• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

C. Pengujian Asumsi Klasik

Menurut Sunyoto (2007 : 89 – 105), persamaan regresi yang baik adalah persamaan yang memenuhi asumsi-asumsi sebagai berikut: tidak terjadi Multikolinieritas, tidak terjadi Heteroskedastisitas, data berdistribusi normal, dan tidak terjadi Autokorelasi.

Berdasarkan pendapat Sunyoto di atas maka model dalam penelitian ini akan dilihat sejauh mana persamaan regresi tersebut memenuhi atau tidak memenuhi asumsi-asumsi.

77

1. Hasil Uji Asumsi Klasik Multikolinieritas

Tabel V.9

Hasil Uji Asumsi Klasik Multikolinieritas

Model Collinearity Statistics Tolerance VIF Produk 0,834 1,199 Harga 0,937 1,068 Promosi 0,795 1,258 Tempat 0,776 1,289

Sumber : Data Primer diolah, 2010.

Dalam kolom Collinearity Statistics, dapat dilihat bahwa nilai VIF (variance inflation factor) untuk keempat variabel bebas, yaitu produk = 1,199; harga = 1,068; promosi = 1,258; dan tempat = 1,289. Keempat nilai VIF variabel bebas tersebut didapat lebih kecil dari 5, yang menunjukkan bahwa antar variabel bebas (independen) tidak terjadi persoalan multikolinearitas.

2. Hasil Uji Asumsi Klasik Heteroskedastisitas

Gambar V.1

Sumber : Data Primer diolah, 2010.

Regression Standardized Predicted Value

3 2 1 0 -1 -2 -3 Re gres sio n S tud ent ized Re sid ual 4 3 2 1 0 -1 -2 Scatterplot

78

Berdasarkan hasil pengolahan data (gambar Scatterplot) menggunakan SPSS 15.0 For Windows (Evaluation Version) didapatkan titik-titik menyebar di bawah dan di atas sumbu Y, dan tidak mempunyai pola yang teratur, jadi kesimpulannya variabel bebas tidak terjadi Heteroskedastisitas atau bersifat Homoskedastisitas.

3. Hasil Uji Asumsi Klasik Normalitas

Gambar V.2

Regression Standardized Residual

4 3 2 1 0 -1 -2 Frequency 20 15 10 5 0 Histogram

Dependent Variable: Niat Beli Ulang

Mean =-1.44E-15 Std. Dev. =0.98

79

Sumber : Data Primer diolah, 2010.

Dari hasil pengolahan data menggunakan SPSS 15.0 For Windows (Evaluation Version) diperoleh grafik histogram yang menunjukkan garis kurva normal, berarti data yang diteliti berdistribusi normal. Demikian juga dari normal probability plots menunjukkan berdistribusi normal juga karena garis (titik-titik) mengikuti garis diagonal. Jadi dapat disimpulkan bahwa data variabel bebas dan variabel terikat berdistribusi normal.

D. Pengujian Hipotesis

Pengujian hipotesis dilakukan untuk menguji pengaruh produk, harga, promosi dan tempat terhadap niat beli ulang di Own Cafe secara bersama-sama maupun parsial. Dari hasil pengolahan data menggunakan

Observed Cum Prob

1.0 0.8 0.6 0.4 0.2 0.0 Ex pec ted C um P rob 1.0 0.8 0.6 0.4 0.2 0.0

Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual

80

SPSS 15.0 For Windows (Evaluation Version) diperoleh persamaan sebagai berikut :

Y' = a + b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4

Y' = - 1,795 + 0,111 X1 + 0,257 X2 + 0,468 X3 + 0,124 X4

Pengujian hipotesis untuk melihat apakah variabel bebas mampu secara bersama-sama menjelaskan tingkah laku variabel terikat, dilakukan dengan uji keseluruhan atau uji F. Untuk mengetahui kemampuan sendiri-sendiri variabel bebas menjelaskan variabel terikat, yaitu apakah setiap variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikatnya, dilakukan dengan uji t.

1. Pengujian Signifikansi Pengaruh Simultan dengan Uji F

Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah variabel bebas (X1, X2, X3, X4) secara bersama-sama/simultan berpengaruh secara

signifikan terhadap variabel terikat (Y'). Hasil pengolahan analisis regresi linier berganda dapat diketahui apakah produk (X1), harga (X2), promosi (X3) dan tempat (X4) berpengaruh secara simultan terhadap niat beli ulang konsumen (Y'), dengan melihat langkah-langkah sebagai berikut :

a. Menyusun hipotesis

Ho : Produk, harga, promosi dan tempat tidak berpengaruh secara simultan terhadap niat beli ulang konsumen.

