Tempat Warga Dewasa BAB
3.2 Pengelolaan Air Limbah
Sarana sanitasi subsektor air limbah di Kabupaten Kulon Progo secara kuantitas dan kualitas belum memenuhi kebutuhan masyarakat. Masih banyak sarana air limbah kurang memenuhi ditinjau dari aspek kesehatan lingkungan terutama di kawasan pedesaan seperti masih menggunakan closet cemplung (cubluk), penyedotan lumpur tinja hanya terbatas di wilayah kota Wates, dan sarana pernbuangan akhir lumpur tinja (Instalasi Pengolahan Limbah Terpadu/ IPLT) hanya tersedia di RSUD Wates.
Dalam pengelolaan limbah cair domestik di Kabupaten Kulon Progo sebagian besar masyarakat masih menggunakan sistem onsite (setempat) serta sebagian kecil sudah menggunakan sistem komunal untuk pengelolaan black water. Sedangkan untuk grey water sebagian besar rumah tangga masih melakukan pembuangan ke lahan terbuka, drainase, saluran irigasi, bahkan ke sungai. UPTD Kebersihan dan Pertamanan yang ada di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kulon Progo juga melayani penyedotan lumpur tinja kepada masyarakat, walaupun frekuensinya masih sangat kecil. Lumpur tinja tersebut untuk sementara masih dibuang di lokasi TPA Banyuroto dengan jalan membuat lubang galian. Sementara itu di tahun 2011 Pemerintah Kabupaten Kulon Progo memperoleh bantuan dari APBN melalui Satker PBL Provinsi DI Yogyakarta berupa pembangunan Instalasi Pengolah Lumpur Tinja (IPLT), namun hingga tahun 2012 masih perlu dilakukan penyempurnaan sehingga belum dapat dioperasikan. 3.2.1 Kelembagaan
Umumnya yang sangat berperan dalam pengelolaan air limbah adalah Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Kantor Lingkungan Hidup, peran dari pihak swasta dan masyarakat masih sangat sedikit. Sedangkan sektor sanitasi merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat dimana akibat dari sanitasi yang buruk akan berdampak domino bagi masyarakat itu sendiri.
Secara umum aspek legal formal yang menjadi landasan hukum bagi Pemerintah Kabupaten dan pihak terkait dalam pengelolaan air limbah belum sebanding dengan tuntutan kebutuhan di tingkat masyarakat. Menurut Peraturan Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakata Nomor 3 Tahun 1997 tentang Baku Mutu Air Limbah dan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 112 Tahun 2003 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik bahwa air buangan limbah yang akan di buang ke badan air harus sudah memenuhi baku mutu air limbah agar tidak mencemari badan air. Sedangkan selama ini air buangan domestik tidak pernah dilakukan pemantauan dengan menganalisis air buangan secara periodik baik secara fisik, kimia, biologi maupun bakteorologi.
