TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Daerah Aliran Sungai
2.4 Sistem Informasi Geografis (SIG)
2.5.1 Pengertian ArcSWAT 2012
ArcSWAT”merupakan software yang berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG)
sebagai ekstensi tambahan pernagkat lunak ArcMap dengan menggunakan model”SWAT
(Soil and Water Assesment Tool). SWAT”merupakan model kejadianikontinyu untuk skala
DAS (Daerah Aliran Sungai) yang beroperasi secara harian dan dirancang untuk memprediksi dampak pengelolaan terhadap air, sedimen, dan kimia pertanian pada DAS
yang tidak memiliki alat pengukuran. ArcSWAT dapat diunduh melaluiisitus swat.tamu.edu.
SWAT dapat digunakan untuk mensimulasikan”DAS tunggal atau sistem DAS ganda yang
terhubung secara hidrologis. Setiap DAS pertama dibagi menjadi subbasin dan kemudian dibagi menjadi HRU (Hidrology Respons Unit) berdasarkan penggunaan lahan, jenis tanah
dan kemiringan lereng. Berikut ini merupakan prosedur utama dalam ArcSWAT :
- Load or select the ArcSWAT extension (pilih ekstensi ArcSWAT)
- Delinate the watershed and define the HRUs (Delinasi DAS dan penentuan HRU)
- (optional) Edit SWAT databases
- Define the weather data (Penentuan data cuaca)
- Apply the default input files writer (masukan input file sesuai dengan database ArcSWAT)
- (optional) Edit the default input files (edit input data sesuai dengan database)
- Set up (requires specification of simulation period, PET calculation method, etc.) and
run SWAT (mengatur periode simulasi, perhitungan PET dan selanjutnya running SWAT)
- (Optional) Apply a calibration tool ( masukan nilai kalibrasi)
- (Optional) Analyze, plot and graph SWAT output (menganalisis, dan menggambarkan
hasil SWAT)
AcrSWAT user Support :
ArcSWAT merupakan perangkat lunak dengan public domai. Dukungannya disediakan melalui situs pengguna SWAT dan beberapa kelompok pengguna dan forum diskusi. Berikut ini adalah link beberapa situs dukungan SWAT :
- Situs web pengguna SWAT http://www.brc.tamus.edu/swat/
- Situs web pengguna ArcSWAT http://www.brc.tamus.edu/swat/ArcSWAT.html - Kelompok pengguna ArcSWAT http://groups.google.com/group/ArcSWAT 2.5.2 Item pada Toolbars Menu ArcSWAT 2012
Bagian ini menjelaskan tentang fungsi yang dapatidigunakan untuk melakukan
pemodelan pada ArcSWAT 2012. 2.5.2.1 SWAT Project Setup Menu
SWAT Project Setup berfungsi sebagai persiapan awal pembuatan proyek SWAT. New SWAT Project yang telah di buat dengan menentukan lokasi folder proyek berisi ArcMap
dokumen, dua file berebentuk geodatabases, GIS data sementara daniSWAT 2012 input files
(berbasis Mic. Access) untuk memasukkan informasi data sesuai kondisi lokasi proyek (jenis tanah, tata guna lahan, curah hujan, dan lain sebagainya.
Pada menu ini mengandung beberapa item yang berfungsi untuk mengatur dan
a. New SWAT Project : befungsi untuk pembuatan awal proyek SWAT (penempatan lokasi folder, pembuatan nama proyek, dsb)
b. Open SWAT Map Document : membuka proyek SWAT yang sudah pernah ada.
c. Save SWAT Project : menyimpan proyek SWAT yang sudah/sedang di
jalankan
d. Copy SWAT Project : menyalin proyek SWAT yang sudah ada ke folder
baru
e. Delete SWAT Project : menghapus keseluruhan folder proyek SWAT yang
sudah di buat.
f. ArcSWAT Help : membuka dokumen bantuan “ArcSWAT
Documentation 2012” untuk menjalankan ArcSWAT
g. About ArcGIS ArcSWAT : berisi tentang informasi generik software (versi,
pembaharuan, dsb)
Gambar 2.19 SWAT Project Setup menu
Sumber : ArcSWAT, 2018
2.5.2.2 Watershed Delineator Menu
Watershed Delineator atau delinasi DAS berisikan perintah yang dibutuhkan untuk
Gambar 2.20 Watershed Delineator menu
Sumber : ArcSWAT, 2018
Pada menu ini mengandung beberapa item, diantaranya: a. Automatic Watershed Delineaton
Ketika suatu proyek baru diciptakan, maka watershed delineation dialog box akan secara
otomatis ditampilkan. Automoatic Watershed Delineaton atau delinasiidaerah aliran sungai
(DAS) otomatis berfungsi untuk pembuatan atau penggambaran DAS. Data raster DEM (Digital Elevation Model) dan aliran sungai lokasi proyek dibutuhkan pada menu ini. Menu ini memunculkan kotak dialog seperti pada Gambar 2.20 yang memuat menjadi lima bagian : DEM Setup, stream definition, Outlet and inlet definition, dan main watershed outlet selection and definition serta reservoirs.
