• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keywords: Marketing Mix, Customer Decision

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.5. Hasil Uji Hipotesis

4.5.1. Pengujian Hipotesis Pertama

Pengujian hipotesis pertama yang berbunyi Bauran Pemasaran berpengaruh terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha di PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar. Dalam hal ini PT. Bank Begara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar telah berhasil meningkatkan keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha dengan melakukan pendekatan terhadap bauran pemasaran yang terdiri dari produk, harga, lokasi, promosi, manusia, proses, dan pelayanan konsumen. Artinya semakin baik pelaksanaan dalam melakukan bauran pemasaran yang terdiri dari produk, harga, lokasi, promosi, manusia, proses, dan pelayanan konsumen, maka akan semakin baik atau semakin meningkat pula keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha di PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar.

Tabel 4.6. Koefisien Regresi Hipotesis Pertama

Model Unstandardized Coefficients

B Std Error Sig. 1 (constant) ,952 ,347 ,008 Produk (X1) ,186 ,053 ,001 Harga (X2) ,138 ,033 ,000 Lokasi (X3) ,154 ,045 ,001 Promosi (X4) ,144 ,053 ,009 Manusia ((X5) ,117 ,040 ,005 Proses (X6) ,135 ,053 013 Pelayanan (X7) ,173 ,051 ,001 a. Dependent Variable: keputusan

Berdasarkan Tabel 4.6 di atas, maka persamaan regresi linier berganda dalam penelitian ini adalah:

Y = 0,952 + 0,186X1 + 0,138X2 + 0,154X3 + 0,144X4 + 0,117X5 + 0,135X6 + 0,173X7 + e

Pada persamaan tersebut dapat dilihat bahwa faktor produk (X1), faktor harga (X2), faktor lokasi (X3), faktor promosi (X4), faktor manusia (X5), faktor proses (X6), dan faktor pelayanan konsumen (X7) memiliki kemampuan mempengaruhi faktor keputusan nasabah (Y) untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha di PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar. Produk (X1), harga (X2), lokasi (X3), promosi (X4), manusia (X5), proses (X6), dan pelayanan konsumen (X7) memiliki koefisien regresi yang positif yang membuktikan kontribusinya terhadap keputusan nasabah (Y) untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha di PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar dipengaruhi oleh produk, harga, lokasi, promosi, manusia, proses, dan pelayanan konsumen.

4.5.1.1. Koefisien determinasi (R-Square)

Nilai koefisien determinasi (R2) dipergunakan untuk mengukur besarnya pengaruh produk (X1), harga (X2), lokasi (X3), promosi (X4), manusia (X5), proses (X6) dan pelayanan konsumen (X7) terhadap keputusan nasabah (Y) untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha di PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar. Nilai R Square yang diperoleh dari hasil pengolahan data dapat dilihat dari Tabel 4.7 di bawah ini.

Tabel 4.7. Nilai Koefisien Determinasi Hipotesis Pertama

Model R R Square

Adjusted R

Square Std. Error of the Estimate

1 ,991a) ,981 ,979 ,12024

a Predictors: (Constant), pelayanan, harga, manusia, lokasi, promosi, proses, produk Dependent Variable: keputusan

Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (Data Diolah)

Nilai R pada Tabel 4.7 sebesar 0,991, yang berarti hubungan antara produk, harga, lokasi, promosi, manusia, proses, dan pelayanan konsumen terhadap keputusan nasabah sebesar 99,1%. Artinya hubungannya sangat erat.

Nilai R Square pada Tabel 4.7 sebesar 0,981 Hal ini menunjukkan bahwa 98,1% variabel produk, harga, lokasi, promosi, manusia, proses, dan pelayanan konsumen berpengaruh terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha di PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar. Sedangkan sisanya sebesar 1,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan oleh model penelitian ini.

4.5.1.2. Uji secara serempak

Indikator signifikansi parameter koefisien R2 signifikan atau tidak maka dapat dilakukan pengujian dengan bantuan alat uji statistik metode Fisher (uji F) dengan tingkat keyakinan (confident level) sebesar 95%. Kriteria pengujian yang digunakan adalah jika Fhitung < Ftabel, maka H0 diterima atau Ha ditolak, sedangkan Jika Fhitung >

H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan Tabel 4.8, maka hasil uji F dapat diketahui sebagai berikut:

Tabel 4.8. Uji F Hipotesis Pertama

Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.8 diperoleh nilai Fhitung sebesar 479,988 sedangkan nilai

