• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengujian Hipotesis

Dalam dokumen SKRIPSI OLEH NUGRAHA PRATAMA PUTRA (Halaman 81-87)

HASIL DAN PEMBAHASAN

2. Frekuensi Jawaban Responden

4.6 Pengujian Hipotesis

4.6.1 Uji Signifikansi Simultan (Uji-F)

Uji-F bertujuan untuk menguji pengaruh variabel independen secara bersama-sama atau simultan terhadap variabel dependen.

Pada penelitian ini diketahui jumlah sampel (n) adalah 33 dan jumlah keseluruhan variabel (k) adalah 4. Sehingga diperoleh:

df1 = k – 1 = 4 – 1 = 3 df2 = n – k = 33 – 3 = 30.

Pada α = 0,05 diperoleh Ftabel = 2,934

Nilai Fhitung akan diperoleh dengan menggunakan bantuan SPSS, kemudian akan dibandingkan dengan Ftabel pada tingkat α = 5 %.

Tabel 4.14

Hasil Uji F Signifikansi Simultan (Uji-F)

Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.

1 Regression 270.363 3 90.121 35.376 .000b

Residual 73.879 29 2.548

Total 344.242 32

a. Dependent Variable: Kinerja Usaha

b. Predictors: (Constant), Inovasi, Motivasi Berwirausaha, Lingkungan Bisnis Sumber: Lampiran 12

Berdasarkan Tabel 4.14 diperoleh hasil Fhitung adalah (35,376) > Ftabel (2,934) dengan tingkat signifikansi 0,000 < α (0,05). Dengan demikian variabel bebas yang terdiri dari Motivasi Berwirausaha (X1), Lingkungan Bisnis (X2) dan Inovasi (X3) secara serempak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha (Y) Start-Up Bisnis Coffee Shop di Kawasan Medan Sunggal dan Medan Johor.

4.6.2 Uji Signifikansi Parsial (Uji-T)

Tabel 4.15

Uji Signifikansi Parsial (Uji-T)

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized

Coefficients t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 1.119 1.831 .611 .546

Motivasi Berwirausaha .222 .108 .236 2.060 .048

Lingkungan Bisnis .375 .152 .361 2.472 .020

Inovasi .367 .150 .391 2.447 .021

a. Dependent Variable: Kinerja Usaha Sumber: Lampiran 13

Berdasarkan Tabel 4.15 dapat dilihat bahwa:

1. Motivasi Berwirausaha (X1)

Nilai koefisien variabel Motivasi Berwirausaha (X1) ialah 0,222 > 0 dengan thitung (2,060) > ttabel (1,699), dan nilai signifikan 0,048 < 0,05.

Dengan demikian variabel Motivasi Berwirausaha berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha (Y) Start-Up Bisnis Coffee Shop di Kawasan Medan Sunggal dan Medan Johor. Artinya jika variabel Motivasi Berwirausaha (X1) ditingkatkan maka Kinerja Usaha (Y) akan meningkat signifikan, dan begitu juga sebaliknya.

2. Lingkungan Bisnis (X2)

Nilai koefisien variabel Lingkungan Bisnis (X2) ialah 0,375 > 0 dengan thitung (2,472) > ttabel (1,699), dan nilai signifikan 0,020 < 0,05. Dengan demikian variabel Lingkungan Bisnis berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha (Y) Start-Up Bisnis Coffee Shop di Kawasan Medan Sunggal dan Medan Johor. Artinya jika ditingkatkan variabel Lingkungan

69

Bisnis (X2) maka variabel Kinerja Usaha (Y) akan meningkat signifikan, dan begitu juga sebaliknya.

3. Inovasi (X3)

Nilai koefisien variabel Inovasi (X3) ialah 0,367 > 0 dengan thitung (2,447) >

ttabel (1,699), dan nilai signifikan 0,021 < 0,05. Dengan demikian variabel Inovasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha (Y) Start-Up Bisnis Coffee Shop di Kawasan Medan Sunggal dan Medan Johor. Artinya jika

ditingkatkan variabel Inovasi (X3) maka variabel Kinerja Usaha (Y) akan meningkat signifikan, dan begitu juga sebaliknya.

4.7 Pembahasan

4.7.1 Pengaruh Motivasi Berwirausaha Terhadap Kinerja Usaha

Pada penelitian ini, dari hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan, bahwa Motivasi Berwirausaha berpengaruh positif (dengan nilai koefisien 0,222) dan signifikan pada α 0,05 (dengan nilai signifikan 0,048 < 0,05) terhadap Kinerja Usaha (Y) Start-Up Bisnis Coffee Shop di Kawasan Medan Sunggal dan Medan Johor. Maka variabel Motivasi Berwirausaha berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha Start-Up Bisnis Coffee Shop di Kawasan Medan Sunggal dan Medan Johor. Artinya jika variabel Motivasi Berwirausaha ditingkatkan maka Kinerja Usaha akan meningkat, dan begitu juga sebaliknya.

