Peta 3.2. Peta cakupan layanan pengelolaan air limbah domestic
3.3 Pengelolaan Persampahan .1. Kelembagaan
Pengelolaan persampahan di Kabupaten Pati dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bidang Kebersihan dan Pertamanan Seksi Kebersihan. Dalam pelaksanaan tugasnya, seksi kebersihan mempunyai rincian tugas yaitu :
a. Merencanakan program kegiatan di bidang kebersihan sebagai pedoman pelaksanaan tugas b. Merumuskan sasaran program kegiatan kebersihan sebagai pedoman pelaksanaan tugas c. Menyediakan bahan perumusan bijakan teknis kebersihan sebagai pedoman pelaksanaan tugas d. Melaksanakan koordinasi dan konsultasi guna kelancaran pelaksanaan tugas
e. Memberikan bimbingan dan arahan pelaksanaan tugas kepada bawahan agar tugas berjalan lancar dan tepat waktu
f. Menyediakan data dan informasi tentang kebersihan sebagai bahan pelaksanaan tugas
g. Melaksanakan pemeriksaan terhadap alat-alat / kendaraan yang dipergunakan untuk melaksanakan operasional pengangkutan sampah
h. Melaksanakan bimbingan, pembinaan dan pelayanan di bidang kebersihan jalan, lingkungan, pengangkutan dan pemanfatan sampah pada masyarakat, pekerja / pasukan kuning
i. Melaksanakan dan memberikan petunjuk pengelolaan pemungutan retribusi pelayanan persampahan / kebersihan
j. Menyusun kebijakan pengembangan sarana dan prasarana persampahan, penetapan lembaga penyelenggara pengelolaan persampahan
k. Melaksanakan pembinaan dan fasilitasi kerja sama dunia usaha dan masyarakat dalam penyelenggaraan pengembangan prasarana dan sarana persampahan kabupaten
l. Memberikan bantuan teknis kepada kecamatan, pemerintah desa, serta kelompok masyarakat di kabupaten
m. Menyelenggarakan pembiayaan pembangunan prasaranadan sarana persampahan di Kabupaten n. Mengevaluasi dan menilai kinerja bawahan dalam rangka pembinaan karir
o. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan bidang kebersihan
p. Memberikan sarana dan pertimbangan baik secara lisan maupun tertulis sebagai bahan masukan atasan
q. Melaporkan pelaksanaan tugas sebagai pertanggungjawaban kepada atasan, dan r. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan yang berkaitan dengan tugas seksi
Untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai pengelolaan persampahan di Kabupaten Pati, terutama untuk mengidentifikasi stakeholder yang bertanggungjawab terhadap pengelolaan persampahan, maka Pokja Sanitasi Kabupaten Pati melakukan study kelembagaan dan kebijakan dengan tujuan :
a. Mendeskripsikan peran dan tanggungjawab pemangku kepentingan dalam pembangunan dan pengelolaan persampahan di Kabupaten Pati
b. Mendeskripsikan kelengkapan dan kondisi pelaksanaan kebijakan sanitasi di Kabupaten Pati. Adapun hasil dari study kelembagaan dan kebijakan dapat dilihat pada tabel peta pemangku kepentingan dalam pembangunan dan pengelolaan persampahan serta peta peraturan persampahan Kabupaten Pati.
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pati Halaman | III.43
Tabel 3.26
Peta Pemangku Kepentingan dalam Pembangunan dan Pengelolaan Persampahan
FUNGSI Pemerintah Kabupaten Pati PEMANGKU KEPENTINGAN Swasta Masyarakat
PERENCANAAN
Menyusun target pengelolaan sampah skala kabupaten v
Menyusun rencana program persampahan dalam rangka pencapaian target v
Menyusun rencana anggaran program persampahan dalam rangka pencapaian target v
PENGADAAN SARANA
Menyediakan sarana pewadahan sampah di sumber sampah Menyediakan tong sampah Menyediakan tong sampah Menyediakan tong sampah
Menyediakan sarana pengumpulan (pengumpulan dari sumber sampah ke TPS) Menyediakan gerobak dan motor
sampah - Menyediakan gerobak saampah
Membangun sarana Tempat Penampungan Sementara (TPS) Membangun TPS dan
menyediakan kontainer sampah
- -
Membangun sarana pengangkutan sampah dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Menyediakan dumptruk dan
armroll - -
Membangun sarana TPA Membangun kolam lindi dan
lubang sampah
- -
Menyediakan sarana komposting
PENGELOLAAN
Mengumpulkan sampah dari sumber ke TPS Tukang sapu - PSB
Mengelola sampah di TPS Petugas TPS TPST
Mengangkut sampah dari TPS ke TPA Armroll - TPST
Mengelola TPA Petugas TPA - -
Melakukan pemilahan sampah* Menyediakan tong sampah
terpilah - Pemulung, TPST
Melakukan penarikan retribusi sampah Petugas retribusi - -
Memberikan izin usaha pengelolaan sampah - - -
PENGATURAN DAN PEMBINAAN
Mengatur prosedur penyediaan layanan sampah (jam pengangkutan, personil, peralatan, dll) Membuat jadwal layanan sampah,
pengangkutan sampah, personil dan peralatan
- -
Melakukan sosialisasi peraturan, dan pembinaan dalam hal pengelolaan sampah Membuat papan larangan
membuang sampah di sungai - -
Memberikan sanksi terhadap pelanggaran pengelolaan sampah Menentapkan Perda Nomor 7
Tahun 2010 tentang
- -
MONITORING DAN EVALUASI
Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap capaian target pengelolaan sampah skala kabupaten
- - -
Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kapasitas infrastruktur sarana pengelolaan persampahan
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pati Halaman | III.44
FUNGSI Pemerintah Kabupaten Pati PEMANGKU KEPENTINGAN Swasta Masyarakat
Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap efektivitas layanan persampahan, dan atau menampung serta mengelola keluhan atas layanan persampahan
- - Mengajukan aduan
Sumber : Study kelembagaan dan kebijakan, 2012
Tabel 3.27
Peta Peraturan Persampahan Kabupaten Pati
Peraturan
Ketersediaan Pelaksanaan
Keterangan Ada (Sebutkan) Tidak Ada Dilaksanakan Efektif Belum Efektif Dilaksanakan Dilaksanakan Tidak Efektif
PERSAMPAHAN
Target capaian pelayanan pengelolaan persampahan di Kabupaten ini
Permen PU Nomor 14 Tahun 2010
tentang √
Kewajiban dan sanksi bagi Pemerintah Kabupaten dalam menyediakan layanan pengelolaan sampah
Kewajiban dan sanksi bagi Pemerintah Kabu-paten dalam memberdayakan masyarakat dan badan usaha dalam pengelolaan sampah
Perda Nomor 7 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan Sampah √
Kewajiban dan sanksi bagi masyarakat untuk mengurangi sampah, menyediakan tempat sampah di hunian rumah, dan membuang ke TPS
Perda Nomor 7 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan Sampah √
Kewajiban dan sanksi bagi kantor / unit usaha di kawasan komersial / fasilitas social / fasilitas umum untuk mengurangi sampah, menyedia-kan tempat sampah, dan membuang ke TPS
Perda Nomor 7 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan Sampah √
Pembagian kerja pengumpulan sampah dari sumber ke TPS, dari TPS ke TPA, pengelolaan di TPA, dan pengaturan waktu pengangkutan sampah dari TPS ke TPA
√
Kerjasama pemerintah kabupaten dengan swasta atau pihak lain dalam pengelolaan sampah
√
Retribusi sampah atau kebersihan - Perda Nomor 13 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum
- Perda Nomor 11 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan
√
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pati Halaman | III.45
3.3.2 Sistem dan Cakupan Pelayanan
Timbulan sampah yang ada di Kabupaten Pati sebagian besar merupakan sampah dari kegiatan rumah tangga, pertokoan, perkantoran, industri, fasilitas pendidikan, pasar, jalan, taman serta area – area publik lainnya. Pengelolaan persampahan di sebagian wilayah Kabupaten Pati belum semua terlayani. Masih ada sebagian wilayah di Kabupaten Pati yang menggunakan sistem pembuangan open dumping dengan ditimbun atau dibakar. Sebagian wilayah yang kurang mempunyai lahan untuk membuang secara terbuka atau untuk membakar sampah, terpaksa dibuang ke sungai atau dipinggir jalan.
