• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

III.7. Pengujian Validitas dan Reliabilitas

Uji validitas digunakan untuk mengetahui kelayakan butir-butir dalam suatu daftar pertanyaan dalam mendefinisikan suatu variabel. Uji validitas ini dilakukan pada 30 orang Pegawai Negeri Sipil Kanreg VI BKN Medan diambil di luar sampel penelitian. Pegawai Negeri Sipil Kanreg VI BKN Medan menjawab pertanyaan- pertanyaan yang ada. Jumlah Pegawai Negeri Sipil Kanreg VI BKN Medan untuk uji

coba dilakukan pada 30 orang, agar distribusi skor (nilai) akan lebih mendekati kurva normal.

Untuk menentukan validitas digunakan teknik korelasi product moment dengan bantuan perangkat lunak SPSS 15. Nilai validitas dapat dilihat pada kolom

Corrected Item-Total Correlation. Jika angka korelasi yang diperoleh lebih besar dari

pada angka kritik (r kritik > r tabel) maka instrumen tersebut dikatakan valid. Angka kritik pada penelitian ini adalah N-2=30-2=28 dengan taraf signifikan 5% maka angka kritik untuk uji validitas pada penelitian ini adalah 0,361.

Hasil pengujian validitas instrumen variabel kinerja dapat dilihat pada Tabel III.4 sebagai berikut:

Tabel III.4. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Kinerja Pegawai No Butir Instrumen Corrected Item-Total Correlation Critical Value Keterangan

1 Setiap pekerjaan saya selesaikan tanpa ada

kesalahan 0.1489 0,361 Not Valid

2 Saya tidak meninggalkan pekerjaan, sebelum

menyelesaikannya dengan baik 0.4011 0,361 Valid 3 Saya bersaing dengan teman, dalam

meningkatkan ketepatan dan hasil kerja 0.1683 0,361 Not Valid 4

Dalam menyelesaikan tugas saya

mengutamakan ketelitian agar hasil kerja saya optimal

0.4135 0,361 Valid

5 Saya dapat menyelesaikan semua yang menjadi

tugas saya 0.2176 0,361 Not Valid

6 Saya menerima tugas lebih banyak dari rekan

kerja yang lain 0.5178 0,361 Valid 7 Tugas yang saya selesaikan lebih cepat dari

jadwal seharusnya 0.3230 0,361 Not Valid 8 Saya hanya mengerjakan pekerjaan yang bisa

saya kerjakan 0.5448 0,361 Valid

9 Saya dapat mencapai standar kerja yang

diinginkan pimpinan 0.1200 0,361 Not Valid 10 Saya dapat menyelesaikan tugas saya sesuai

waktu yang telah ditentukan 0.1899 0,361 Not Valid 11 Saya melaksanakan semua tugas sesuai dengan

SOP (standar operasional prosedur) 0.4210 0,361 Valid 12

Dalam bekerja, saya lebih mementingkan hasil akhir dari pada proses walaupun melanggar aturan yang berlaku

0.5526 0,361 Valid Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (data diolah)

Berdasarkan Tabel III.4 di atas, diperoleh hasil pengujian instrumen dari variabel kinerja pegawai terdapat 6 butir instrumen yang memiliki nilai lebih besar dari 0,361. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat 6 butir instrumen variabel kinerja pegawai yang valid dan dapat digunakan dalam penelitian yaitu butir instrumen nomor 2, 4, 6, 8, 11, dan 12.

