• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

4.2 Karakteristik Responden

4.3.3 Penilaian

Penilaian responden diukur dengan 7 pertanyaan tentang penggunaan plastik berbayar pada ritel Transmart Plaza Medan Fair dan Pasar Tradisional Kelurahan Medan Sekip dengan hasil sebagai berikut :

Tabel 4.4 Distribusi Penilaian Responden mengenai Penggunaan Kantong Plastik Berbayar

No Pertanyaan Transmart Pasar Tradisional

Jumlah (%) Jumlah (%) 1. Sampah plastik yang

dihasilkan setiap hari harus dikurangi jumlahnya

b. Terlalu murah, sehingga

masyarakat masih acuh 20 41.7 24 50.0

c. Tidak setuju dengan adanya

plastik berbayar 12 25.0 11 22.9

3. Harga kantong plastik berbayar dinaikkan harganya a. Ya, (Rp 500, Rp 2.000, Rp

5.000) 26 54.2 21 43.8

b. Tidak setuju 22 45.8 27 56.3

4. Penggunaan plastik mudah

5. Penilaian tempat penghasil lebih banyak sampah

a. Ritel modern 12 25.0 6 12.5

65

b. Pasar tradisional 36 75.0 42 87.5

6. Solusi mengurangi penggunaan plastik dengan dihapuskannya peraturan plastik berbayar a. Terapkan kembali aturan

plastik berbayar dengan harga yang dinaikkan

10 20.8 10 20.8

b. Mengganti bahan plastik

dengan bahan mudah terurai 18 37.5 17 35.4

c. Konsumen membiasakan membawa tas belanja dari rumah

8 16.7 5 10.4

d. Sosialisasi bahaya plastik kepada masyarakat agar lebih menjaga lingkungan

6 12.5 5 10.4

e. Ritel tidak lagi menyediakan kantong plastik sehingga konsumen secara tidak langsung membawa tas belanja

5 10.4 2 4.2

f. Tidak tahu 1 2.1 9 18.8

7. Penilaian tentang keseriusan Pemerintah Kota Medan mengenai aturan plastik berbayar

a. Pemerintah tegas dan serius

dalam menjalankan peraturan 6 12.5 9 18.8

b. Pemerintah tidak tegas dan

tidak serius dalam

menjalankan program

42 87.5 39 81.3

Total 48 100 48 100

I. Transmart Plaza Medan Fair

Berdasarkan tabel 4.4 di atas, diketahui bahwa seluruh responden memiliki penilaian tentang sampah plastik yang dihasilkan setiap hari harus dikurangi jumlahnya sebanyak 48 orang (100%). Untuk penilaian tentang harga kantong plastik Rp 200,00, responden menjawab sudah pas sebanyak 16 orang (33,3%).

66

Sedangkan yang menjawab terlalu murah sehingga masyarakat masih acuh yaitu 20 orang (41,7%), dan masyarakat yang tidak setuju sebanyak 12 orang (25,0%).

Harga kantong plastik berbayar dinaikkan harganya, responden menjawab setuju sebanyak 26 orang (54,2%) dengan estimasi harga dinaikkan ke Rp 500, Rp 2.000 dan Rp 5.000/lembar, dan responden menjawab tidak setuju yaitu sebanyak 22 orang (45,8%). Umumnya, responden setuju terhadap penggunaan plastik mudah terurai karena setidaknya sedikit melindungi bumi dari plastik sulit terurai yaitu sebanyak 30 orang (62,5%), sedangkan responden tidak setuju sebanyak 18 orang (37,5%). Penilaian tentang tempat penghasil sampah lebih banyak adalah lebih banyak responden menjawab di pasar tradisional, yaitu sebanyak 36 orang (75,0%).

Responden memberikan solusi paling banyak untuk mengurangi penggunaan plastik dengan dihapuskannya peraturan plastik berbayar adalah dengan mengganti bahan plastik dengan bahan mudah terurai sebanyak 18 orang (37,5%). Sedangkan solusi lebih banyak lainnya yaitu menerapkan kembali aturan plastik berbayar dengan syarat harga dinaikkan sebanyak 10 orang (20,8%).

Penilaian responden terhadap ketidakseriusan pemerintah mengenai aturan plastik berbayar yaitu sebanyak 42 orang (87,5%) dan sebanyak 6 orang (12,5%) menilai pemerintah serius terhadap aturan plastik berbayar.

II. Pasar Tradisional Medan Sekip

Responden memiliki penilaian tentang sampah plastik yang dihasilkan setiap hari harus dikurangi jumlahnya yaitu sebanyak 48 orang (100%). Untuk penilaian tentang harga kantong plastik Rp 200,00 per lembar, responden

67

menjawab sudah pas sebanyak 13 orang (27,1%), responden yang menjawab terlalu murah sehingga masyarakat masih acuh yaitu sebanyak 24 orang (50,0%), dan responden yang tidak setuju yaitu sebanyak 11 orang (22,9%).

Untuk harga kantong plastik berbayar dinaikkan harganya, responden menjawab tidak setuju yaitu 27 orang (56,3%). Sedangkan yang setuju adalah 21 orang (43,8%) dengan estimasi harga untuk dinaikkan ke Rp 500, Rp 2.000 dan Rp 5.000 per lembar. Responden setuju terhadap penggunaan plastik mudah terurai karena setidaknya sedikit melindungi bumi dari plastik sulit terurai yaitu sebanyak 28 orang responden (58,3%) dan responden tidak setuju sebanyak 20 orang (41,7%). Penilaian tentang tempat penghasil sampah lebih banyak, responden menjawab di pasar tradisional sebanyak 42 orang (87,5%) sedangkan responden menjawab di ritel modern sebanyak 6 orang (12,5%).

