• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Terpaan Promosi E-Commerce Shopee Dan Self Concept

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.5 Diskusi Penelitian

4.5.3 Pengaruh Terpaan Promosi E-Commerce Shopee Dan Self Concept

Terpaan promosi e-commerce Shopee dan self concept secara simultan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif. Dilihat dari hasil uji F

dengan nilai signifikansi variabel terpaan promosi (X1) dan self concept (X2) terhadap variabel perilaku konsumtif (Y) sebesar 0.000 < 0.05 dan nilai f hitung 34.672 > f tabel 3.12. Maka dinyatakan bahwa variabel independen (X) berpengaruh positif secara simultan terhadap variabel dependen (Y).

Kedua variabel tersebut dianalisis oleh Teori dari Albert Bandura yaitu Pembelajaran Sosial yang terdiri dari attention (perhatian), retention (pengingat), production (pembentukan perilaku), motivation (motivasi) untuk melihat bagaimana proses konsumsi seseorang yang dipengaruhi oleh aspek personal atau kognitif, lingkungan, hingga menjadi sebuah perilaku.

Perilaku yang dianalisis adalah perilaku konsumtif yang mempunyai 4 dimensi yaitu pemenuhan keinginan, barang tidak produktif, barang diluar jangkauan, dan status (Erich Fromm, 1987).

Tahapan yang harus dilalui menurut Teori Pembelajaran Sosial yaitu attention (perhatian), retention (pengingat), production (pembentukan perilaku), motivation (motivasi).

Tahap attention dijelaskan bahwa seseorang memiliki keinginan untuk menggunakan suatu produk, maka orang tersebut akan mencari informasi dan menaruh perhatian lebih terhadap produk yang diinginkan (Kotler, 2009). Dalam penelitian ini dimaksudkan keinginan menggunakan produk dilakukan dengan mencari informasi di Shopee serta dorongan dari self concept untuk menggunakan produk tersebut agar mencapai diri ideal. Sehingga muncul konsumsi terhadap produk baru yang sebelumnya tidak digunakan. Keduanya saling memengaruhi dari dua faktor yang berbeda.

Terpaan promosi dijadikan sebagai strategi Shopee sebagai salah satu e-commerce yang memiliki banyak pesaing, membutuhkan daya tarik lebih agar tetap mendapat kepercayaan dan kesetian dari konsumen, oleh sebab itu Shopee memberikan banyak promosi. Ketika seseorang membuka aplikasi Shopee, mereka akan mendapat paparan dari berbagai jenis promosi di

halaman utama. Hal ini menyebabkan seseorang akan langsung tertuju pada promosi yang nantinya menjadi dasar pertimbangan keputusan untuk membeli produk. Promosi membuat konsumen tertarik untuk membeli banyak produk karena memberikan keuntungan bagi konsumen melalui potongan harga maupun penawaran menarik (Kotler dan Keller, 2009). Hal ini sesuai dengan dimensi perilaku konsumtif dimana pembelian produk bukan lagi berdasarkan kebutuhan tetapi hanya karena tergiur harga murah.

Tahapan selanjutnya adalah retention seseorang akan mengingat kembali produk apa saja yang ingin dibeli, kemudian timbul rasa ingin tahu yang lebih dari biasanya terhadap suatu produk (Kotler, 2009). Dari jawaban responden 35,4% setuju dengan pernyataan “Saya intens mencari produk kecantikan yang sedang promo”. Pada akhirnya konsumen sampai ditahap production atau pembelian, jika dilakukan ketika ada promosi konsumen cenderung membeli secara berlebih dan dorongan dari faktor internal yaitu self concept membantu proses pembelian menjadi lebih cepat tanpa adanya pertimbangan karena diri sendiri menginginkan hal tersebut.

Tanggapan responden pada penelitian ini sebesar 48,1% sangat setuju dengan pernyataan “Saya suka berbelanja produk kecantikan”. Bila dikaitkan dengan terpaan promosi (X1) pada dimensi pengetahuan dari self concept sebanyak 45,6% responden setuju dengan pernyataan “Adanya promosi memengaruhi keputusan dalam membeli produk kecantikan”.

