• Tidak ada hasil yang ditemukan

2. Secara Praktis

2.1. Penelitian Terdahulu

1. Peneliti Pertama oleh Christopher Monintja dibawah bimbingan Femmy M.G.

Tulusan dan Novva Plangiten dengan judul Implementasi Pelayanan Publik di Dinas Parwisata Kota Manado yang diterbitkan pada tahun 2017. Pelayanan publik pada dasarnya adalah tentang aspek kehidupan yang luas. Dalam kehidupan bernegara, pemerintah mempunyai fungsi menyediakan berba-sai pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat. Salah satu hal yang sampai saat ini masih sering menjadi permasalahan dalam hubungan masyarakat dengan pemerintah di daerah adalah dalam bidang pelayanan publik khususnya dalam hal kualitas atau kualitas pelayanan aparatur pemerintah kepada masyarakat.

Pariwisata saat ini sedang gencar digencarkan di Kota Manado.

Banyak sekali wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke kota Manado. Namun dengan tingkat pelayanan yang dikatakan kurang dari dinas terkait membuat proses pariwisata tidak berjalan dengan baik. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pelayanan publik yang tersedia di Dinas Pariwisata Kota Manado membuat proses pariwisata menjadi kurang baik.

Dengan tingkat SDM yang belum mumpuni dengan keterbatasan kemampuan berbahasa asing membuat para wisatawan khususnya wisatauan asing merasa tidak nyaman. Program pariwisata yang dibuat oleh penrerintah sendiri belum

11

sepenuhnya dirasakan langsung oleh masyarakat, kurangnya sosialisasi tentang adanya program pariwisata dari pemerintah membuat masyarakat kurang sadar akan pentingnya pariwisata yang ada.

2. Penelitian terdahulu selanjutnya oleh Juliana Sonda dibawah Bimbingan Burhanuddin Kiyai dan Helly Kolondam dengan judul Implementasi Kebijakan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Desa Koka Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Implementasi Kebijakan yang dilakukan Pemerintah dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Koka Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa. Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang berpacu pada teori Edward III sebagai fokus penelitian dalam mengukur keberhasilan Implementasi Kebijakan yang dibuat Pemerintah Desa Koka dalam Pelaksanaan program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat berdasarkan Aspek komunikasi, Sumber daya, Disposisi/Sikap pelaksana dan struktur birokrasi.

Keempat aspek ini merupakan aspek yang sangat berpengaruh yang dapat menentukan berhasil tidaknya suatu implementasi kebijakan. Hasil penelitian yang dilakukan melalui pengumpulan data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Koka sampai saat ini terealisasi atau berjalan dengan baik.Penelitian terdahulu ketiga dengan judul Implementasi Program Keluarga Harapan Di Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan 3. Penelitian terdahulu ketiga disusun oleh Yosua A. Mandolang dibawah

bimbingan Florence Daicy Lengkong dan Salmin Dengo. Pelaksanaan

12

Program Keluarga Harapan di Kabupaten Ranoyapo Minahasa Selatan.

Pelaksanaan Program Keluarga Harapan bertujuan untuk meningkatkan, mensejahterakan Keluarga Penerima Manfaat melalui akses pendidikan, pelayanan kesehatan, kesejahteraan sosial, dan mengurangi beban pengeluaran serta meningkatkan keluarga pendapatan masyarakat miskin dan rentan, menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian Keluarga Penerima Manfaat dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan serta mengurangi kemiskinan dan ketidaksetaraan, mempromosikan manfaat produk dan layanan keuangan formal kepada Keluarga Penerima Manfaat.

Dalam pelaksanaan program, belum bisa berjalan dengan maksimal.

Oleh karena itu, penelitian yang diusulkan adalah untuk menjawab pertanyaan tentang pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan. Di penelitian ini peneliti menggunakan model implementasi dari George c. Edward III, implementasi dari kebijakan dilihat dari 4 variabel yang mempengaruhi implementasi kebijakan. Komunikasi itu penting faktor keberhasilan suatu kebijakan, termasuk komando dan pengambilan keputusan. Sumber daya yang memadai juga sumber daya manusia atau sumber daya keuangan akan berdampak pada tingkat keberhasilan suatu kebijakan. Itu disposisi adalah sikap yang dimiliki oleh penerapan kebijakan etika dan komitmen untuk membuat ini kerja kebijakan.

Struktur birokrasi, yaitu sejauh mana rentang kendali antara pimpinan dan bawahan dalam melaksanakan struktur organisasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, deskriptif, yaitu melalui wawancara kepada 12 informan dalam observasi langsung, dan pencarian

13

dokumen terkait untuk program, bahkan sebelum pedoman studi membantu wawancara, dan alat tulis untuk menulis.

4. Penelitian terdahulu keempat dengan judul Pengaruh Implementasi Program Bumdes Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Desa Tonsewer Selatan Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa oleh Ayu Enjelia Patrisia Suoth dibawah bimbingan Florence D. J. Lengkong dan Salmin Dengo.

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh pelaksanaan program BUMDES terhadap perekonomian pemberdayaan masyarakat di Desa Tonsewer Selatan, Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa. Oleh menggunakan metode penelitian kuantitatif.

Variabel dalam penelitian ini ada dua yaitu program BUMDES pelaksanaan (x) dan pemberdayaan ekonomi masyarakat (y). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 terdiri dari 8 orang pengelola BUMDES, 14 perangkat desa, 3 tokoh agama, dan 50 kepala keluarga. Instrumen dalam penelitian ini adalah skala likert dan pedoman wawancara untuk mendapatkan skor pelaksanaan program BUMDES dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Uji yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas serta teknik digunakan teknik analisis regresi linier sederhana dan teknik analisis korelasi produk.

5. Penelitian terdahulu yang terakhir dengan judul Implementasi Program Aplikasi Sistem Pemantauan Masyarakat (Sitasya) Di Kota Manado disusun oleh Regita Jeniver Sangala di bawah bimbingan oleh Florence D. J.

Lengkong dan Helly F. Kolondam.

14

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dari Aplikasi Community Monitoring System Program di Kota Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. deskriptif kualitatif Penelitian adalah penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan mendeskripsikan peristiwa dan fenomena yang terjadi di lapangan. Data pengumpulan dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan teori implementasi kebijakan ada tiga kegiatan yang mempengaruhi proses implementasi kebijakan, yaitu:

Organisasi, Interpretasi, dan Aplikasi, dilihat dari ketiga kegiatan tersebut, pelaksanaan program aplikasi sistem monitoring masyarakat di kota manado tidak berjalan dengan baik dan sedang dalam proses masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program yang dilaksanakan oleh Kota Manado Kantor Informasi dan Komunikasi.

Dokumen terkait