Hasil pengujian validitas instrumen variabel kecerdasan emosional dapat dilihat pada Tabel III.5 sebagai berikut:

Tabel III.5. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Kecerdasan Emosional

No Butir Instrumen Corrected Item-Total Correlation Critical Value Keterangan

1 Saya melayani tamu dengan tenang 0.4040 0,361 Valid 2 Saya tetap melayani tamu dengan sabar

walaupun ia sedang marah 0.5636 0,361 Valid 3 Saya merasa sedih apabila tidak bisa membantu

memecahkan masalah orang lain 0.3117 0,361 Not Valid 4 Saya mengembangkan cara-cara yang efektif

dalam menyelesaikan konflik di kantor 0.5202 0,361 Valid 5 Saya mengintrospeksi diri sendiri ketika atasan

saya sedang memarahi saya 0.3979 0,361 Valid 6 Saya memandang positif setiap konflik yang

terjadi dalam pekerjaan 0.4542 0,361 Valid 7 Saya menganalisis masalah yang timbul dalam

bekerja secara hati-hati 0.4701 0,361 Valid 8 Saya tetap bersikap tenang dan sabar dalam

menghadapi permasalahan yang rumit 0.3740 0,361 Valid 9

Saya mendiskusikan ataupun meminta saran dan pendapat teman dalam memecahkan permasalahan pekerjaan yang saya hadapi

0.6179 0,361 Valid

10 Saya mampu bersikap dan berperilaku positif

dalam bekerja 0.3250 0,361 Not Valid 11 Sebagai PNS saya mengembangkan diri untuk

selalu berprestasi 0.1401 0,361 Not Valid 12

Saya menyadari tugas saya sebagai pelayan masyarakat yang harus dapat melayani dengan baik

0.0143 0,361 Not Valid

Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (data diolah)

Berdasarkan Tabel III.5 di atas, diperoleh hasil pengujian instrumen dari variabel kecerdasan emosional terdapat 8 butir instrumen yang memiliki nilai lebih besar dari 0,361. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat 8 butir instrumen

variabel kecerdasan emosional yang valid dan dapat digunakan dalam penelitian yaitu butir instrumen nomor 1, 2, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9.

Hasil pengujian validitas instrumen variabel motivasi kerja dapat dilihat pada Tabel III.6 sebagai berikut:

Tabel III.6. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Motivasi Kerja

No Butir Instrumen Corrected Item-Total Correlation Critical Value Keterangan

1 Saya menyusun rencana-rencana kerja setiap

bulan untuk tercapainya tujuan organisasi 0.2365 0,361 Not Valid 2 Saya bekerja keras untuk mencapai hasil yang

lebih baik dalam setiap pekerjaan 0.4036 0,361 Valid 3 Saya berkeinginan meningkatkan pendidikan ke

jenjang yang lebih tinggi 0.8321 0,361 Valid 4 Saya berusaha menjadi yang terbaik dalam

menyelesaikan pekerjaan 0.8290 0,361 Valid 5 Saya menyelesaikan tugas-tugas pokok terlebih

dahulu agar tepat pada waktunya 0.3273 0,361 Not Valid 6

Saya menyelesaikan semua pekerjaan di kantor tepat waktu, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari

0.3102 0,361 Not Valid

7

Saya berusaha menambah pengetahuan baru untuk meningkatkan kemampuan saya dalam bekerja

0.6575 0,361 Valid

8 Sebelum bekerja saya membuat catatan kecil

tentang rencana yang akan saya kerjakan 0.8290 0,361 Valid 9 Saya mendapat kesempatan untuk meningkatkan

kemampuan saya dalam memajukan organisasi 0.8201 0,361 Valid 10 Keinginan saya dalam melaksanakan tugas

pekerjaan sangat tinggi 0.4902 0,361 Valid Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (data diolah)

Berdasarkan Tabel III.6 di atas, diperoleh bahwa hasil pengujian instrumen dari variabel motivasi kerja terdapat 7 butir instrumen yang memiliki nilai lebih besar dari 0,361. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat 7 butir instrumen variabel

motivasi kerja yang valid dan dapat digunakan dalam penelitian yaitu butir instrumen nomor 2, 3, 4, 7, 8, 9, dan 10.

