• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik Konsumen Soyjoy

T- Value Keterangan

3. Pengaruh Harga terhadap Minat Beli konsumen Soyjoy

Berdasarkan hasil analisis, besarnya pengaruh langsung peubah Harga terhadap Minat Beli konsumen Soyjoy adalah sebesar -0,323 dengan t- value peubah Harga terhadap Minat Beli konsumen Soyjoy adalah sebesar 2,165. Karena nilai t-value ≥ ±1.96 maka Hipotesis 0 ditolak, sehingga dapat dijelaskan bahwa terdapat pengaruh dari peubah Harga terhadap Minat Beli konsumen Soyjoy. Koefisien bernilai negatif sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh Harga terhadap Minat Beli konsumen Soyjoy adalah negatif. Artinya semakin tinggi Harga maka Minat Beli konsumen Soyjoy akan menurun, begitu pula sebaliknya, semakin rendah harga maka Minat Beli konsumen Soyjoy akan meningkat.

<

Hipotesis 0 tidak ditolak, sehingga dapat dijelaskan bahwa tidak terdapat pengaruh langsung dari peubah Kemasan terhadap Minat Beli konsumen dalam membeli produk Soyjoy.

5. Pengaruh Minat Beli terhadap Keputusan Pembelian Soyjoy

Berdasarkan hasil analisis, besarnya pengaruh langsung peubah Minat Beli terhadap Keputusan Pembelian Soyjoy adalah sebesar 0.548 dengan nilai t-value sebesar 7,364. Karena nilai t-value ≥ ±1.96 maka Hipotesis 0 ditolak, sehingga dapat dijelaskan bahwa terdapat pengaruh langsung dari peubah Minat Beli terhadap Keputusan Pembelian Soyjoy.

Koefisien bernilai positif sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh Minat Beli terhadap Keputusan Pembelian Soyjoy adalah positif. Artinya semakin tinggi Minat Beli maka Keputusan Pembelian akan meningkat. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah minat beli, maka keputusan pembelian Soyjoy akan menurun.

Implikasi Manajerial

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa atribut kualitas produk adalah faktor yang paling memengaruhi konsumen dalam memilih produk yang ditawarkan. Oleh karena itu, beberapa langkah perencanaan yang dapat diambil perusahaan dalam meningkatkan kualitas produknya adalah sebagai berikut. Produk

Menurut West, et al. dalam Margaretha dan Edwin (2012) ada 9 faktor yang mempengaruhi food quality. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, beberapa faktor yang dirasa perlu diperbaiki oleh Soyjoy adalah sebagai berikut:

1. Warna

Warna dari bahan-bahan makanan harus dikombinasikan sedemikian rupa supaya tidak terlihat pucat atau warnanya tidak serasi. Kombinasi warna sangat membantu dalam selera makan konsumen.

Produk Soyjoy yang terbuat dari bahan kedelai alami dan buah-buahan yang dikeringkan membuat penampilan produk Soyjoy kurang menarik dan cenderung pucat jika dibandingkan dengan produk pesaing lainnya seperti Fitbar atau Oatbits, sehingga disarankan produsen Soyjoy memperbaiki sedikit tampilan warna produknya, semula berwarna coklat muda, agar menjadi lebih menarik selera konsumen.

2. Porsi

Dalam setiap penyajian makanan sudah ditentukan porsi standarnya yang disebut standard portion size.

Rekomendasi konsumen melalui kolom dalam kuesioner adalah penambahan bobot Soyjoy dalam setiap kemasannya, karena porsi sekarang 30gr dirasa terlalu kecil dibandingkan dengan harga yang harus dibayar konsumen.

3. Rasa

Titik perasa dari lidah adalah kemampuan mendeteksi dasar yaitu manis, asam, asin, pahit. Dalam makanan tertentu empat rasa ini digabungkan sehingga menjadi satu rasa yang unik dan menarik untuk dinikmati.

