BAB II KAJIAN KEPUSTAKAAN
A. Penelitian Terdahulu
Penelitian ini dilakukan tidak terlepas dari hasil penelitian-penelitian terdahulu yang pernah dilakukan sebagai bahan perbandingan dan kajian. Hasil dari penelitian yang dijadikan perbandingan tidak terlepas dari topik penelitian. Maka dalam kajian pustaka ini peneliti mencantumkan hasil-hasil penelitian terdahulu sebagai berikut :
a. Mar’atus Solikhah, 2021 yang berjudul “Inovasi Produk Bambu Berdaya Saing Ekspor Di Gintangan Banyuwangi.” Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengembangan produk bambu berdaya saing ekspor dan strategi pengembangan produk bambu di Gintangan Banyuwangi.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Deskriptif.
Pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber Hasil penelitian inovasi produk bambu berdaya saing ekspor di Gintangan Banyuwangi yaitu sanggar kerajinan bambu Widya Handicraft ini menggunakan Strategi Trading Up karena untuk harga
produk kerajinan bambu ini setiap tahunya mengalami kenaikan harga. Karena untuk bahan anyaman, bambu metahnya, serta ongkos
17
karyawan mengalami kenaikan juga, jadi ketika kerajinan bambu dijual lebih murah maka nantinya akan mengalami kerugian.25
Persamaan dalam penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sama-sama meneliti tentang inovasi produk pada bahan alam. Sedangkan perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti antara lain lokasi penelitian ini adalah Widya Handicraft sedangkan lokasi penelitian penulis adalah di Kejaya Handicraft. Selain itu perbedaan lainya ialah penelitian ini meneliti tentang inovasi produk yang hanya fokus ke bambu, sedangkan penelitian penulis meneliti tentang inovasi produk dari bahan alam seperti bambu, batok kelapa, pelepah pisang, kayu dll.
b. Ayu Nurjanah, 2021 yang berjudul “Usaha Kerajinan Bambu Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Ditinjau Dari Etika Bisnis Islam (Studi Pada Usaha Kerajinan Bambu di Desa Jadimulyo Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur).” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui usaha kerajinan bambu di Desa Jadimulyo Kecamatan Sekampung dalam meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga ditinjau dari etika bisnis islam.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan (field reseach). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Sedangkan sifat penelitianya bersifat Deskriptif.
25 Mar’atus Solikhah, “Inovasi Produk Bambu Berdaya Saing Ekspor Di Gintangan Banyuwangi”, (Skripsi: Institut Agama Islam Negeri Jember, Jember, 2021), 70.
19
Hasil penelitian usaha kerajinan bambu dalam meningkatkan ekonomi keluarga ditinjau dari etika bisnis islam yaitu menunjukan bahwa peran dari usaha kerajinan bambu itu sendiri memiliki pengaruh positif bagi peningkatan ekonomi keluarga para pengrajin yang ada di Desa Jadimulyo, semakin pengrajin meningkatkan kualitas produknya maka akan semakin banyak minat dari konsumen untuk membeli produknya sehingga hal ini akan berpengaruh pada peningkatan ekonomi keluarga para pengrajin anyaman bambu.26
Persamaan dalam penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah peneliti adalah sama-sama berfokus pada usaha kerajinan bambu. Sedangkan perbedaan penelitian ini dengan penelitian penulis adalah penelitian ini mempunyai fokus penelitian untuk meningkatkan ekonomi keluarga, sedangkan penelitian penulis berfokus pada inovasi produk bersumber dari faktor produksi.
c. Martiani Gusmira Nantana, 2021 yang berjudul “Upaya Peningkatan Penghasilan Pengrajin Bambu Di Desa Sermong Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat.” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya peningkatan pendapatan kelompok pengrajin bambu dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam
26 Ayu Nurjanah, “Usaha Kerajinan Bambu Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Ditinjau Dari Etika Bisnis Islam (Studi Pada Usaha Kerajinan Bambu di Desa Jadimulyo Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur)”, (Skripsi: Institut Agama Islam Negeri Metro, Metro, 2021), 9.
upaya meningkatkan pendapatan kelompok pengrajin bambu di Desa Sermong Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat.
