BAB V ANALISIS HASIL
5.2 Pengujian Basis Data Perancangan SPPK
Terdapat beberapa ketentuan yang harus diperhatikan agar dapat memenuhi
kriteria basis data yang berkualitas. Adapun ketentuan itu, basis data yang baik
harus memenuhi persyaratan basis data yang berupa :
a. Kerangkapan Data ( Redundancy Data ), adalah munculnya data-data
yang sama berulang kali pada file basis data yang seharusnya tidak
diperlukan. Kerangkapan data harus dihindari karena dapat menyebabkan
pemborosan media penyimpanan basis data, biaya penyimpanan yang
semakin besar, tidak efisien dalam mengolah data, risiko terjadinya
88
Analisa sistem :
Fungsi normalisasi yang dilakukan sebelumnya bertujuan untuk
menghindari adanya data yang berulang. Sehingga, perancangan sistem
yang akan dibangun ini tidak melakukan pemborosan pada media
penyimpanan.
b. Inkonsistensi Data (Data Inconsistency), adalah munculnya data yang
tidak konsisten pada kolom yang sama dalam satu atau beberapa file data
yang dihubungkan. Hal ini terjadi dikarenakan proses pemasukan data
(data entry) yang tidak benar, proses pembaharuan data (data update)
yang tidak benar.
Analisa sistem :
Data tidak konsisten dapat terjadi karena terdapat file yang
rangkap, sehingga pada saat file di update terdapat data sama yang
rangkap tidak terupdate. Hal ini dapat diatasi dengan membentuk data
yang sederhana dan saling berelasi seperti pada tabel pengguna, tabel
kriteria, tabel alat kontrasepsi.
c. Data Terisolasi (Data Isolation) , Data terisolasi disebabkan oleh
pemakaian beberapa file basis data dimana program aplikasi tidak dapat
mengakses data-data dari file tertentu. Data terisolasi harus dihindari
karena dapat mengakibatkan tidak lengkapnya informasi yang dihasilkan
89 Kriteria Id_Kriteria* : Integer Nama_kriteria : VARCAR (40) Pengguna Id_Pengguna* : Integer Usia : Integer Jenis_Kelamin_Pegguna : VARCHAR (20) Alat/Metode Kontrasepsi Id_Alat* : Integer Nama_Alat :VACHAR (20) Spesifikasi_Alat:VARCHAR (100)
Skor Rekomendasi Alat Kontrasepsi Total_Skor :Integer Id_Pengguna**:Integer Id_Alat**:Integer Pembuatan_skor Skor : Integer Id_Pengguna** :Integer Id_Kriteria** : Integer Analisa sistem :
Cara mengatasi hal ini adalah dengan cara menyeseuaikan
domain kolom yang berfungsi sebagai penghubung, penghubung antar
file adalah primary key. Dalam perancangan ini domain data sudah
dalam bentuk yang sama yaitu bertipe integer. hal ini dapat dilihat dari
gambar 4.8 , seperti berikut :
Format data Id_pengguna merupakan foreign key bertipe integer sama
halnya dengan Id_Alat yang merupakan foreign key juga bertipe
90
d. Banyak Pemakai (Multi User) , basis data akan digunakan oleh banyak
user , baik dalam waktu yang berbeda maupun dalam waktu yang
bersamaan sehingga basis data yang baik perlu dirancang guna
mengantisipasi adanya error dalam basis data tersebut.
Analisa sistem :
Sistem perancangan SPPK pemilihan alat kontrasepsi ini di
bangun dalam bentuk web dan database menggunakan mysql. Dengan
dirancangannya sistem berupa web, maka kemungkinan besar database
akan diakses oleh banyak orang dalam waktu yang bersamaan. Namun,
hal ini dapat diatasi dengan menggunakan mysql. MySQL merupakan
database yang dapat digunakan untuk menangani beberapa user dalam
waktu yang bersamaan tanpa ada masalah, karena sebuah database
server MySQL dapat diakses client secara bersamaan.
e. Masalah Keamanan (Security), data-data yang berada dalam basis data
harus dijaga dari hal-hal yang memungkinkan bisa merusak data, karna
data-data yang berada dalam basis data bernilai sangat penting dan
91
Analisa data :
Recovery, perancangan SPPK ini menggunakan MySQL
sebagai basis data yang dapat melakukan Back up dan
melakukan Recovery.
Integrity, tipe dan ukuran telah diatur dengan melakukan
rancangan data-data dalam basis data. Menghindari data-data
yang tidak valid agar tidak dapat masuk dalam sistem.
Concurency, pada perancangan ini pengguna tidak diizinkan
merubah data yang ada dalam sistem. Data yang terdapat dalam
sistem hanya dapat diperbaharui oleh admin.
Privacy, SPPK pemilihan alat kontrasepsi ini diakses oleh 2
macam pengguna yaitu admin dan pengguna umum. Pengguna
umum memiliki hak untuk melihat berita, melihat informasi
terbaru, melihat rekomendasi alat kontrasepsi. Sedangkan
admin memiliki hak untuk memperbaharui, menghapus,
menambah data alat kontrasepsi. Dalam sistem dirancang
sebuah username dan password. Password dapat diganti secara
berkala oleh admin sendiri. Apabila admin lupa password,
sistem akan mengirim data password yang baru ke email admin
92 Kriteria Id_Kriteria* : Integer Nama_kriteria : VARCAR (40) Pengguna Id_Pengguna* : Integer Usia : Integer Jenis_Kelamin_Pegguna : VARCHAR (20) Alat/Metode Kontrasepsi Id_Alat* : Integer Nama_Alat :VACHAR (20) Spesifikasi_Alat:VARCHAR (100)
Skor Rekomendasi Alat Kontrasepsi Total_Skor :Integer Id_Pengguna**:Integer Id_Alat**:Integer Pembuatan_skor Skor : Integer Id_Pengguna** :Integer Id_Kriteria** : Integer
Security, media penyimpanan harus ditempatkan di tempat
yang aman karena mekanisme dari sistem ini adalah mencegah
dan melindungi basis data dari pengaruh eksternal.
f. Masalah integritas ( Integrity ), basis data berisi file yang saling
berhubungan, masalah utama adalah bagaimana relasi antar file tersebut
meski diketahui bahwa file A berelasi dengan file B. Namun, secara
teknis ada kunci primer yang menghubungkan beberapa file yang sling
berkaitan. Dalam perancangan sistem semua basis data sudah saling
terhubung dengan adanya primary key dan foreign key. Dapat dilihat pada
93
Pada gambar 4.8 dapat dilihat primary key yang ditandai * dan foreign
key yang ditandai **. Data yang dimasukan sejak pertama masuk adalah
benar untuk menjaga integritas tersebut.
g. Masalah kebebasan data (Independence), basis data yang dirancang
hendaknya tidak memiliki ketergantungan terhadap aplikasi yang dibuat.
Sehingga, apabila ada perubahan pada field, tidak perlu merubah
programnya. Perancangan SPPK ini tidak bergantung pada program
aplikasi namun berdasarkan pada oriented.
5.3 Pengujian Antarmuka Perancangan SPPK Pemilihan Alat Kontrasepsi