Berdasarkan hasil penelitian, perbaikan kualitas produk Soyjoy yang sebaiknya diutamakan oleh perusahaan adalah melakukan evaluasi varian rasa yang digemari konsumen dan melakukan penambahan variasi rasa. Penambahan variasi rasa ini merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan agar dapat menarik minat konsumen yang tidak menyukai varian rasa yang ditawarkan saat ini. Selain itu, sesuai dengan rekomendasi konsumen di kolom yang disediakan dalam kuesioner, varian rasa yang ditawarkan masih perlu ditambah karena masih ada varian rasa yang kurang cocok dengan penerimaan rasa lokal. Dengan adanya penambahan varian rasa ini, diharapkan dapat dijadikan alternatif pilihan rasa oleh konsumen Soyjoy. Harga

Salah satu strategi yang penting dalam strategi pemasaran adalah harga. Harga jual Soyjoy dianggap sangat penting oleh konsumen namun kinerjanya masih kurang memuaskan. Apabila perusahaan hendak meningkatkan harganya pada beberapa periode ke depan, maka perusahaan harus memperhatikan persepsi konsumen terhadap harga Soyjoy, sebab peningkatan harga akan menimbulkan resiko baru yaitu munculnya biaya yang disebabkan karena kehilangan konsumen (karena sifat barang elastis).

Sejalan dengan rencana perusahaan yang akan mengimpor varian rasa dari Soyjoy, maka alternatif strategi penetapan harga yang dapat dilakukan oleh Soyjoy adalah dengan melakukan penetration pricing yaitu keadaan dimana perusahaan berusaha memperkenalkan suatu produk baru dengan harga rendah dengan harapan akan dapat memperoleh volume penjualan yang besar dalam waktu relatif singkat.

Promosi

Promosi sangat penting untuk memperkenalkan dan mengkomunikasikan produk kepada masyarakat luas. Oleh sebab itu seiring dengan berkembangnya industri makanan ringan di pasaran, maka promosi produk Soyjoy perlu ditingkatkan lagi oleh pihak perusahaan agar tidak terkalahkan oleh produk makanan ringan lainnya. Kegiatan kesehatan dan komunitas yang dibangun Soyjoy dirasa sudah efektif dalam kegiatan mempromosikan produk. Namun perusahaan perlu juga melakukan strategi untuk meningkatkan jumlah konsumen sekaligus meningkatkan konsumsi pelanggan yang telah loyal terhadap Soyjoy dari segi produk dan merespon pembelian ulang produk. Alternatif strategi pemasaran yang dapat dilakukan perusahaan untuk mendukung iklan dan promosi yang sudah ada, yaitu dengan menjadi sponsor kegiatan-kegiatan tertentu yang ada di masyarakat. Disamping itu, berdasarkan saran responden, perusahaan perlu mempertimbangkan untuk memberikan diskon atau potongan harga untuk tingkat pembelian tertentu produk ini dan sewaktu-waktu dapat memberikan gratis untuk konsumen tertentu.

Tempat

distribusi menurut cara penyampaiannya, yakni: 1. Saluran distribusi langsung

Menggunakan saluran distribusi langsung yaitu melalui website

www.toko-otsuka.com. Hal ini dimaksudkan agar perusahaan dapat

berhubungan langsung dengan konsumen, sehingga secara tidak langsung perusahaan dapat mengetahui selera dari konsumen.

2. Saluran distribusi tidak langsung

Perusahaan menggunakan saluran distribusi tidak langsung agar mencapai pengecer kecil dan produsen juga menggunakan agen dalam memasarkan produk. Namun dalam pelaksanaannya PT AIO kebanyakan menyalurkan produk Soyjoy melalui ritel modern (hypermart, supermarket, minimarket, swalayan, dsb). Berdasarkan rekomendasi dari konsumen, alternatif strategi yang dapat dilakukan terkait dengan hal ini adalah perusahaan mulai mendistribusikan produk Soyjoy dan menjalin hubungan yang baik dengan para pedagang pengecer kecil, sehingga produk dapat dengan mudah ditemukan di sekitar lingkungan konsumennya.

Dokumen terkait