Ftabel pada tingkat kepercayaan 95% (á= 0,05) adalah 2,156. Hal ini berarti bahwa

nilai Fhitung > Ftabel (479,988>2,156) dan tingkat signifikansinya (0,000<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa variabel-variabel independen yaitu produk, harga, lokasi, promosi, manusia, proses, dan pelayanan konsumen berpengaruh secara highly

significant terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha

di PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar. Hasil ini berarti bahwa produk, harga, lokasi, promosi, manusia, proses, dan pelayanan konsumen secara bersama memberikan pengaruh yang nyata terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha di PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar. Besarnya tingkat pengaruh ketujuh variabel ini dapat dijadikan pedoman bagi pihak Bank Negara Indonesia sebagai upaya meningkatkan keputusan nasabah untuk menggunakan kredit

ANOVAb 48,575 7 6,939 479,988 ,000a ,925 64 ,014 49,500 71 Regression Residual Total Model 1 Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Predictors: (Constant), pelayanan, harga, manusia, lokasi, promosi, proses,

produk a.

Dependent Variable: keputusan

BNI Wirausaha di PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar. Upaya dalam meningkatkan keputusan nasabah ini dapat dilakukan dengan senantiasa mempertimbangkan setiap indikator dari produk, harga, lokasi, promosi, manusia, proses, dan pelayanan yang menjadi kebutuhan untuk meningkatkan keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha.

Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa Bauran Pemasaran berpengaruh terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha di PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar secara simultan dan parsial tidak dapat ditolak atau dengan kata lain H0 di tolak sedangkan Ha diterima. Ini berarti bauran pemasaran yang terdiri dari produk, harga, lokasi, promosi, manusia, proses, pelayanan, secara nyata sangat menentukan dalam keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha.

4.5.1.3. Uji secara parsial

Hasil pengujian hipotesis pertama secara parsial dapat dilihat pada Tabel 4.9 berikut:

Tabel 4.9. Uji t Hipotesis Pertama

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t sig B Std error beta 1 (constant) ,952 ,347 2,744 ,008 Produk (X1) ,186 ,053 ,185 3,526 ,001 Harga (X2) ,138 ,033 ,145 4,209 ,000 Lokasi (X3) ,154 ,045 ,149 3,396 ,001 Promosi (X4) ,144 ,053 ,142 2,714 ,009 Manusia (X5) ,117 ,040 ,120 2,902 ,005 Proses (X6) ,135 ,053 ,131 2,541 013 Pelayanan (X7) ,173 ,051 ,182 3,407 ,001

a. Dependent variable: keputusan

Hasil pada Tabel 4.9 menunjukkan bahwa:

1. Nilai signifikasi t untuk variabel produk (0,001) lebih kecil dari 0,025. Dan nilai thitung untuk variabel faktor produk > ttabel yaitu 3,526 >1,99. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka menolak H0 dan menerima Ha untuk variabel faktor produk. Dengan demikian secara parsial faktor produk (X1) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan secara statistik pada tingkat kesalahan 5% terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha. Koefisien regresi produk (X1) sebesar 0,186, nilai koefisien ini menunjukkan bahwa setiap perbaikan pada faktor produk dapat meningkatkan keputusan nasabah. Hal ini memberi arti bahwa dengan upaya peningkatan produk kredit yang tepat dari Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar akan memberikan dampak baik bagi peningkatan keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha.

2. Nilai signifikasi t untuk variabel harga (0,000) lebih kecil dari 0,025. Dan nilai thitung > ttabel yaitu 4,209 >1,99. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka menolak H0 dan menerima Ha untuk variabel harga. Dengan demikian secara parsial faktor harga (X2) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan secara statistik pada tingkat kesalahan 5% terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha. Koefisien regresi harga (X2) sebesar 0,138, nilai koefisien ini menunjukkan bahwa setiap perbaikan pada faktor harga dapat meningkatkan keputusan nasabah. Hal ini memberi arti bahwa dengan upaya strategi harga yang tepat yaitu dengan suku bunga yang

bersaing akan memberikan dampak baik bagi peningkatan keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha.

3. Nilai signifikasi t untuk variabel lokasi (0,001) lebih kecil dari 0,025. Dan nilai thitung > ttabel yaitu 3,396 >1,99. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka menolak H0 dan menerima Ha untuk variabel lokasi. Dengan demikian secara parsial faktor lokasi (X3) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan secara statistik pada tingkat kesalahan 5% terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha. Koefisien regresi lokasi (X3) sebesar 0,154, nilai koefisien ini menunjukkan bahwa setiap perbaikan pada faktor lokasi dapat meningkatkan keputusan nasabah. Hal ini memberi arti bahwa dengan penentuan lokasi yang baik dan tepat dari Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar akan memberikan dampak baik bagi peningkatan keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha.

