• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

IV.4. Hasil Uji Asumsi Klasik

IV.5.2. Pengujian Hipotesis Kedua

Berdasarkan hasil regresi dari data yang diolah dengan menggunakan program SPSS diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel IV.15. Koefisisen Regresi Hipotesis Kedua

6.335 2.817 .391 .097 .445 .414 .140 .326 (Constant) Kemampuan Perhatian Model 1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta Standardized Coefficients

Berdasarkan Tabel IV.15. di atas, dapat dibuat persamaan regresi linier berganda sebagai berikut:

Y = 6,335 + 0,391 X1 + 0,414 X2

Berdasarkan Tabel IV.15. di atas, dapat dibuat persamaan sebagai berikut Dari persamaan tersebut dapat dijelaskan bahwa koefisien regresi X1 (Kemampuan pegawai) bernilai positif (0,391), koefisien regresi X2 (Perhatian pimpinan kepada para pegawai) bernilai positif (0,414). Dengan kata lain, koefisien regresi yang positif yang membuktikan konstribusinya terhadap disiplin kerja (Y) pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan memiliki kemampuan mempengaruhi disiplin kerja pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

IV.5.2.1. Koefisien determinasi (R2)

Tabel IV.16. Nilai Koefisien Determinasi Hipotesis Kedua

Sumber : Hasil Penelitian, 2010

.636a .404 .383 1.13398 1.685 Model 1 R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson

Predictors: (Constant), Perhatian, Kemampuan a.

Nilai Koefisien determinasi pada R pada Tabel IV.16. sebesar 0,636, yang berarti bahwa hubungan antara kemampuan pegawai dan perhatian pimpinan kepada para pegawai terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten

Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sebesar 63,6%. Artinya hubungannya erat

Nilai koefisien determinasi pada R Square pada tabel IV. 15. adalah sebesar 0,404, yang berarti variabel dependen yang dapat dijelaskan oleh variabel indenpenden sebesar 40,40%. Sedangkan sisanya 59,60% dijelaskan oleh variabel-variabel bebas lain yang tidak diteliti dan tidak dimasukkan ke dalam model regresi.

IV.5.2.2. Uji secara serempak

Hasil uji secara serempak pengaruh variabel kemampuan pegawai dan perhatian pimpinan kepada para pegawai terhadap disiplin kerja pegawai dapat dilihat dalam Tabel IV.17. berikut ini:

Tabel IV.17. Hasil Uji F Hipotesis Kedua

Sumber : Hasil Penelitian, 2010

48.870 2 24.435 19.002 .000a 72.011 56 1.286 120.881 58 Regression Residual Total Model 1 Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Predictors: (Constant), Perhatian, Kemampuan a.

Berdasarkan Tabel IV.17. di atas, diperoleh nilai F hitung sebesar 19,002, sedangkan nilai F tabel sebesar 3,17. Dengan demikinian, nilai F hitung yang diperoleh sebesar 19.002 lebih besar dari F tabel pada tingkat kepercayaan 95% atau α = 0,05, hal ini berarti nilai F hitung > F tabel (19,002 > 3,17) dan tingkat signifikansinya (0,000<0,05). Hal ini memberi arti bahwa variabel-variabel independen yaitu kemampuan pegawai, dan perhatian pimpinan kepada para pegawai berpengaruh

secara signifikan terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Hasil ini berarti bahwa kemampuan pegawai, dan perhatian pimpinan kepada para pegawai sangat menentukan dalam peningkatan disiplin kerja pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Besarnya pengaruh kedua variabel ini dapat dijadikan pedoman bagi Dinas Pendidikan di Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sebagai upaya untuk peningkatan disiplin kerja pegawai. Upaya dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai dapat dilakukan dengan mempertimbangkan setiap indikator dari kemampuan pegawai, dan perhatian pimpinan kepada para pegwai Dinas Pendidikan di Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Dengan demikian, pengujian secara serempak hipotesis kedua menyatakan bahwa kemampuan pegawai, dan perhatian pimpinan kepada para pegawai berpengaruh terhadap disiplin kerja secara simultan tidak dapat ditolak, dengan kata lain Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, kemampuan pegawai dan perhatian pimpinan kepada para pegawai sangat menentukan dalam peningkatan disiplin kerja pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

IV.5.2.3. Uji secara parsial

Berdasarkan hasil regresi dari data yang diolah dengan menggunakan program SPSS diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel IV.18. Uji t Hipotesis Kedua

Sumber : Hasil Penelitian, 2010

6.335 2.817 2.249 .028 .391 .097 .445 4.045 .000 .414 .140 .326 2.967 .004 (Constant) Kemampuan Perhatian Model 1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta Standardized Coefficients t Sig.

1. Nilai signifikansi t untuk variabel kemampuan pegawai (0,000) lebih kecil dari 0,025. dan nilai t hitung untuk variabel kemampuan pegawai > t tabel yaitu ,045 > 2,003. Dengan demikian, Ho yang menyatakan bahwa kemampuan pegawai tidak berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam ditolak, berarti Ha yang menyatakan kemampuan pegawai berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam diterima. Ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel kemampuan pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

2. Nilai signifikansi t untuk variabel perhatian pimpinan kepada para pegawai (0,004) lebih kecil dari 0,025. dan nilai t hitung untuk variabel perhatian pimpinan kepada para pegawai > t tabel yaitu 2,967 > 2,003. Dengan demikian, Ho yang menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh perhatian pimpinan kepada para

pegawai terhadap disiplin kerja pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam ditolak, berarti Ha yang menyatakan perhatian pimpinan kepada para pegawai berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja pegawai Dinas pendidikan di Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam diterima. Hal ini menunjukkan bahwa perhatian pimpinan kepada para pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten Simeulue Provinsis Nanggroe Aceh Darussalam mempengaruhi disiplin kerja. Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial perhatian pimpinan kepada para pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam berpengaruh terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Pendidikan di Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Hal ini memberi arti bahwa perhatian pimpinan yang besar kepada para pegawai akan dapat menciptakan disiplin kerja yang baik.

Berdasarkan dari hasil pengujian regresi linier berganda dapat diketahui bahwa variabel yang paling dominan terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam adalah perhatian pimpinan kepada para pegawai. Hal ini dapat diketahui dari nilai koefisien regresinya yang memiliki nilai paling tinggi sebesar 0,414.

Hal ini membuktikan bahwa pimpinan yang memperhatikan pegawainya dan mendengarkan keluhan dan kesulitan yang dihadapi pegawai dalam bekarja pegawainya sehingga pegawai dapat melaksanakan tugasnya serta dapat

mengembangkan tenaga dan pikirannya semaksimal mungkin maka akan meningkatkan disiplin kerja yang baik di Dinas Pendidikan di Kabupaten Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

BAB V

Dokumen terkait