• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN ANALISIS PENELITIAN

4.4. Penentuan Prioritas

Setelah menentukan detail dari perencanaan implemenstasi strategi – strategi SWOT di atas, kini saatnya untuk mulai menjalankan strategi - strategi tersebut, dalam menjalankan strategi – strategi di atas di perlukan adanya prioritas – prioritas dalam penentuan strategi mana yang harus di lakukan terlebih dahulu sesuai dengan keadaan yang miliki oleh perusahaan.

Skala prioritas di bagi menjadi 5, yaitu 1 (Sangat Penting), 2 (Penting), 3 (Cukup Penting), 4 (Kurang Penting), 5 (Tidak Penting), skala priotitas dari strategi – strategi di atas dapat di lihat pada tabel 4.7 berikut ini:

Tabel 4.13 Skala Prioritas Strategi SWOT

no Stategi Skala Prioritas

1

Menyesuaikan harga sesuai dengan nilai tukar valuta asing

1.[X] 2.[ ] 3.[ ] 4.[ ] 5.[ ]

2 Memproduksi bahan baku sendiri 1.[ ] 2.[X] 3.[ ] 4.[ ] 5.[ ]

3

Merubah sistem pengelolaan data keuangan dari sistem manual ke sistem yang terkomputerisasi

1.[ ] 2.[X] 3.[ ] 4.[ ] 5.[ ]

4

Mencari alternatif bahan baku atau sumber bahan baku yang lain yang lebih murah

1.[ ] 2.[ ] 3.[X] 4.[ ] 5.[ ]

5

Menyeleksi karyawan yang produktif dan berpengalaman dalam penanganan data – keuangan perusahaan demi menghindari kesalahan

1.[ ] 2.[X] 3.[ ] 4.[ ] 5.[ ]

6

Memperluas jaringan untuk mencari pelanggan baru

1.[ ] 2.[ ] 3.[X] 4.[ ] 5.[ ]

7

Membuat daftar desain – desain produk yang di produksi secara online

1.[ ] 2.[X] 3.[ ] 4.[ ] 5.[ ]

8 Mempersiapkan para karyawan dalam

mengantisipasi protes atau kekecewaan

konsumen

9

Mengadakan sosialisasi tentang keuntungan menggunakan karpet

1.[ ] 2.[ ] 3.[X] 4.[ ] 5.[ ]

10 Mempromosikan produk kepada masyarakat 1.[ ] 2.[X] 3.[ ] 4.[ ] 5.[ ]

11

Menawarkan beragam alernatif produk sebagai antisipasi atas kekecewaan konsuman

1.[X] 2.[ ] 3.[ ] 4.[ ] 5.[ ]

12 Perawatan inventaris 1.[X] 2.[ ] 3.[ ] 4.[ ] 5.[ ]

13 Mempertahankan mutu dan kualitas produk 1.[ ] 2.[X] 3.[ ] 4.[ ] 5.[ ]

14

Semakin menambah kualitas produk agar tidak kalah bersaing dengan perusahaan yang lain

1.[ ] 2.[X] 3.[ ] 4.[ ] 5.[ ]

15

Mengadakan pemasaran produk di pasar luar negeri

1.[ ] 2.[ ] 3.[X] 4.[ ] 5.[ ]

16

Melakukan berbagai pelatihan atau training terhadap karyawan

1.[ ] 2.[X] 3.[ ] 4.[ ] 5.[ ]

17

Melakukan inovasi dalam desain, bentuk, ukuran produk

Berikut ini adalah pernjabaran dari masing – masing skala prioritas yang di miliki oleh strategi – strategi di atas:

1. Menyesuaikan harga sesuai dengan nilai tukar valuta asing. Memiliki

tingkat prioritas 1 (sangat penting) karena strategi ini akan menentukan keuntungan yang akan di peroleh oleh perusahaan dan dari keuntungan itulah perusahaan akan terus bertahan dan berkembang. Jika perusahaan tidak menyesuaikan harga produk dengan nilai tukar valuta asing maka keuntungan yang di dapat tidak akan bisa memenuhi kebutuhan perusahaan atau bahkan akan mengalami kerugian.

2. Memproduksi bahan baku sendiri. Memiliki skala prioritas 2 (penting)

karena kegiatan produksi tidak akan bisa berjalan apabila tidak terdapat bahan baku yang memadai untuk bisa di produksi menjadi barang jadi, maka dari itu strategi ini memegang peranan penting dalam kelangsungan hidup perusahaan karena jika strategi ini tidak di jalankan maka kegiatan produksi tidak akan bisa berjalan dan secara otomatis kelangsungan hidup perusahaan akan terancam.

3. Merubah sistem pengolahan data keuangan dari sistem manual menjadi

sistem yang terkonputerisasi. Memiliki skala prioritas 2 (penting) karena traksaksi jual beli yang terjadi semakin lama semakin banyak dan rumit sehingga menghasilkan resiko kesalahan yang tinggi jika di kerjakan secara manual. Tetapi hal ini juga dapatdi tunda karena faktor biaya yang harus di keluarkan jika harus membeli atau menyewa programmer untuk menbuat sebuah software sistem informasi yang sesuai dengan kebutuhan di PT. Nobel Carpets.

4. Mencari alternatif bahan baku atau sumber bahan baku lain yang lebih

sangat penting, hampir sama dengan strategi pada nomer 2 jika masalah bahan baku ini tidak di atas maka akan mengancam kelangsungan hidup perusahaan.

5. Menyeleksi karyawan yang produktif dan berpengalaman dalam

penanganan data – data keuangan perusahaan demi menghindari kesalahan. Memiliki skala prioritas 2 (penting) karena masalah kauangan adalah masalah yang sangat riskan jika diserahkan kepada orang yang tidak berpengalaman dan memiliki kemampuan lebih di bidang tersebut dan bukannya tidak mungkin jika dapat mengakibatkan kerugian bagiperusahaan yang memperkerjakan karyawan yang tidak berpengalaman dan memberikan keuntungan kepada perusahaan.

6. Memperluas jaringan untuk mencari pelanggan baru. Memiliki skala

prioritas 3 (cukup penting) karena semakin lebar sayap yang dapat di rentangkan oleh perusahaan maka akan semakin banyak keuntungan yang dapat di peroleh oleh perusahaan tersebut, tetapi ada hal yang perlu di perhatikan adalah jangan sampai mengabaikan pelanggan yang sudah setia kepada produk perusahaan demi mengejar pelanggan – pelanggan baru.

7. Membuat daftar desain – desain produk yang di produksi secara online.

Memiliki skala prioritas 2 (penting) karena dengan adanya katalog online maka akan mempermudah perusahaan dalam mengenalkan produk – produk yang di miliki oleh PT. Nobel Carpets sehingga akan semakin banyak masyarakat yang mengenal dan memilih produk yang di produksi perusahaan ini.

8. Memersiapkan para karyawan dalam mengantisipasi komplain atau

kekecewaan konsumen. Memiliki skala prioritas 2 (penting) karena jika kekecewaan dari para konsumen tersebut tidak segera di atasi dan di obati maka perusahaan akan kehilangan pelanggan setia dan tidak menutup kemunkinan jika

pelanggan yang lain juga ikut terpengaruh dengan pelanggan yang kecewa tadi dan jika di biarkan para pelanggan akan lari satu persatu sehingga tidak akan ada pelanggan yang tersisa.

9. Mengadakan sosialisasi tentang keuntungan menggunakan karpet. Memiliki

skala prioritas 3 (cukup penting) karena dengan menjalankan strategi di atas tidak menutup kemungkinan menabah konsumen yang akan menjadi pelanggan. Tetapi karena untuk saat ini masih banyak permintaan dari konsumen yang harus di layani maka lebih baik di prioritaskan untuk menangani permintaan konsumen yang sudah masuk terlebih dahulu. Selain itu mengadakan sosialisasi juga akan memerlukan biaya yang tidak sedikit.

10. Mempromosikan produk kepada masyarakat. Memiliki skala prioritas 2

(penting) karena dengan mempromosikan produk akan lebih menarik minat calon konsumen untuk membeli produk yang I tawarkan oleh PT. Nobel Carpets.

11. Menawarkan beragam alternatif produk sebagai antisipasi atas kekecewaan

konsumen. Memiliki skala prioritas 2 (penting) karena jika kepercayaan pelanggan sudah hilang maka akan sangat susah untuk mengembalikaanya lagi karena itu sebisa mungkin jangan sampai kepercayaan konsumen tersebut hilang dan tetap percaya dan setia kepada produk yang di hasilkan oleh perusahaan.

12. Perawatan inventaris. Memiliki skala prioritas 1 (sangat penting) karena

kegiatan produksi tidak akan berjalan dengan baik jika tidak di dukung oleh peralatan yang baik dan tidak mengalami kerusakan yang akan menghambat proses produksi dan akan mengancam kelangsungan hidupperusahaan jika tidak di rawat dengan baik.

