BAB IV. ANALISIS DAN PEMBAHASAN
B. Pengujian Hipotesis
Untuk menguji hipotesis pertama, kedua dan ketiga pada
awalnya menggunakan regresi berganda, tetapi kerena pengujian
linieritas menunjukan hasil yang tidak linier maka pengujian
hipotesis pertama, kedua dan ketiga menggunakan Chi Kuadrat
( langkah – langkah yang harus dilakukan adalah: 1. Mencari nilai fh
fh =
∑R = Jumlah baris
∑K = Jumlah kolom
1. Mencari nilai Chi Kuadrat
=
= chi kuadrat
= frekuensi yang diperoleh dari sampel
= frekuensi yang diharapkan dalam sampel
2. Menentukan derajat kebebasan dan tingkat kepercayaan
dk =(R-1) – (K-1)
dengan menentukan tingkat kepercayaan 95%, adapun kreteria
keputusannya adalah :
Diterima jika hitung < tabel tetapi jika hitung >
tebel maka direrima.
3. Pengujian besarnya ketergantungan
Uji ini dilakukan untuk mengetahui kecenderungan
variable independen berpengaruh dengan variable dependen.
Dengan menggunakan cara nilai chi kuadrat diuji dengan
koefisian kontingensi :
C =
C = koefisien kontingensi
= hasil perhitungan chi kuadrat
= jumlah sampel
Agar nilai C dapat digunakan untuk menilai derajat asosiasi
antar faktor, maka nilai C perlu dibandingkan dengan koefisien
kontingensi maksimum terjadi, maka dapat dirumuskan
sebagai berikut:
=
Ket :
= koefisiensi kontingensi maksimum
BAB IV
ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
Dalam bab ini akan disajikan deskripsi data, analisis dan pembahasan hasil
penelitian. Data ini didasarkan dari jawaban responden yang berjumlah 127
mahasiswa yang terdiri dari 73 mahasiswa program studi pendidikan akuntansi
dan 54 mahasiswa program studi pendidikan ekonomi. Analisis data dalam
penelitian ini dilakukan dengan bantuan komputer program SPSS 17.0
A. Deskripsi Data
1. Minat Berwirausaha Mahasiswa
Berdasarkan data hasil penelitian skor tertinggi yang dicapai
variabel minat berwirausaha adalah 50 dan skor terendah yang dicapai
variabel minat berwirausaha adalah 28. Berdasarkan data berikut ini
disajikan perhitungan dan tabel distribusi frekuensinya berdasarkan
penilaian acuan patokan (PAP II).
Skor tertinggi yang mungkin dicapai : 5 X 10 =50
Skor terendah yang mungkin dicapai : 1 X 10 = 10
Skor: 10 + 81% (50 – 10) = 42,442 10 + 66% (50 – 10) = 36,436 10 + 56% (50 – 10) = 32,432 10 + 46% (50 – 10) = 28,428 <28
Tabel 4.1
Deskripsi Minat Berwirausaha Mahasiswa
No Interval Kategori Prodi
Pendidikan Akuntansi dan Pendidikan Ekonomi
Frekuensi Frekuensi Relatif 1 42 – 50 Sangat Tinggi 24 19% 2 37 – 42 Tinggi 61 48% 3 23 – 36 Cukup 32 25% 4 28 – 32 Rendah 8 6% 5 <28 Sangat Rendah 2 2% Jumlah 127 100%
Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa mahasiswa pendidikan
akuntansi dan pendidikan ekonomi yang mempunyai minat
berwirausaha sangat tinggi ada 24 mahasiswa (19%); minat
berwirausaha tinggi ada 61 mahasiswa (48%); minat berwirausaha
cukup 32 mahasiswa (25%); minat berwirausaha rendah ada 8
mahasiswa (6%) dan minat berwirausaha sangat rendah ada 2
mahasiswa (2%).
Dengan demikian dapat disimpulkam bahwa minat berwirausaha
mahasiswa pendidikan akuntansi dan pendidikan ekonomi angkatan
2008 cenderung tinggi.
2. Jiwa Berwirausaha Mahasiswa
Berdasarkan data hasil penelitian skor tertinggi yang dicapai
variabel jiwa berwirausaha adalah 275 dan skor terendah yang dicapai
berikut ini disajikan perhitungan dan tabel distribusi frekuensinya
berdasarkan penilaian acuan patokan (PAP II).
Skor tertinggi yang mungkin dicapai : 5 X 55 = 275
Skor terendah yang mungkin dicapai : 1 X 55 = 55
Skor : 55 + 81% (275 – 55 )= 233,2233 55 + 66% (275 – 55) = 200,2200 55 + 56% (275 – 55) = 178,2 178 55 + 46% (275 – 55) = 156,2156 <156 Tabel 4.2
Deskripsi Jiwa Berwirausaha Mahasiswa
No Interval Kategori Prodi
Pendidikan Akuntansi dan Pendidikan Ekonomi
Frekuensi Frekuensi Relatif 1 234 – 275 Sangat Tinggi 12 9% 2 201 – 233 Tinggi 60 47% 3 179 – 200 Cukup 53 42% 4 156 – 176 Rendah 2 2% 5 <156 Sangat Rendah 0 0% Jumlah 127 100%
Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa mahasiswa
pendidikan akuntansi dan pendidikan ekonomi yang mempunyai
minat berwirausaha sangat tinggi ada 12 mahasiswa (9%); minat
cukup 53 mahasiswa (42%); minat berwirausaha rendah ada 2
mahasiswa (2%) dan minat berwirausaha sangat rendah ada 0
mahasiswa (0%).
Dengan demikian dapat disimpulkam bahwa minat berwirausaha
mahasiswa pendidikan akuntansi dan pendidikan ekonomi angkatan
2008 cenderung tinggi.
