• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengajuan Usul Penghapusan

Dalam dokumen penghapusan-bmd (Halaman 60-66)

Usulan penghapusan Barang Milik Daerah (BMD) diajukan secara berjenjang, yaitu panitia penghapusan menyampaikan usul penghapusan kepada Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah selaku Kuasa Pengguna Barang untuk tingkat Unit Pelaksana Teknis Daerah dan/atau Kepala SKPD selaku Pengguna Barang untuk tingkat SKPD. Selanjutnya Kuasa Pengguna Barang akan meneruskan usul penghapusan kepada Pengguna Barang. Pengguna Barang

akan meneruskan usulan penghapusan kepada Sekretaris Daerah selaku Pengelola Barang karena Sekretaris Daerah memiliki wewenang mengatur pelaksanaan penghapusan BMD setelah disetujui oleh Kepala Daerah.

Usulan penghapusan BMD yang disampaikan harus melampirkan hasil penelitian dan penilaian panitia penghapusan yang dituangkan dalam suatu berita acara dan ditandatangani oleh seluruh panitia penghapusan, serta diketahui oleh Kepala Kantor/Satuan Kerja Perangkat Daerah yang dilengkapi dengan Lampiran Daftar BMD yang diusulkan untuk dihapus. Contoh Format Daftar BMD yang diusulkan dihapus dapat dilihat pada Gambar 13. Daftar BMD tersebut memuat data:

a. Nama BMD.

b. Penggolongan dan Kodefikasi BMD. c. Tahun perolehan BMD.

d. Harga Perolehan BMD (merupakan harga perolehan yang tercatat dalam Daftar Barang).

e. Kondisi BMD. f. Merk/type BMD. g. Dokumen kepemilikan

h. Sebab/alasan penghapusan (dapat diisi dalam kolom keterangan)

Dokumen yang mendukung usul penghapusan, yaitu :

1. Kelengkapan berkas untuk penghapusan meubelair

Untuk penghapusan barang meubelair harus dilampirkan dokumen-dokumen berikut ini:

a. Keputusan Pembentukan Tim Peneliti Penghapusan BMD b. Berita Acara oleh Tim Peneliti Penghapusan BMD

c. Daftar Buku Inventaris Barang yang akan dihapus

d. Laporan Semester/Saldo Awal BMD (Daftar Inventaris Barang) e. Foto-foto Barang yang akan dihapus

Gambar 13

DAFTAR USULAN BARANG YANG AKAN DIHAPUS

SKPD : ... KAB/KOTA : ... PROVINSI : ...

No Nama Barang KodeNo.

Barang

Lokasi Merk/

Type KepemilikanDokumen Tahun Beli/Pembelian PerolehanHarga KeadaanBarang (B,KB,RB) Keterangan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 MENGETAHUI: KEPALA SKPD (………...) NIP……….. PENGURUS BARANG (………...) NIP……….. Petunjuk Pengisian Daftar Usulan Barang Yang Akan Dihapus.

Terlebih dahulu diisi Nama SKPD, Kabupaten/Kota, Provinsi yang bersangkutan pada sudut kiri atas.

Daftar Usulan Barang Yang Akan Dihapus terdiri dari 10 kolom yang cara pengisiannya adalah sebagai berikut:

Kolom 1 : Nomor Urut.

Nomor urut pencatatan setiap jenis barang. Kolom 2 : Nama Barang.

Diisi nama barang yang akan dihapus. Kolom 3 : Nomor Kode Barang.

Nomor kode barang diisi sesuai dengan jenis barang/kodefikasi barang.

Kolom 4 : Nomor Kode Lokasi

Diisi nomor kode lokasi masing-masing SKPD. Kolom 5 : Merk/Type.

Diisi merek/type barang yang bersangkutan. Kolom 6 : Dokumen Kepemilikan.

Diisi bukti kepemilikan barang seperti Sertifikat, No. IMB, No. BPKB, No. Polisi dlsb.

Kolom 7 : Tahun pembelian/perolehan. Diisi tahun pembelian/pembelian. Kolom 8 : Harga Perolehan.

Diisi harga perolehaan, kalau tidak diketahui tahun pembelian, diisi dengan membandingkan barang yang sejenis.

Kolom 9 : Keadaan Barang.

Diisi dengan keterangan Baik, Kurang Baik, Rusak Berat. Kolom 10 : Keterangan.

Diisi dengan keterangan yang dipandang perlu.

Setelah diisi seluruhnya maka pada sebelah kanan bawah dibubuhkan tanggal pencatatan dan ditandatangani Pengurus Barang dan diketahui (sebelah kiri bawah) oleh Kepala SKPD.