Kondisi kajian Kelembagaan di Kabupaten Kulon progo seperti yang tercantum dalam Tabel 3.3 dan Tabel 3.4 :
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Kulon Progo 2 - 56 Tabel 3.3
Peta Pemangku Kepentingan Dalam Pembangunan Air Limbah Domestik
FUNGSI PEMANGKU KEPENTINGAN
Pemerintah Kabupaten Swasta Masyarakat PERENCANAAN
Menyusun target pengelolaan air limbah skala
kab/kota, Dinas PU - -
Menyusun rencana program air limbah dalam rangka pencapaian target
Dinas PU - -
Menyusun rencana anggaran program air limbah dalam rangka pencapaian target
Dinas PU - -
PENGADAAN SARANA
Menyediakan sarana pembuangan awal air limbah domestik
Dinas PU, Dinas Kesehatan Pengembang Perumahan
Rumah Tangga Menyediakan sarana pengumpulan dan
pengolah awal (tangki Septik)
Dinas PU, Dinas Kesehatan Pengembang Perumahan
Rumah Tangga Membangun sarana pengangkutan dari tangki
septik ke IPLT (truk tinja)
Dinas PU UPTD Kebersihan dan Pertamanan
Jasa Sedot WC -
Membangun jaringan atau saluran pengaliran
limbah dari sumber ke IPAL (pipa kolektor) Dinas PU, Satker PPLP - Rumah Tangga Membangun sarana IPLT dan atau IPAL Satker PPLP DIY
PENGELOLAAN
Menyediakan layanan sedot lumpur tinja Dinas PU UPTD Kebersihan
dan Pertamanan Jasa Sedot WC -
Mengelola IPLT dan atau IPAL Dinas PU UPTD Kebersihan dan Pertamanan
- KSM SLBM/
SANIMAS Melakukan Restribusi penyedotan lumpur tinja Dinas PU UPTD Kebersihan
dan Pertamanan
Jasa Sedot WC -
Memberikan izin usaha pengelolaan air limbah domestik, dan atau penyedotan air limbah
Kantor Pelayanan Terpadu (Dinas PU, Dinas
Perhubungan, Kantor LH)
- -
Melakukan pengecekan kelengkapan utilitas teknis bangunan (tangki septik, dan saluran drainase lingkungan) dalam pengurusan IMB
Kantor Pelayanan Terpadu (Dinas PU Cipta Karya)
- -
PENGATURAN DAN PEMBINAAN Mengatur prosedur penyediaan layanan air limbah domestik (jam pengangkutan, personil, peralatan, dll)
Dinas PU, Kantor LH - -
Melakukan sosialisasi peraturan, dan pembinaan dalam hal pengelolaan air limbah domestik
Dinas PU, Kantor LH, Dinas
Kesehatan - -
Memberikan sanksi terhadap pelanggaran pengelolaan air limbah domestik
Kantor LH - -
MONITORING DAN EVALUASI
Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap capaian target pengelolaan air limbah domestik skala kab/kota
Dinas PU, Kantor LH - -
Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kapasitas infrastruktur sarana pengelolaan air limbah domestik
Dinas PU - -
Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Kulon Progo 2 - 57 Tabel 3.4
Peta Peraturan Air Limbah Domestik Kabupaten Kulon Progo
Peraturan Ketersediaan Ada Pelaksanaan
(sebutkan) Tidak Ada Efektif Dilaksanak an Blm Efektif/ Dilaksanak an Tdk Efektif/ Dilaksanaka n Ket.
Target capaian pelayanan pengelolaan air limbah domestik di Kab/Kota ini
- RPJMD - Renstra
- Perbup No. 78 Th 2011 (SPM Bid. Pekerj. Umum dan TR) - Efektif sesuai capaian pertahun - - RPJMD/ Restra 2012 sd 2016
Kewajiban dan sanksi bagi Pemerintah Kab/Kota dalam penyediaan layanan pengelolaan air limbah domestik
PERDA Nomor : 3 Tahun 2008 ttg
Pembentukan Organisasi dan Tata
Kerja Dinas Daerah
- - - - -
Kewajiban dan sanksi bagi Pemerintah Kab/Kota dalam memberdayakan masyarakat dan badan usaha dalam pengelolaan air limbah domestik
-
Tidak ada
- - - -
Kewajiban dan sanksi bagi masyarakat dan atau pengembang untuk menyediakan sarana pengelolaan air limbah domestik di hunian rumah
-
Tidak ada
- - - -
Kewajiban dan sanksi bagi industri rumah tangga untuk menyediakan sarana pengelolaan air limbah domestik di tempat usaha