Metode penelitian yang digunakan oleh penelitian ini adalah termasuk jenis Deskriptif Kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian upaya meningkatkan penghasilan pengrajin bambu di Desa Sermong yaitu proses megubah segala sesuatu dari input menjadi output , para pengrajin anyaman bambu mulai memproduksi bambunya pada waktu siang hari ibu-ibu mulai berkumpul untuk menganyam bambu. Menambah variasi jenis produk anyaman bambu, meningkatkan mutu produk anyaman bambu, meningkatkan jumlah produk, pengrajin juga jenis usaha kecil yang menetapkan berdasarkan harga yang telah berlaku dipasaran. Faktor pendukung adalah dalam mencapai kesejahteraan, faktor pendukung usaha peningkatan serta pemanfaatan sumber-sumber serta sarana yang ada.27
Persamaan dalam penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sama-sama berfokus pada kerajinan bambu. Sedangkan perbedaan penelitian ini dengan penelitian penulis adalah terdapat pada lokasi penelitian, subyek penelitian.
d. Yulia Nor Safitri, dkk, 2021 yang berjudul “Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pemanfaatan Tanaman Rotan (Calamus sp) Oleh
27 Martiani Gusmira Nantana, “Upaya Meningkatkan Penghasilan Pengrajin Bambu Di Desa Sermong Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat”, (Skripsi: Universitas Muhammadiyah Mataram, Mataram, 2021), 11.
21
Masyarakat Desa Sungai Limas Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan Sebagai Bahan Pembuatan Booklet.” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai kearifan lokal dalam pengambilan tanaman rotan, nilai-nilai kearifan lokal dalam pembuatan kursi, tudung saji, dan keranjang pakaian anyaman rotan di Desa Sungai Limas sebagai bahan pembuatan booklet, dan tanggapan masyarakat (validator dan peserta didik) terhadap booklet nilai-nilai kearifan lokal dalam pembuatan kursi, tudung saji, dan keranjang pakaian anyaman rotan.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua tahap, tahap I adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan kualitatif, tahap ke II pengembangan produk sebagai sumber belajar biologi berupa booklet. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara.
Hasil penelitian nilai-nilai kearifan lokal dalam pemanfaatan tanaman rotan (calamus sp) yaitu memperoleh nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat pada setiap tahapan yaitu nilai keberlanjutan, kreativitas, keindahan, keselamatan, kebersihan, kesabaran, keuletan, keawetan dan keterampilan. Hasil validasi menunjukan bahwa hasil validasi oleh ahli materi terhadap booklet sebesar 88,46% (valid), hasil validasi oleh media dan pembelajaran terhadap booklet sebesar
99,68% (valid). Hasil uji coba keterbacaan peserta didik pada booklet sebesar 91,81% termasuk dalam kategori sangat baik.28
Persamaan dalam penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah adalah sama-sama meneliti tentang kearifan lokal. Sedangkan perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti antara lain lokasi penelitian dan subyek penelitian.
e. Satya Adhi Wicaksana, dkk, 2020 yang berjudul “Kerajinan Dengan Pemanfaatan Bahan Alami Di Kandri Ethnic Gunungpati Semarang.”
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prinsip berkarya, proses produksi dan nilai estetis kerajinan dengan pemanfaatan bahan alami di kandri ethnic kota semarang.
Metode penelitian yang digunakan oleh penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan atau verifikasi.
Hasil penelitian kerajinan dengan pemanfaatan bahan alami di kandri ethnic yaitu, kandri ethnic merupakan usaha rumahan yang memproduksi kerajinan dengan pemanfaatan bahan alami. Prinsip pembuatan karya meliputi, haruslah layak jual, bernuansa etnik, memiliki kesan ekspresi yang hidup, ukuran dan bentuk yang kecil,
28 Yulia Nor Safitri, dkk, “Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pemanfaatan Tanaman Rotan (Calamus sp) Oleh Masyarakat Desa Sungai Utara, Kalimantan Selatan Sebagai Bahan Pembuatan Booklet”, Jurnal Pendidikan Hayati, Vol. 7 No. 1 (2021), 11.
