BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2 Pengolahan Data
4.2.1 Desain Meja Petugas Pelayanan Per kuliahan Awal
Gambar meja petugas pelayanan perkuliahan awal dapat dilihat pada Gambar 4.1 dibawah ini:
Gambar 4.1 Meja Petugas Pelayanan Perkuliahan Awal
Kondisi meja petugas pelayanan perkuliahan di atas hanya digunakan untuk membantu dalam bekerja, menulis dan membaca. Meja petugas pelayanan perkuliahan yang digunakan di jururusan Teknik Industri saat ini dinilai tidak ergonomis, sehingga menyebabkan pada saat menggunakannya terasa kurang nyaman, posisi meja yang terlalu tinggi mengakibatkan pengguna duduk terlalu
tegak sehingga menyebabkan badan terasa kaku, disamping itu juga tidak ada loker untuk peletakan alat tulis maupun tempat penyimpanan barang-barang yang lain, tidak ada laci PC dan tempat absen sehingga pengguna merasa kebingungan untuk meletakkan absen, tidak adanya pintu pengaman yang menyebabkan absen, alat tulis atau keperluan perkuliahan yang lain bisa terjadi kemungkinan hilang. 4.2.2 Desain Meja Petugas Pelayanan Per kuliahan Usulan
4.2.2.1 Uji Keseragaman Data
Uji keseragaman data digunakan untuk pengendalian proses bagian data yang ditolak atau tidak seragam karena tidak memenuhi spesifikasi.
1. Panjang rentang tangan maksimal (Prt)
Dari tabel 4.1 diperoleh nilai panjang rentang tangan maksimal (Prt) untuk mencari nilai dan σx adalah sebagai berikut:
= ...…
=
174,6 cmσx = ( , ) ( , ) ... ( , ) = 5,21
Uji keseragaman data panjang rentang tangan maksimal (Prt) dengan tingkat kepercayaan yang digunakan 95%, maka k = 2, yaitu:
CL = 174,6 BKA = + k. σx
= 174,6 + (2) 5,21 = 185,02 BKB = - k. σx
Dari data di atas dapat dibuat tabel uji keseragaman panjang rentang tangan maksimal (Prt) sebagai berikut :
Gambar 4.2 Uji Keseragaman Panjang Rentang Tangan Maksimal (Prt) 2. Panjang jangkauan tangan maksimum ke depan (Pjt)
Dari Tabel 4.1 diperoleh nilai panjang jangkauan tangan maksimum ke depan (Pjt) untuk mencari nilai dan σx adalah sebagai berikut:
=
=
76,3 cmσx = ( , ) ( , ) ( , ) = 3,38
Uji keseragaman data panjang jangkauan tangan maksimum ke depan (Pjt) dengan tingkat kepercayaan yang digunakan 95%, maka k = 2, yaitu :
CL = 76,3 BKA = + k. σx ` = 76,3 + (2)3,38 = 83,07 BKB = - k. σx = 76,3 - (2)3,38 = 69,53 176 180 170 175 176 178 180183 176 185 185 171 170 175 170 185 170 172 170 172 183 175 185 176 150 155 160 165 170 175 180 185 190 195 200 1 3 5 7 9 11 13 15 17 19 21 23 25 27 29 31 33 35 37 39 D at a P e n g u k u ra n
Panjang Rentang Tangan Maksimal
Dat a
BKA = 185,02
CL = 174,6
BKB = 164,18
Ke-Dari data di atas dapat dibuat tabel uji keseragaman panjang jangkauan tangan maksimum ke depan (Pjt) sebagai berikut:
Gambar 4.3 Uji Keseragaman Panjang Jangkauan Tangan Maksimum ke Depan (Pjt)
3. Tinggi siku posisi duduk (Tsd)
Dari Tabel 4.1 diperoleh nilai tinggi siku posisi duduk (Tsd) untuk mencari nilai dan σx adalah sebagai berikut:
=
=
72,03 cmσx = ( , ) ( , ) ( , ) = 1,64
Uji keseragaman data tinggi siku posisi duduk (Tsd) dengan tingkat kepercayaan yang digunakan 95%, maka k = 2, yaitu:
