Guna memenuhi dan mendapatkan sumber daya manusia yang handal, Bank Saudara juga melakukan program-program pelatihan dan pengembangan guna meningkatkan kompetensi karyawan. Program pelatihan dan pengembangan ini dilakukan dengan mengikutsertakan karyawan pada berbagai macam workshop, pelatihan, kursus, dan seminar, atau bentuk-bentuk pelatihan lainnya yang diselenggarakan penyedia jasa pelatihan karyawan yang bereputasi baik.
Investasi yang dikeluarkan oleh Bank Saudara untuk biaya pelatihan selama 2011 adalah Rp 4,931.43 atau sebesar 5,23% dari total biaya tenaga kerja. Jumlah pelatihan yang diselenggarakan oleh pihak internal Bank Saudara adalah 66 pelatihan dengan 1850 peserta pelatihan. Sedangkan pelatihan yang diselenggarakan pihak eksternal adalah 75 pelatihan dengan total peserta 850 orang. Jenis dan waktu pelatihan dapat dilihat pada bagian Data Korporat pada Laporan Tahunan ini.
The salary amount for the employee depends on the performance on a certain period. The company has achievement appraisal system and it has been applied since Bank Saudara implemented a modern human resources management system. The performance appraisal refers to a predetermined target achievement by the management of Bank Saudara.
In order to fulfill and get skillful human resources, Bank Saudara also has training and development program to increase the employee competencies. This training and development program is done by engaging employees in workshops, trainings, courses, seminars, or other trainings held by employees training service providers with good reputation.
In 2011, Bank Saudara invested Rp 4,931.43 or as much as 5,23% from the total amount of labor costs just for the training. The number of trainings held by external parties of Bank Saudara is 66 trainings with 1850 participants. On the other hand, the number of trainings held by external parties is 75 trainings with 850 participants. Types and schedules of the training can be seen in Corporate Data section on the Annual Report.
peMBaHaSan ManaJeMen Dan anaLISIS Ulasan pendukung Bisnis
Kedekatan Bank Saudara dengan nasabah merupakan faktor terpenting bagi perkembangan bisnis perbankan. Salah satu cara untuk mendekatkan diri dengan nasabah adalah dengan membuka kantor-kantor kerja di wilayah-wilayah yang dianggap potensial bagi Perseroan. Selain itu dengan pembukaan jaringan kantor baru, Bank Saudara dapat lebih memaksimalkan potensi-potensi nasabah dengan produk Bank Saudara yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu jaringan kantor tersebut akan meningkatkan aksesibilitas Bank Saudara dan pelayanan bagi Nasabah
Selama tahun 2011, Bank Saudara telah membuka 3 Kantor Cabang, 13 Kantor Cabang Pembantu, dan 8 Kantor Kas baru di beberapa wilayah di Indonesia. Tabel berikut ini merupakan daftar jaringan kantor kerja yang baru di buka sepanjang tahun 2011
Jaringan Kantor / Office Network Tanggal Pembukaan / Opening Date
KC Induk /
MainBranch Office
Kantor Cabang / Branch Office
Purwokerto 17 Oktober 2011
Malang 01 November 2011
Solo 11 November 2011
Kantor Cabang Pembantu / Sub Branch Office
KCP Soreang Raya 10 MEI 2011 KC Surapaticore
KCP Ujung Berung 25 MEI 2011 KC Surapaticore
KCP Jemur Sari/Surabaya Selatan 30 Juni 2011 KC Surabaya
KCP Luragung 15 Juli 2011 KC Cirebon
KCP Pangandaran 28 Juli 2011 KC Tasikmalaya
KCP Gunung Sabeulah 10 Oktober 2011 KC Tasikmalaya
KCP Ciawi 10 Oktober 2011 KC Tasikmalaya
KCP Purwodadi 30 September 2011 KC Semarang
KCP Leuwi Liang 10 Oktober 2011 KC Bogor
KCP Surabaya Barat 03 November 2011 KC Surabaya
KCP Surabaya Utara 12 Desember 2011 KC Surabaya
KCP Boyolali 23 Desember 2011 KC Solo
KCP Cilacap 12 Desember 2011 KC Purwokerto
The closeness of Bank Saudara to its customers is the most important factor in banking business development. One of the ways to get closer to the customers is by opening work offices in potential locations. Moreover, by opening new network, Bank Saudara can maximize customers’ potential with appropriate products of Bank Saudara. Furthermore, the networks will enhance the accessibility of Bank Saudara and its customer service.