Hasil pengujian validitas instrumen variabel kesadaran diri dapat dilihat pada Tabel III.7 sebagai berikut:

Tabel III.7. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Kesadaran Diri

No Butir Instrumen Corrected Item-Total Correlation Critical Value Keterangan

1 Saya yakin pasti berhasil dalam mencapai apa

yang saya cita-citakan 0.8616 0,361 Valid 2 Saya tetap melaksanakan tugas dengan baik,

walaupun sering disalahkan oleh atasan saya 0.8597 0,361 Valid 3 Membantu teman kerja dalam melaksanakan

tugasnya akan menurunkan prestasi kerja saya 0.3614 0,361 Not Valid 4 Saya tidak merasa rendah diri bila mengalami

kegagalan dalam menjalankan tugas pekerjaan 0.5859 0,361 Valid 5

Saya memiliki peluang dan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan saya

0.3190 0,361 Not Valid

6 Dalam bekerja, saya berusaha patuh kepada

semua aturan yang berlaku 0.8597 0,361 Valid 7

Jika menghadapi suatu masalah dalam pekerjaan, saya berusaha untuk segera mengatasinya

0.8597 0,361 Valid

8 Saya yakin dapat melaksanakan tugas yang

diberikan sewaktu-waktu 0.1694 0,361 Not Valid 9 Saya mempunyai keterampilan dalam

menyelesaikan pekerjaan di kantor 0.1578 0,361 Not Valid 10

Tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada saya sesuai dengan pendidikan dann kemampuan saya

0.4580 0,361 Valid 11 Dalam bekerja saya selalu mendengarkan dan

mempertimbangkan kata hati dan nurani saya 0.1921 0,361 Not Valid 12 Saya memiliki keterlibatan yang tinggi dalam

pekerjaan saya 0.1422 0,361 Not Valid Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (data diolah)

Berdasarkan Tabel III.7 di atas, diperoleh bahwa hasil pengujian instrumen dari variabel kesadaran diri terdapat 6 butir instrumen yang memiliki nilai lebih besar dari 0,361. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat 6 butir instrumen variabel kesadaran diri yang digunakan valid dan dapat digunakan dalam penelitian yaitu butir instrumen nomor 1, 2, 4, 6, 7, dan 10.

Hasil pengujian validitas instrumen variabel pengaturan diri dapat dilihat pada Tabel III.8 sebagai berikut:

Tabel III.8. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Pengaturan Diri

No Butir Instrumen Corrected Item-Total Correlation Critical Value Keterangan

1 Saya mencari informasi jika menemukan suatu

permasalahan yang timbul secara tiba-tiba 0.2835 0,361 Not Valid 2

Saya tetap menjalin kerjasama yang baik dengan rekan kerja, walaupun rekan kerja saya tidak menyukai saya

0.3550 0,361 Not Valid

3 Saya bekerjasama dengan pegawai lain dalam

memecahkan permasalahan dalam pekerjaan 0.4074 0,361 Valid 4 Saya dapat membedakan masalah kantor

dengan masalah keluarga 0.5229 0,361 Valid 5

Kewenangan yang jelas diberikan kepada saya akan membuat saya melakukan pekerjaan dengan optimal

0.5889 0,361 Valid

6

Saya akan menyampaikan keluhan saya langsung kepada atasan saya, jika saya merasa tidak nyaman dalam melaksanakan tugas

0.4123 0,361 Valid 7 Saya berusaha bekerja dengan jujur dan apa

adanya 0.1569 0,361 Not Valid

8 Saya berusaha menyampaikan pendapat dan

keinginan saya sesuai dengan apa adanya 0.0544 0,361 Not Valid 9 Saya bekerja hanya untuk mencari nafkah saja 0.6061 0,361 Valid 10 Dengan berpikir secara jernih, saya dapat

menyelesaikan semua permasalahan 0.5132 0,361 Valid 11 Saya berusaha mengambil sisi positif, jika saya

mengalami kegagalan 0.4468 0,361 Valid Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (data diolah)

Berdasarkan Tabel III.8 di atas, diperoleh bahwa hasil pengujian instrumen dari variabel pengaturan diri terdapat 7 butir instrumen yang memiliki nilai lebih besar dari 0,361. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat 7 butir instrumen variabel pengaturan diri yang diperoleh valid dan dapat digunakan dalam penelitian yaitu butir instrumen nomor 3, 4, 5, 6, 9, 10, dan 11.