CL = 72,03 BKA = + k. σx = 72,03 + (2) 1,64 = 75,31 BKB = - k. σx 77 81 73 74 77 80 78 80 83 76 73 83 82 74 73 75 74 73 75 74 73 76 83 73 74 73 77 73 82 77 81 77 55 60 65 70 75 80 85 90 95 100 1 3 5 7 9 11 13 15 17 19 21 23 25 27 29 31 33 35 37 39 D at a P e rh it u n g an Dat a
Ke-Panjang Jangkauan Tangan M aksimum ke Depan
Dat a BKA = 83,07 CL = 76,3 BKB = 69,53
Dari data di atas dapat dibuat tabel uji keseragaman tinggi siku posisi duduk (Tsd) sebagai berikut :
Gambar 4.4 Uji Keseragaman Tinggi Siku Posisi Duduk (Tsd)
Dari perhitungan uji keseragaman masing-masing dimensi didapat hasil pada dimensi Prt, Batas Kontrol Atas 185,02 cm, Batas Kontrol Bawah 164,18 cm, Central Line 174,6 cm, data minimal 170 cm, data maksimal 185 cm. Pada dimensi Pjt, Batas Kontrol Atas 83,07 cm, Batas Kontrol Bawah 69,53 cm,
Central Line 76,3 cm, data minimal 73 cm, data maksimal 83 cm. Pada dimensi
Tsd, Batas Kontrol Atas 75,31 cm, Batas Kontrol Bawah 68,74 cm, Central Line 72,03 cm, data minimal 70 cm, data maksimal 75 cm. Secara visual dapat dilihat pada peta kontrol bahwa tidak ada data yang berada diluar batas kontrol sehingga data pengukuran dimensi tubuh mahasiswa dan pengguna meja petugas pelayanan perkuliahan adalah data yang seragam dan diperoleh Tabel 4.2 sebagai berikut :
Tabel 4.2 Hasil Uji Keseragaman Data Dimensi Tubuh BKA (cm) BKB (cm) (cm) Σx (cm) Data Min (cm) Data Maks (cm) Keterangan Prt 185,02 164,18 174,6 6984 170 185 Seragam Pjt 83,07 69,53 76,3 3052 73 83 Seragam Tsd 75,31 68,74 72,03 2881 70 75 Seragam 73 74 71 70 73 72 74 73 75 71 75 73 70 72 70 71 72 70 72 74 75 71 72 70 71 72 74 73 65 67 69 71 73 75 77 79 1 3 5 7 9 11 13 15 17 19 21 23 25 27 29 31 33 35 37 39 D at a P e n g u k u ra n Dat a
Ke-Tinggi Siku Posisi Duduk
Dat a BKA = 75,31 CL = 72,03 BKB = 68,74
4.2.2.2 Uji Kecukupan Data
Uji kecukupan data digunakan untuk menganalisa jumlah pengukuran apakah sudah representative, dimana tujuannya membuktikan bahwa data sampel yang diambil sudah dapat mewakili populasi.
Untuk uji kecukupan data digunakan tingkat ketelitian 5% dan tingkat kepercayaan 95% maka rumus uji kecukupan data adalah :
N’=
∑ (∑ )
∑
Dimana nilai k = 2 dan nilai s = 0,05
Jika, N’ ≤ N maka data sudah cukup untuk melakukan perancangan Jika, N’ > N maka data belum cukup untuk melakukan perancangan. 1. Panjang rentang tangan maksimal (Prt)
Data Panjang rentang tangan maksimal (Prt) dari Tabel 4.1 diperoleh nilai : ∑ X = 6.984 ∑ X2 = 1.220.466 Maka : N’= , ( . . ) ( . ) .
= 1
,39 Kesimpulan: N’ = 1,39 ≤ N = 40Maka data hasil pengukuran yang dilakukan sudah cukup untuk melakukan perancangan.
2. Panjang jangkauan tangan maksimum ke depan (Pjt)
Data Panjang jangkauan tangan maksimum ke depan (Pjt) dari Tabel 4.1 diperoleh nilai : ∑ X = 3.052 ∑ X2 = 233.314 Maka : N’= , ( . ) ( . ) .
=
3,07 Kesimpulan: N’ = 3,07 ≤ N = 40Maka data hasil pengukuran yang dilakukan sudah cukup untuk melakukan perancangan.
3. Tinggi siku posisi duduk (Tsd)
Data Tinggi siku posisi duduk (Tsd) dari Tabel 4.1 diperoleh nilai : ∑ X = 2.881 ∑ X2 = 207.609 Maka : N’= , ( . ) ( . ) .
=
0,81 Kesimpulan: N’ = 0,81 ≤ N = 40Maka data hasil pengukuran yang dilakukan sudah cukup untuk melakukan perancangan.
Dari perhitungan uji kecukupan data yang diperoleh pada masing-masing dimensi tubuh yang diukur, didapat nilai N’ pada dimensi Prt sebesar 1,39, pada
dimensi Pjt 3,07, pada dimensi Tsd 0,81 dan nilai N adalah 40. Hasil perhitungan yang dilakukan sudah cukup untuk melakukan perancangan karena analisa kecukupan data dilakukan dengan tujuan untuk menguji apakah N’ ≤ N. Apabila N’≤ N maka data pengukuran dianggap cukup sehingga tidak perlu dilakukan pengambilan data lagi, Berdasarkan hasil uji kecukupan data yang diperoleh pada masing-masing dimensi tubuh yang diukur dapat dilihat pada tabel 4.3 berikut :
Tabel 4.3 Hasil Uji Kecukupan Data
No Dimensi Tubuh N N' Keterangan
1 Panjang rentang tangan (Prt) 40 1,39 Data Cukup 2 Panjang jangkauan tangan maksimum ke depan
(Pjt) 40 3,07 Data Cukup
3 Tinggi siku posisi duduk (Tsd) 40 0,81 Data Cukup
4.2.2.3 Menentukan Persentil
Berdasarkan data-data dimensi tubuh mahasiswa dan pengguna meja petugas pelayanan perkuliahan yang telah diperoleh, selanjutnya dapat ditentukan ukuran meja petugas pelayanan perkuliahan dengan penyesuaian persentil.
1. Menentukan panjang meja
Dari perhitungan uji keseragaman data (Prt) diperoleh nilai = 174,6 cm dan σx = 5,21. Selanjutnya untuk menentukan panjang meja digunakan panjang rentang tangan maksimal dengan persentil P5%, yang merupakan persentil kecil dari populasi orang dewasa yang diukur dengan maksud agar orang yang tangannya pendek dapat menggunakan meja ini dengan nyaman. Berdasarkan hasil perhitungan standard deviasi di atas, selanjutnya dilakukan perhitungan panjang meja dengan nilai persentil 5% sebagai berikut:
Panjang meja :
= - P5 (SD) + Allowance pinggiran meja kanan dan kiri = (174,6 – (1,645 x 5,21)) + 4 cm
= 166,03cm + 4 cm = 170,03cm ≈ 170 cm Jadi ukuran panjang meja adalah 170 cm. 2. Menentukan lebar meja
Dari perhitungan uji keseragaman data (Pjt) diperoleh nilai = 76,3 cm dan σx = 3,38. Selanjutnya untuk menentukan lebar meja digunakan panjang jangkauan tangan maksimum ke depan dengan persentil P5%, yang merupakan persentil kecil dari populasi orang dewasa yang diukur dengan maksud agar orang yang tangannya pendek dapat menggunakan meja ini dengan nyaman. Berdasarkan hasil perhitungan standard deviasi di atas, selanjutnya dilakukan perhitungan lebar meja dengan nilai persentil 5% sebagai berikut:
Lebar meja :
= - P5 (SD)
= 76,3 - 1,645 (3,38) = 70,73 cm ≈ 71 cm Jadi ukuran lebar meja adalah 71 cm. 3. Menentukan tinggi meja
Dari perhitungan uji keseragaman data (Tsd) diperoleh nilai = 72,03 cm dan σx = 1,64. Selanjutnya untuk menentukan tinggi meja digunakan tinggi siku posisi duduk dengan persentil P50%, yang merupakan persentil rata-rata dari
populasi orang dewasa yang diukur dengan maksud agar orang tinggi dan orang pendek sama-sama dapat menggunakan meja ini dengan nyaman. Berdasarkan hasil perhitungan standard deviasi di atas, selanjutnya dilakukan perhitungan tinggi meja dengan nilai persentil 50% sebagai berikut :
Tinggi meja : =
= 72,03 cm ≈ 72 cm Jadi ukuran tinggi meja adalah 72 cm. 4. Menentukan panjang laci meja
Untuk menentukan panjang laci meja digunakan panjang jangkauan tangan maksimum ke depan dengan persentil P5%, yang merupakan persentil kecil dari populasi orang dewasa yang diukur dengan maksud agar orang yang tangannya pendek dapat menggunakan laci meja ini dengan nyaman. Berdasarkan hasil perhitungan lebar meja di atas didapatkan hasil sebagai berikut:
Panjang laci meja :
= panjang kertas F4 + Allowance panjang kertas = 36 cm + 24 cm
= 60 cm
Jadi ukuran Panjang laci meja adalah 60 cm. 5. Menentukan lebar masing-masing laci meja
Untuk menentukan lebar masing-masing laci meja digunakan rata-rata lebar kertas ditambah dengan allowance untuk kerenggangan kertas dengan maksud agar kertas yang akan diletakkan pada laci dapat masuk dengan baik.
