BAB IV TEMUAN LAPANGAN
1 12. XI Sembung Wetan
F. Kondisi Lingkungan
1. Pengusaha atau Pemilik Usaha Alkohol a.Umur Pengusaha Alkohol
Tabel 4.16. Umur Pengusaha Alkohol
Klasifikasi Umur Jumlah
0-14 tahun 0
15-59 tahun 28
> 60 tahun 8
Total 30
Sumber : Wawancara Responden. 2011
Dari diagram tersebut di atas maka dapat diketahui bahwa 30 pengusaha alkohol yang menjadi sampel yang diambil secara acak, terdapat 28 pengusaha atau pengrajin alkohol yang berusia antara 15-59 tahun. Sedangkan 8 orang pengusaha berusia lebih dari 60 tahun. Dengan mengelompokkan komposisi pengusaha atau pengrajin alkohol menurut umur tersebut maka dapat di ketahui bahwa sebagian besar pengusaha atau
commit to user
pengrajin alkohol termasuk dalam kelompok tenaga kerja berusia produktif.
b. Jenis Kelamin Pengusaha Alkohol
Industri alkohol di Desa Bekonang merupakan industri rumah tangga atau keluarga sehingga industri alkohol ini dikelola oleh kepala keluarga yang dibantu oleh anggota keluarga lain.
c. Tingkat Pendidikan Pengusaha Alkohol
Tabel 4.17. Tingkat Pendidikan Terakhir Pengusaha Alkohol
Pendidikan Jumlah Pengusaha
Tidak Sekolah 3 Tamat SD 11 Tamat SLTP 7 Tamat SLTA 8 Diploma/Sarjana 1 Total 30
Sumber : Wawancara Responden. 2011.
Dari tabel tersebut maka dapat diketahui bahwa sebanyak 30 pengusaha alkohol yang menjadi sampel terdapat 3 pengusaha tidak pernah sekolah, 11 pengusaha tamat SD, 7 pengusaha Tamat SLTP, 8 pengusaha Tamat SLTA, dan 1 pengusaha tamat diploma atau sarjana.
d. Status Perkawinan Pengusaha Alkohol
Tabel 4.18. Status Perkawinan Pengusaha Alkohol
Sumber : Wawancara Responden. 2011.
Status Perkawinan Jumlah
Belum Kawin 0
Kawin 30
commit to user
Dari tabel tersebut maka dapat diketahui bahwa sebanyak 30 pengusaha yang menjadi sampel, semua pengusaha memiliki status perkawinan yaitu kawin.
e. Beban Keluarga Pengusaha Alkohol
Tabel 4.19. Beban Keluarga Pengusaha Alkohol Beban Anggota Keluarga (Jiwa) Jumlah Prosentase (%) 0 0 0 1 6 20 2 8 27 3 11 36 4 5 17 Total 30 100
Sumber : Wawancara Responden. 2011.
Gambar 4.13. Diagram Beban Keluarga Pengusaha Alkohol.
Dari diagram tersebut maka dapat diketahui bahwa terdapat 20 % pengusaha alkohol yang hanya memiliki satu beban tanggungan keluarga, 27 % pengusaha alkohol yang memiliki 2 beban keluarga, 36 % pengusaha alkohol yang memiliki 3 beban keluarga, 17 % pengusaha alkohol yang memiliki 4 beban keluarga.
commit to user 2. Pekerja/ Buruh
a. Umur Pekerja
Tabel 4.20. Umur Pekerja
Klasifikasi Umur Jumlah
0-14 tahun 0
15-59 tahun 30
> 60 tahun 0
Total 30
Sumber : Wawancara Responden. 2011.
Gambar 4.14. Jumlah Pekerja atau Buruh menurut Umur.
Dari tabel dan diagram tersebut di atas maka dapat diketahui bahwa 30 buruh yang menjadi sampel yang diambil secara acak, 100 % berusia antara 15-59 tahun. Tidak ada pekerja atau buruh yang berumur kurang dari 14 tahun dan berusia lebih dari 60 tahun. Dengan mengelompokkan komposisi pekerja atau buruh menurut umur tersebut maka dapat di ketahui bahwa pekerja atau buruh di industri alkohol termasuk dalam kelompok tenaga kerja berusia produktif.
commit to user
b. Jenis Kelamin Pekerja
Tabel 4.21. Jenis Kelamin Pekerja
Jenis Kelamin Jumlah
Wanita 2
Laki-Laki 28
Total 30
Sumber : Wawancara Responden. 2011
Gambar 4.15. Jumlah Pekerja atau buruh Menurut Jenis Kelamin.