Sistem pengelolaan persampahan di Kabupaten Pati dimulai dari sumber timbulan sampah sampai dengan pemprosesan akhir di TPA.
3.3.2.1 Pewadahan
Pewadahan sampah adalah suatu cara penampungan sampah sementara di sumbernya baik individu maupun komunal. Pewadahan merupakan bagian dari system pengelolaan setelah mengadakan kegiatan identifikasi dan inventarisasi sumber sampah. Adapun jenis – jenis wadah sampah yang terdapat di Kabupaten Pati terdiri dari :
1. Wadah yang disediakan DPU, terdiri dari : a. Drum / tong sampah, kapasitas 40 liter b. Ban bekas, kapasitas 125 liter
c. Pasangan bata, kapasitas 100 liter
d. Keranjang sampah dan kotak kayu, kapasitas 40 – 60 liter 2. Wadah yang disediakan Paguyuban Sampah Bersama
Terdiri dari bin plastik, bin karet, bin tong dan pasangan batu bata yang diletakkan di halaman rumah. 3. Wadah yang disediakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Terdiri dari keranjang yang terbuat dari plastik dan diletakkan di depan kios – kios pasar 4. Wadah yang disediakan Warga Masyarakat Non – Paguyuban Sampah Bersama (PSB)
Terdiri dari bak sampah plastik, drum, anyaman bambu dan ban bekas yang disediakan oleh masyarakat secara swadaya.
5. Wadah yang disediakan atas partisipasi dari pelaku usaha dan SKPD
Sebagai tindak lanjut dari program Adipura, maka pelaku usaha dan SKPD menyediakan tempat sampah pemilahan dan ditempatkan di tempat – tempat umum dan SKPD terkait.
3.3.2.2 Pengumpulan
Pengumpulan dilakukan dengan menggunakan gerobak sampah, becak sampah dan motor roda 3 (tiga). Adapun jumlah sarana pengumpulan sampah di Kabupaten Pati tersaji dalam Tabel di bawah ini.
Tabel 3.28
Jumlah Kendaraan Pengumpul Sampah
No Jenis Kendaraan Kapasitas Jumlah
1 Gerobak sampah 0,85 m³ 30
2 Becak sampah 0,85 m³ 85
3 Motor / roda tiga 1 m³ 8
4 Sepeda Keranjang 0,5 m³ 11
Sumber : Laporan periodik volume sampah harian TPA, Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Pati, 2011
Pola pengumpulan sampah dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu : 1. Pola Individual
Proses pengumpulan sampah dengan cara mengumpulkan sampah dari sumber timbulan sampah dan diangkut langsung ke TPA tanpa proses pemindahan. Wilayah pelayanan pola individual ini meliputi pertokoan, perkantoran dan hotel.
2. Pola komunal
Sampah yang berasal dari permukiman dikumpulkan dengan menggunakan becak sampah / motor sampah yang dikelola oleh Paguyuban Sampah Bersama (PSB) menuju tempat penampungan
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pati Halaman | III.46
sementara (TPS) / kontainer terdekat. Sedangkan masyarakat yang bertempat tinggal di dekat TPS/kontainer dan belum mendapatkan pelayanan secara individu serta tidak melakukan penanganan on site (setempat) membuang sampah langsung ke TPS/kontainer terdekat. Dari TPS/kontainer, petugas kebersihan mengangkut sampah ke TPA. Daerah yang melakukan pola komunal dapat dilihat pada table di bawah ini.