Berdasarkan penelitian terhadap variabel Motivasi Berwirausaha yang telah disebar kepada 33 responden, peneliti menemukan bahwa pada indikator Motivasi Berwirausaha kebanyakan responden yang merupakan pemilik Start-Up Bisnis Coffee Shop kebanyakan setuju dengan indikator dari Motivasi

Berwirausaha yaitu mengembangkan kreativitas, antusias untuk berprestasi tinggi, diterima oleh orang lain, dihormati, memiliki kedudukan yang terbaik dan mengerahkan kemampuan demi mencapai kesuksesan. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Motivasi Berwirausaha merupakan salah satu aspek dalam meningkatkan Kinerja Usaha, dengan adanya pengembangan kreativitas dan antusias untuk berprestasi tinggi tentunya akan menjadi aspek dalam meningkatkan usaha dari pemilik usaha.

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Aftan

& Hanapi (2018) yang menyatakan bahwa motivasi berwirausaha berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha.

4.7.2 Pengaruh Lingkungan Bisnis Terhadap Kinerja Usaha

Pada penelitian ini, dari hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan, bahwa Lingkungan Bisnis berpengaruh positif (dengan nilai koefisien 0,375) dan signifikan pada α 0,05 (dengan nilai signifikan 0,020 < 0,05) terhadap Kinerja Usaha (Y) Start-Up Bisnis Coffee Shop di Kawasan Medan Sunggal dan Medan Johor. Maka variabel Lingkungan Bisnis berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha Start-Up Bisnis Coffee Shop di Kawasan Medan Sunggal dan Medan Johor. Artinya jika variabel Lingkungan Bisnis ditingkatkan maka Kinerja Usaha akan meningkat, dan begitu juga sebaliknya.

Berdasarkan hasil distribusi jawaban yang telah disebarkan ke 33 responden menunjukkan bahwa kebanyakan responden setuju dengan indikator dari Lingkungan Bisnis, aspek-aspek seperti biaya bahan baku, kebijakan pemerintah kemudian adanya persaingan, peningkatan tenaga kerja dan

71

peningkatan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa Lingkungan Bisnis sangat mempengaruhi Kinerja Usaha, karena dengan adanya peningkatan atau penurunan maka akan sangat mempengaruhi kondisi dari usaha Start-Up Bisnis Coffee Shop tersebut. Hal-hal yang menjadi aspek dari Lingkungan Bisnis ini memang tidak bisa dihindari oleh karena itu pemilik usaha harus bisa membuat peluang agar Kinerja Usaha dari Start-Up Bisnis Coffee Shop bisa terus maju dan berkembang.

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Sun et al (2015) yang menyatakan bahwa Lingkungan Bisnis berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha.

4.7.3 Pengaruh Inovasi Terhadap Kinerja Usaha

Pada penelitian ini, dari hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan, bahwa Inovasi berpengaruh positif (dengan nilai koefisien 0,367) dan signifikan pada α 0,05 (dengan nilai signifikan 0,021 < 0,05) terhadap Kinerja Usaha (Y) Start-Up Bisnis Coffee Shop di Kawasan Medan Sunggal dan Medan Johor. Maka variabel Inovasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha Start-Up Bisnis Coffee Shop di Kawasan Medan Sunggal dan Medan Johor. Artinya jika variabel Inovasi ditingkatkan maka Kinerja Usaha akan meningkat, dan begitu juga sebaliknya.

Berdasarkan hasil distribusi jawaban yang telah disebarkan ke 33 responden menunjukkan bahwa kebanyakan responden setuju dengan indikator dari Inovasi, aspek-aspek seperti menciptakan variasi yang menarik, kemudian pemanfaatan teknologi terbaru, alasan penggunaan teknologi terbaru tentunya dalam mengolah kopi tersebut jika menggunakan cara yang manual maka tentunya

akan memperlambat dari penjualan kopi, begitu juga dalam hal penyajiannya, jika menggunakan teknologi mesin yang terbaru maka kopi yang disajikan hanya dalam waktu hitungan menit, oleh karena itu kebanyakan pemilik setuju dengan indikator dari Inovasi. Hal ini dikarenakan keinginan konsumen yang selalu berubah-ubah dan ketidakpastian lingkungan. Pelaku bisnis yang memiliki kemampuan berinovasi tinggi akan lebih baik dalam merespon lingkungan dan mengembangkan kemampuan baru yang akan meningkatkan Kinerja Usaha. Kemampuan dalam produk dan Inovasi sangat penting bagi bisnis untuk mengeksploitasi peluang baru dan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif.

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Rosli & Sidek (2013) yang menyatakan bahwa Inovasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha.

BAB V

Dalam dokumen SKRIPSI OLEH NUGRAHA PRATAMA PUTRA (Halaman 81-87)

Dokumen terkait