Tahapan di atas terjadi karena adanya motivation, dari hasil tanggapan responden motivation seseorang dalam menggunakan produk kecantikan agar lebih menarik perhatian orang lain, mempertahankan kondisi kulit yang baik, menjaga penampilan agar sesuai dengan gaya hidup.

Hal ini merupakan pengaruh dari self concept seseorang untuk mencapai diri ideal. Dengan begitu seseorang akan membeli apa saja yang dirasa dapat memenuhi keinginan dari self

concept, dari sini tercipta perilaku konsumtif akibat membeli barang yang berlebihan dan tidak sesuai kebutuhan.

Menurut dimensi perilaku konsumtif, seseorang membeli banyak produk untuk memenuhi keinginan, diluar kebutuhan, tidak produktif, dan memperlihatkan status.

Dibuktikan oleh tanggapan dari responden sebesar 27,8% setuju atas pernyataan “Saya sering membeli produk kecantikan hingga akhirnya tidak terpakai” dan jawaban setuju sebesar 41,8%

atas pernyataan “Saya membeli produk kecantikan karena banyak digunakan oleh orang lain”.

Perilaku tersebut termasuk ke dalam perilaku konsumtif karena banyak orang membeli produk kecantikan yang akhirnya tidak terpakai dan membeli produk hanya karena digunakan oleh orang lain yang belum tentu bermanfaat untuk diri sendiri.

Dalam dua faktor yang berbeda yaitu faktor eksternal terpaan promosi e-commerce Shopee dan faktor internal self concept, keduanya berpengaruh secara simultan terhadap perilaku konsumtif. Hasil ditunjang oleh Teori Pembelajaran Sosial yang terdiri dari aspek personal (internal) dan lingkungan (eksternal) secara berkesinambungan membentuk sebuah perilaku.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan

Akhir dari penelitian yang telah dilaksanakan dengan judul “Pengaruh Terpaan Promosi E-Commerce Shopee Dan Self Concept Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Produk Kecantikan”, terdapat beberapa kesimpulan berikut:

1. Variabel terpaan promosi e-commerce Shopee (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel perilaku konsumtif (Y) dari uji t yang telah dilakukan pada variabel terpaan promosi dan perilaku konsumtif. Hasil uji menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.039 < 0.05 dan nilai t hitung yaitu 2.105 > 1.99167, dari hasil tersebut disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara terpaan promosi (X1) terhadap perilaku konsumtif (Y).

2. Variabel self concept (X2) memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel perilaku konsumtif (Y) berdasarkan uji t yang dilakukan pada variabel self concept terhadap perilaku konsumtif. Hasil uji menunjukkan nilai signifikansi 0.000 <

0.05 dan nilai t hitung adalah 5.028 > 1.99167, sehingga dinyatakan bahwa self concept (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku konsumtif (Y).

3. Variabel terpaan promosi e-commerce Shopee (X1) dan self concept (X2) secara simultan memiliki nilai positif dan berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif (Y). Dibuktikan oleh hasil uji F dengan nilai signifikansi 0.000 yang artinya lebih kecil dari 0.05 dan nilai f hitung 34.672 lebih besar dari f tabel 3.12. Disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan dari terpaan promosi e-commerce Shopee dan self concept secara simultan terhadap perilaku konsumtif.

Penulisan penelitian kali ini masih terdapat beberapa keterbatasan dan jauh dari kata sempurna, seperti yang dijelaskan berikut:

1. Faktor internal dan eksternal yang memengaruhi perilaku konsumtif cukup banyak, tetapi penelitian ini hanya membahas faktor internal berupa self concept dan faktor eksternal berupa terpaan promosi.

2. Penelitian ini dilakukan dalam lingkup kecil yaitu mahasiswi komunikasi universitas pertamina.

3. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebarluaskan secara online, sehingga hasil yang didapat kurang maksimal karena terkadang beberapa responden kurang memahami pernyataan/pertanyaan yang dimaksud dan peneliti tidak dapat mendampingi responden langsung ketika pengisian kuesioner.

