• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Exchange Rate terhadap Keputusan Perusahaan untuk Melakukan Transfer Pricing Melakukan Transfer Pricing

Dalam dokumen SKRIPSI OLEH GITA SEPTIPERTIWI (Halaman 99-105)

TINJAUAN PUSTAKA

4. Matriks Klasifikasi

4.5 Pembahasan Hasil Penelitian

4.5.4 Pengaruh Exchange Rate terhadap Keputusan Perusahaan untuk Melakukan Transfer Pricing Melakukan Transfer Pricing

Hasil pengujian variabel exchange rate pada Tabel 4.10 dapat diketahui bahwa koefisien regresi negati sebesar -1,720 dan nilai signifikansi sebesar 0,306 (lebih besar dari 0,1). Hal ini menunjukkan bahwa exchange rate tidak berpengaruh terhadap keputusan perusahaan manufaktur yang menjadi sampel dalam penelitian ini untuk melakukan transfer pricing. Hasil ini tidak sesuai dengan hipotesis keempat yang diajukan, di mana rata-rata nilai exchange rate sebesar -6,5% yang menunjukkan bahwa banyak dari perusahaan mengalami kerugian atas selisih kurs. Artinya adanya perubahan nilai tukar tidak mempengaruhi perusahaan untuk melakukan transfer pricing. Dengan adanya kerugian tersebut, perusahaan memandang bahwa adanya perubahan exchange rate tidak memberikan keuntungan bagi perusahaan salah satunya dikarenakan oleh melemahnya mata uang domestik (Pratiwi, 2018)

Penelitian ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Marfuah (2014) dengan hasil penelitian bahwa exchange rate tidak berpengaruh terhadap keputusan transfer pricing. Penelitian Marfuah (2014) memiliki kesimpulan bahwa besar-kecilnya exchange rate tidak mempengaruhi pertimbangan perusahaan untuk memilih melakukan transfer pricing atau tidak.

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Pajak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan perusahaan untuk melakukan transfer pricing.

2. Debt covenant berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan perusahaan untuk melakukan transfer pricing.

3. Good corporate governance (GCG) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan perusahaan untuk melakukan transfer pricing.

4. Exchange rate berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan perusahaan untuk melakukan transfer pricing.

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada pihak-pihak yang membutuhkan informasi mengenai transfer pricing. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tambahan mengenai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keputusan perusahaan untuk melakukan transfer pricing, maka peneliti mengajukan beberapa saran sebagai berikut:

1. Penelitian ini diharapkan dapat menyumbangkan kontribusi bagi pemerintah agar lebih mengetatkan dan memperjelas isi dari peraturan mengenai transfer

87

pricing, terutama peraturan mengenai penerapan prinsip-prinsip kewajaran dalam transaksi hubungan istimewa sehingga perusahaan benar-benar menerapkan kegiatan transfer pricing berdasarkan harga wajar, serta memberikan sosialisasi atau arahan kepada wajib pajak mengenai transfer pricing. Hal ini dimaksudkan agar perusahaan tidak menyalahgunakan transaksi transfer pricing, sehingga pendapatan pajak yang diterima oleh negara akan lebih tinggi lagi.

2. Penelitian ini diharapkan dapat menyumbangkan kontribusi bagi pengguna informasi keuangan agar lebih dapat berhati-hati dan lebih cermat dalam menganalisis terjadinya kecurangan yang dilakukan oleh direksi guna kepentingan pribadinya.

3. Bagi peneliti selanjutnya yang tertarik untuk melakukan penelitian mengenai transfer pricing dapat menambahkan variable penelitian lain yang dapat mempengaruhi adanya transaksi transfer pricing serta untuk meningkatkan R-Square penelitian. Beberapa variable yang dapat ditambahkan seperti mekanisme bonus dan tunnelling incentive. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini hanya terfokus pada perusahaan manufaktur secara umum tanpa mengelompokannya secara khusus antar sektor industri. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan membandingkan antar sektor industri yang ada dalam perusahaan manufaktur, agar dapat diperoleh hasil yang lebih rinci dan berbeda disetiap sektornya.

Agnes. (2017). Peranan Good Corporate Governance untuk Menekan Manipulasi Laba: Studi mengenai Transaksi Pihak Berelasi. Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol.6 No. 2 .

Andraeni, S. S. (2017). Pengaruh Exchange Rate, Tunneling Incentive dan Mekanisme Bonus terhadap Keputusan Perusahaan Melakukan Transfer Pricing. [Skripsi]. Jakarta (ID): Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Detik, F. (2019, Maret 2). Berita Ekonomi Bisnis. Retrieved from https://www.finance.detik.com.