23
haruslah menggunakan pemanfaatan bahan alami melalui penentuan ide, persiapan alat, persiapan bahan dan proses berkarya. Nilai estetis bentuk kerajinan dengan pemanfaatan bahan alami di kandri ethnic ditampilkan dari ide, ukuran dan ekspresi yang ada didalam kerajinan dengan pemanfaatan bahan alami di kandri ethnic.29
Persamaan dengan penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sama-sama meneliti tentang kerajinan dengan pemanfaatan bahan alam. Sedangkan perbedaan penelitian ini dengan penelitian penulis adalah lokasi penelitian, dan subyek penelitian.
f. Maila Khulaidah, 2020 yang berjudul “Prospek Pengembangan Usaha Kerajinan Tangan Anyaman Plastik Dalam Upaya Mengurangi Tingkat Kemiskinan Pengrajin (Studi Pada Masyarakat Dusun Perendekan Utara Desa Giri Sasak Kecamatan Kuripan).” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prospek pengembangan usaha kerajinan tangan anyaman plastik dalam upaya mengurangi tingkat kemiskinan pengrajin dan untuk mengetahui faktor-faktor pendorong dan penghambat yang dihadapi oleh para pengrajin dalam menjalankan usaha kerajinan tangan anyaman plastik.
Metode penelitian yang digunakan oleh penelitian ini adalah termasuk jenis Deskriptif Kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.
29 Satya Adhi Wicaksana, dkk, “Kerajinan Dengan Pemanfaatan Bahan Alami Di Kandri Ethnic Gunungpati Semarang.” Journal Of Arts Education, Vol. 9 No. 1 (2020), 71.
Hasil penelitian prospek pengembangan usaha kerajinan tangan anyaman plastik dalam upaya mengurangi tingkat kemiskinan pengrajin yaitu dalam mengembangkan usahanya, para pengrajin kerajinan tangan anyaman plastik melihat dari tiga aspek yaitu dari segi omset, dari segi resiko dan dari segi peluang. Implikasi dari ketiga aspek tersebut ialah berkurangnya tingkat kemiskinan pengrajin kerajinan tangan anyaman plastik.30
Persamaan dalam penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sama-sama berfokus pada usaha kerajinan tangan. Sedangkan perbedaan penelitian ini dengan penelitian penulis adalah penelitian ini lebih fokus ke bahan plastik, sedangkan penilitian penulis berfokus pada bahan alam seperti kayu, bambu, batok kelapa, pelepah pisang, dll. Selain itu terdapat perbedaan pada lokasi dan subyek penelitian.
g. Puspita Sari, 2020 yang berjudul “Analisis Home Industry Pengolahan Kerajinan Kulit Dalam Meningkatkan Pendapatan Buruh Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada UKM Ramando Kerajinan Kulit Bandar Jaya Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah).” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui home industry pengolahan kerajinan kulit tersebut dapat memberikan
manfaat dalam meningkatkan pendapatan buruh yang bersangkutan.
30 Maila Khulaidah, “Prospek Pengembangan Usaha Kerajinan Tangan Anyaman Plastik Dalam Upaya Mengurangi Tingkat Kemiskinan Pengrajin (Studi Pada Masyarakat Dusun Perendekan Utara Desa Giri Sasak Kecamatan Kuripan)”, (Skripsi: Universitas Islam Negeri Mataram, Mataram, 2020), 15.
25
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field reseach), teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian analisis home industry pengolahan kerajinan kulit dalam meningkatkan pendapatan buruh menurut perspektif islam yaitu bahwa selain pendapatan dari bagi hasil yang dihasilkan oleh buruh terdapat pula pendapatan diluar gaji dan uang konsumsi bagi buruhnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, adapun pengaruh home industry ini adalah membantu perekonomian keluarga dan
meningkatkan pendapatan.31
Persamaan dalam penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sama-sama berfokus pada kerajinan home industry. Sedangkan perbedaan penelitian ini dengan penelitian penulis adalah penelitian ini lebih fokus ke kerajinan kulit, sedangkan penelitian penulis berfokus pada kerajinan bahan alam. Selain itu terdapat perbedaan pada lokasi dan subyek penelitian.
h. Sylvia Nailuvary, dkk, 2020 yang berjudul “Strategi Pengembangan Produk Pada Handicraft Citra Mandiri di Desa tutul Kecamatan Balung Kabupaten Jember”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai strategi pengembangan produk pada
31 Puspita Sari, “Analisis Home Industry Pengolahan Kerajinan Kulit Dalam Meningkatkan Pendapatan Buruh Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada UKM Ramando Kerajinan Kulit Bandar Jaya Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah)”, (Skripsi:
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Lampung, 2020), 2.
handicraft Citra Mandiri di Desa Tutul Kecamatan Balung Kabupaten
Jember.
Metode penelitian yang digunakan oleh penelitian ini adalah termasuk pendekatan kualitatif, pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan obnservasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi atau kesimpulan.
Hasil penelitian strategi pengembangan produk pada handicraft citra mandiri di Desa Tutul Kecamatan Balung Kabupaten Jember yaitu handicraft citra mandiri menggunakan dua aspek strategi pengembangan produk, kedua hal tersebut meliputi diversifikasi produk dan strategi produk baru. Melalui strategi pengembangan produk diharapkan dapat meningkatkan stabilitas penjualan. Strategi pengembangan produk yang dilakukan di industri handicraft citra mandiri dalam menciptakan produk baru dengan cara mengembangkan produk yang sudah ada, dengan tujuan memang untuk mengantisipasi kejenuhan akan suatu produk tertentu.32
Persamaan dalam penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sama-sama berfokus pada produk handicraft. Sedangkan perbedaan penelitian ini dengan penelitian penulis adalah pada lokasi penelitian dan subyek penelitian.
32 Sylvia Nailuvary, dkk, “Strategi Pengembangan Produk pada Handicraft Citra Mandiri di Desa tutul Kecamatan Balung Kabupaten Jember”, Jurnal Pendidikan Ekonomi, Vol. 14 No. 1 (2020), 189.
27
i. Rihardo Ardiansyah, 2019 yang berjudul “Ekonomi Kreatif Home Industry Kerajinan Bambu Di Desa Gintangan Kecamatan
Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi Tahun 1980-2017.” Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis latar belakang berdirinya home industry kerajinan bambu dan untuk menganalisis perkembangan dan dampak home industry kerajinan anyaman bambu di Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi.
Metode penelitian yang digunakan oleh penelitiann ini adalah penelitian sejarah, dan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ekonomi kreatif home industry kerajinan bambu di Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi yaitu latar belakang berdirinya home industry kerajinan anyaman bambu di Desa Gintangan disebabkan seorang pengrajin anyaman bambu yang datang dari perantauan membawa sebuah inovasi produk anyaman yang terkesan lebih unik dan membuat warga antusias untuk belajar keterampilan baru, kerajinan ini mengalami pasang surut dalam perkembanganya. Dengan adanya kerajinan anyaman bambu di Desa Gintangan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi yang membuat perekonomian di desa tersebut dan status sosial masyarakatnya terangkat.33
33 Rihardo Ardiansyah, “Ekonomi Kreatif Home Industry Kerajinan Bambu Di Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi Tahun 1980-2017”, (Skripsi: Universitas Jember, Jember, 2019), 9.
Persamaan dalam penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sama-sama meneliti mengenai home industry kerajinan bambu. Sedangkan perbedaan penelitian ini dengan
penelitian penulis adalah pada fokus penelitian, penelitian ini lebih fokus ke sejarah perkembangan home industry, sedangkan penelitian penulis lebih berfokus pada inovasi produk handicraft. Selain itu perbedaanya juga pada lokasi penelitian dan subyek penelitian.
j. Khairani Alawiyah Matondang, dkk, 2018 yang berjudul
“Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Besiang Air dalam Meningkatkan Pendapat Penganyam (Studi Kasus di Kecamatan Sei Kepayang Barat).” Tujuan penelitan ini adalah untuk meningkatkat sumber daya manusia berbasis kerajinan lokal kerajinan besiang air di Kecamatan Sei Kepayang Barat.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dan untuk teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi dan wawancara.
Hasil penelitian pengembangan ekonomi kreatif lokal besiang air dalam meningkatkan pendapatan penganyam yaitu kerajinan anyaman besiang air memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri.
Sayangnya, potensi ini terhambat dan tergerus arus modernitas di
29
kalangan masyarakat yang memberikan dampak tergerusnya eksistensi budaya kerajinan besiang air.34
Persamaan dalam penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah sama-sama meneliti mengenai kearifan lokal. Sedangkan perbedaan penelitian ini dengan penelitian penulis adalah pada fokus penelitian. Penelitian ini lebih fokus ke peningkatan sumber daya manusia. Sedangkan penelitian penulis lebih berfokus pada inovasi produknya.