Berdasarkan hasil perhitungan lebar masing-masing laci meja di atas didapatkan hasil sebagai berikut :
Lebar masing-masing laci meja :
= Lebar kertas + allowance kerenggangan kertas
= 21,5 cm + 1,5 cm = 23 cm
Jadi ukuran lebar masing-masing laci meja adalah 23 cm. 6. Menentukan panjang laci tengah meja
Untuk menentukan panjang laci tengah meja digunakan hasil dari pengurangan panjang meja dengan lebar laci kanan dan kiri di tambah allowance tebal kayu untuk kerenggangan pintu laci dengan maksud agar pintu laci dapat terpasang dan dapat dibuka serta ditutup dengan baik. Berdasarkan hasil perhitungan panjang laci tengah meja di atas didapatkan hasil sebagai berikut :
Panjang laci tengah meja :
= Panjangmejatanpa Allowance – ((Lebar lacix (4)+ Allowance tebal kayu) = 166 – ((23 x 4) + (2 x 3 x 2))
= 166 – (92 + 12) = 62 cm
Jadi ukuran Panjang laci tengah meja adalah 62 cm.
4.2.2.4 Perancangan Meja Petugas Pelayanan Per kuliahan Usulan
Berdasarkan hasil perhitungan penentuan ukuran meja petugas pelayanan perkuliahan sesuai dengan dimensi mahasiswa dan pengguna meja petugas pelayanan perkuliahan diatas, adalah sebagai berikut :
1. Ukuran panjang meja adalah 170 cm. 2. Ukuran lebar meja adalah 71 cm. 3. Ukuran tinggi meja adalah 72 cm. 4. Ukuran panjang laci meja adalah 60 cm. 5. Ukuran lebar laci meja adalah 23 cm.
6. Ukuran panjang laci tengah meja adalah 62 cm.
Maka gambar teknik untuk meja petugas pelayanan perkuliahan usulan dapat dilihat pada Gambar 4.5 di bawah ini:
Gambar 4.5 Gambar Meja Petugas Pelayanan Perkuliahan Usulan
Dari Gambar 4.5 di atas dapat dilihat meja petugas pelayanan perkuliahan usulan saat ini mempunyai beberapa kelebihan dibanding meja petugas pelayanan perkuliahan awal, selain luas meja yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna, meja petugas pelayanan perkuliahan ini mempunyai luas meja yang sudah diukur berdasarkan data anthropometri sehingga membuat meja petugas pelayanan perkuliahan lebih nyaman. Selain itu meja petugas pelayanan perkuliahan ini
barang yang lain, meja ini juga meniliki laci PC dan tempat absen sehingga pengguna tidak merasa kebingungan untuk meletakkan absen, memiliki pintu pengaman sehinngga tidak menyebabkan absen, alat tulis atau keperluan perkuliahan yang lain bisa terjadi kemungkinan hilang.