Responden memberikan solusi paling banyak untuk mengurangi penggunaan plastik dengan dihapuskannya peraturan plastik berbayar adalah dengan mengganti bahan plastik dengan bahan mudah terurai sebanyak 17 orang (35,4%). Sedangkan solusi lebih banyak lainnya yaitu menerapkan kembali aturan plastik berbayar dengan syarat harga dinaikkan sebanyak 10 orang (20,8%).

4.3.4 Partisipasi

Partisipasi responden diukur dengan 7 pertanyaan tentang penggunaan plastik berbayar pada ritel Transmart Plaza Medan Fair dan Pasar Tradisional Kelurahan Medan Sekip dengan hasil sebagai berikut :

Tabel 4.5 Distribusi Partisipasi Responden mengenai Penggunaan Kantong Plastik Berbayar

No Pertanyaan Transmart Pasar Tradisional

Jumlah (%) Jumlah (%)

68

1. Frekuensi belanja ke Transmart Medan Fair

3. Mengubah perilaku dalam menggunakan kantong plastik setelah diterapkan peraturan plastik berbayar

a. Ya, sehingga membiasakan

diri membawa tas belanja 42 87.5 33 68.8

b. Tidak, karena harga kantong plastik yang masih terlalu murah

6 12.5 15 31.3

4. Lebih memilih tas atau kantong plastik

a. Tas 43 89.6 33 68.8

b. Kantong plastik 5 10.4 15 31.3

5. Membawa tas belanja kemanapun ketika pergi

a. Ya 11 22.9 9 18.8

b. Tidak 11 22.9 16 33.3

b. Kadang-kadang 26 54.2 23 47.9

6. Memakai kantong plastik sekali pakai atau berulang kali

a. Dipakai sekali lalu dibuang 8 16.7 7 14.6

b. Disimpan untuk dipakai

berulang 40 83.3 41 85.4

7. Tingkat penggunaan plastik

a. Tinggi 7 14.6 10 20.8

b. Sedang 15 31.3 28 58.3

c. Rendah 26 54.2 10 20.8

Total 48 100 48 100

I. Transmart Plaza Medan Fair

Berdasarkan tabel 4.5 di atas, responden yang memiliki frekuensi berbelanja ke Transmart Plaza Medan Fair paling banyak 1-2 kali dalam sebulan yaitu sebanyak 43 orang (89,5%). Jumlah kantong plastik yang dipakai setiap

69

harinya, rata-rata responden menjawab paling banyak memakai 1 lembar kantong plastik yaitu sebanyak 20 orang (41,7%).

Setelah diterapkannya peraturan plastik berbayar, hampir semua responden menjawab mengubah perilaku dalam menggunakan kantong plastik dengan mulai membiasakan diri memakai tas belanja sebanyak 42 orang (87,5%). Sejalan dengan hal tersebut, maka dalam pemilihan antara menggunakan tas belanja atau plastik, responden umumnya memilih menggunakan tas belanja sebanyak 43 orang (89,6%). Namun, dalam penerapannya, rata-rata responden menjawab hanya kadang-kadang membawa tas belanja kemanapun mereka pergi, yaitu sebanyak 26 orang (54,2%).

Dalam hal pemakaian kantong plastik, para responden umumnya menjawab memakai plastik disimpan untuk dipakai berulang, yaitu sebanyak 40 orang (83,3%). Jika dilihat dari tingkat pemakaian plastik, responden yang paling banyak menjawab rendah, yaitu sebanyak 25 orang (54,2%), sedangkan responden dengan pemakaian plastik yang tinggi sebanyak 7 orang (14,6%).

II. Pasar Tradisional Medan Sekip

Responden memiliki frekuensi berbelanja ke Pasar Tradisional paling banyak >4 kali dalam sebulan yaitu 21 orang (43,8%). Untuk jumlah kantong plastik yang dipakai setiap harinya, rata-rata responden menjawab paling banyak memakai >4 lembar kantong plastik yaitu 20 orang (41,7%).

Setelah diterapkannya peraturan plastik berbayar, rata-rata responden menjawab mengubah perilaku dalam menggunakan kantong plastik dengan mulai membiasakan diri memakai tas belanja sebanyak 33 orang (68,8%). Sejalan

70

dengan hal tersebut, maka dalam pemilihan antara menggunakan tas belanja atau plastik, responden umumnya memilih menggunakan tas belanja sebanyak 33 orang (68,8%). Sama seperti responden yang berbelanja di Transmart Plaza Medan Fair, ketika penulis menanyakan tindakan responden dalam membawa tas belanja kemanapun mereka pergi, rata-rata responden menjawab hanya kadang-kadang membawa tas belanja, yaitu sebanyak 23 orang (47,9%).

Dalam hal pemakaian kantong plastik, para responden umumnya menjawab memakai plastik disimpan untuk dipakai berulang sebanyak 41 orang (85,4%). Berbeda dengan responden di Transmart Plaza Medan Fair, dilihat dari tingkat pemakaian plastik, responden di Pasar Tradisional paling banyak menjawab sedang yaitu 28 orang (58,3%), sedangkan untuk tingkat pemakaian plastik, responden yang menjawab tinggi dan rendah masing-masing menjawab sebanyak 10 orang (20,8%).

Dokumen terkait