5.3 Saran

Seperti yang sudah disimpulkan karena masih adanya keterbatasan penelitian, peneliti bermaksud untuk memberikan saran yang sekiranya dapat membantu penelitian selanjutnya, sebagai berikut:

5.3.1 Saran Akademis

1. Kedepannya jika ada yang melakukan penelitian serupa disarankan agar mengembangkan variabel yang belum dibahas pada penelitian ini.

2. Untuk peneliti selanjutnya, penulis menyarankan agar memanfaatkan populasi dan sampel dengan cakupan yang lebih luas dan banyak agar lebih menyeluruh.

3. Bagi peneliti selanjutnya, bisa mendampingi langsung responden dalam pengisian kuesioner agar informasi yang diberikan lebih jelas.

5.3.2 Saran Praktis

Bagi mahasiswi sebaiknya memprioritaskan hal-hal yang lebih berguna dan bermanfaat dibandingkan harus menghabiskan uang jajan untuk membeli sesuatu yang tidak terlalu diperlukan yang kemudian menimbulkan perilaku konsumtif. Pernyataan tersebut dibuktikan dari hasil penelitian ini dimana terpaan promosi e-commerce Shopee dan dorongan self concept dari dalam diri berpengaruh terhadap perilaku konsumtif seseorang.

DAFTAR PUSTAKA

Buku

A. Shimp, Terence. (2000). Periklanan Promosi: Aspek Tambahan komunikasi Pemasaran Terpadu, edisi ke-5. Jakarta: Erlangga.

Bandura, A., & McClelland, D. C. (1977). Social learning theory (Vol. 1). Prentice Hall:

Englewood cliffs.

Bandura, A. (1986). Social Foundatioan of Thouhgt and Action: a Social Cognitive Theory.

New Jersey: Prentice_Hall, Inc.

Calhoun, J. F. & Acocella, J. R. (1995). Psychology of Adjusment and Human Relationship.

New York: Mc. Graw Hill.

Hurlock, Elizabeth B. (1980). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Edisi Kelima). Jakarta: Erlangga.

Hybels, S. and Weaver, R. L. II. (2007). Communicating Effectively (8th ed). Boston: McGraw Hill.

Kotler, P. (2009). Manajemen Pemasaran. Edisi 13. Jakarta: Erlangga.

Kotler, P. dan Amstrong, G. (2012). Prinsip – Prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga.

Mothersbaugh and Hawkins. (2010). Consumer Behavior: Building Marketing Strategy (11th ed). New York: McGraw Hill.

Nugroho, S. (2008). Statistika Multivariat Terapan. Bengkulu: UNIB Press.

Rogers, Carl. 1959. "A theory of therapy, personality and interpersonal relationships as developed in the client-centered framework.". in (Ed.) S. Koch. Psychology: A study of a science. Vol. 3: Formulations of the person and the social context. New York: McGraw Hill.

Russel, B. H. (2000). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches.

Schiffman dan Kanuk. (2008). Perilaku Konsumen. Edisi 7. Jakarta: Indeks.

Solomon, R. Michael. (2017). Consumer Behavior: Buying, Having, and Being (12th ed).

United States: Pearson.

Syahrum dan Salim. (2012). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Bandung: Citapustaka Media.

Umar, H. (2000). Riset Pemasaran & Perilaku Konsm. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Willis, S. (2010). Konseling Individual, Teori dan Praktek. Bandung: Alfabeta.

Jurnal dan Skripsi

Anggraini, T. R & Santhoso, H. F. (2017). Hubungan antara Gaya Hidup Hedonis dengan Perilaku Konsumtif pada Remaja. Jurnal Psikologi Universitas Gadjah mada Yogyakarta.

Emia, F., & Marwan, M. R. (2020). Pengaruh Terpaan Iklan Shopee di Televisi dan Citra Merek Terhadap Perilaku Konsumtif Remaja Kota Tengerang Selatan. KREATIF: Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang, 7(2), 52-58.

Fadillah, A. N., Saenan, D., & Muchtasib, A. B. (2020). Analisis Pengaruh Promosi Digital Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Perbankan Syariah Dalam Berbelanja Online Dengan Religiusitas Sebagai Variabel Moderasi. ACCOUNT: Jurnal Akuntansi Keuangan dan Perbankan, 7(1).

Fatmawati, N. (2020). Gaya Hidup Mahasiswa Akibat Adanya Online Shop. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 29(1), 29-38.