4.2.2.5 Uji Coba Pemakaian Meja Petugas Pelayanan Per kuliahan Usulan Adapun hasil kuisioner uji coba pemakaian meja petugas pelayanan perkuliahan usulan dapat dilihat pada Tabel 4.4 dibawah ini :
Tabel 4.4 Kuisioner Hasil Uji Coba Meja Petugas Pelayanan Perkuliahan Usulan
No Atribut Kriteria Total
SS S C TS STS
1 Tinggi meja petugas pelayanan perkuliahan 24 16 - - - 40
2 Luas Meja petugas pelayanan perkuliahan 19 21 - - - 40
3 Kenyamanan meja petugas pelayanan
perkuliahan saat digunakan 24 16 - - - 40
4 Laci penyimpanan absensi dan alat tulis 14 21 5 - - 40
5 Loker sebagai penyimpan barang pengguna
meja petugas pelayanan perkuliahan 22 15 3 - - 40
6 Pintu laci sebagai pengaman 28 11 1 - - 40
7 Laci PC portable 23 16 1 - - 40
Total 154 116 10 - - 280
Keterangan :
SS : Sangat sesuai TS : Tidak sesuai
S : Sesuai STS : Sangat tidak sesuai
C : Cukup
Dari kuisioner hasil uji coba meja petugas pelayanan perkuliahan yang dilakukan dari 40 responden, maka didapat hasil kuisioner meja petugas pelayanan perkuliahan usulan, yang mempunyai kriteria jawaban sangat sesuai sebanyak 154 jawaban, sesuai sebanyak 116 jawaban, cukup sebanyak 10 jawaban. Maka berdasarkan perbandingan kriteria hasil responden di atas, desain
meja petugas pelayanan usulan mempunyai kriteria sangat sesuai dan sesuai paling banyak, jadi dapat disimpulkan bahwa desain meja petugas pelayanan perkuliahan usulan adalah meja yang ergonomis.
4.2.2.6 Perbandingan Desain Meja Petugas Pelayanan Per kuliahan Awal dan Usulan
Adapun perbandingan antara desain meja petugas pelayanan perkuliahan awal dan meja petugas pelayanan perkuliahan usulan dapat dilihat di bawah ini: a. Meja petugas pelayanan perkuliahan awal
Meja petugas pelayanan perkuliahan awal dapat diperlihatkan pada Gambar 4.1 di atas. Adapun ukuran meja petugas pelayanan perkuliahan awal adalah panjang meja 240 cm, lebar meja 80 cm, dan tinggi meja 75 cm.
Kondisi meja petugas pelayanan perkuliahan di atas hanya digunakan untuk membantu dalam bekerja, menulis dan membaca. Meja petugas pelayanan perkuliahan yang digunakan di jururusan Teknik Industri saat ini dinilai tidak ergonomis, sehingga menyebabkan pada saat menggunakannya terasa kurang nyaman, posisi meja yang terlalu tinggi mengakibatkan pengguna duduk terlalu tegak sehingga menyebabkan badan terasa kaku, disamping itu juga tidak ada loker untuk peletakan alat tulis maupun tempat penyimpanan barang-barang yang lain, tidak ada laci PC dan tempat absen sehingga pengguna merasa kebingungan untuk meletakkan absen, tidak adanya pintu pengaman yang menyebabkan absen, alat tulis atau keperluan perkuliahan yang lain bisa terjadi kemungkinan hilang. Hal tersebut juga diperkuat oleh hasil kuisioner seperti pada Tabel 4.5 berikut ini :
Tabel 4.5 Kuisioner Hasil Uji Coba Meja Petugas Pelayanan Perkuliahan Awal
No Atribut Kriteria Total
SS S C TS STS
1 Tinggi meja petugas pelayanan perkuliahan - - 7 16 17 40
2 Luas Meja petugas pelayanan perkuliahan - - 5 19 16 40
3 Kenyamanan meja petugas pelayanan
perkuliahan saat digunakan - - 5 14 21 40
4 Laci penyimpanan absensi dan alat tulis - - 2 17 21 40
5 Loker sebagai penyimpan barang pengguna
meja petugas pelayanan perkuliahan - - 6 21 13 40
6 Pintu laci sebagai pengaman - - 2 7 31 40
7 Laci PC portable - - 3 12 25 40
Total - - 30 106 144 280
Keterangan :
SS : Sangat sesuai TS : Tidak sesuai
S : Sesuai STS : Sangat tidak sesuai
C : Cukup
dari kuisioner hasil uji coba meja petugas pelayanan perkuliahan yang dilakukan dari 40 responden, maka didapat hasil kuisioner meja petugas pelayanan perkuliahan awal, yang mempunyai kriteria jawaban cukup sebanyak 30 jawaban, tidak sesuai sebanyak 106 jawaban, sangat tidak sesuai sebanyak 144. Jadi dapat disimpulkan bahwa desain meja petugas pelayanan perkuliahan awal adalah meja yang tidak ergonomis.