Perda No. 2 Tahun 2012 tentang Industri Rumah Tangga - - Belum Efektif - Perda disahkan Maret 2012 Kewajiban dan sanksi bagi kantor
untuk menyediakan sarana pengelolaan air limbah domestik di tempat usaha
- Tidak ada - - - -
Kewajiban penyedotan air limbah domestic untuk masyarakat, industri rumah tangga, dan kantor pemilik tangki septik
-
Tidak
ada - - - -
Retribusi penyedotan air limbah domestik
Perda No. 10 tahun 2011 ttg Pemakaian Kekayaan Daerah sebesar 75.000,-/ kali sedot - Efektif - - -
Tatacara perizinan untuk kegiatan pembuangan air limbah domestic bagi kegiatan permukiman, usaha rumah tangga, dan perkantoran
-
Tidak ada
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Kulon Progo 2 - 58
Struktur Organisasi pengelola air limbah domestik berdasarkan Perda No.3 tahun 2008 adalah Dinas Pekerjaan Umum
BIDANG PENGAIRAN SEKSI PERENCANAAN TATA RUANG SEKSI PERENCANAAN TATA RUANG SEKSI PERENCANAAN TATA RUANG UPTD KEPALA SUB BAGIAN PERENCANAAN SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN SEKERTARIS SUB BAGIAN KEUANGAN SEKSI PERENCANAAN TATA RUANG SEKSI PERENCANAAN TATA RUANG BIDANG TEKNIS TATA RUANG BIDANG CIPTA KARYA SEKSI PENYEHATAN LINGKUNGAN SEKSI PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN SEKSI GEDUNG DAN UMUM BIDANG BINA MARGA SEKSI PEMBANGUNAN DAN PENINGKATAN JALAN SEKSI PEMELIHARAAN JALAN SEKSI PEMBANGUNAN DAN PEMELIHARAAN JEMBATAN KELOMPOK JABATAN
FUNGSIONAL TERTENTU Penyelenggaraan
Pengelolaan
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Kulon Progo 2 - 59 a. Tugas dan kewenangan bidang Ciptakarya Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Pekerjaan Umum sesuai
Peraturan Bupati No. 66 Tahun 2008 Tugas dan kewenangan :
Menyelenggarakan melaksankan pengelolaan penertiban, pembangunan di Bidang Teknik Penyehatan Lingkungan
Uraian Tugas :
a. Mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk pelaksanaan serta serta bahan lainnya yang berkaitan dengan penyehatan lingkungan.
b. Menyusun program kerja seksi.
c. Menyusun pedoman perencanaan teknis, pelaksanaan dan pengendalian penyehatan lingkungan permukiman.
d. Menyusun database sarana dan prasarana penyehatan lingkungan.
e. Melaksanakan inventarisasi kebutuhan dan permasalahan terhadap pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana penyehatan lingkungan.
f. Menyelenggarakan pembangunan penyehatan lingkungan permukiman.
g. Menyelenggarakan pengawasan dan penertiban pembangunan penyehatan lingkungan permukiman. h. Menyelenggarakan bimbingan teknis dalam penyehatan lingkungan.
i. Menyelenggarakan perencanaan pemeliharaan, pelaksanaan dan pengawasan sarana air bersih, air buangan/ limbah dan drainase lingkungan.
j. Melaksanakan urusan surat menyurat, data, perpustakaan arsip dan dokumentasi Bidang k. Mengelola keuangan Bidang
l. Mengelola kepegawaian Bidang. m. Mengelola barang inventaris Bidang.
n. Menyusun laporan pelaksanaan tugas Seksi, dan o. Menyusun laporan pelaksanaan tugas Bidang. b. Harga / tarif.
Biaya penyedotan kakus yang dibebankan kepada konsumen berdasarkan Perda No. 10 tahun 2011 tentang Pemakaian Kekayaan Daerah sebesar Rp 75.000,00/ 1 kali sedot
3.2.2 Sistem dan Cakupan pelayanan
Kondisi umum penanganan limbah cair rumah tangga (limbah domestik) di Kabupaten Kulon Progo dibedakan menjadi 2 sistem, yaitu pengelolaan limbah cair dari WC (black water), Serta limbah cair sisa kegiatas mandi, mencuci dan kegiatan jenis lainnya (grey water).
