• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan Perwilayahan Industri

Dalam dokumen PERATURAN DAERAH KABUPATEN MESUJI (Halaman 78-82)

B. PROGRAM PEMBANGUNAN INDUSTRI

2. Pengembangan Perwilayahan Industri

INDUSTRI PLASTIK, PENGOLAHAN KARET DAN BARANG DARI KARET

1. Memfasilitasi pengem-bangan industri plastik, pengolahan karet dan barang dari karet untuk produk keperluan umum;

2. Memfasilitasi penelitian dan pengembangan

terintegrasi sebagai upaya penguasaan teknologi

proses dan rekayasa produk industri plastik, pengolahan karet dan barang dari karet;

3. Memperkuat kemampuan nasional untuk

memproduksi mesin dan peralatan produksi dari industri plastik dan karet hilir;

4. Mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri, termasuk meningkatkan keterkaitan antara industri besar dan industri kecil dan industri menengah;

5. Memperkuat infrastruktur dalam rangka

pemberlakuan SNI wajib;

6. Memfasilitasi

pengembangan sektor plastik hulu untuk mengurangi ketergantungan bahan baku;

7. Meningkatkan kompetensi SDM.

Memfasilitasi pengembangan dan pembangunan industri plastik, pengolahan karet dan barang dari karet skala besar dengan orientasi ekspor.

termasuk pada kawasan WPI nasional, sehingga belum memperoleh kesempatan pembinaan dan pengembangan industri berskala nasional. Namun demikian, Kabupaten Mesuji dapat menyusun program rintisan, mengingat potensi yang memungkinkan. Dalam RPIP Lampung Tahun 2016-2035, khususnya yang membahas mengenai WPI, Kabupaten Mesuji ditetapkan sebagai kawasan peruntukan industri besar, menengah dan kecil, yang focus pada in-dustri perkebunan dan perikanan di Provinsi Lampung.

b. Pengembangan Kawasan Peruntukan Industri (KPI)

Berdasarkan Pasal 27 Peraturan Daerah Kabupaten Mesuji nomor 6 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Mesuji Tahun 2011 -2031, disebutkan pembagian kawasan peruntukan industri, yaitu Kawasan Industri Besar Pengolahan Hasil Perikanan, Kawasan Industri Besar Pengolahan Hasil Perkebunan, Kawasan Industri Menengah Pengolahan Hasil Perkebunan, Kawasan Industri Kecil Pengolahan Hasil Perikanan dan Industri Kecil Pengolahan Hasil Pertanian.

(1) Kawasan Industri Besar Pengolahan Hasil Perikanan di kecamatan Rawajitu Utara.

(2) Kawasan Industri Besar Pengolahan Hasil Perkebunan di Kecamatan Way Serdang.

(3) Kawasan Industri Menengah Pengolahan Hasil Perkebunan di Kecamatan Simpang Pematang dan di Kecamatan Tanjung Raya.

(4) Kawasan Industri Kecil Pengolahan Hasil Perikanan dan Industri Kecil Pengolahan Hasil Pertanian di Kecamatan Mesuji.

Berdasarkan potensi besar disektor pertanian khususnya tanaman padi, Kabupaten Mesuji juga akan mengembangan Kawasan Pe-runtukan Industri (KPI) Pengolahan Hasil tanaman Padi di Kecama-tan Mesuji Timur dan KecamaKecama-tan Rawajitu Utara, karena kecamaKecama-tan tersebut merupakan daerah penghasil padi terbanyak di Kabupaten Mesuji.

Tabel 4.5.

Program Pengembangan Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Jangka Menengah 2021-2025 Jangka Panjang 2026-2040 1. Kajian terhadap

pengem-bangan Kawasan Pe-runtukan Industri

Pen-golahan Hasil Tanaman Padi 2. Koordinasi antar perangkat

daerah untuk menetapkan Kawasan Peruntukan Indus-tri dalam RTRW.

3. Pembangunan infrastruktur, penyediaan energi, sarana dan prasarana dalam men-dukung pengembangan ka-wasan peruntukan industri.

4. Melakukan Evaluasi ter-hadap pengembangan Kawa-san Peruntukan Industri .

1. Pembangunan infrastruktur, penyediaan energi, sarana dan prasarana dalam men-dukung pengembangan ka-wasan peruntukan industri.

2. Melakukan Evaluasi ter-hadap pengembangan Kawa-san Peruntukan Industri.

c. Pembangunan Kawasan Industri (KI)

Pembangunan kawasan industri diprioritaskan pada daerah-daerah yang berada dalam KPI berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Mesuji Tahun 2011 -2031. Kabupaten Mesuji memiliki rencana pengembangan kawasan industri, yang terdiri atas :

(1) Kawasan Industri Besar Pengolahan Hasil Perikanan di kecamatan Rawajitu Utara meliputi : Desa Sungai Buaya, Desa Sungai Sidang, Desa Sidang Makmur, Desa Sidang Way Puji, Desa Sidang Sido Rahayu dan Desa Sidang Muara Jaya.