2. Kelengkapan berkas untuk penghapusan alat angkutan darat bermotor, harus dilampirkan berkas-berkas berikut ini:

a. Keputusan Pembentukan Tim Peneliti Penghapusan BMN b. Berita Acara oleh Tim Peneliti Penghapusan BMN

c. Fotokopi Bukti Pemilikan Kendaraan (BPKB) d. Fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) e. Fotokopi Kartu Inventaris Barang (KIB)

f. Keterangan Penelitian Teknis Kendaraan dari Dinas Perhubungan setempat, yang memuat antara lain kondisi fisik dan perkiraan harga jual minimum alat angkutan darat bermotor apabila dijual.

g. Surat Pernyataan Satuan Kerja Pengguna Barang yang menyatakan Penghapusan tidak mengganggu kelancaran tugas operasional/kedinasan sehari-hari, dan tidak akan mengajukan permohonan kembali pengadaan kendaraan operasional baru selama 3 (tiga) tahun.

h. Laporan Semester/saldo awal BMD (daftar Inventarsi Kendaraan Bermotor)

i. Foto dari depan-samping-belakang

j. Khusus kendaraan dinas yang hilang/terbakar/rusak berat karena kecelakaan lalu-lintas harus disertai surat keterangan dari Kepolisian dengan lampiran Berita Acara Penyidikan di TKP dan Berita Acara Tim Pemeriksa kepada Penanggung Jawab/Pengguna Kendaraan.

3. Kelengkapan berkas untuk penghapusan alat angkutan apung bermotor, dengan melampirkan berkas-berkas sebagai berikut:

a. Fotokopi Kartu Identitas Barang (KIB)

b. Keterangan Penelitian Teknis Kendaraan dari administrator Pelabuhan setempat, yang memuat antara lain kondisi fisik dan perkiraan harga jual minimum alat angkutan darat bermotor apabila dijual.

c. Surat Keterangan dari Kepala Kantor/Satuan Kerja bahwa penghapusan alat angkutan apung bermotor tersebut tidak mengganggu aktivitas pelaksanaan tugas dan fungsi.

d. Foto alat angkut apung bermotor yang akan dihapus

4. Kelengkapan berkas untuk penghapusan Bangunan Gedung, sesuai dengan alasan sebagai berikut:

1) Dihapus karena akan direkonstruksi

a. Keputusan pembentukan tim peneliti penghapusan b. Berita acara oleh tim peneliti penghapusan

c. Fotokopi Kartu Inventaris Barang (KIB)

d. Keterangan penelitian teknis dari Dinas Pekerjaan Umum setempat, yang memuat antara lain kondisi fisik dan perkiraan harga jual minimum bangunan apabila dijual.

f. Foto-foto bangunan yang akan dihapus, disertai penjelasan penggunaan bangunan

2) Dihapus karena terkena planologi kota. a. Fotokopi Kartu Inventaris Barang (KIB).

b. Keterangan penelitian teknis dari Dinas Pekerjaan Umum setempat, yang memuat antara lain kondisi fisik dan perkiraan harga jual minimum bangunan apabila dijual.

c. Fotokopi Peraturan Daerah tentang tata ruang wilayah dan penataan kota.

d. Foto bangunan yang akan dihapus.

5. Kelengkapan berkas penghapusan BMD yang hilang karena dicuri sebelum diusulkan untuk dihapuskan, terlebih dahulu harus melalui Tuntutan Ganti Rugi (TGR). Berkas-berkas yang perlu dilampirkan dalam usulan penghapusan adalah sebagai berikut:

a. Fotokopi Kartu Inventaris Barang (KIB) untuk BMD yang memiliki KIB.

b. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian setempat. c. Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak (SKTM).

d. Berita Acara Hasil Tanya Jawab Kronologis Kehilangan BMD dimaksud.

e. Fotokopi Surat Setoran Bea (SSB) atas cicilan pertama atau sekaligus dari jumlah kerugian yang dibayarkan oleh pemegang tanggung jawab BMD.

6. Kelengkapan berkas penghapusan BMD yang musnah karena terbakar. a. Fotokopi Kartu Inventaris Barang (KIB) untuk BMD yang memiliki

KIB.

b. Surat Keterangan dari Kepolisian setempat.

c. Keterangan Penelitian Teknis dari Dinas Pekerjaan Umum setempat, yang memuat antara lain kondisi fisik (khusus untuk bangunan gedung) dan perkiraan harga jual minimum bangunan gedung apabila dijual (apabila masih dapat dijual).

7. Kelengkapan berkas penghapusan BMD yang terkena bencana alam/force majeure.

a. Fotokopi Kartu Inventaris Barang (KIB) untuk BMD yang memiliki KIB.

b. Keterangan dari Pejabat yang berwenang mengenai tejadinya bencana alam.

c. Keterangan Penelitian Teknis dari :

- Dinas Pekerjaan Umum setempat mengenai kondisi bangunan yang memuat antara lain kondisi fisik dan perkiraan harga jual minimum bangunan gedung (apabila masih dapat dijual).

- Kantor Pertanahan Kota/Kabupaten setempat mengenai kondisi tanah.

Dalam dokumen penghapusan-bmd (Halaman 60-66)

Dokumen terkait