Tabel 3.29
Lokasi Pelayanan dengan Pola Komunal
No Lokasi Pemindahan Lokasi Pengumpulan
1 TPS Joyokusumo Muktiharjo, Winong, Sidokerto, Pati Lor, Kutoharjo, Parenggan, Perum Rondole Indah dan sampah jalan
2 TPS Puri Winong, Ds. Puri, Plangitan, Ngarus, Kel. Pati Kidul, Pati Lor, Muktiharjo
3 TPS Sleko Kel. Pati Kidul, Pati Lor, Sidoharjo, Semampir, Pati Wetan, Ds. Panjunan,
Gajahmati, Sarirejo, Mustokoharjo
4 TPS Pasar Gabus Pasar Gabus dan sekitarnya
5 TPS Pasar Rogowangsan Pasar Rogowangsan
6 TPST Kalidoro Ds. Kalidoro
7 TPS Pasar Trangkil Pasar Trangkil dan sekitarnya
8 TPS Pasar Tayu Pasar Tayu dan sekitarnya
9 TPS Pasar Gembong Pasar Gembong dan sekitarnya
10 RSUD RAA Soewondo RSUD RAA Soewondo
11 TPST 3R Ds. Blaru Ds. Blaru dan Panjunan
12 TPS Ds. Panjunan Ds. Panjunan
13 TPS Polres Kompleks Polres
14 TPS Pasar Juwana Baru Pasar Juwana dan sekitarnya
15 TPS Terminal Juwana Terminal, kota dan jalan kota Juwana
16 TPS Pasar Porda Juwana Pasar Porda Juwana dan sekitarnya
17 TPS terminal Sleko Kompleks terminal Sleko dan sekitarnya
18 TPS Pasar Runting Pasar Runting dan sekitarnya
19 TPS BTN Bembleb BTN Gembleb
20 TPS Pasar Puri Pasar Puri
21 TPS Pemda dan PKK Pemda dan PKK
22 TPS Tayu Tayu dan sekitarnya
23 TPS RS Mitra Bangsa RS Mitra Bangsa
24 TPS Ds. Karaban Ds. Karaban
25 TPS Stadion Joyo Kusumo Muktiharjo, Winong, Sidokerto, Pati Lor, Kutoharjo, Parenggan, Perum Rondole Indah dan sampah jalan
26 TPS Pasar Bulumanis Pasar Bulumanis
27 TPS Bendar Desa Bendar
28 TPS SMA 1 Jakenan SMA 1 Jakenan
29 TPST 3R Winong Pati Desa Winong Pati
30 TPS Garud Food Garuda Food
31 TPS PG Trangkil PG Trangkil
32 TPS PSAA PSAA
Sumber : Laporan periodik volume sampah harian TPA, Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Pati, 2011 3.3.2.3 Pemindahan
Pemindahan sampah dari TPS / kontainer dibawa oleh alat pengangkut berupa dump truk atau arm roll ke TPA dengan 2 (dua) cara, yaitu :
1. Dump truk atau arm roll datang dengan muatan kosong lalu menaikkan sampah langsung dari TPS/kontainer. Cara ini dilakukan untuk memindahkan sampah yang ada di TPS / kontainer yang jaraknya relative jauh atau berada di luar kota.
2. Dump truk / arm roll langsung menangkut sampah yang ada di TPS / kontainer untuk dibawa ke TPA. Cara ini dilakukan untuk memindahkan sampah yang ada di TPS / kontainer yang jaraknya relative dekat atau berada di dalam kota.
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pati Halaman | III.47
Alokasi TPS dan kontainer yang terdapat di Kabupaten Pati dapat diihat pada tabel berikut.