(2) Kawasan Industri Besar Pengolahan Hasil Perkebunan di Kecamatan Way Serdang meliputi : Desa Labuhan Mulya, Desa Labuhan Baru, Desa Labuhan Makmur, Desa Panca Warna, Desa Kebun Dalam, Desa Tri Tunggal Jaya, Desa Bumi Harapan, Desa Kejadian dan Desa Karang Mulya.

(3) Kawasan Industri Menengah Pengolahan Hasil Perkebunan di Kecamatan Simpang Pematang meliputi : Desa Jaya Sakti, Desa Harapan Jaya, Desa Wira Bangun, Desa Agung Batin, Desa Mulya Agung, Desa Bangun Mulya, Desa Rejo Binangun, dan di

Kecamatan Tanjung Raya meliputi : Desa Wirajaya, Desa Sriwijaya, Desa Sinar Laga, dan Desa Bangun Jaya.

(4) Kawasan Industri Kecil Pengolahan Hasil Perikanan di Kecamatan Mesuji meliputi : Desa Wiralaga I, Desa Wiralaga II, Desa Nipah Kuningdan Desa Sungai Badak. dan Kawasan In-dustri Pengolahan Hasil Pertanian di Kecamatan Mesuji meliputi : Desa Tirtalaga, Desa Tanjung Serayan dan Sumber Makmur.

Tabel 4.6

Program Pembangunan Kawasan Industri (KI) Jangka Menengah

2021-2025 Jangka Panjang

2026-2040 1. Kajian dan penyusunan

rencana pembangunan Ka-wasan Industri Pengolahan Hasil Perkebunan dan Peri-kanan.

2. Koordinasi dengan Pemerintah Pusat,

Pemerintah Provinsi, dan lembaga terkait dalam penyusunan rencana pembangunan infrastruktur untuk mendukung

kawasan industri.

3. Koordinasi dengan Pemerintah Pusat,

Pemerintah Provinsi, dan lembaga terkait dalam penyusunan rencana penye-diaan energi untuk men-dukung kawasan industri 4. Koordinasi dengan

Pemerintah Pusat,

Pemerintah Provinsi, dan lembaga terkait dalam penyusunan rencana penye-diaan SDM dan teknologi untuk mendukung kawa-san industri.

5. Pembangunan kawasan industri

6. Pembangunan infrastruktur, penyediaan energi, sarana dan prasarana dalam men-dukung pengembangan ka-wasan peruntukan industri.

1. Pembangunan kawasan industri

2. Pembangunan infrastruktur, penyediaan energi, sarana dan prasarana dalam men-dukung pengembangan ka-wasan peruntukan industri.

3. Pembangunan sarana dan prasarana

pengembangan SDM 4. Melakukan Evaluasi

ter-hadap pengembangan Ka-wasan Industri.

7. Pembangunan sarana dan prasarana

pengembangan SDM 8. Melakukan Evaluasi

ter-hadap pengembangan Ka-wasan Peruntukan Industri

d. Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM)

Dalam RPIP Lampung Tahun 2016-2035, Kabupaten Mesuji masuk dalam pengembangan Sentra IKM, pembangunan sentra IKM sangat diperlukan untuk menumbuh kembangkan IKM yang ada di Kabu-paten Mesuji. Dengan adanya sentra IKM diharapkan menjadi

fasilitas untuk menjalankan program

peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), layanan produksi, riset,dan promosi. Program Pemerintah Kabupaten Mesuji untuk pembangunan Sentra IKM dapat dilihat sebagaimana dalam tabel 4.7

Tabel 4.7

Program Pembangunan Sentra IKM Jangka Menengah

2021-2025 Jangka Panjang

2026-2040 1. Survey dan pemetaan

potensi pembangunan sentra IKM.

2. Penyusunan rencana pembangunan sentra IKM.

3. Pembentukan kelembagaan sentra IKM.

4. Pengadaan tanah untuk pembangunan sentra IKM.

5. Pembangunan

infrastrastruktur untuk mendukung sentra IKM.

6. Pembangunan sentra IKM.

7. Pembinaan dan

pengembangan sentra IKM

1. Pengadaan tanah untuk pembangunan sentra IKM.

2. Pembangunan

infrastrastruktur untuk mendukung sentra IKM.

3. Pembangunan sentra IKM.

4. Pembinaan dan

pengembangan sentra IKM

Dalam dokumen PERATURAN DAERAH KABUPATEN MESUJI (Halaman 78-82)

Dokumen terkait