Hasil pengujian validitas instrumen variabel empati dapat dilihat pada Tabel III.9 sebagai berikut:

Tabel III.9. Hasil Uji Validitas Instrumen Variabel Empati

No Butir Instrumen Corrected Item-Total Correlation Critical Value Keterangan 1

Mendengarkan pendapat orang lain dengan seksama memudahkan saya memahami pemikiran orang secara tepat

0.4427 0,361 Valid

2 Saya mendengarkan keluhan pelanggan dengan

sabar sehingga pelanggan merasa tenang 0.8605 0,361 Valid 3

Apabila ada tamu yang komplain atas pelayanan yang saya berikan saya berusaha untuk

mendengarkan semua keluhannya

0.1211 0,361 Not Valid

4

Apabila prestasi kerja saya rendah, maka saya akan mengoreksi apa saja yang telah saya lakukan untuk memperbaiki kinerja saya

0.8595 0,361 Valid 5 Saya berusaha terbuka menerima saran dan

masukan dari orang lain 0.1689 0,361 Not Valid 6 Dalam berkomunikasi, saya berusaha memperoleh

umpan balik dari lawan bicara 0.1469 0,361 Not Valid 7 Jika dibutuhkan, saya bersedia bekerja di luar jam

kerja (lembur) 0.5811 0,361 Valid

8 Saya siap meninggalkan keluarga dalam rangka

melaksanakan pekerjaan saya 0.3101 0,361 Not Valid 9 Saya berusaha mengantisipasi perubahan yang

terjadi dalam organisasi 0.8595 0,361 Valid 10 Saya merasa sedih apabila ada tamu yang merasa

kurang puas atas pelayanan saya 0.2157 0,361 Not Valid 11 Saya akan membantu dengan senang hati

pekerjaan teman saya, apabila ia memintanya 0.8595 0,361 Valid 12 Setiap hari saya berusaha meluangkan waktu

untuk menilai pekerjaan yang sudah saya lakukan 0.2298 0,361 Not Valid Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (data diolah)

Berdasarkan Tabel III.9 di atas, diperoleh bahwa hasil pengujian instrumen dari variabel empati terdapat 6 butir instrumen yang memiliki nilai lebih besar dari 0,361. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat 6 butir instrumen variabel empati yang diperoleh valid dan dapat digunakan dalam penelitian yaitu butir instrumen nomor 1, 2, 4, 7, 9, dan 11.

III.7.2. Uji Reliabilitas

Untuk mengetahui konsistensi atau kepercayaan hasil ukur yang mengandung kecermatan pengukuran maka dilakukan uji reliabilitas (Ghozali, 2005). Pengukuran reliabilitas dilakukan dengan cara One Shot. Suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Cronbach Alpha > 0,60 (Nunnally dalam Ghozali, 2005). Uji reliabilitas ini dilakukan pada 30 orang di luar responden.

Tabel III.10. Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Variabel

Variabel Alpha Cronbachs N of Item Keterangan Kinerja Pegawai Kecerdasan Emosional Motivasi Kerja Kesadaran Diri Pengaturan Diri Empati 0,6898 0,7104 0,8514 0,7987 0,7135 0,7882 12 12 10 12 11 12 6 butir reliabel 8 butir reliabel 7 butir reliabel 6 butir reliabel 7 butir reliabel 6 butir reliabel Sumber: Hasil Penelitian, 2010 (data diolah)

Dari Tabel III.10 di atas dapat dilihat bahwa hasil perhitungan uji reliabilitas menunjukkan alpha cronbach’s lebih besar dari 0,6 maka dapat dinyatakan instrumen

III.8. Model Analisis Data

Dokumen terkait