Dari tabel dan diagram tersebut maka dapat diketahui bahwa sebanyak 30 pekerja industri alkohol yang menjadi sampel, sebanyak 2 pekerja merupakan pekerja yang berjenis kelamin wanita dan 28 pekerja berjenis kelamin laki-laki.
c. Tingkat Pendidikan Pekerja
Tabel 4.22. Tingkat Pendidikan Pekerja
Pendidikan Jumlah
Tamat SD 16
Tamat SLTP 11
Tamat SLTA 3
Total 30
commit to user
Gambar 4.16. Tingkat Pendidikan Pekerja.
Dari tabel tersebut maka dapat diketahui bahwa sebanyak 30 pekerja industri alkohol yang menjadi sampel, sebanyak 16 pekerja merupakan pekerja yang berpendidikan Tamat SD, 11 pekerja Tamat SLTP, dan 3 pekerja Tamat SLTA.
d. Status Perkawinan
Tabel 4.23. Status Perkawinan Pekerja
Sumber : Wawancara Responden. 2011.
Dari tabel tersebut maka dapat diketahui bahwa sebanyak 30 pekerja industri alkohol yang menjadi sampel, sebanyak 2 pekerja merupakan pekerja yang status perkawinannya belum kawin dan 28 pekerja sudah kawin.
Status Perkawinan Jumlah
Belum Kawin 2
Kawin 28
commit to user
e. Beban Tanggungan Keluarga Pekerja
Beban keluarga adalah anak, istri, ibu, ayah atau saudara lain yang wajib dihidupi oleh kepala keluarga yang tercantum dalam kartu keluarga.
Tabel 4.24. Komposisi Pekerja atau Buruh Menurut Beban Keluarga Beban Anggota Keluarga Jumlah 0 2 1 0 2 9 3 16 4 2 5 1 Total 30
Sumber : Wawancara Responden. 2011.
Dari tabel tersebut maka dapat diketahui bahwa sebanyak 30 pengusaha yang menjadi sampel, terdapat 2 pengusaha yang tidak memiliki beban anggota keluarga, 9 pengusaha memiliki 2 beban keluarga, 16 pengusaha memiliki 3 beban keluarga, 2 pengusaha memiliki 4 beban keluarga dan 1 pengusaha memiliki 5 beban keluarga.
f. Daerah Asal Pekerja
Tabel 4.25. Daerah Asal Pekerja
Sumber : Wawancara Responden. 2011
Asal Jumlah
Dukuh Sentul dan Sembung Kulon 7
Luar Dukuh Sentul dan Sembung Kulon 23
commit to user
Gambar 4.17. Jumlah Pekerja atau Buruh Menurut Asal.
Dari tabel dan diagram maka dapat diketahui bahwa terdapat 7 buruh atau pekerja yang berasal dari luar Desa Bekonang sedangkan 23 buruh berasal dari dalam desa. Dari hasil pengamatan di lapangan, penduduk yang berasal dari dalam Desa Bekonang, bukan berasal dari Dukuh Sentul dan Sembung Kulon tetapi dukuh-dukuh di sekitarnya. Dengan demikian, industri alkohol ini dapat menarik tenaga kerja dari dukuh lain maupun desa sekitarnya.
g. Lama Kerja
Tabel 4.26. Lama Kerja Buruh
No. Lama Kerja Jumlah
1 < 1 Tahun 2
2 1-5 Tahun 23
3 > 5 Tahun 5
Total
30
Sumber : Wawancara Responden. 2011.
Dari tabel tersebut maka dapat diketahui bahwa pekerja yang baru bekerja <1 tahun adalah sebanyak 2 pekerja sedangkan pekerja yang bekerja
commit to user
antara 1-5 tahun adalah sebanyak 23 pekerja dan pekerja yang bekerja > 5 tahun adalah sebanyak 5 pekerja. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja yang menjadi sampel sudah bekerja antara 1-5 tahun.
h. Sistem Upah
Tabel 4.27. Sistem Upah Pekerja.
Sumber : Wawancara Responden. 2011.
Dari tabel tersebut maka dapat diketahui bahwa tidak ada pekerja yang diberi upah oleh pengusaha sebesar kurang dari Rp 500.000/ bulan. Pekerja yang dibayar antara Rp 500.000-Rp 1 Juta sebesar 14 pekerja. Sedangkan pekerja yang dibayar > Rp 1 Juta adalah sebanyak 16 pekerja. Dengan upah tersebut, dalam satu hari, pekerja rata-rata bekerja selama ± 8-9 jam/hari.
H. Kondisi Ekonomi dari Hasil Industri Alkohol