindikasi obat generik 29 29 26 26 45 45 100 100

Pada tabel 5.11 di atas dapat dilihat bahwa sebanyak 73 orang (73%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 19 orang (19%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 8 orang (8%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang tempat pembelian obat generik.

Sebanyak 39 orang (39%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 50 orang (50%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 11 orang (11%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang informasi singkat obat generik.

Sebanyak 51 orang (51%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 22 orang (22%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 27 orang (27%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang pedoman penggunaan obat.

Sebanyak 52 orang (52%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 21 orang (21%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 27 orang (27%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang pedoman penggunaan obat.

Sebanyak 72 orang (72%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 15 orang (15%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 13 orang (13%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang indikasi obat generik.

Sebanyak 30 orang (30%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 44 orang (44%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 26 orang (26%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang dosis obat generik.

Dan sebanyak 45 orang (45%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 26 orang (26%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 29 orang (29%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang kontraindikasi obat generik.

Tabel 5.11 Distribusi Tingkat Pengetahuan Responden Tentang Manfaat Obat Generik

No Pertanyaan Keterangan Skor Total

0 1 2 Frek. %

n % n % n %

1. 11 Pengetahuan

tentang manfaat obat generik dengan obat paten

17 17 38 38 45 45 100 100 2. 12 Pengetahuan tentang alasan memilih obat generik 9 9 23 23 58 58 100 100 3. 13 Pengetahuan tentang anjuran menggunakan obat generik pada

keluarga

24 24 36 36 40 40 100 100

Pada tabel 5.12 di atas dapat dilihat bahwa sebanyak 45 orang (45%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 38 orang (38%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 17 orang (17%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang manfaat obat generik dengan obat paten.

Sebanyak 58 orang (58%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 23 orang (23%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 9 orang (9%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang alasan memilih obat generik.

Dan sebanyak 40 orang (40%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 36 orang (36%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 24 orang (24%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang anjuran menggunakan obat generik pada keluarga .

Tabel 5.12 Distribusi Tingkat Pengetahuan Responden Tentang Faktor Penghambat Obat Generik (Akses Obat)

No Pertanyaan Keterangan Skor Total

0 1 2 Frek. %

n % n % n %

1. 4 Pengetahuan

tentang peresepan obat jika berobat

ke dokter

37 37 26 26 37 37 100 100

2. 5 Pengetahuan

tentang peresepan obat jika tidak berobat ke dokter 45 45 27 27 28 28 100 100 3. 9 Pengetahuan tentang yang meresepkan obat generik 10 10 19 19 71 71 100 100 4. 15 Pengetahuan tentang peresepan obat generic tidak membuat sembuh

10 10 9 9 81 81 100 100

Pada tabel 5.13 di atas dapat dilihat bahwa sebanyak 37 orang (37%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 26 orang (26%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 37 orang (37%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang peresepan obat jika berobat ke dokter

Sebanyak 28 orang (28%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 27 orang (27%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 45 orang (45%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang peresepan obat jika tidak berobat ke dokter.

Dan sebanyak 71 orang (71%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 19 orang (19%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 10 orang (10%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang yang meresepkan obat generik.

Sebanyak 81 orang (81%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 9 orang (9%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 10 orang (10%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang peresepan obat generik tidak membuat sembuh.

Tabel 5.13 Distribusi Tingkat Pengetahuan Responden Tentang Faktor Penghambat Obat Generik (Ketersediaan Obat)

No Pertanyaan Keterangan Skor Total

0 1 2 Frek. %

n % n % n %

1. 10 Pengetahuan

tentang obat generik jika tidak

tersedia di toko obat/apotik

9 9 24 24 57 57 100 100

Pada tabel 5.14 di atas dapat dilihat bahwa sebanyak 57 orang (57%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 24 orang (24%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 9 orang (9%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang peresepan obat generik jika tidak tersedia di toko obat/apotik.

Tabel 5.14 Distribusi Tingkat Pengetahuan Responden Tentang Istilah Nama Obat

No Pertanyaan Keterangan Skor Total

0 1 2 Frek. % n % n % n % 1. 20 Pengetahuan tentang penggolongan obat berdasarkan penamaannya 30 30 17 17 53 53 100 100

Pada tabel 5.15 di atas dapat dilihat bahwa sebanyak 53 orang (53%) responden mempunyai skor pengetahuan 2, sebanyak 17 orang (17%) responden mempunyai skor pengetahuan 1 dan sebanyak 30 orang (30%) mempunyai skor pengetahuan 0 tentang pengertian istilah nama obat.

5.2 Pembahasan

Dokumen terkait