13. Mempertahankan mutu dan kualitas produk. Memiliki skala prioritas 2 (penting) karena kepercayaan konsumen adalah hal yang penting untuk di jaga dan jika konsumen menerima barang produksi yang memiliki mutu yang buruk maka bukannya tidak mungkin kepercayaan konsumen akan hilang dan tidak akan mempercayai perusahaan ini lagi.

14. Semakin menambah kualitas produk agar tidak kalah bersaing dengan

prusahaan yang lain. Memiliki skala prioritas 2 (penting) karena jika tidak dapat bertahan di antara persaingan maka mustahil perusahaan akan bertahan, dan dalam hal ini hal yang dapat di tonjolkan dari pada perusahaan lain yang sejenis adalah mutu dari produk yang di hasilkan melebihi produk yang di hasilkan dari perusahaan – perusahaan yang lain.

15. Mengadakan pemasaran produk di pasar luar negeri. Memiliki skala

prioritas 3 (cukup penting) karena harus mengetahui dan mengenal terlebih dahulu Negara – negara yang akan di jadikan target pemasaran sehingga usaha yang di lakukan tidak akan sia – sia danmungkin malah akan merugikan.

16. Melakukan berbagai pelatihan atau training kepada karyawan. Memiliki

skala prioritas 2 (penting) karena memiliki karyawan yang terlatih dan proesional akan sangat menguntungkan bagi perusahaan karena kinerja perusahaan akan terjaga dan bahkan meningkat.

17. Melakukan inovasi dalam desain, bentuk maupun ukuran produk. Memiliki

skala prioritas 2 (penting) karena jika desain produk yang di hasilkan tidak di minati oleh masyarakat maka tidak mungkin calon konsumen akan tertarik untuk membeli produk yang di tawarkan dan bahkan tidak menutup kemungkinan perusahaan akan mengalami kerugian.

Dalam bab V ini akan disajikan kesimpulan yang di dapatkan dari hasilpengolahan data dan analisis. Selain itu di sajikan rekomendasi bagi penelitian selanjutnya.

6.1.Kesimpulan

Pada laporan tugas akhir yang berjudul “Perencanaan Implementasi Aplikasi Teknologi Informasi Pada PT. Nobel Carpets Menggunakan Analisa SWOT” di dapatkan kesimpulan sebagai berikut:

1) Kebutuhan aplikasi teknologi informasi yang di butuhkan oleh PT. Nobel

Carpets adalah:

a. Sistem yang selalu bisa menampilkan daftar nilai vukar valuta asing di

setiap Negara terhadap mata uang local (rupiah).

b. Sebuah sistem informasi bahan baku yang memuat tentang semua data –

data yang berkaitan dengan bahan baku sehingga dapat dengan mudah di control oleh perusahaan.

c. Sebuah sistem yang dapat mengatasi pengeolaahn data – data keuangan baik

d. Sistem yang dapat memberikan informasi tentang data – data bahan baku yang di cari seperti tempat – tempat penghasil serta harga, dan kualitas dari bakan baku yang di perlukan.

e. Sistem informasi kepegawaian yang menampung semua data – data yang di

miliki oleh karyawan sehingga dapat mengontrol kinerja karyawan.

f. Sistem informasi yang dapat mengontrol perkembangan konsumen.

g. Sebuah web yang memuat semua desain – desain dari produk yang di

produksi dan menampilkannya kepada para konsumen yang ingin melihat produk.

h. Sebuah sistem yang dapat menampung aspirasi dan keluhan dari para

konsumen.

i. Sebuah sistem yang dapat menginformasikan kepada masyarakat tetang

keuntungan menggunakan karpet.

j. Sebuah web yang dapat menawarkan produk dengan berbagai promosi yang

ada kepada masyarakat.

k. Sistem yang dapat menampung dan menjawab keluhan – keluhan para

konsumen.

l. Sebuah sistem yang dapat menampung data tentang inventaris sehingga

dapat dengan mudah di control.

m. Sistem informasi yang dapat mencatat data – data produk sehingga dapat di

n. Sebuah e-commers yang dapat melayani pembelian dari dalam maupun luar negeri.

o. Sebuah sistem yang memuat tentang tutorial yang berhubungan dengan

penanganan terhadap konsumen.

p. Sebuah sistem yang memungkinkan konsumen untuk memilih desain desain

yang di sukai sehingga dapat di tentukan desain – desain yang mewaliki selera pasar.