Fauzia, R. (2019). SIKAP ORANG TUA PADA ANAK ABK (Studi Deskriptif Kualitatif Sikap Orangtua Dalam Membentuk Konsep Diri Anak ABK-B Di SLB Negeri Cicendo Kota Bandung) (Doctoral dissertation, FISIP UNPAS).

Ghozali, I. (2012). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Yogyakarta.

Grubb and Grathwohl. (1967). Consumer Self Concept, Symbolism and Market Behavior: A Theoritical Approach. Journal of marketing, Vol. 31, page 22-27.

Hati, D. P. (2015). Terpaan Promosi dan Tingkat Pemahaman Khalayak.

Hulukati, W., & Djibran, M. R. (2018). Analisis tugas perkembangan mahasiswa fakultas ilmu pendidikan universitas negeri gorontalo. Bikotetik (Bimbingan Dan Konseling: Teori Dan Praktik), 2(1), 73-80.

Muslim, M. (2018). Varian-Varian Paradigma, Pendekatan, Metode, Dan Jenis Penelitian Dalam Ilmu Komunikasi. Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana, 1(10).

Nadhifa, A. (2020). Pengaruh motivasi belanja hedonis dan promosi penjualan terhadap pembelian impulsif: Studi pada konsumen Shopee Mahasiswa PTN Kota Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Ngafifi, M. (2014). Kemajuan teknologi dan pola hidup manusia dalam perspektif sosial budaya. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 2(1).

Palinggi, S., & Limbongan, E. C. (2020). Pengaruh Internet Terhadap Industri Ecommerce Dan Regulasi Perlindungan Data Pribadi Pelanggan Di Indonesia. In Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi) (Vol. 4, No. 1).

Patricia, N. L., & Handayani, S. (2014). Pengaruh gaya hidup hedonis terhadap perilaku konsumtif pada pramugari maskapai penerbangan “X”. Jurnal Psikologi Esa Unggul, 12(01), 127078.

Putri, N. D. (2019). Faktor-faktor Keputusan Konsumen Dalam Membeli Kosmetika Perawatan Wajah. JTR-Jurnal Tata Rias, 9(2), 22-31.

Rachmawati, A. L. (2019). Analisis Pengaruh E-commerce Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa (Studi Kasus Pada Mahasiswa Di Prodi Manajemen Universitas Tidar). JOURNAL OF MARCH" MANAGEMENT RESEARCH", 1(1), 24-28.

Ridwan, M. (2018). Keputusan Pembelian Melalui Situs Belanja Online Terhadap Perilaku Konsumtif Masyarakat Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Pada Pengguna Aplikasi Lazada Di Medan)” (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).

Shafinazh, N. (2020). Pengaruh Promo Shopee “Tanggal-Tanggal Istimewa” Terhadap Minat Beli Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara.

Medan.

Solihin, O. (2015). Terpaan Iklan Mendorong Gaya Hidup Konsumtif Masyarakat Urban.

Bandung: Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Universitas Komputer Indonesia.

Sumartono. (2002). Terperangkap Dalam Iklan. Bandung: Alfabeta.

Susanti, F., & Gunawan, A. C. (2019). Pengaruh Bauran Promosi Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Maybelline Di Kota Padang.

Syahida, L. (2020). PENGARUH TERPAAN IKLAN PROMO GRATIS ONGKOS KIRIM SHOPEE TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF REMAJA (Studi Deskriptif Korelasional pada Followers Akun Twitter@ ShopeeID) (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).

Octaviani, C., & Kartasasmita, S. (2018). Pengaruh Konsep Diri Terhadap Perilaku Konsumtif Pembelian Produk Kosmetik Pada Wanita Dewasa Awal. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 1(2), 126-133.

Pulungan, D. R., & Febriaty, H. (2018). Pengaruh gaya hidup dan literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Jurnal Riset Sains Manajemen, 2(3), 103-110.

Wibowo, Y. V. (2016). Perancangan Sistem Informasi Akuntansi pada Perusahaan Rosok Magenta Kabupaten Semarang dengan Metode Rapid Application Development (RAD) (Doctoral dissertation, UNIKA SOEGIJAPRANATA).

