• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan Usaha Hasil Hutan Bukan Kayu

Dalam dokumen Musi Banyuasin Sumatera Sealatan (Halaman 30-36)

RENCANA KEGIATAN

2.2. PEMANFAATAN DAN PEMUNGUTAN HASIL HUTAN KAYU DAN HASIL HUTAN BUKAN KAYUHUTAN BUKAN KAYU

2.2.2 Pengembangan Usaha Hasil Hutan Bukan Kayu

Pengembangan usaha hasil hutan bukan kayu yang akan dikembangkan oleh Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kepayang adalah jenis Rotan, dan Getah Karet serta tanaman buah-buahan di areal zona pemanfaatan.

Potensi rotan yang sudah ada dan tersebar di baik zona perlindungan maupun di zona budidaya yang rata – rata per hektarnya 6-8 batang, pada lima tahun pertama akan tetap dipelihara terutama yang berada di zona Budidaya dan ditambah dengan tanaman yang baru yang rata-ratanya ± 1.500 batang pada setiap tahun. Pola penanamannya yang dilakukan dengan anakan alam yang lokasinya di zona lindung yang dilokasi yang sesuai rotan bisa tumbuh dengan subur. Pemanenan akan dimulai pada usia rotan 5 tahun dengan jumlah sesuai dengan tingkat kematangan dari rotan tersebut.

Pada kawasan di zona pemanfaatan salah satu Hasil usaha bukan Kayu bagi Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) yang potensial adalah getah karet. Khusus tanaman pokok karet akan melakukan pemeliharaan tanaman karet yang sudah ada dengan luasan 630 hektar dan menambah luasan ± 900 hektar dengan jarak tanam 4 x 3 meter, sehingga tanaman dalam satu hektar bisa tertanam ± 500 batang karet.

Pada periode lima tahun pertama, disamping memilihara tanaman yang telah ada juga akan merencanakan tanaman karet 200.000 batang untuk tanaman baru dan pada 5 tahun berikutnya akan ditanam 250.000 batang.

Selain tanaman karet dan rotan pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu pun direncanakan penanaman jenis tanaman buah dan obat -obatan di areal zona pemanfaatan dengan luas areal mencapai 1.200 hektar. Hasil Pemantauan dilapangan pada tahun 2015 sedikitnya 234 Ha kebun karet. Setidak pada tahun ini ada ± 94.000 batang karet yang telah menghasilkan karena pada saat ini umur karet

> 6 Tahun. Sehingga potensi getah karet dalam periode tahap awal 5 (lima) tahun pertama sudah dilakukan pemanenan. Diperkirakan jumlah pemanenan getah karet dalam periode 5(lima) tahun pertama sekitar 1.000 ton, sedangkan periode lima tahun selanjutnya akan terus meningkat sampai daur pertama (± 20 tahun) tanaman kayu karet dilakukan penebangan.

Tabel 15. Rencana Tanam Hasil Hutan bukan kayu di Zona Pemanfaatan Luas Areal zona Pemanfaatan : 3.400 Ha