Untuk penanganan air limbah domestik yang berasal dari sisa metabolisme tubuh manusia (blackwater) umumnya dilakukan secara mandiri (onsite system). Adapun bentuk penanganan black water adalah sebagai berikut: 1. Jamban tuang siram pribadi (private pour-flush toilet) yang dihubungkan dengan tangki septik.
Effluent dari tangki septik dialirkan ke bidang resapan dalam tanah.
2. Jamban tuang siram pribadi yang dihubungkan dengan cubluk tunggal (cemplung tertutup).Limbah cair dari WC dialirkan langsung ke bidang resapan.
3. Jamban cubluk pribadi (cemplung terbuka). Air limbah dari WC dialirkan langsung ke bidang resapan (plengsengan)
Sarana sanitasi air wilayah Kabupaten Kulon Progo secara kuantitas dan kualitas belum memenuhi kebutuhan masyarakat. Pelayanan dan penyediaan sarana prasarana pengelolaan air limbah kurang memenuhi ditinjau dari aspek kesehatan lingkungan terutama di kawasan pedesaan seperti masih menggunakan closet cemplung (cubluk), Pelayanan penyedotan lumpur tinja yang dilakuka oleh swasta maupun UPTD Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kulon Progo masih terbatas di wilayah perkotaan Wates.
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Kulon Progo 2 - 60 Sedangkan untuk greywater, sebagian besar masuk ke area tebuka, saluran drainase, irigasi bahkan ada yang langsung dibuang ke badan sungai.
Cakupan Pelayanan Prasaranan dan Sarana Sanitasi di Kabupaten Kulon Progo
Kab./Kota/Kecamatan Jml Pddk 2005 Jenis Pelayanan (Unit)
JAGA MCK JAMAK 1 Temon 31.862 5.413 66 7 2 Wates 48.560 8.249 101 10 3 Panjatan 40.229 6.834 84 8 4 Galur 32.801 5.572 68 7 5 Lendah 38.241 6.496 79 8 6 Sentolo 46.987 7.982 98 10 7 Pengasih 49.197 8.357 102 10 8 Kokap 41.417 7.036 86 9 9 Girimulyo 29.071 4.938 60 6 10 Nanggulan 33.089 5.621 69 7 11 Kalibawang 33.478 5.687 70 7 12 Samigaluh 30.757 5.225 64 6 Jumlah 455.689 77.410 946 95 Sumber : YUDP dan BPS Prop. DIY, 2006
Catatan:
Jaga : jamban Keluarga
MCK: mandi cuci Kakus (komunal) Jamak:Jamban
U
Unnttuukk ddaappaatt mmeennggeettaahhuuii SSiisstteemm ddaann CCaakkuuppaann PPeellaayyaannaann PPeennggeelloollaaaann aaiirr lliimmbbaahh ddoommeessttiikk ddii
K
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Kulon Progo
Gambar 3.1 Diagram Sistem Pelayanan Sanitasi (On Site System) Kab. Kulonprogo
P PrroodduukkIInnppuutt ((AA)) U UsseerrIInntteerrffaaccee B BllaacckkWWaatteerr G GrreeyyWWaatteerr Tinja Urine Air Pembersi h Air Penggelo ntor Kertas Pembersi h SLBM Kakus/ BABS Sungai Air cucian dapur Air untuk mandi Tempat cuci piring/ Air kamar Air cucian Tempat Cucian pakaian/ mobil
Sanitasi Kabupaten Kulon Progo
Gambar 3.1 Diagram Sistem Pelayanan Sanitasi (On Site System) Kab. Kulonprogo