Zaahirah, R. (2018). Pengaruh terpaan e-commerce shopee terhadap konformitas mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (Bachelor's thesis, Jakarta:

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah).

Internet

--. (2018). Alasan Generasi Milenial Lebih Konsumtif. (Diakses pada tanggal 15 Januari 2021 pukul 15.00 melalui

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20180418215055-282-291845/alasan-generasi-milenial-lebih-konsumtif)

--. (2019). Kemkominfo: Pertumbuhan E-commerce Indonesia Capai 78 Persen. (Diakses pada

tanggal 18 Desember 2020 pukul 01.20 melalui

https://kominfo.go.id/content/detail/16770/kemkominfo-pertumbuhan-e-commerce-indonesia-capai-78-persen/0/sorotan_media)

--. (2020). (Diakses pada 19 Desember 2020 pukul 17.00 melalui https://careers.shopee.co.id/about/)

Abdi, H. (2020). Manfaat Teknologi Informasi di Berbagai Bidang Kehidupan (Diakses pada

18 Desember 2020 pukul 12.30 melalui

(https://m.liputan6.com/hot/read/4238585/manfaat-teknologi-informasi-di-berbagai-bidang-kehidupan)

Annur. (2020). Mengapa Animo Belanja Onlne Tak Surut Meski Tertekan Pandemi (Diakses

pada tangal 29 Desember 2020 pukul 16.24 melalui

https://katadata.co.id/0/analisisdata/5fd88300336b8/mengapa-animo-belanja-online-tak-surut-meski-tertekan-pandemi)

Christy. (2020). Top 10 E-Commerce di Indonesia Kuartal I 2020. (Diakses pada tanggal 19 Desember 2020 pukul 15.00 melalui https://data.tempo.co/data/907/top-10-e-commerce-di-indonesia-kuartal-i-2020)

Husaini, Aziz (2020). Riset Snapcart: Shopee Paling Diminati dan Jadi Pilihan Konsumen

Belanja, (Diakses 29 Desember pukul 13.54 melalui

Https://Industri.Kontan.Co.Id/News/Riset-Snapcart-Shopee-Paling-Diminati-Dan-Jadi-

Pilihan-Konsumen-Berlanja#:~:Text=Sedangkan%20riset%20berdasarkan%20kelompok%20umur,35%20t ahun%20keatas%20(53%25))

Kurniawati, M. (2020). Ancaman Perilaku Konsumtif di Tengah Pandemi Corona. (Diakses

pada 19 Januari 2021 pukul 14.17 melalui

https://money.kompas.com/read/2020/04/02/191400326/ancaman-perilaku-konsumtif-di-tengah-pandemi-corona?page=all)

Tashandra, Nabilla. (2018). 80 Persen Konsumen Belanja Online Orang Muda dan Wanita.

(Diakses 29 Desember pukul 21.03 melalui

https://lifestyle.kompas.com/read/2018/03/22/155001820/80-persen-konsumen-belanja-online-orang-muda-dan-wanita?page=all)

Vayasari, Selvi (2020). 3 Juta Pengunjung Serbu Program 12.12 Birthday Sale Shopee Dalam Satu Jam Pertama. Diakses Pada 29 Desember Pukul 16.05 Melalui Https://Industri.Kontan.Co.Id/News/3-Juta-Pengunjung-Serbu-Program-1212-Birthday-Sale-Shopee-Dalam-1-Jam-Pertama

LAMPIRAN

Daftar Pernyataan Penelitian

1. Angkatan : O 2017 O 2018 O 2019

2. Usia : O 17-19 Tahun O 20-22 Tahun O 23-25 Tahun 3. Apakah anda pengguna aplikasi Shopee? O Ya O Tidak

STS = Sangat Tidak Setuju, TS = Tidak Setuju, S = Setuju, SS = Sangat Setuju

1. Terpaan Promosi

No Pernyataan STS TS S SS

Frekuensi

1 Saya membuka aplikasi Shopee lebih dari satu kali dalam sehari 1 2 3 4 2 Saya sering melihat banner promosi pada laman aplikasi Shopee 1 2 3 4 3 Setelah melihat adanya promosi saya memiliki ketertarikan