3. Latihan Berwirausaha Mahasiswa
Dari variabel latihan berwirausaha responden dapat digolongkan
menjadi dua kategori yaitu belum pernah mengikuti latihan
berwirausaha dan pernah mengikuti latihan berwirausaha. Tabel
berikut ini memberikan deskripsi latihan berwirausaha.
Tabel 4.3
Deskripsi Latihan Berwirausaha Mahasiswa
Latihan Berwirausaha Pend. Akuntansi dan Pend. Ekonomi Frek. Frek. Relatif
Belum Pernah 56 44,1 % Pernah 71 55,9 % Jumlah 127 100 %
Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa mahasiswa
pendidikan akuntansi dan pendidikan ekonomi yang belum pernah
mengikuti latihan berwirausaha ada 56 mahasiswa (44,1%) dan yang
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mahasiswa pendidikan
akuntansi dan pendidikan ekonomi rata-rata pernah mengikuti latihan
berwirausaha.
Tabel diatas menunjukan bahwa nilai probabilitas Asym.
Sig untuk variabel minat berwirausaha = 0,701 > 0,05 maka
dinyatakan berdistribusi normal. Nilai probabilitas Asym. Sig
untuk jiwa berwirausaha = 0,397 > 0,05 maka dinyatakan
berdistribusi normal. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa
kedua variabel yaitu variabel jiwa berwirausaha dan minat
berwirausaha berdistribusi normal.
B. Pengujian Hipotesis
1. Pengaruh Jiwa Berwirausaha Terhadap Minat Berwirausaha
Mahasiswa.
a. Rumusan Hipotesis
: Tidak ada pengaruh jiwa berwirausaha terhadap minat
berwirausaha mahasiswa
: Ada pengaruh jiwa berwirausaha terhadap minat
b. Pengujian Hipotesis
Berdasarkan rumusan hipotesis diatas, berikut disajikan
hasil pengujian hipotesis menggunakan korelasi product moment
sebagai berikut:
Tabel 4.5
Hasil Pengujian Korelasi Product Moment
Hasil pengujian pada tabel pearson correlation
diatas menunjukan nilai koefisien korelasi sebesar 0,404
dan nilai Asym Sig. 0,000 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa
ada hubungan positif pada taraf signifikansi 5% sedangkan
koefisien determinasi ganda atau = = 0,16, hal ini
berarti besarnya varians pada variabel jiwa berwirausaha
hanya 16% mempengaruhi minat berwirausaha hanya 16%
sedangkan sisanya yaitu 84% ditentukan oleh variabel lain.
Correlations
jml.minat jmlh.jw
jml.minat Pearson Correlation 1 .404**
Sig. (2-tailed) .000
N 127 127
jmlh.jw Pearson Correlation .404** 1
Sig. (2-tailed) .000
N 127 127
Tabel 4.6 Kriteria nilai r
Kriteria r Derajat Asosiasi
>0,8 Sangat Tinggi 0,6 - <0,8 Tinggi 0,4 - <0,6 Sedang 0,2 - <0,4 Rendah
<0,4 Sangat Rendah
2. Pengaruh Latihan Berwirausaha Terhadap Minat Berwirausaha
Mahasiswa
a. Rumusan Hipotesis
: Tidak ada pengaruh jiwa berwirausaha terhadap minat
berwirausaha mahasiswa
: Ada pengaruh jiwa berwirausaha terhadap minat
berwirausaha mahasiswa
b. Pengujian Hipotesis
Berdasarkan rumusan diatas disajikan hasil perhitungan
dengan menggunakan tabel kontingensi sebagai berikut:
Tabel 4.7
Tabel Crosstabulation Latihan Berwirausaha Minat.Berwirausaha * LATIHAN_BERWIRAUSAHA Crosstabulation
LATIHAN_BERWIRAUSAHA
Total
TIDAK PERNAH PERNAH
Minat.Berwirausaha Rendah Count 10 5 15
Residual 3.4 -3.4 Sedang Count 35 54 89 Expected Count 39.2 49.8 89.0 Residual -4.2 4.2 Tinggi Count 11 12 23 Expected Count 10.1 12.9 23.0 Residual .9 -.9 Total Count 56 71 127 Expected Count 56.0 71.0 127.0 Chi-Square Tests Value Df Asymp. Sig. (2-sided) Pearson Chi-Square 4.051a 2 .132 Likelihood Ratio 4.054 2 .132 Linear-by-Linear Association .686 1 .408 N of Valid Cases 127
a. 0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 6,61.
Symmetric Measures
Value
Asymp. Std.
Errora Approx. Tb Approx. Sig.
Interval by Interval Pearson's R .074 .090 .827 .410c
Ordinal by Ordinal Spearman Correlation .069 .091 .771 .442c
N of Valid Cases 127
a. Not assuming the null hypothesis.
Symmetric Measures
Value
Asymp. Std.
Errora Approx. Tb Approx. Sig.
Interval by Interval Pearson's R .074 .090 .827 .410c
Ordinal by Ordinal Spearman Correlation .069 .091 .771 .442c
N of Valid Cases 127
a. Not assuming the null hypothesis. c. Based on normal approximation.
Dari hasil pengujian diatas diketahui bahwa nilai pearson
Chi-Square ( ) dari variabe latihan berwirausaha terhadap minat
berwirausaha adalah 4,051 dengan derajat kebebasan (df) = 2 dan
Asymp. Sig 0,132 > 0,05 dengan nilai spearman 0,069. Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh latihan
berwirausaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa.
Selanjutnya diketahui derajat hubungan variabel latihan
berwirausaha terhadap minat berwirausaha menggunakan
koefPisien kontingensi C yang rumusnya sebagai berikut (Sudjana,
2005:282).