In 2011, Bank Saudara has opened 3 new Branch Offices, 13 Sub Branch Offices and 8 Cash Office in some parts of Indonesia. Below is the table of the new work offices network in 2011.
ManaGeMenT DISCUSSIOn anD anaLySIS Business Support review
Jaringan Kantor / Office Network Tanggal Pembukaan / Opening Date
KC Induk /
MainBranch Office
Kantor Kas / Cash Offices
KK Juanda 12 April 2011 KC Bogor
KK Darmaraja 30 Juni 2011 KC Surapaticore
KK Kendal 30 Juni 2011 KC Semarang
KK Ungaran 30 Juni 2011 KC Semarang
KK Taman Topi 10 Agustus 2011 KC Bogor
KK Jatibarang 06 September 2011 KC Cirebon
KK Melawai 15 September 2011 KC Ampera
KK Pelabuhan Ratu 30 Desember 2011 KC Wastukancana
Dengan penambahan 24 kantor kerja baru, jumlah kantor kerja yang berada di dalam jaringan Bank Saudara sebanyak 99 kantor kerja dengan komposisi sebagai berikut :
Jenis Kantor / Types of Office Jumlah Kantor / Number of Offices
2010 2011
Kantor Pusat /Head Office 1 1
Kantor Cabang / Branch Office 11 14
Kantor Cabang Pembantu / SubBranch Office 52 65
Kantor Kas / Cash Offices 14 19
Kas Mobil / MobileCash 1 3
Sementara untuk jumlah Anjungan Tunai Mandiri atau ATM pada tahun 2011 sebanyak 42 buah. Agar ATM Bank Saudara dapat digunakan lebih luas, Perseroan tergabung dengan jaringan ATM Bersama yang memiliki lebih dari 30 ribu ATM yang tersebar di seluruh Indonesia. Di masa depan, Bank Saudara sudah berencana untuk menambah jumlah ATM ini di lokasi-lokasi strategis agar lebih dekat dengan Nasabah.
By adding 24 new work offices, Bank saudara has 99 work offices in its network with below composition.
On the other hand, Bank Saudara has 42 Automatic Teller Machines (ATMs) in 2011. To make the ATM widely use, the company is affiliated with Joint ATM network that has 30 thousand ATMs across Indonesia. In the future, Bank Saudara is planning to add more ATMs in strategic locations to make it closer to the customers.
peMBaHaSan ManaJeMen Dan anaLISIS Ulasan pendukung Bisnis
Sejalan dengan visi dan misi, Perusahaan telah menyempurnakan secara bertahap organisasi penanggungjawab utama penyelenggara Teknologi Sistem Informasi melalui pembentukan Divisi Sistem dan Teknologi. Hal tersebut dimaksudkan agar target pencapaian di tahun 2011 yang tertuang dalam ‘Rencana Strategis Teknolog informasi 2010- 2015 dan Rencana Bisnis Bank 2011 dapat lebih terealisasi.
Sepanjang tahun 2011, peningkatan dan perbaikan telah dilakukan terhadap infrastruktur dan aplikasi berbasis Teknologi Informasi yang bertujuan untuk menjaga ketersediaan dan kehandalan layanan bank, meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan dan regulasi, serta dapat menjadi salah satu pemicu pendapatan jasa non operasional lainnya.