terhadap suatu produk

1 2 3 4

4 Saya sering berbelanja produk kecantikan di Shopee ketika ada promosi

1 2 3 4

Durasi

5 Saya membuka aplikasi Shopee untuk melakukan pencarian barang selama 5-10 menit

1 2 3 4

6 Saya melihat informasi mengenai promosi Shopee selama 5-10 menit

1 2 3 4

7 Saya menonton Shopee Live dari awal sampai akhir untuk mendapat voucher pada toko tertentu

1 2 3 4

8 Sebelum membeli produk, saya melihat video review konsumen lain dari awal sampai akhir

1 2 3 4

Intensitas

9 Saya melihat promosi penjualan di Shopee sangat banyak dan menarik

1 2 3 4

10 Saya intens mencari produk kecantikan yang sedang promo 1 2 3 4

11 Saya dapat menghabiskan banyak waktu untuk mencari produk kecantikan yang saya inginkan

1 2 3 4

12 Setelah melihat informasi dan ulasan tentang suatu produk, saya semakin yakin untuk membeli 4 Saya memakai produk kecantikan untuk meningkatkan rasa

percaya diri

1 2 3 4

Penilaian

5 Saya menggunakan produk kecantikan untuk menjadikan diri saya lebih sempurna

1 2 3 4

6 Saya menggunakan produk kecantikan agar lebih menarik perhatian orang lain

1 2 3 4

7 Saya menggunakan produk kecantikan untuk mempertahankan kondisi kulit yang baik

1 2 3 4

8 Saya berpenampilan sesuai dengan gaya hidup dan lingkungan 1 2 3 4 Pengetahuan

9 Adanya promosi mempengaruhi keputusan saya dalam membeli produk kecantikan

1 2 3 4

10 Harga produk yang murah membuat saya terus menerus membeli produk kecantikan

1 2 3 4

11 Berbagai merk produk kecantikan membuat saya ingin membeli semuanya

1 2 3 4

12 Keadaan lingkungan dan sosial mendorong saya membeli produk kecantikan

1 2 3 4

3. Perilaku Konsumtif

No Pernyataan STS TS S SS

Pemenuhan Keinginan

1 Dengan membeli produk kecantikan yang banyak saya merasa bahagia

1 2 3 4

2 Saya membeli produk kecantikan hanya untuk memenuhi kepuasan semata

1 2 3 4

3 Saya mencoba produk kecantikan baru untuk mengikuti tren 1 2 3 4 4 Saya mencoba produk kecantikan baru karena tertarik pada

packaging yang bagus dan lucu

1 2 3 4

Barang Diluar Jangkauan

5 Saya sering membeli produk kecantikan hingga akhirnya tidak terpakai

1 2 3 4

6 Saya membeli produk kecantikan karena mengidolakan model yang mengiklan

1 2 3 4

7 Saya membeli produk kecantikan karena banyak digunakan oleh orang lain

1 2 3 4

8 Saya hanya menggunakan produk kecantikan beberapa kali, kemudian tidak digunakan lagi

1 2 3 4

Barang Tidak Produktif

9 Saya segera membeli berbagai jenis produk kecantikan karena ada promosi dengan waktu terbatas

1 2 3 4

10 Saya membeli produk kecantikan karena tergiur harga yang murah

1 2 3 4

11 Saya sering membeli produk kecantikan yang menarik walaupun sebenarnya kurang berguna

1 2 3 4

12 Saya membeli produk kecantikan tanpa mempertimbangkan manfaat dan kegunaannya

1 2 3 4

Status

13 Saya memakai produk kecantikan sebagai simbol status 1 2 3 4 14 Saya memakai produk kecantikan untuk menjaga penampilan 1 2 3 4 15 Saya menggunakan produk kecantikan agar dinilai baik oleh

orang lain

1 2 3 4

16 Saya menggunakan produk kecantikan karena tuntutan gengsi di masyarakat

1 2 3 4

Tabulasi Data Terpaan Promosi E-Commerce Shopee (X1)