Gambar 2.21 Dialog Box Watershed Delineation
Sumber : ArcSWAT, 2018 b. Watershed Reports
Watershed reports berisi laporan mengenai topografi model seperti maksimal, minimal, rata –rata, standar deviasi elevasi yang dihasilkan dariipembuatan delinasi daerah aliran sungai (DAS) pada dialog box sebelumnya.
2.5.2.3 HRU Analysis Menu
HRU Analysis (Hydrology Response Unit Analysis) menu mengandung perintah yang
memunculkan overlay peta kondisi lahan pada daerah aliranisungai (DAS) melalui dialog
box yang berisi data tata guna lahan, jenis tanah, dan slope. Pada menu ini mengandung beberapa item, diantaranya:
a. Land Use/Soils/Slope Definition : perintah untuk memasukkan data tata guna lahan, jenis tanah, dan kemiringan lereng dengan SWAT 2012 database untuk memunculkan informasi berbentuk overlay peta.
b. HRU Definition/Distribution : perintah untuk menentukan skala dari HRU yang akan
di gunakan pada lokasi daerah aliran sungai (DAS).
c. HRU Analysis Reports : dialog box yang berisikan informasi hasil HRU pada
sub – sub DAS yang telah dibuat sebelumnya. diantaranya, sub - basin A denganitata guna lahan, jenis tanah dan kemiringan yang sudah di overlay sebelumnya.
Gambar 2.22 HRU Analysis menu
Sumber : ArcSWAT, 2018
2.5.2.4 Write Input Tables Menu
Write Input Tables menu mengandung perintah untuk menghubungkan ArcSWAT dengan file geodatabase (SWAT2012.mdb) untuk memasukkan nilai pada model. Diantaranya adalah informasi stasiun pengukur cuaca (stasiun hujan, curah hujan, suhu udara, penyinaran matahari, kecepatan angin, dsb).
Gambar 2.23 Write Input Tables menu
Sumber : ArcSWAT, 2018
Pada menu Write Input Tables terdapat beberapa item, diantaranya:
a. Weather Station : pada menu ini berfungsi untuk menentukan kondisi
cuaca di lokasi proyek. sebelum mengisi kondisi cuaca pada model ArcSWAT, terlebih dahulu memasukkan data cuaca berupa angka pada file geodatabase (SWAT2012.mdb)
b. Write SWAT Database Tables : pada menu ini berfungsi untuk menyingkronkan data angka pada file geodatabase dan model ArcSWAT ditandai dengan kata completed.
c. Update Database : pada menu ini berfungsi untuk memperbaharui
informasi cuaca yang sudah di masukkan dan disinkronkan antara file geodatabase dan ArcSWAT model pada tahap sebelumnya.
Gambar 2.24 Dialog box pada Write Input Tables Menu
2.5.2.5 Edit SWAT Input Menu
Edit SWAT Input menu berisikan perintah untuk mengizinkan akses melalui ArcSWAT model (pada ArcMap desktop) untuk dapat mengedit database yang ingin diperbaharui. Pada menu ini pengguna dapat mengedit sesuai dengan kebutuhan. Perubahan pada Edit SWAT Input Menu akan otomatis memperbaharui file geodatabasenya (SWAT2012.mdb).
Gambar 2.25 Edit SWAT Databases dialog box
Sumber : ArcSWAT, 2018
Terdapat beberapa database yang dapat diakses diantaranya, informasi tanah, tata guna lahan (Hutan primer, sawah belukar, dsb) serta urban (pemukiman).
2.5.2.6 SWAT Simulation Menu
SWAT Simulation menu berisikan perintah untuk menjalankan hasil model SWAT yang sudah melalui tahap menu sebelumnya (Watershed Delineator, HRU Analysis, Write Input Tables, dan Edit SWAT Input), dan menampilkan hasil analisis dan proses kalibrasi. Terdapat beberapa item pada SWAT Simulation menu diantaranya adalah:
Gambar 2.26 SWAT Simulation Menu
a. Run SWAT : perintah Run SWAT berisi parameter yang dapat di modifikasi sesuai kebutuhan dalam menjalankan model SWAT, seperti periode waktu, pengaturan versi SWAT, dsb
b. Read SWAT Output : Read SWAT Output berfungsi untuk menterjemahkan
hasil running SWAT model, terdapat beberapa parameter yang ingin di tampilkan sesuai kebutuhan.
c. Set Default Simulation : perintah Set Default Simulation membantu untuk
menjalankan kembali SWAT Simulation yang nantinya akan digunakan sebagai hasil simulasi yang baru.
d. Manual Calibration Helper : Manual Calibration Helper berfungsi untuk
membukan dialog box yang digunakan untuk mengubah model HRU yang hasilnya mendekati dengan kondisi lapangan atau disebut kalibrasi manual.
Gambar 2.27 Setup and Run SWAT Model Simulation dan SWAT Output dialog box
Sumber : ArcSWAT, 2018