( (BB)) PPeenngguummppuullaann d daannPPeennaammppuunnggaann// P PeennggoollaahhaannAAwwaall ( (CC)) P Peennggaannggkkuuttaann / /PPeennggaalliirraann ( (DD)) ( (SSeemmii// P Peennggoollaahhaannaakkhhiirr t teerrppuussaatt)) Bidang 2 - 61 Gambar 3.1 Diagram Sistem Pelayanan Sanitasi (On Site System) Kab. Kulonprogo
( (EE)) D Daauurruullaannggddaannaattaauu p peemmbbuuaannggaannaakkhhiirr Badan air/ tanah Tanah Badan air/ tanah Badan air/ tanah Badan air/ tanah Badan air/ tanah
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Kulon Progo 2 - 62
T
Taabbeell 33..55 DDiiaaggrraammSSiisstteemmSSaanniittaassiippeennggeelloollaaaannaaiirrlliimmbbaahhddoommeessttiikk
Input
A B C D E F
User Interface Penampungan Awal Pengaliran Pengolahan Akhir Pembuangan/ Daur Ulang Kode/Nama Aliran Black Water (Tinja,
Urine,Air Bembersih, Air Penggelontor,Kertas Pembersih)
SLBM Komunal Tangki Septik - - Sungai Air Limbah AL 1
SLBM Komunal Tangki Septik - - Tanah Air Limbah AL 2
Jumbleng/ cemplung - - Tanah Air Limbah AL 3
WC Jongkok dan WC Duduk Tangki Septik - - Tanah Air Limbah AL 4
WC Jongkok dan WC Duduk Tangki Septik - - Sungai Air Limbah AL 5
BABS Sungai/ Kebun - - - Tanah Air Limbah AL 6
BABS Sungai/ Kebun - - - Sungai Air Limbah AL 7
Grey Water (Air Curah dari dapur,air untuk mandi, air cucian )
Tempat cuci piring/ makanan - - - Tanah Air Limbah AL 8
Tempat cuci piring/ makanan - - - Sungai Air Limbah AL 9
Air kamar mandi - - - Tanah Air Limbah AL 10
Air kamar mandi - - - Sungai Air Limbah AL 11
Tempat cucian pakaian/ mobil
dsb. - - - Sungai Air Limbah AL 12
Tempat cucian pakaian/ mobil
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Kulon Progo 2 - 63
Tabel 3.6 Sistem Pengelolaan Air Limbah yang ada di Kabupaten Kulonprogo
Kelompok Fungsi Teknologi yang digunakan Jenis Data Sekunder (Perkiraan) Nilai Data Sumber Data
a B c d e
User Interface SLBM Komunal Jumlah KK Pemanfaat,
Jumlah SLBM Komunal 450 kk, 6 unit PU
User Interface WC Jongkok dan WC Duduk Jumlah WC Jongkok dan WC Duduk 90.329 kk Dinkes ( Laporan tahunan
Puskesmas th 2011)
User Interface Kakus/ Cubluk BABS Sungai/ Kebun Jumlah rumah 23.369 kk Dinkes ( Laporan tahunan
Puskesmas th 2011)
User Interface Tempat cuci piring/ makanan Jumlah ( kualitas)
71.095
Rumah Dinkes ( Laporan tahunan
Puskesmas th 2011)
User Interface Air kamar mandi Jumlah ( kualitas)
User Interface Tempat cucian pakaian/ mobil dsb. Jumlah ( kualitas)
Penampungan Awal Tangki septic Jumlah Tangki septik 90.329 kk Dinkes
Penampungan Awal Jumbleng/ cemplung cemplung Jumlah Jumbleng/ 18.695 kk
Dinkes
Pembuangan/ Daur Ulang Sungai
Kec. Kalibawang, Lendah DAS Progo,
PU, Dinkes
Kec. Wates, Panjatan,
Pengasih DAS Serang
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Kulon Progo 2 - 64 Gambaran pengelolaan limbah cair di Kabupaten Kulon Progo Dapat dilihat pada Tabel 3.8, Table 3.9 dan Gambar 2.3
Tabel. 3.8
Penanganan Air Limbah di Kabupaten Kulon Progo Tahun 2011
No URAIAN JUMLAH/VOLUME KETERANGAN