X1.1 X1.2 X1.3 X1.4 X1.5 X1.6 X1.7 X1.8 X1.9 X1.10 X1.11 X1

2 3 3 3 3 1 4 4 3 4 4 34

4 3 4 4 3 1 4 3 3 2 4 35

2 4 4 3 3 2 4 4 4 3 4 37

2 4 4 3 3 2 4 4 4 3 4 37

3 3 4 2 3 3 4 4 3 3 2 34

Tabulasi Data Self Concept (X2)

X2.1 X2.2 X2.3 X2.4 X2.5 X2.6 X2.7 X2.8 X2.9 X2.10 X2.11 X2.12 X2

3 3 2 3 3 2 4 4 3 2 3 3 35

1 3 4 3 2 2 4 2 4 4 1 1 31

4 4 4 4 4 2 4 4 2 3 4 1 40

4 4 4 4 4 2 4 4 2 3 4 1 40

4 2 3 4 2 3 4 4 3 4 4 3 40

Tabulasi Data Perilaku Konsumtif (Y)

Y.1 Y.2 Y.3 Y.4 Y.5 Y.6 Y.7 Y.8 Y.9 Y.10 Y.11 Y.12 Y.13 Y.14 Y.15 Y.16 Y

3 2 2 3 2 2 3 1 3 2 2 2 3 3 3 3 39

Form Bimbingan

Formulir Bimbingan Tugas Akhir FAKULTAS KOMUNIKASI DAN

DIPLOMASI

PROGRAM STUDI KOMUNIKASI

Nama Mahasiswa : Sandra Ramadhani Putri Millenia NIM : 106117021 Nama Pembimbing : Ita Musfirowati Hanika, S.A.P, M.I.Kom NIP : 116083

No. 1 Hari/Tanggal: 3 Desember 2020 Hal yang menjadi perhatian:

- Konsultasi beberapa judul untuk Tugas Akhir

- Melakukan pertimbangan dan pengambilan keputusan untuk judul Tugas Akhir

Paraf Pembimbing:

No. 2 Hari/Tanggal: 28 Desember 2020 Hal yang menjadi perhatian:

- Konsultasi melalui Zoom mengenai topik Tugas Akhir - Membahas penyusunan bab 1 untuk laporan Tugas Akhir

- Memperbaiki variabel dan pembahasan poin-poin dalam bab 1 untuk laporan Tugas Akhir

- Mengumpulkan buku-buku untuk referensi bacaan

Paraf Pembimbing:

No. 3 Hari/Tanggal: 4 Januari 2021 Hal yang menjadi perhatian:

- Konsultasi terkait teori yang akan digunakan

- Mengoreksi revisian dan membahas kelanjutan untuk bab 2 dan 3 - Penentuan populasi penelitian

Paraf Pembimbing:

No. 4 Hari/Tanggal: 18 Januari 2021 Hal yang menjadi perhatian:

- Bimbingan virtual melalui Zoom membahas bab 1 sampai 3 - Perbaikan beberapa poin dalam penelitian yang kurang tepat - Persiapan daftar sempro

Paraf Pembimbing:

No. 5 Hari/Tanggal: 1 Februari 2021 Hal yang menjadi perhatian:

- Revisi bab 1 sampai 3 sesuai dengan arahan dosen penguji pada saat sempro - Membahas kuesioner penelitian

Paraf Pembimbing:

No. 6 Hari/Tanggal: 28 Maret 2021 Hal yang menjadi perhatian:

- Memperbaiki definisi operasional dan konseptual - Review ulang bab 1 sampai 3

Paraf Pembimbing:

No. 7 Hari/Tanggal: 23 April 2021 Hal yang menjadi perhatian:

- Melakukan uji validitas dan reliabilitas pada kuesioner - Pembahasan lebih lanjut untuk bab 4

Paraf Pembimbing:

No. 8 Hari/Tanggal: 16 Juni 2021 Hal yang menjadi perhatian:

- Bimbingan virtual melalui Zoom untuk membahas bab 1-5 - Review ulang relevansi antara konsep dan teori

- Konsultasi mengenai data

Paraf Pembimbing:

No. 9 Hari/Tanggal: 25 Juni 2021 Hal yang menjadi perhatian:

- Review ulang bab 1 sampai 5 - Melakukan pengecekan turnitin

Paraf Pembimbing:

Dokumen terkait