b. Meja petugas pelayanan perkuliahan usulan
Adapun gambar teknik untuk meja petugas pelayanan perkuliahan usulan dapat dilihat pada Gambar 4.5 di atas. Berdasarkan hasil perhitungan penentuan ukuran meja petugas pelayanan perkuliahan adalah sebagai berikut:
a. Ukuran panjang meja adalah 170 cm. b. Ukuran lebar meja adalah 71 cm.
c. Ukuran tinggi meja adalah 72 cm. d. Ukuran panjang laci meja adalah 60 cm. e. Ukuran lebar laci meja adalah 23 cm.
f. Ukuran panjang laci tengah meja adalah 62 cm.
Meja petugas pelayanan perkuliahan usulan saat ini mempunyai beberapa kelebihan dibanding meja petugas pelayanan perkuliahan awal, selain luas meja yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna, meja petugas pelayanan perkuliahan ini mempunyai luas meja yang sudah diukur berdasarkan data anthropometri sehingga membuat meja petugas pelayanan perkuliahan lebih nyaman. Selain itu meja petugas pelayanan perkuliahan ini mempunyai loker untuk peletakan alat tulis maupun tempat penyimpanan barang-barang yang lain, meja ini juga meniliki laci PC dan tempat absen sehingga pengguna tidak merasa kebingungan untuk meletakkan absen, memiliki pintu pengaman sehinngga tidak menyebabkan absen, alat tulis atau keperluan perkuliahan yang lain bisa terjadi kemungkinan hilang. Hal tersebut juga diperkuat oleh hasil kuisioner seperti pada Tabel 4.6 dibawah ini :
Tabel 4.6 Kuisioner Hasil Uji Coba Meja Petugas Pelayanan Perkuliahan Usulan
No Atribut Kriteria Total
SS S C TS STS
1 Tinggi meja petugas pelayanan perkuliahan 24 16 - - - 40
2 Luas Meja petugas pelayanan perkuliahan 19 21 - - - 40
3 Kenyamanan meja petugas pelayanan
perkuliahan saat digunakan 24 16 - - - 40
4 Laci penyimpanan absensi dan alat tulis 14 21 5 - - 40
5 Loker sebagai penyimpan barang pengguna
meja petugas pelayanan perkuliahan 22 15 3 - - 40
6 Pintu laci sebagai pengaman 28 11 1 - - 40
7 Laci PC portable 23 16 1 - - 40
Keterangan :
SS : Sangat sesuai TS : Tidak sesuai
S : Sesuai STS : Sangat tidak sesuai
C : Cukup
Dari kuisioner hasil uji coba meja petugas pelayanan perkuliahan yang dilakukan dari 40 responden, maka didapat hasil kuisioner meja petugas pelayanan perkuliahan usulan, yang mempunyai kriteria jawaban sangat sesuai sebanyak 154 jawaban, sesuai sebanyak 116 jawaban, cukup sebanyak 10 jawaban. Maka berdasarkan perbandingan kriteria hasil responden di atas, desain meja petugas pelayanan usulan mempunyai kriteria sangat sesuai dan sesuai paling banyak, jadi dapat disimpulkan bahwa desain meja petugas pelayanan perkuliahan usulan adalah meja yang ergonomis.
c. Perbandingan antara meja petugas pelayanan perkuliahan awal dan meja petugas pelayanan perkuliahan usulan.
Berdasarkan dari kuisioner hasil uji coba meja petugas pelayanan perkuliahan yang dilakukan dari 40 responden, maka didapat hasil kuisioner meja petugas pelayanan perkuliahan awal, yang mempunyai kriteria jawaban cukup sebanyak 30 jawaban, tidak sesuai sebanyak 106 jawaban, sangat tidak sesuai sebanyak 144 jawaban dan hasil kuisioner meja petugas pelayanan perkuliahan usulan mempunyai kriteria jawaban sangat sesuai sebanyak 154 jawaban, sesuai sebanyak 116 jawaban, cukup sebanyak 10 jawaban. Maka berdasarkan perbandingan kriteria hasil responden di atas, desain meja petugas pelayanan usulan mempunyai kriteria sangat sesuai dan sesuai paling
banyak, jadi dapat disimpulkan bahwa desain meja petugas pelayanan perkuliahan usulan adalah meja yang ergonomis.