Tabel 2.1
Tabulasi Penelitian Terdahulu
NO NAMA JUDUL PERSAMAAN PERBEDAAN
1. Mar’atus Solikhah 2021
Inovasi Produk Bambu Berdaya Saing Ekspor Di Gintangan Banyuwangi
1) Jenis penelitian 2) Teknik
pengumpu lan data 3) Objek
penelitian
1) Tahun penelitian 2) Lokasi
penelitian
2. Ayu Nurjanah 2021
Usaha Kerajinan Bambu Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Ditinjau Dari Etika Bisnis Islam (Studi Pada Usaha
Kerajinan Bambu di Desa Jadimulyo Kecamatan Sekampung
Kabupaten Lampung Timur)
1) Jenis penelitian 2) Teknik
pengumpu lan data
1) Tahun penelitian 2) Lokasi
penelitian 3) Objek
penelitian
34 Khairani Alawiyah Matondang, ”Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Besiang Air dalam Meningkatkan Pendapat Penganyam (Study Kasus di Kecamatan Sei Kepayang Barat)”, NIAGAWAN, Vol. 7 No. 3, (2018), 182.
3. Martiani Gusmira Nantana 2021
Upaya Peningkatan Penghasilan
Pengrajin Bambu Di Desa Sermong Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat
1) Jenis penelitian 2) Teknik
pengumpu lan data
1) Tahun penelitian 2) Lokasi
penelitian 3) Subyek
penelitian 4. Yulia
Nor Safitri, dkk, 2021
Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam
Pemanfaatan Tanaman Rotan (Calamus sp) Oleh Masyarakat Desa Sungai Limas Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan Sebagai Bahan Pembuatan Booklet
1) Jenis penelitian
1) Teknik pengumpu lan data 2) Lokasi
penelitian
5. Satya Adhi Wicaksan a, dkk, 2020
Kerajinan Dengan Pemanfaatan Bahan Alami Di Kandri Ethnic Gunungpati Semarang
1) Jenis Penelitian 2) Teknik
Pengumpu lan Data
3) Lokasi Penelitian 4) Subyek
Penelitian 6. Maila
Khulaida h 2020
Prospek
Pengembangan Usaha Kerajinan Tangan Anyaman Plastik Dalam Upaya Mengurangi Tingkat Kemiskinan
Pengrajin (Studi Pada Masyarakat Dusun Perendekan Utara Desa Giri Sasak Kecamatan Kuripan)
1) Jenis penelitian 2) Teknik
pengumpu lan data
1) Tahun penelitian 2) Lokasi
penelitian 3) Objek
penelitian
7. Puspita Sari 2020
Analisis Home Industry Pengolahan Kerajinan Kulit Dalam
Meningkatkan Pendapatan Buruh Menurut Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada UKM
1) Jenis penelitian 2) Teknik
pengumpu lan data
1) Subyek Penelitian 2) Lokasi
penelitian 3) Objek
penelitian
31
Ramando Kerajinan Kulit Bandar Jaya Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah)
8. Sylvia Nailuvary , dkk, 2020
Strategi
Pengembangan Produk Pada Handicraft Citra Mandiri di Desa tutul Kecamatan Balung Kabupaten Jember
1) Jenis Penelitian 2) Teknik
Pengumpu lan Data
1) Subyek Penelitian 2) Lokasi
Penelitian
9. Rihardo Ardiansy ah 2019
Ekonomi Kreatif Home Industry Kerajinan Bambu Di Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari Kabupaten
Banyuwangi Tahun 1980-2017
1) Teknik Pengumpu lan data 2) Objek
Penelitian
1) Jenis Penelitian 2) Tahun
Penelitian 3) Lokasi
Penelitian
10. Khairani Alawiyah Matonda ng, dkk, 2018
Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Besiang Air dalam Meningkatkan Pendapat
Penganyam (Studi Kasus di Kecamatan Sei Kepayang Barat)
1) Jenis Penelitian
1) Teknik Pengumpu lan Data 2) Objek
Penelitian 3) Lokasi
Penelitian
Sumber : Diolah Dari Penelitian Terdahulu
Orisinalitas diatas, menunjukan bahwa adanya persamaan dan perbedaan antara penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti saat ini.
Disisi lain penelitian yang akan dilakukan peneliti berkaitan dengan Inovasi Produk Bersumber Dari Faktor Produksi Berbasis Kearifan Lokal Di Kejaya Handicraft Banyuwangi.
Dari semua paparan diatas, maka perbedaan pokok penelitian ini dengan penelitian lainya adalah inovasi produk yang dilakukan berbeda.
Itulah perbedaan pokok dari penelitian ini dengan penelitian lainya.