• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V : ANALISA DATA

ANALISIS DATA

5.3.3 Penghasilan Ayah

Data mengenai distribusi Ayah responden berdasarkan penghasilan, disajikan pada tabel 5.8 berikut ini:

Tabel 5.8

Distribusi Ayah Berdasarkan Penghasilan

No Penghasilan Frekuensi Persentase ( %)

1 2 Rp. 1.600.000 – Rp.2.000.000 Rp.1.000.000 – Rp.1.500.000 15 19 44,12 55,88 Jumlah 34 100

Sumber : Kuesioner, April 2015

Berdasarkan data yang disajikan pada tabel 5.8 dpat dilihat bahwa sebagian penghasilan Ayah responden yaitu Rp.1.000.000 – Rp.1.500.000, sebanyak 19 responden (55,88%), sementara itu penghasilan Ayah responden Rp.1.600.000 – Rp.2.000.000, sebanyak 15 responden (30,77%). Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian yang dilakukan di lapangan oleh peneliti melalui wawancara dan angket ternyata Ayah responden yang berpenghasilan Rp.1.600.000 - Rp.2.000.000 adalah mereka yang bekerja sebagai wiraswasta dan petani, sedangkan Ayah responden yang berpenghasilan Rp.1.000.000- Rp.2.000.000 yaitu mereka yang bekerja sebagai buruh, supir angkot dan mocok-mocok.

80 5.3.4 Pendidikan Ibu

Data mengenai distribusi responden berdasarkan pendidikan Ibu, disajikan pada tabel 5.9 berikut ini:

Tabel 5.9

Distribusi Responden Berdasarkan Pendidikan Ibu

No Pendidikan Ibu Frekuensi Persentase (%)

1. 2. 3. 4. Tamat SLTA Tamat SLTP Tamat SD Tidak Bersekolah 2 7 21 4 5,88 20,59 61,77 11,76 Jumlah 34 100

Sumber : Kuesioner, April 2015

Berdasarkan data yang disajikan pada tabel 5.9 dapat dilihat bahwa sebagian besar Ibu responden tamat SD yaitu sebanyak 21 responden (61,77%), tamat SLTP yaitu sebanyak 7 responden (20,59%), tidak bersekolah yaitu sebanyak 4 responden (11,76%), sementara itu Ibu responden yang tamat SLTA sebanyak 2 responden (5,88%).

81 5.3.5 Pekerjaan Ibu

Data mengenai distribusi responden berdasarkan pekerjaan Ibu, disajikan pada 5.10 berikut ini:

Tabel 5.10

Distribusi Responden Berdasarkan Pekerjaan Ibu

No Pekerjaan Ibu Frekuensi Persentase (%)

1. 2. 3. 4. Wiraswasta Buruh Mocok-mocok Ibu Rumah Tangga

5 7 5 17 14,71 20,58 14,71 50,00 Jumlah 34 100

Sumber : Kuesioner, April 2015

Berdasarkan data yang disajikan pada tabel 5.10 dapat dilihat bahwa sebagian besar Ibu responden tidak bekerja (Ibu rumah tangga) yaitu sebanyak 17 responden (50,00%), sementara Ibu responden yang bekerja yaitu sebagai buruh sebanyak 7 responden (20,58%), wiraswasta yaitu sebanyak 5 responden (14,71%), dan mocok-mocok yaitu sebanyak 5 responden (14,71%).

Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian melalui angket dan wawancara, Ibu dari responden yang bekerja sebagai wiraswasta yaitu membantu suami mereka, membuka usaha bersama seperti membuka warung makanan. Ibu dari responden yang bekerja sebagai buruh yaitu buruh pabrik dan pembantu rumah tangga, sedangkan Ibu dari responden yang bekerja mocok-mocok tidak memilki kegiatan yang tetap.

82 5.3.6 Penghasilan Ibu

Data mengenai distribusi responden berdasarkan penghasilan Ibu, disajikan pada tabel 5.11 berikut ini:

Tabel 5.11

Distribusi Responden Berdasarkan Pnghasilan Ibu

No Jawaban Frekuensi Persentase (%)

1. 2. 3. 4 Rp.1.600.000 – Rp.2.000.000 Rp. 1.100.000 – Rp.1.500.000 Rp. 500.000 – Rp.1.000.000 Tidak memiliki penghasilan

4 3 10 17 11,76 8,83 29,41 50,00 Jumlah 34 100

Sumber : Kuesioner, April 2015

Berdasarkan data yang disajikan pada tabel 5.11 dapat dilihat bahwa sebgaian besar Ibu dari responden tidak memiliki penghasilan karena tidak bekerja yaitu sebanyak 17 responden (50,00%). Sementara itu, Ibu dari responden yang memiliki penghasilan Rp. 1.600.000- Rp.2.000.000 yaitu sebanyak 4 responden (11,76%), yang memiliki penghasilan Rp.1.100.000 - Rp.1.500.000 sebanyak 3 responden (8,83%), dan yang memiliki penghasilan Rp.500.000-Rp.1.000.000 sebanyak 10 responden (29,41%).

Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian melalui angket dan wawancara, Ibu responden yang memiliki penghasilan Rp.1.500.000-Rp.2.000.000 yaitu yang bekerja sebagai wiraswasta, Ibu dari responden yang memiliki penghasilan Rp.1.000.000-Rp.1.500.000 yaitu bekerja sebagai buruh, dan yang memilki penghasilan Rp.500.000-Rp.1.000.000 yaitu yang bekerja sebagai buruh dan mocok-mocok.

83 5.3.7 Penghasilan Orang Tua Dalam Memenuhi Kebutuhan

Data mengenai distribusi responden berdasarkan cukup atau tidaknya penghasilan orang tua dalam memenuhi kebutuhan, disajikan pada tabel 5.12 berikut ini:

Tabel 5.12

Distribusi Responden Berdasarkan Cukup atau Tidaknya Penghasilan Orang Tua Dalam Memenuhi Kebutuhan

No Distribusi Responden Frekuensi Persentase (%)

1 2 3 4

Lebih dari cukup Cukup Kurang Sangat kurang 5 14 15 - 14,71 41,17 44,12 - Jumlah 34 100

Sumber : Kuesioner, April 2015

Berdasarkan data yang disajikan pada tabel 5.12 dapat dilihat bahwa responden yang menjawab penghasilan orang tua mereka kurang untuk memenuhi kebutuhan yaitu sebanyak 15 responden (44,12%), responden yang menjawab cukup sebanyak 14 responden (41,17%), dan responden yang menjawab lebih dari cukup sebanyak 5 responden (14,71%).

Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian melalui angket dan wawancara bahwa responden yang menjawab penghasilan orang tua kurang untuk memenuhi kebutuhan yaitu orang tua responden yang bekerja sebagai buruh dan mocok-mocok, sementara responden yang menjawab penghasilan orang tua cukup dan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan yaitu orang tua mereka yang bekerja sebagai wiraswasta dan petani.

84 5.3.8 Lokasi Ayah Bekerja

Data mengenai distribusi responden terhadap lokasi ayah responden bekerja disajikan pada tabel 5.13 berikut ini:

Tabel 5.13

Distribusi Responden Berdasarkan Lokasi Ayah Bekerja

No Lokasi Ayah Bekerja Frekuensi Persentase (%)

1. 2.

Dalam kota yang sama Luar kota/daerah 30 4 88,24 11,76 Jumlah 34 100

Sumber : Kuesioner, April 2015

Berdasarkan data yang disajikan pada tabel 5.13 dapat dilihat bahwa mayoritas Ayah responden bekerja di dalam kota yang sama yaitu sebanyak 30 responden (88,24%), sementara itu Ayah responden yang bekerja di luar daerah/kota yaitu sebanyak 4 responden (11,76%).

Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian melalui angket dan wawancara bahwa Ayah responden yang bekerja di lura daerah/kota yaitu bekerja sebagai wiraswasta seperti pedagang somay, dikarenakan di Desa Karang Rejo sudah banyak yang menjual somay, sehingga Ayah responden tersebut harus berjualan di luar daerah/kota agar tidak memliki banyak pesaing dan dapat memenuhi kebutuhan ekonomi.

85 5.3.9 Lokasi Ibu Bekerja

Data mengenai responden berdasarkan lokasi Ibu bekerja, disajikan pada tabel 5.14 berikut ini:

Tabel 5.14

Distribusi Responden Berdasarkan Lokasi Ibu Bekerja

No Lokasi Ibu Bekerja Frekuensi Persentase (%)

1. 2. 3.

Dalam kota yang sama Luar kota yang sama Tidak memberikan jawaban

17 - 17 50,00 - 50,00 Jumlah 34 100

Sumber : Kuesioner, April 2015

Berdasarkan data yang disajikan pada tabel 5.14 dapat dilihat bahwa lokasi Ibu responden bekerja di dalam kota yang sama yaitu sebanyak 17 responden (50,00%), sementara itu 17 responden (50,00%) tidak memberikan jawaban.

Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian melalui angket dan wawancara bahwa responden yang tidak memberikan jawaban dikarenakan Ibu mereka tidak memeiliki pekerjaan (Ibu Rumah Tangga).

86 5.3.10 Komunikasi di Dalam Keluarga

Data mengenai responden berdasarkan komunikasi di dalam keluarga, disajikan pada tabel 5.15 berikut ini:

Tabel 5.15

Distribusi Responden Berdasarkan Komunikasi di Dalam Keluarga

No Komunikasi Dalam Keluarga Frekuensi Persentase (%)

1 2 3 4 Akrab Biasa Saja Kurang Akrab Tidak akrab 12 15 7 - 35,29 44,12 20,59 - Jumlah 34 100

Sumber : Hasil Kuesioner 2015

Berdasarkan data yang disajikan pada tabel 5.15 dapat dilihat bahwa sebagian besar responden menjawab komunikasi di dalam kelurga biasa saja yaitu sebanyak 15 responden (44,12%), responden yang menjawab komunikasi di dalam keluarga kurang akrab yaitu sebanyak 7 responden (20,59%), dan responden yang menjawab akrab yaitu sebanyak 12 responden (35,29%).

Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian melalui angket dan wawancara, ternyata bahwa responden yang menjawab biasa saja dan kurang akrab komunikasinya dengan keluarga dikarenakan rasa sungkan untuk menceritakan masalah-masalah responden terhadap keluarganya dan alasan lain yaitu Ayah/Ibu,Kaka/Abang sibuk bekerja, sehinga sangat jarang untuk berkumpul bersama.

87 5.3.11 Hubungan Suasana Keluarga

Data mengenai responden berdasarkah hubungan suasana di dalam keluarga, disajikan pada tabel 5.16 berikut ini:

Tabel 5.16

Distribusi Responden Berdasarkan Suasana Dalam Keluarga

No Jawaban Jumlah (Jiwa) Persentase (%)

1 2 3 4 Harmonis Biasa Saja Kurang Harmonis Tidak Harmonis 7 21 6 - 19,24 23,07 57,69 - Total 34 100

Sumber : Hasil Kuesioner 2015

Berdasarkan data yang disajikan pada tabel 5.16 dapat dilihat bahwa sebagian besar responden menjawab suasan dalam kelurga biasa saja, yaitu sebanyak 21 responden (23,07%), responden yang menjawab kurang harmonis sebanyak 6 responden (57,69%), sedangkan responden lainnya menjawab harmonis yaitu sebanyak 7 responden (19,24%).

Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian melalui angket dan wawancara, ternyata bahwa responden yang menjawab hubungan suasana keluarga biasa saja dan kurang harmonis disebabkan masalah ekonomi dan kuarangnya kasih sayang yang diberikan oleh orang tua mereka sehingga anak merasa kurang dikasihi oleh anggota keluarga, serta jarang berkomunikasi dalam keluarga sehingga menyebabkan kerengganan hubungan antar keluarga yang akhirnya menimbulkan kesalapahaman yang berujung pada konflik.

88 5.3.12 Anggota Keluarga yang Menjadi Panutan dalam Keluarga

` Data mengenai distribusi responden berdasarkan anggota keluarga yang menjadi panutan dalam keluarga, disajikan pada tabel 5.17 berikut ini:

Tabel 5.17

Distribusi Responden Berdasarkan Anggota Keluarga yang Menjadi Panutan

No Jawaban Frekuensi Persentase (%)

1. 2. 3. 4. Ayah Ibu Kakak/Abang Adik 25 7 2 - 73,53 20,59 5,88 - Jumlah 34 100

Sumber : Kuesiner, April 2015

Berdasarkan data yang disajikan pada tabel 5.17 dapat dilihat bahwa mayoritas responden menjawab yang menjadi panutan dalam keluarga adalah Ayah yaitu sebanyak 25 responden (73,53%), yang menjawab Ibu sebagai panutan dalam kelurga yaitu sebanyak 7 responden (20,59%), dan yang menjawab Kakak/Abang sebanyak 2 responden (5,88%).

Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian melalui angket dan wawancara ternyata bahwa responden yang menjawab Ayah sebagai panutan dalam keluarga karena Ayah merupakan kepala keluarga yang harus dihormati, responden yang menjawab Ibu menjadi panutan dalam keluarga karena lebih dekat dengan Ibu, sedangkan responden yang menjawab Kakak/Abang sebagai panutan dalam keluarga disebabkan responden lebih dekat dan lebih nyaman dengan Kakak/Abang mereka serta lebih banyak memberikan nasihat daripada orang tua mereka.

89 5.3.13 Anggota Keluarga yang Terdekat

Data mengenai distribusi responden berdasarkan anggota keluarga yang terdekat, disajikan pada tabel 5.18 berikut ini:

Tabel 5.18

Distribusi Responden Berdasarkan Anggota Keluarga Yang Terdekat Dengan Responden

No Jawaban Frekuensi Persentase (%)

1. 2. 3. 4. Ayah Ibu Kakak/Abang Adik 2 20 10 2 5,88 58,83 29,41 5,88 Total 34 100

Sumber : Kuesioner, April 2015

Berdasarkan data yang disajikan pada tabel 5.18 dapat dilihat bahwa mayoritas responden menjawab anggota keluarga yang terdekat ialah Ibu sebanyak 20 responden (58,83%), yang menjawab Kakak/Abang yaitu sebanyak 10 responden (29,41%), yang menjawaba Ayah yaitu 2 responden (5,88%), yang menjawab Adik yaitu 2 responden (5,88%).

Berdasarkan data yang diperoleh melalui angket dan wawancara bahwa mayoritas anggota keluarga yang terdekat dengan responden ialah Ibu, disebabkan responden merasa lebih nyaman ketika menceritakan masalah mereka, yang menjawab Kakak/Abang dan Adik karena selain anggota keluarga sudah seperti teman, dan sering pergi jalan-jalan sama.

90

Salah satu responden mengatakan:

Saya dekatnya dengan Abang, karena sering pergi berjalan-jalan sama abang, dan saya selalu menceritakan masalah saya dengan abang. Kalau sama Ayah kurang dekat karena Ayah jarang dirumah, dan jarang ngobrol sama Ayah kecuali ada hal penting saja”.

Dokumen terkait