• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

H. Teknik Analisis Data

2. Pengujian Hipotesis

2) Menetapkan taraf signifikansi (α)

Taraf signifikansi adalah angka yang menunjukkan seberapa besar peluang terjadinya kesalahan analisa. Taraf signifikansi yang akan digunakan dalam penelitian yang akan dilakukan adalah 0,05 atau 5%.

3). Keputusan Uji

Ho ditolak jika p value (sig.) < 0,05 berarti sampel berasal dari populasi yang tidak homogen.

Ho diterima jika p value (sig.) ≥ 0,05 berarti sampel berasal dari populasi yang homogen.

2. Pengujian Hipotesis a. Uji Anava

Pengujian hipotesis dilakukan untuk mengetahui apakah hipotesis yang telah diajukan diterima atau ditolak. Dalam penelitian ini digunakan analisis variansi (anava) tiga jalan dengan frekuensi sel tidak sama. Taraf signifikansi yang digunakan adalah 5%. Rancangan uji hipotesis ini terdiri dari prestasi belajar (kognitif, afektif, dan psikomotorik) sebagai variabel terikat, media pembelajaran yaitu media animasi dan komik sebagai variabel bebas, serta kemampuan verbal (tinggi dan rendah) dan gaya belajar (visual, auditorial, dan kinestetik) sebagai variabel moderator. Pengujian hipotesis dilakukan untuk menguji signifikansi efek

commit to user

variabel bebas terhadap variabel terikat serta interaksi variabel moderator, variabel bebas terhadap variabel terikat.

Pengujian hipotesis dapat dilakukan dengan uji parametrik dan uji non parametrik. Uji parametrik digunakan jika data terdistribusi normal. Jika data terdistribusi normal maka uji parametrik yang digunakan adalah anava tiga jalan dengan General Linier Model (GLM) melalui program SPSS versi 18. Uji non parametrik digunakan jika data tidak terdistribusi normal. Jika data tidak terdistribusi normal maka uji non parametrik yang digunakan adalah uji Kruskal Wallus melalui program SPSS versi 18.

Adapun langkah-langkah uji anava tiga jalan dengan General Linier Model (GLM) melalui program SPSS versi 18 sebagai berikut:

1) Menetapkan Hipotesis

a) HoA: i = 0 : Tidak ada pengaruh pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik terhadap prestasi belajar siswa.

H1A: i  0 : Ada pengaruh pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik terhadap prestasi belajar siswa.

b) HoB: j = 0 : Tidak pengaruh kemampuan verbal siswa terhadap prestasi belajar siswa.

H1Bj  0 : Ada pengaruh kemampuan verbal siswa terhadap prestasi belajar siswa.

c) HoC: k = 0 : Tidak pengaruh gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

H1C: k  0 : Ada pengaruh gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa. d) HoAB: ij = 0 : Tidak ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan

metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik dan kemampuan verbal siswa terhadap prestasi belajar siswa.

H1AB: ij  0 : Ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik dan kemampuan verbal siswa terhadap prestasi belajar siswa.

e) HoAC: ik = 0 : Tidak ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

H1AC: ik  0 : Ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

f) HoBC: jk = 0 : Tidak ada interaksi antara kemampuan verbal dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

H1BC: jk  0 : Ada interaksi antara kemampuan verbal dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

g) HoABC: ijk = 0 : Tidak ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik, kemampuan verbal, dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

commit to user

H1ABC: ijk  0 : Ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik, kemampuan verbal, dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

2) Menetapkan taraf signifikansi (α)

Taraf signifikansi adalah angka yang menunjukkan seberapa besar peluang terjadinya kesalahan analisa. Taraf signifikansi yang akan digunakan dalam penelitian yang akan dilakukan adalah 0,05 atau 5%.

3). Melakukan uji prasyarat analisis (uji normalitas dan homogenitas) Hasil uji normalitas data berasal dari populasi yang terdistribusi normal Hasil uji homogenitas data berasal dari populasi yang homogen

4). Keputusan uji

Ho ditolak jika p value (sig.) < 0,05 Ho diterima jika p value (sig.) ≥ 0,05

Adapun perumusan uji Kruskal Wallis adalah:

) 1 ( 3 ) 1 ( 12 1 2            

n n R n n H k j j j (3.11)

derajat kebebasan = (k-1) ; n = n1+n2+…+nk ; nj besar sampel ke-j; Rj jumlah peringkat sampel ke-j. Uji Kruskal-Wallis berguna untuk membandingkan k-sampel yang independen yang berasal dari populasi yang berbeda dengan skala ordinal atau skala interval tetapi tidak terdistribusi normal.

Bentuk hipotesis uji Kuskal Wallis adalah sebagai berikut: H0 : 123 ....k

Langkah-langkah uji nonparametrik yang digunakan adalah uji Kruskal Wallus melalui program SPSS versi 18 sebagai berikut:

1) Menetapkan Hipotesis

a) HoA: i = 0 : Tidak ada pengaruh pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik terhadap prestasi belajar siswa.

H1A: i  0 : Ada pengaruh pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik terhadap prestasi belajar siswa.

b) HoB: j = 0 : Tidak pengaruh kemampuan verbal siswa terhadap prestasi belajar siswa.

H1B: j  0 : Ada pengaruh kemampuan verbal siswa terhadap prestasi belajar siswa.

c) HoC: k = 0 : Tidak pengaruh gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

H1C: k  0 : Ada pengaruh gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa. d) HoAB: ij = 0 : Tidak ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan

metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik dan kemampuan verbal siswa terhadap prestasi belajar siswa.

H1AB: ij  0 : Ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik dan kemampuan verbal siswa terhadap prestasi belajar siswa.

commit to user

e) HoAC: ik = 0 : Tidak ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

H1AC: ik  0 : Ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

f) HoBC: jk = 0 : Tidak ada interaksi antara kemampuan verbal dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

H1BC: jk  0 : Ada interaksi antara kemampuan verbal dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

g) HoABC: ijk = 0 : Tidak ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik, kemampuan verbal, dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

H1ABC: ijk  0 : Ada interaksi antara pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dipandu dengan animasi dan komik, kemampuan verbal, dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

2) Menetapkan taraf signifikansi (α)

Taraf signifikansi adalah angka yang menunjukkan seberapa besar peluang terjadinya kesalahan analisa. Taraf signifikansi yang akan digunakan dalam penelitian yang akan dilakukan adalah 0,05 atau 5%.

3). Melakukan uji prasyarat analisis

4). Keputusan uji

Ho ditolak jika p value (sig.) < 0,05 Ho diterima jika p value (sig.) ≥ 0,05 b. Uji Lanjut Anava

Uji lanjut anava dilakukan ketika ada hipotesis nol (H0)yang ditolak. Hal ini dilakukan untuk mengetahui perlakuan-perlakuan yang secara signifikan berbeda dengan yang lain. Dari hasil pengujian hipotesis mengunakan uji parametrik (anava tiga jalan dengan General Linier Model), Hipotesis nol (H0) yang ditolak pada penelitian ini dilakukan uji lanjut dengan uji lanjut Scheffe. Namun program SPSS versi 18 hanya dapat melakukan uji lanjut Scheffe untuk variabel yang terdiri lebih dari dua kategori. Untuk hasil pengujian hipotesis mengunakan uji non parametrik, meskipun dari hasil keputusan uji menyatakan hipotesis nol (H0)ditolak dan variabel terdiri lebih dari dua kategori, tidak ada uji lanjut dalam program SPSS versi 18.

commit to user

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN