BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.2.1 Pengaruh E-commerce, Harga Produk dan Desain Produk
Hipotesis pertama menyatakan bahwa variabel e-commerce, harga produk dan desain produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di Tauko Medan, dengan perolehan nilai tingkat signifikan 0,000 < α = 0,05. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa hipotesis pertama diterima yang berarti variabel e-commerce, harga produk dan desain produk dalam penelitian ini memiliki pengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap keputusan pembelian di Tauko Medan.
Hasil perhitungan nilai R-Square menunjukkan sebesar 0,909 yang artinya mendekati angka 1. Hal tersebut menunjukkan bahwa e-commerce, harga produk dan desain produk secara bersama-sama memberikan pengaruh terhadap keputusan pembelian dengan besar pengaruh sebesar 90,9%. Sedangkan sisanya 9,1% pengaruh terhadap variabel lain yang tidak diteliti.
Berdasarkan analisis data juga diketahui diantara ketiga variabel bebas, variabel mana yang dominan mempengaruhi keputusan pembelian. Data hasil penelitian menunjukkan nilai beta pada standardized coefficient untuk variabel e-commerce sebesar 0,352, sedangkan nilai beta pada standardized coefficient untuk variabel harga produk sebesar 0,274 dan nilai beta pada standardized coefficient untuk variabel desain produk sebesar 0,345. Hal ini membuktikan bahwa e-commerce memiliki pengaruh lebih besar terhadap keputusan pembelian dibanding dengan harga produk dan desain produk.
Hasil dari kuesioner yang telah disebar oleh peneliti menunjukkan bahwa dari ketiga variabel dependen yaitu variabel e-commerce, variabel harga produk dan variabel desin produk, dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel e-commerce dan harga produk menempati skor tertinggi untuk kategori jawaban responden setuju dan sangat setuju. Sedangkan skor tertinggi untuk kategori jawaban responden kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju ditempati oleh variabel e-commerce dan desain produk.
Penelitian yang dilakukan oleh Kidane dan Sharma pada tahun 2016 dengan judul Factors Affecting Consumer’s Purcahsing Decision Through E-commerce yang telah disebutkan pada BAB II sebelumnya, dimana penelitian tersebut menyatakan bahwa dari delapan faktor e-commerce yang mempengaruhi keputusan pembelian, hanya empat yang dominan yaitu kebijakan pengembalian, kepercayaan, garansi uang kembali dan pembayaran tunai. Dari keempat faktor tersebut dapat dinyatakan bahwa faktor yang sama pada penelitian ini adalah
faktor kepercayaan, yang mana kepercayaan merupakan bagian terpenting pada transaksi jual beli secara online.
Penelitian lain juga dilakukan oleh Bakti pada tahun 2014 dengan judul Pengaruh Citra Merek, Desain Produk dan Harga terhadap Proses Kebutuhan Pembelian di Badger Clothing pada BAB II sebelumnya, dimana penelitian tersebut menyatakan bahwa secara simultan variabel desain produk dan harga produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal tersebut sama dengan hasil dari penelitian ini yang menyatakan bahwa e-commerce, harga produk dan desain produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.
E-commerce memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk melakukan transaksi pembelian serta pembayaran secara online melalui media sosial. Harga produk yang ditawarkan juga relatif murah melalui media sosial dibandingkan dengan berbelanja langsung datang ke toko. Namun kekurangan dari berbelanja secara online ini adalah masyarakat tidak dapat secara langsung melihat bentuk dan desain produk yang diinginkan.
4.2.2 Pengaruh E-commerce terhadap Keputusan Pembelian
Hipotesis kedua menyatakan bahwa secara parsial (uji-t) diketahui e-commerce berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di Tauko Medan. Hasil dari uji-t dapat dilihat bahwa nilai signifikan < α dengan nilai 0,009 < 0,05. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa hipotesis kedua diterima
yang berarti variabel e-commerce dalam penelitian ini memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di Tauko Medan.
Penelitian yang sama dilakukan oleh Militina pada tahun 2014 yang berjudul Pengaruh Electronic Commerce terhadap Keputusan Konsumen Membeli Produk Pakaian di Bunda Cinta Shop Sangatta yang telah disebutkan pada BAB II sebelumnya, dimana penelitian tersebut menyatakan bahwa e-commerce memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal tersebut membuktikan bahwa pemasaran melalui e-commerce sangat efektif untuk meningkatkan jumlah penjualan pada suatu perusahaan.
Hal ini didukung pula dengan hasil wawancara peneliti kepada pelanggan Tauko Medan yang menjadi responden pada penelitian ini. Dari hasil wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa penggunaan e-commerce sangat mempengaruhi keputusan pembelian mereka. Sebagian besar pelanggan merasa bahwa Tauko Medan telah memberikan kemudahan bagi mereka dalam melakukan transaksi jual beli melalui media sosial sehingga dapat menghemat waktu mereka tanpa harus datang langsung ke toko.
Hal yang sama juga dapat dilihat pada hasil kuesioner yang telah disebar, skor tertinggi dari kategori jawaban setuju dan sangat setuju ditempati oleh indikator efisien, yang mana hasil pernyataan menyatakan bahwa Tauko Medan memudahkan dalam bertransaksi melalui media sosial sehingga dapat menghemat waktu pelanggan. Hal ini sama dengan hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti yang mana para responden menyatakan lebih memilih untuk berbelanja
melalui media sosial Tauko Medan daripada harus datang langsung ke toko dengan alasan lebih menghemat waktu mereka dan pihak Tauko Medan memudahkan pelanggan untuk melakukan transaksi secara online melalui media sosial.
Hasil kuesioner yang telah disebar oleh peneliti menyatakan bahwa indikator keamanan menempati skor tertinggi dari kategori jawaban kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa masih banyak pelanggan yang kurang setuju pada beberapa hal terkait dengan e-commerce di Tauko Medan. Responden berpendapat bahwa Tauko Medan masih sangat kurang dalam memberikan keamanan dalam bertransaksi bagi pelanggan.
Hal tersebut sama seperti hasil dari wawancara yang dilakukan oleh peneliti bahwa masih ada pelanggan yang takut dan tidak merasa aman dalam melakukan transaksi belanja online di Tauko Medan. Hal ini dikarenakan maraknya kejadian penipuan melalui transaksi jual beli secara online di tengah-tengah masyarakat saat ini. Selain itu, pelanggan juga merasa kurang puas jika tidak melihat langsung produk yang diinginkan. Beberapa pelanggan meyatakan tidak yakin dengan informasi yang diberikan Tauko Medan melalui account media sosial.
E-commerce menawarkan kemudahan dalam pemasaran pada dunia bisnis yang akan memudahkan para pelaku bisnis untuk meningkatkan penjualan produknya. Sebagian besar perusahaan saat ini menggunakan e-commerce lebih dari sekedar membeli dan menjual produk secara online. E-commerce meliputi seluruh proses dari pengembangan, pemasaran, penjualan, pengiriman, pelayanan,
dan pembayaran para pelanggan, dengan dukungan dari jaringan para mitra bisnis di seluruh dunia.