Tabel 3.30
Alokasi Kontainer Kabupaten Pati Tahun 2011
No Lokasi Jml. Kontainer Volume (m³)
1 Desa Blaru 1 7
2 Pasar Gembong 1 7
3 RSUD RAA Soewondo (dalam) 1 7
4 Desa Panjunan 1 7
5 RSUD RAA Soewondo (area parkir) 1 7
6 Polres 1 7
7 Pasar Trangkil 1 7
8 Pasar Juwana Baru 2 14
9 Terminal Juwana 3 21
10 Pasar Porda Juwana 2 14
11 Stadion Jaya Kusuma 2 14
12 Terminal Sleko Pati 1 7
13 Pasar Runting 1 7 14 BTN Gembleb 1 7 15 Pasar Gabus 1 7 16 Pasar Puri 3 21 17 Pasar Rogowongso 1 7 18 TPS Puri 2 14 19 TPS Joyo Kusumo 1 7 20 TPS Sleko 3 21 21 Pemda dan PKK 1 7 22 RS. Mitra Bangsa 1 7 23 SMA 1 Jakenan 1 7 24 Pasar Winong 1 7 25 RS. Kayen 1 7 26 TPS Tayu 1 7 27 TPS Desa Bendar 1 7 28 Garuda Food 1 7 29 PG Trangkil 1 7 30 TPS PSAA 1 7 Jumlah 40 280
Sumber : Laporan periodik volume sampah harian TPA, Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Pati, 2011
Selain TPS sebagaimana disebutkan diatas, Kabupaten Pati juga memiliki TPS 3R yang berada di Kelurahan Kalidoro, dengan kapasitas 5 m³ per hari dengan luas 12 x 8 m, jumlah tenaga kerja sebanyak 4 (empat) orang, yang melayani Kel. Kalidoro. Di TPST 3R ini dilaksanakan kegiatan pemilahan dan composting, sedangkan sampah yang sudah tidak bisa diolah lagi langsung diangkut ke TPA Sukoharjo. 3.3.2.4 Pengangkutan
Pengangkutan sampah dilakukan dari kontainer maupun TPS ke TPA. Sarana pengangkutan yang dimiliki Bidang Kebersihan dan Pertamanan di DPU Kabupaten Pati hingga tahun 2011 adalah sebanyak 22 unit, yang terdiri dari :
1. Dump Truck sebanyak 6 (enam) unit
Kendaraan pengangkut sampah dengan bak terbuka yang memiliki lengan hidrolis yang tersambung dnegan bak truk, dengan kapasitas 6 m³, untuk mengangkut sampah dari 4 (empat) depo
Buku Putih Sanitasi Kabupaten Pati Halaman | III.48
2. Arm roll Truck sebanyak 7 (tujuh) unit
Kendaraan untuk mengangkut kontainer sampah sejumlah 36 unit kontainer yang tersebar di wilayah Kabupaten Pati.
3. Pick-up sebanyak 4 (empat) unit
Kendaraan pick-up berkapasitas 2 m³ digunakan untuk melakukan penyisiran sampah, pelayanan / tindak lanjut, pengaduan masyarakat serta memobilisasi personil.
4. Kendaraan roda tiga sebanyak 8 (delapan) unit
Kendaraan berkapasitas 1 m³ digunakan untuk melaksanakan operasional pengumpulan sampah dari bak-bak sampah yang ada di jalan protokol, pertokoan, pasar dan berbagai fasilitas umum dan operasional taman.
5. Becak sampah sebanyak 85 (delapan puluh lima) unit
Alat pengangkutan berkapasitas 0,85 m³ ini banyak digunakan untuk mengangkut sampah dari permukiman, pasar maupun jalan ke TPS
6. Truck penyedot tinja sebanyak 1 (satu) unit
Kendaraan yang dilengkapi tangki dan mesin penyedot ini selain digunakan untuk penyedotan tinja juga digunakan untuk penyedotan kotoran dari saluran air yang tersumbat.
Adapun kondisi sarana armada persampahan yang ada dapat dilihat pada table berikut. Tabel 3.31
Kondisi dan Jumlah Sarana Prasarana Pengelolaan Persampahan
No Jenis Unit Kapasitas (m³) Ritasi (kali)
Kondisi
Baik Ringan Rusak Rusak Berat
1 Dump Truck 6 6 2 6 - -
2 Arm Roll Truck 7 - 4 6 1 -
3 Kontainer 43 7 - 36 2 5
4 Pick up 4 2 2 4 - -
5 Motor roda 3 8 1 2 5 3 -
6 Becak sampah 85 0,85 2 70 11 4
Sumber : Laporan periodik volume sampah harian TPA, Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Pati, 2011 3.3.2.5 Pemrosesan Akhir
Pemrosesan akhir sampah dilakukan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) untuk memroses dan mengembalikan ke lingkungan secara aman. Kabupaten Pati memiliki 3 TPA yaitu TPA Sukoharjo, TPA Plosojenar dan TPA Sampok. TPA Sukoharjo saat ini sudah menggunakan system controlled landfill sedangkan TPA Plosojenar dan Sampok masih menggunakan sistem open dumping.