4. Nilai signifikasi t untuk variabel promosi (0,009) lebih kecil dari 0,025. Dan nilai thitung > ttabel yaitu 2,714 >1,99. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka menolak H0 dan menerima Ha untuk variabel promosi. Dengan demikian secara parsial faktor promosi (X4) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan secara statistik pada tingkat kesalahan 5% terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha. Koefisien regresi lokasi (X4) sebesar 0,144, nilai koefisien ini menunjukkan bahwa setiap perbaikan pada faktor produk dapat meningkatkan keputusan nasabah. Hal ini memberi

arti bahwa dengan melakukan promosi yang baik dan tepat dari Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar akan memberikan dampak baik bagi peningkatan keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha.

5. Nilai signifikasi t untuk variabel manusia (0,005) lebih kecil dari 0,025. Dan nilai thitung > ttabel yaitu 2,902 >1,99. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka menolak H0 dan menerima Ha untuk variabel manusia. Dengan demikian secara parsial faktor manusia (X5) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan secara statistik pada tingkat kesalahan 5% terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha. Koefisien regresi manusia (X5) sebesar 0,117, nilai koefisien ini menunjukkan bahwa setiap perbaikan pada faktor manusia dapat meningkatkan keputusan nasabah. Hal ini memberi arti bahwa dengan menempatkan manusia (orang-orang) yang baik dan tepat dari Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar akan memberikan dampak baik bagi peningkatan keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha.

6. Nilai signifikasi t untuk variabel proses (0,013) lebih kecil dari 0,025. Dan nilai thitung > ttabel yaitu 2,541 >1,99. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka menolak H0 dan menerima Ha untuk variabel proses. Dengan demikian secara parsial faktor proses (X6) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan secara statistic pada tingkat kesalahan 5% terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha. Koefisien regresi proses (X6) sebesar

0,135, nilai koefisien ini menunjukkan bahwa setiap perbaikan pada faktor proses dapat meningkatkan keputusan nasabah. Hal ini memberi arti bahwa dengan melakukan proses yang mudah dan cepat dari Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar akan memberikan dampak baik bagi peningkatan keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha.

7. Nilai signifikasi t untuk variabel pelayanan konsumen (0,001) lebih kecil dari 0,025. Dan nilai thitung > ttabel yaitu 3,407 >1,99. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka menolak H0 dan menerima Ha untuk variabel pelayanan konsumen. Dengan demikian secara parsial faktor pelayanan konsumen (X7) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan secara statistik pada tingkat kesalahan 5% terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha. Koefisien regresi pelayanan konsumen (X7) sebesar 0,173, nilai koefisien ini menunjukkan bahwa setiap perbaikan pada faktor pelayanan dapat meningkatkan keputusan nasabah. Hal ini memberi arti bahwa dengan memberikan pelayanan konsumen yang baik dan ramah dari Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar akan memberikan dampak baik bagi peningkatan keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha.

Hasil regresi tersebut menyatakan bahwa variabel yang paling dominan dalam mempengaruhi keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha adalah Variabel produk, kemudian diikuti pelayanan, lokasi, promosi, harga, proses, dan

manusia. Hal ini membuktikan bahwa sebagai produk, BNI Wirausaha cukup diminati oleh nasabah dengan kemampuan 18,6% untuk mempengaruhi nasabah mengambil keputusan untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha.

Hasil penelitian ini sejalan dengan pernyataan Kotler (2002) bahwa keputusan pembelian juga dipengaruhi oleh bauran pemasaran seperti dalam model perilaku pembeli, seperti produk, harga, distribusi dan lokasi menentukan keputusan pembelian konsumen. Menurut Lupiyoadi (2006), produk merupakan keseluruhan konsep obyek atau proses yang memberikan sejumlah nilai manfaat kepada konsumen. Hal yang perlu diperhatikan dalam produk adalah konsumen tidak hanya membeli fisik dari produk tetapi membeli benefit dan value dari produk tersebut. Dengan demikian semakin memiliki manfaat, produk BNI Wirausaha akan semakin diminati oleh nasabah dan akan meningkatkan keputusan nasabah untuk menggunakan kredit BNI Wirausaha pada Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sentra Kredit Kecil Pematang Siantar.