a. Wulandari Agustiningsih (2016). Penelitian dari Wulandari Agustiningsih membahas tentang “Pengaruh Penerapan E-Filing, Tingkat Pemahaman Perpajakan Dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Di Kpp Pratama Yogyakarta”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Penerapan E-Filing, Tingkat Pemahaman Perpajakan Dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Penerapan E-Filing, Tingkat Pemahaman Perpajakan Dan Kesadaran Wajib Pajak memiliki pengaruh positif terhadap kepatuhan Wajib Pajak pada KPP Pratama Yogyakarta secara signifikan.
Persamaan: Sama-sama menggunakan variabel E-Filing dan Pemahaman Perpajakan sebagai variabel independen.
Perbedaan: Peneliti sebelumnya menggunakan tiga variabel independen yaitu Penerapan E-Filing, Tingkat Pemahaman Perpajakan Dan Kesadaran Wajib Pajak dan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen.
Menggunakan survey wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Yogyakarta sebagai responden. Sedangkan penelitian sekarang menggunakan dua variabel independen yaitu pemahaman perpajakan, penggunaan fasilitas e-filling dan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan responden wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Indramayu.
b. Egi Nugraha Saputra (2013). Penelitian Egi Nugraha Saputra membahas tentang “Pengaruh Kualitas Teknologi Informasi Dan Penerapan E-filling Terhadap Kualitas Pelayanan”. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kualitas teknologi informasi dan penerapan e-filling terhadap kualitas pelayanan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kualitas teknologi informasi berpengaruh positif terhadap kualitas pelayanan dan penerapan e-filling berpengaruh terhadap kualitas pelayanan PT. Kereta Api Indonesia.
Persamaan: Sama-sama menggunakan variabel penerapan E-filling sebagai variabel independen.
42
Perbedaan: Peneliti sebelumnya menggunakan dua variabel independen yaitu pengaruh kualitas teknologi informasi dan penerapan e-filling dan kualitas pelayanan sebagai variabel dependen. Menggunakan survey wajib pajak orang pribadi PT. Kereta Api Indonesia sebagai responden.
Sedangkan penelitian sekarang menggunakan dua variabel independen yaitu pemahaman perpajakan, penggunaan fasilitas e-filling dan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan responden wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Indramayu.
c. Syafrida Hani (2016). Penelitian Syafrida Hani dan Fitri Apriani membahas terkait dengan “Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Wajib Pajak Orang Pribadi terhadap Penggunaan E-Filling”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perilaku wajib pajak orang pribadi terhadap penggunaan e-filling. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa dari hasil uji T diketahui bahwa variabel kesiapan teknologi berpengaruh signifikan terhadap penggunaan e-filling, sedangkan variabel keamanan dan kerahasiaan, persepsi kegunaan dan kemudahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan e-filling.
Analisis penelitian menggunakan uji F menemukan bahwa ada pengaruh kesiapan teknologi, keamanan dan kerahasiaan, persepsi kegunaan, dan persepsi kemudahan terhadap penggunaan e-filling di KPP Pratama Medan Belawan.
Persamaan: Sama-sama membahas variabel penggunaan E-filling
Perbedaan: Peneliti sebelumnya menggunakan variabel penggunaan E-filling yaitu sebagai variabel dependen, dan perilaku wajib pajak orang pribadi sebagai variabel independen. Menggunakan wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Medan Belawan sebagai responden. Sedangkan penelitian sekarang menggunakan dua variabel independen yaitu pemahaman perpajakan, penggunaan fasilitas e-filling dan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan responden wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Indramayu.
d. Titi Cahya Pekerti (2015). Penelitian Titi Cahya Pekerti membahas terkait “Pengaruh Sosialisasi Perpajakan Terhadap Pemahaman Wajib
43
Pajak”. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh sosialisasi perpajakan terhadap pemahaman wajib pajak.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa sosialisasi perpajakan berpengaruh positif terhadap pemahaman wajib pajak hotel atas rumah kos terdaftar di Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang.
Persamaan: Sama-sama membahas variabel pemahaman wajib pajak Perbedaan: Peneliti sebelumnya menggunakan variabel pemahaman wajib pajak yaitu sebagai variabel dependen, dan sosialisasi perpajakan sebagai variabel independen. Menggunakan wajib pajak hotel atas rumah kos terdaftar di Dinas Pendapatan Daerah Kota Malang sebagai responden.
Sedangkan penelitian sekarang menggunakan dua variabel independen yaitu pemahaman perpajakan, penggunaan fasilitas e-filling dan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan responden wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Indramayu.
e. Risal C.Y. Laihad (2013). Penelitian Risal C.Y. Laihad membahas terkait
“Pengaruh Perilaku Wajib Pajak Terhadap Penggunaan E-filling Wajib Pajak”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perilaku wajib pajak terhadap penggunaan e-filling wajib pajak.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa persepsi kegunaan secara signifikan berpengaruh terhadap penggunaan e-filling dan persepsi kemudahan secara signifikan berpengaruh terhadap penggunaan e-filling, tetapi sikap terhadap perilaku tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan e-filling di Kota Manado.
Persamaan: Sama-sama membahas variabel penggunaan e-filling
Perbedaan: Peneliti sebelumnya menggunakan variabel penggunaan e-filling yaitu sebagai variabel dependen, dan perilaku wajib pajak sebagai variabel independen. Menggunakan wajib pajak di Kota Manado sebagai responden. Sedangkan penelitian sekarang menggunakan dua variabel independen yaitu pemahaman perpajakan, penggunaan fasilitas e-filling dan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan responden wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Indramayu.
44
f. Muji Burrahman (2016). Penelitian Muji Burrahman membahas tentang
“Influence Of Application Of E-filling, Tax Level Undarstanding And Awareness Of Compliance With Taxpayers In KPP Pratama Yogyakarta”.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh adopsi kepatuhan wajib pajak perpajakan, pengaruh kesadaran kepatuhan wajib pajak di KPP Pratama Yogyakarta pengaruh adopsi e-filling, tingkat pemahaman dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak di KPP Pratama Yogyakarta. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa penerapan e-filling berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak, begitu juga dengan tingkat pemahaman perpajakan berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak di KPP Pratama Yogyakarta.
Persamaan: sama-sama membahas masalah penggunaan e-filling
Perbedaan: Peneliti sebelumnya menggunakan variabel penggunaan e-filling yaitu sebagai variabel independen, dan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen. Menggunakan wajib pajak di Kota Yogyakarta sebagai responden. Sedangkan penelitian sekarang menggunakan dua variabel independen yaitu pemahaman perpajakan, penggunaan fasilitas e-filling dan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan responden wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Indramayu.
g. Sihar Tambun (2017). Penelitian Sihar Tambun membahas tentang “The
Effect of E-filling on the of Compliance Individual Taxpayer, Moderated by Taxation Socialization”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan wajib pajak orang pribadi yang dimoderasi oleh sosialisasi perpajakan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi dan sosialisasi perpajakan tidak mampu memoderasi e-filling terhadap kepatuhan wajib pajak secara signifikan.
Persamaan: sama-sama membahas masalah e-filling dan kepatuhan wajib pajak.
Perbedaan: Peneliti sebelumnya menggunakan variabel penggunaan e-filling dan sosialisasi perpajakan yaitu sebagai variabel dependen, dan
45
kepatuhan wajib pajak sebagai variabel independen. Menggunakan wajib pajak di Kota Jakarta sebagai responden. Sedangkan penelitian sekarang menggunakan dua variabel independen yaitu pemahaman perpajakan, penggunaan fasilitas e-filling dan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan responden wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Indramayu.
h. Shamika Kumar (2017). Penelitian Shamika Kumar membahas tentang
“A Study on Income Tax Payers Perception Towards Elektronic Filling”.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wajib pajak terhadap pengajuan elektronik filling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa e-filling tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak meskipun e-filling telah memberikan kemudahan pengguna kepada pembayar pajak pendapatan namun mereka menghadapi berbagai masalah seperti sibuk dan merasa kesulitan dalam operasi proses ini.
Persamaan: sama-sama membahas masalah e-filling dan kepatuhan wajib pajak.
Perbedaan: penelitian sebelumnya membahas terkait persepsi wajib pajak sebagai variabel independen dan pengajuan elektronik e-filling sebagai variabel dependen. Menggunakan wajib pajak orang pribadi perusahaan bisnis dan HUF sebagai responden, Sedangkan penelitian sekarang menggunakan dua variabel independen yaitu pemahaman perpajakan, penggunaan fasilitas e-filling dan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan responden wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Indramayu.
i. Mikel Alla (2014). Penelitian yang dilakukan oleh Mikel Alla membahas terkait “The System of Tax Filing in Albania, E-filling”. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukan pentingnya sistem e-filling untuk pembayaran pajak dan administrasi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem e-filling berpengaruh secara signifikan terhadap pembayaran dan administrasi perpajakan.
Persamaan: sama-sama membahas terkait sistem e-filling
46
Perbedaan: penelitian sebelumnya menggunakan satu variabel yaitu e-filling sebagai variabel independen dan pembayaran administrasi perpajakan sebagai variabel dependen, menggunakan wajib pajak Republik Albania sebagai responden. Sedangkan penelitian sekarang menggunakan dua variabel independen yaitu pemahaman perpajakan, penggunaan fasilitas e-filling dan kepatuhan wajib pajak sebagai variabel dependen.
Penelitian ini menggunakan responden wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Indramayu.
j. Sonja E. Pippin (2014). Penelitian yang dilakukan oleh Sonja E. Pippin yaitu membahas tentang “Electronik Tax Filing in the United States: an Analysis of Possible Success Factors”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel-variabel e-filling berdampak positif pada tarif pengarsipan elektronik, dan pertumbuhan pengarsipan elektronik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pandangan yang lebih rinci pada negara lain dan menunjukan variabilitas yang tinggi di antara beberapa bagian negara, begitu juga dengan variabel demografis, sosial ekonomi dan geografis diperiksa secara lebih terperinci sehingga penelitian ini terdapat kemungkinan berpengaruh secara signifikan bahwa e-filling merupakan sesuatu yang sifatnya inisiatif karena melibatkan media elektronik sehingga dapat mengurangi kesenjangan digital.
Persamaan: sama-sama membahas terkait e-filling
Perbedaan: pada penelitian sebelumnya membahas terkait variabel e-filling sebagai variabel independen, pertumbuhan dan tarif pengarsipan elektronik sebagai variabel dependen. Sedangkan penelitian sekarang menggunakan dua variabel independen yaitu Pemahaman Perpajakan, Penggunaan Fasilitas E-filling dan Kepatuhan Wajib Pajak sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan responden Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Indramayu.