81

simultan terhadap niat beli ulang konsumen. b. Memutuskan menerima atau menolak hipotesis

Nilai Ftabel dapat diketahui dengan derajat kebebasan df 1 (jumlah variabel – 1) = 4, df 2 (n-k-1) = 100-4-1= 95 pada a = 5% diperoleh F tabel = 2,005. Nilai F hitung = 15,090 > Ftabel = 2,005 atau P-value 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima atau produk, harga, promosi dan tempat berpengaruh secara simultan terhadap niat beli ulang konsumen.

Hasil pengujian pengaruh bersama-sama keempat variabel X1, X2, X3 dan X4 dengan uji F menghasilkan nilai F hitung = 15,090. Karena nilai F hitung > 2,005 maka keempat variabel bebas (produk, harga, promosi dan tempat) secara bersama-sama mempengaruhi variabel terikat Y' (niat beli ulang konsumen).

Dari hasil analisis regresi berganda keempat variabel bebas diperoleh koefisien determinasi R2 sebesar 0,389. Besaran R2 ini menunjukkan bahwa 0,389 atau sekitar 38,9% perubahan-perubahan pada Y' yaitu niat beli ulang konsumen dapat dijelaskan oleh keempat variabel bebas yaitu produk, harga, promosi dan tempat sedangkan sebagian besar 61,1% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.

2. Pengujian Signifikansi Pengaruh Parsial dengan Uji t

Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah variabel bebas (X1, X2, X3, X4) secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap

82

variabel terikat (Y'). Hasil pengolahan analisis regresi linier berganda dapat mengetahui apakah produk (X1), harga (X2), promosi (X3) dan tempat (X4) secara parsial mempengaruhi niat beli ulang konsumen (Y'), dengan melihat langkah-langkah berikut :

a. Pengaruh produk (X1) terhadap niat beli ulang konsumen (Y'). 1) Menyusun hipotesis

Ho : Produk tidak berpengaruh secara parsial terhadap niat beli ulang konsumen.

Ha : Produk berpengaruh secara parsial terhadap niat beli ulang konsumen.

2) Memutuskan menerima atau menolak hipotesis

Nilai t tabel dapat diketahui dengan derajat kebebasan (df) n-k-1 = n-k-100-4-n-k-1 = 95 pada a = 5% maka diperoleh ttabel = 1,662. Nilai t hitung = 0,810 < t tabel = 1,662 atau P-value 0,420 > 0,05; maka Ho diterima dan Ha ditolak, artinya produk tidak berpengaruh secara parsial terhadap niat beli ulang konsumen. b. Pengaruh harga (X2) terhadap niat beli ulang konsumen (Y').

1) Menyusun hipotesis

Ho : Harga tidak berpengaruh secara parsial terhadap niat beli ulang konsumen.

Ha : Harga berpengaruh secara parsial terhadap niat beli ulang konsumen.

83

2) Memutuskan menerima atau menolak hipotesis

Nilai t hitung = 2,715 > t tabel = 1,662 atau P-value 0,008 < 0,05; maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya harga berpengaruh secara parsial terhadap niat beli ulang konsumen.

c. Pengaruh promosi (X3) terhadap niat beli ulang konsumen (Y'). 1) Menyusun hipotesis

Ho : Promosi tidak berpengaruh secara parsial terhadap niat beli ulang konsumen.

Ha : Promosi berpengaruh secara parsial terhadap niat beli ulang konsumen.

2) Memutuskan menerima atau menolak hipotesis

Nilai t hitung = 5,262 > t tabel = 1,662 atau P-value 0,000 < 0,05; maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya promosi berpengaruh secara parsial terhadap niat beli ulang konsumen.

d. Pengaruh tempat (X4) terhadap niat beli ulang konsumen (Y'). 1) Menyusun hipotesis

Ho : Tempat tidak berpengaruh secara parsial terhadap niat beli ulang konsumen.

Ha : Tempat berpengaruh secara parsial terhadap niat beli ulang konsumen.

84

2) Memutuskan menerima atau menolak hipotesis

Nilai t hitung = 1,231 < t tabel = 1,662 atau P-value 0,221 > 0,05; maka Ho diterima dan Ha ditolak, artinya tempat tidak berpengaruh secara parsial terhadap niat beli ulang konsumen.

Dokumen terkait