2) Skala prioritas dari masing – masing kebutuhan aplikasi teknologi di atas

adalah

a. Sistem yang selalu bisa menampilkan daftar nilai vukar valuta asing di

setiap Negara terhadap mata uang local (rupiah). Memiliki skala prioritas 1 (sangat penting).

b. Sebuah sistem informasi bahan baku yang memuat tentang semua data –

data yang berkaitan dengan bahan baku sehingga dapat dengan mudah di control oleh perusahaan. Memiliki skala prioritas 2 (penting).

c. Sebuah sistem yang dapat mengatasi pengeolaahn data – data keuangan baik

penjualan, pembelian bahkan stok gudang. Memiliki skala prioritas 2 (penting).

d. Sistem yang dapat memberikan informasi tentang data – data bahan baku

yang di cari seperti tempat – tempat penghasil serta harga, dan kualitas dari bakan baku yang di perlukan. Memiliki skala prioritas 3 (cukup penting).

e. Sistem informasi kepegawaian yang menampung semua data – data yang di miliki oleh karyawan sehingga dapat mengontrol kinerja karyawan. Memiliki skala prioritas 2 (penting).

f. Sistem informasi yang dapat mengontrol perkembangan konsumen.

Memiliki skala prioritas 3 (cukup penting).

g. Sebuah web yang memuat semua desain – desain dari produk yang di

produksi dan menampilkannya kepada para konsumen yang ingin melihat produk. Memiliki skala prioritas 2 (penting).

h. Sebuah sistem yang dapat menampung aspirasi dan keluhan dari para

konsumen. Memiliki skala prioritas 2 (penting).

i. Sebuah sistem yang dapat menginformasikan kepada masyarakat tetang

keuntungan menggunakan karpet. Memiliki skala prioritas 3 (cukup penting).

j. Sebuah web yang dapat menawarkan produk dengan berbagai promosi yang

ada kepada masyarakat. Memiliki skala prioritas 2 (penting).

k. Sistem yang dapat menampung dan menjawab keluhan – keluhan para

konsumen. Memiliki skala prioritas 1 (sangat penting).

l. Sebuah sistem yang dapat menampung data tentang inventaris sehingga

m. Sistem informasi yang dapat mencatat data – data produk sehingga dapat di kontrol untuk memastikan mutu dan kualitas produk. Memiliki skala prioritas 2 (penting).

n. Sebuah e-commers yang dapat melayani pembelian dari dalam maupun luar

negeri. Memiliki skala prioritas 3 (cukup penting).

o. Sebuah sistem yang memuat tentang tutorial yang berhubungan dengan

penanganan terhadap konsumen. Memiliki skala prioritas 2 (penting).

p. Sebuah sistem yang memungkinkan konsumen untuk memilih desain desain

yang di sukai sehingga dapat di tentukan desain – desain yang mewaliki selera pasar. Memiliki skala prioritas 2 (penting).

6.2.Saran

Penulis juga menyadari masih banyak sekali kekurangan kekurangan yang terdapat pada laporan tugas akhir ini, di antaranya adalah

1) Kurangnya analisa terhadap salah satu bagian dari balanced score card yaitu

pengelompokan terhadap faktor penentu perusahaan yaitu seperti Financial Perspective, Business Perspective, Customer Perspective, dan Learn & Growth Perspective.

98 

Gaspersz, Vincent (2006). Sistem Manajemen Kinerja Terintegerasi Balanced Score Card Dengan Six Sigma Untuk Organisasi Bisnis dan Pemerintah. Jakarta : Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama

Redha. (2009). Analisis SWOT Pengertian SWOT. Universitas Lampung, URL :

http://blog.unila.ac.id/ redha/2009/02/23/analisis-swot-pengertian-swot-pengantar-swot/), diakses 10 april 2011

Rimanto, Dino. (2008) Perumusan Masalah, Dhiyas.org, URL : dhiyas.org/property@dinorimantho/manajemen-strategi/perumusan-strategi/,

diakses online pada tanggal 10 April 2011.

Indra, Yopie. (2010). Unsur Tata Kelola Data / Data Governance Elements, yopieindra.blogspot.com. URL : http://yopieindra.blogspot.com/2010/10/unsur-tata-kelola-data-data-governance.html di akses online pada tanggal 10 April 2011. Parno. (2009). Konsep Dasar SI. Universitas Gunadarma. URL : http://parno.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/SI_01_Konsep_Dasar_SI .pdf Diaskses online pada tanggal 10 April 2010.

Dokumen terkait