Tanaman unggulan : 900 Ha

Tanaman unggulan buah : 1.200 Ha

NO Kegiatan 0 s/d 1 Tahun 1 s/d 5 Tahun 5 s/d 10 Tahun Keterangan

1 Tanaman Perkebunan

A. Karet ± 500 Batang Pohon

karet di tanam ± 150.000 Batang Pohon

kareat di tanam ± 250.000 batang pohon

Karet di tanam Luas areal yang di tanam 900 hektar

B. Mangga 1000 batang pohon

Mangga di tanam 2500 batang pohon Mangga

di tanam 3000 batang pohon

Mangga di tanam Luas areal yang di tanam 1.200 hektar

C. Durian 1000 batang pohon

Durian di tanam 2500 batang pohon Durian

di tanam 3000 batang pohon

Durian di tanam Luas areal yang di tanam 1.200 hektar

D. Rambutan 1000 batang pohon

Rambutan di tanam 2500 batang pohon

Rambutan di tanam 3000 batang pohon

Rambutan di tanam Luas areal yang di tanam 1.200 hektar

E. Cempedak 1000 batang pohon

Cempedak di tanam 2500 batang pohon

Cempedak di tanam 3000 batang pohon

Cempedak di tanam Luas areal yang di tanam 1.200 hektar

F. Nangka 1000 batang pohon

Nangka di tanam 2500 batang pohon Nangka

di tanam 3000 batang pohon

Nangka di tanam Luas areal yang di tanam 1.200 hektar

G. Kecapi 1000 batang pohon

Kecapi di tanam 2500 batang pohon Kecapi

di tanam 3000 batang pohon

Kecapi di tanam Luas areal yang di tanam 1.200 hektar

H. Manggis 1000 batang pohon

Manggis di tanam 2500 batang pohon

Manggis di tanam 3000 batang pohon

Manggis di tanam Luas areal yang di tanam 1.200 hektar

I. Jengkol 1000 batang pohon

Jengkol di tanam 2500 batang pohon Jengkol

di tanam 3000 batang pohon

Jengkol di tanam Luas areal yang di tanam 1.200 hektar

J. Petai 1000 batang pohon

Petai di tanam 2500 batang pohon Petai di

tanam 3000 batang pohon

Petai di tanam Luas areal yang di tanam 1.200 hektar

K. Jambu Biji 1000 batang pohon

Jambu Biji di tanam 2500 batang pohon Jambu

Biji di tanam 3000 batang pohon

Jambu Biji di tanam Luas areal yang di tanam 1.200 hektar

2 Tanaman Obat-obatan atau apotik hidup

B. Jahe 500 batang di tanam 1000 Batang di Tanam 1500 Batang di Tanam Luas areal yang akan di tanam 10 hektar

tanam 10 hektar

C. Lengkuas 500 batang di tanam 1000 Batang di Tanam 1500 Batang di Tanam Luas areal yang akan di tanam 10 hektar

D. Kencur 500 batang di tanam 1000 Batang di Tanam 1500 Batang di Tanam Luas areal yang akan di tanam 10 hektar

Tabel 16. Proses Pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu ( HHBK) Luas Areal zona Pemanfaatan : 3.400 Ha

Tanaman unggulan : 900 Ha

Tanaman unggulan buah : 1.200 Ha

NO Kegiatan 0 s/d 1 Tahun 1 s/d 5 Tahun 5 s/d 10 Tahun Keterangan

1 Pembibitan Persiapan Kebutuhan

pembibitan 1. Lokasi

pembibitan 0,5 hektar

2. Peralatan pembibitan (Mesin pompa air, terpal plastik, polybag, waring, ember

penyiraman, dll) 3. Bibit tanaman

(durian, cempedak, manggis, rambutan, mangga,

nangka, jengkol,

petai, jelutung, jabon, pinang, kueni dan rotan)

2 Penanaman Penanaman tanaman

palawija

1. Persiapan lahan 2. Jagung 10

karung 5kg seluas 2,5 hektar 3. Cabe 10

bungkus 4. Semangka

bungkus 5. Jahe merah 6. dll

Persiapan lahan tanaman konservasi seluas 25 hektar

1. Penebasan 2. Masang pacang

tanam (pengajiran) 3. Pembuatan

lobang tanaman 4. Penaman bibit 5. Pembongkoran

danpenimbunan di bawah tanaman 6. Penaman

palawija tetap di tanam

3 Pemeliharaan dan

perawatan tanaman Pemeliharaan dan

perawatan tanaman di lakukan dengan cara:

1. Penebasan (penebasan di lakukan 3 kali dalam 1 tahun) 2. Penyemprotan

(penyemprotan di lakukan 3 kali dalam 1 tahun)

3. Pemupukan di lakukan 3 kali dalam 1 tahun) 4. Penyiangan

(penyiangan di lakukan 1 kali dalam 1 tahun) 4 Pengelolahan dan

pemasaran Panen tanaman

palawija di kelolah oleh lumbung desa

Panen tanaman Hasil Hutan Kayu

1. Jabon 1000 batang 2. Rotan 1000

rumpun Panen Tanaman Hasil Hutan Bukan Kayu1. Madu Hutan

2. Bengkuang bahan tikar 3. Buah Durian 4. Buah

Cempedak 5. Buah Manggis 6. Buah

Rambutan 7. Buah Mangga 8. Buah Nangka 9. Buah Jengkol 10.Buah Petai 11.Buah Pinang 12.Buah Kueni

Pemasaran HHK dan HHBK di kelolah oleh Koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)

Dalam dokumen Musi Banyuasin Sumatera Sealatan (Halaman 30-36)

Dokumen terkait