Perbaikan dan peningkatan terhadap infrastruktur Teknologi Informasi yang bertujuan untuk menjaga kehandalan dan percepatan proses layanan perbankan telah dilakukan melalui berbagai cara, yaitu :
a). Melalui penambahan pemroses server utama b). Melalui penambahan beberapa jalur komunikasi
alternatif
c). Melalui implementasi perangkat lunak ‘real time backup’ terhadap dua server ‘core banking’ yang berada di dua lokasi yang berbeda.
Inline with its vision and mission, the company has gradually improved the main organization in charge of Information System Technology through the establishment of System and Technology Division. It aims to increase realization of the resolution target in 2011 that contains in ‘the 2010-2015 Information Technology Strategic Plan and 2011 Bank Business Plan.
In 2011, improvement and development have been done in infrastructure and Information Technology- based applications that aims to maintain the availability and reliability of bank services, increase the rule and regulatory compliances, as well as be one of the other non-operational service revenue boosters.
The improvement and development in Information Technology infrastructure that aims to provide the reliability and acceleration of banking service process have been done through several following ways as follow:
a). Through the addition of main server processors b). Through the addition of some alternative
communication lines
c). Through the implementation of ‘real time backup’ software to two ‘core banking’ servers located in two different locations.
ManaGeMenT DISCUSSIOn anD anaLySIS Business Support review
Peningkatan standarisasi dan kepatuhan terhadap peraturan dan regulasi yang berlaku telah dilakukan melalui:
a). Pentahapan identifikasi resiko terhadap penerapan Teknologi Informasi di Bank,
b). Perbaikan dan penyesuaian kebijakan Teknologi Informasi berbasis keamanan informasi, tata kelola layanan, dan kelangsungan usaha, c). Serta adanya pemeriksaan oleh pihak eksternal
terhadap keabsahan hasil perhitungan aplikasi PSAK
Untuk meningkatan pendapatan non operasional berbasis teknologi, di tahun 2011 telah dilakukan pengembangan fitur-fitur aplikasi perbankan berbasis elektronis yang bekerja sama dengan salah satu lembaga jasa pengiriman uang internasional. Selain itu juga telah dilakukan beberapa evaluasi pengembangan transaksi dengan beberapa lembaga pembayaran elektronis berskala nasional lainnya.
Di bidang sistem informasi dan pelaporan, sepanjang tahun 2011 telah dilakukan pengembangan sistem informasi berbasis ‘data warehouse’.
Sebagai persiapan ekspansi usaha di tahun-tahun mendatang, sepanjang tahun 2011 telah dilakukan evaluasi terhadap beberapa penyedia jasa perangkat lunak ‘core banking’ dan ‘delivery channel’, baik yang berskala nasional maupun internasional. Hasil evaluasi dimaksud telah dikaji, disampaikan kepada pihak manajemen, dan telah dilakukan beberapa tindak lanjut untuk dikerjakan di tahun 2012 dan selanjutnya.
The improvement in standardization and compliance to rule and regulation has been done through:
a). Phasing the risk identifications to the implementation of Information Technology at the Bank,
b). Improving and adjusting the information security- based Information Technology policies, services governance, and business sustainability
c). Examining the validity of PSAK application count result by external party
To increase the technology-based non operational revenue, the Bank has done the development of electronic-based banking application features cooperated with one of the international remittance institutions in 2011. In addition, there were some assessments in transaction development with some other national-scale electronic payment institutions.
In information and reporting system, there was the development of ‘data warehouse’-based information system in 2011.
To prepare the expansion in the coming years, the Bank has done the assessment of some national and international scales ‘core banking’ and ‘delivery channel’ software service providers in 2011. The result has been assessed and presented to the management, resulting in some follow up actions to be done in 2012 and the next coming years.
peMBaHaSan ManaJeMen Dan anaLISIS