Fadhilah, M. A. (2018). Pengaruh Pajak dan Intengible Assets terhadap Motivasi Perusahaan Melakukan Transfer Pricing (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar pada Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2016). [Skripsi]. Yogyakarta (ID): Universitas Islam Indonesia.

Financials, I. (2019). Retrieved from https://www.idnfinancials.com.

Ghazali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 23.

Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponogoro .

Harimurti, F. (2007). Aspek Perpajakan dalam Praktik Transfer Pricing. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 7, No.1, 53-61.

IDX. (2019). Retrieved from http:///www.idx.co.id.

Kamilah, A. (2016). Transfer Pricing Perusahaan Multinasionaldi Sektor Pajak.

Bandung.

Kemenkeu. (2019, Maret 2). Kajian Transfer Pricing Risikonya terhadap Penerimaan. Retrieved from http://www.kemenkeu.go.id.

Kompas, M. (2019, Maret 2). Transaksi Transfer Pricing. Retrieved from https://www.money.kompas.com.

Mardiasmo. (2011). Perpajakan Edisi Revisi. Yogyakarta: C.V Andi Offset.

Marfuah, & Azizah, A. P. (2014, Desember). Pengaruh Pajak, Tunneling Incentive dan Exchange Rate Pada Keputusan Transfer Pricing Perusahaan. JAAI VOLUME 18 NO. 2, 156-165.

Ni'maturosyiddah, A. (2017). Pengaruh Pajak, Tunneling Incentive, Debt Covenant, dan Exchange Rate Terhadap Keputusan Perusahaan untuk Melakukan Transfer Pricing (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur

93

yang Terdaftar di Bursa Efek Indnesia Tahun 2012-2016). [Skripsi].

Malang (ID): Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Noviastika, D., Mayowan, Y., & Karjo, S. (2016). Pengaruh Pajak, Tunneling Incentive dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap Indikasi Melakukan Transfer Pricing pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Studi pada Bursa Efek Indonesia yang Berkaitan dengan Perusahaan Asing). Jurnal Perpajakan (JEJAK) Vol. 8 No. 1.

Nugraha, A. K. (2016). Analisis Pengaruh Beban Pajak,Tunelling Incentive dan Mekanisme Bonus terhadap Transfer Pricing Perusahaan Manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia. [Skripsi]. Semarang (ID):

Universitas Negeri Semarang.

Nurjanah, I., Isnawati, & Sondakh, A. G. (2015). Faktor Determinan Keputusan Perusahaan Melakukan Transfer Pricing. Full Paper.

Okezone, E. (2019, Maret 2). Transfer Pricing Rugikan Indonesia Besarkan Singapura . Retrieved from https://www.economy.okezone.com.

Pramana, A. H. (2014). Pengaruh Pajak,Bonus Plan,Tunneing Incentive dan Debt Covenant terhadap Keputusan Perusahaan untuk Melakukan Transfer Pricing (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2013). [Skripsi]. Semarang (ID):

Universitas Diponogoro.

Pratiwi, B. (2018). Pengaruh pajak. Exchange Rate, Tunneling Incentive dan Leverage terhadap Transfer Pricing (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sektor Aneka Industri yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2016 . Jurnal Ekobis Dewantara Vol.1, No.2.

Rosa, R., Andini, R., & Raharjo, K. (2017). Pengaruh Pajak, Tunneling Insentive , Mekanisme Bonus, Debt Covenant dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap Transaksi Transfer Pricing (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2015.

Sahamok. (2019). Retrieved from https://www.sahamok.com.

Sangadji, Etta, M., & Sopiah. (2010). Metode Penelitian-Pendekatan Praktis dalam Penelitian. Yogyakarta: ANDI.

Sari, E. P., & Mubarok, A. (2017). Pengaruh Profitabilitas, Pajak dan Debt Covenant terhadap Transfer Pricing (Studi Empiris Perusahaan Manufaktur Terdaftar di BEI Tahun 2012-2016).

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Tradingeconomics. (2019). Retrieved from https://www.tradingeconomics.com.

Uyanto, S. S. (2009). Pedomana Analisis Data dengan SPSS. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Viviany, S. (2018). Pengaruh Pajak, Tunneling Incentive, Mekanisme Bonus dan Exchange Rate terhadap Transfer Pricing(Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2016).

JOM FEB Volume 1 Edisi 1.

Yuniasih, N. W., Rasmini, N. K., & Wirakusuma, M. G. (2012). Pengaruh Pajak dan Tunneling Incentive pada Keputusan Transfer Pricing Perusahaan Manufaktur yang Listing di Bursa Efek Indonesia.

95

DAFTAR LAMPIRAN

Dalam dokumen SKRIPSI OLEH GITA SEPTIPERTIWI (Halaman 99-105)

Dokumen terkait