IV. MONEVIN AKHIR TAHUN SP4 KOMPETISI
4.1. Penilaian Monevin Akhir Tahun SP4 Kompetisi Universitas
4.2. Komentar Reviewer
Program Hibah Kompetisi (PHK) Perguruan Tinggi
SP4 Kompetisi
Komentar Reviewer
Program : Pengembangan Jurusan Nama Jurusan/PCPT : Kedokteran Batch/Tahun : 2/II Reviewer : 1. Dr. Endang Arisoesilaningsih Komentar Umum
Secara umum Laporan Tahunan SP4 Fakultas Kedokteran (FK) telah menjelaskan proses, kinerja dan dampak kegiatan yang diprogramkan dengan kemajuan fisik kegiatan tahun ke‐2 100%. Tim menunjukkan kinerja yang baik untuk menyelesaikan program pengembangan SIM dan Sistem Monev, Sistem Laboratorium Ketrampilan dan Pengembangan PBM bermodul untuk tingkat klinik. Akan tetapi tim belum sepenuhnya mengikuti Pedoman Pembuatan Laporan SP4, misalnya beberapa kesalahan ketik masih terjadi, tulisan menyebutkan tanggal 15 Juni 2006, penempatan capaian akhir tahun ke‐2, beberapa penjelasan “hasil pelaksanaan” diulang dan tumpang tindih dengan “dampak” maupun penulisan lampiran.
Beberapa subkegiatan telah dilakukan untuk menunjang keberhasilan program pengembangan database. Akan tetapi meskipun hasil identifikasi data dan rencana pengembangan sistem dibuat untuk tingkat FK, namun output masih terbatas pada sebagian bidang akademik. Penjelasan dalam pelaksanaan mekanisme dan rancangan sangat singkat, sehingga tidak jelas SIM yang dikembangkan telah menyeluruh (administrasi, keuangan, akademik, SDM dan lainnya). Tim telah mengidentifikasi beberapa hambatan dan telah diatasi dengan perbaikan kesepakatan, komitmen pimpinan dan penjadwalan ulang. Selain itu, masih ada kegiatan yang bersifat investasi, hal ini berdampak pada output yang juga masih berorientasi pada investasi. Mengingat informasi yang sangat singkat dari kegiatan dan hasil yang dilakukan, maka masih perlu penjelasan keberlanjutan program SP4 FK. Selanjutnya, salah satu output yang diharapkan dari kegiatan SP4 ini adalah kesiapan dokumen akreditasi yang diajukan untuk memperbaiki status yang telah habis masa berlakunya setahun yang lalu.
Kepemimpinan dan komitmen institusi
Keberhasilan Tim pelaksana dalam menjalankan kegiatan hingga tahun ke‐2 ini menunjukkan komitmen tim pelaksana dan pimpinan FK terhadap program yang telah ditetapkan. Akan tetapi dalam Laporan belum ada informasi terkait dengan Renstra FK. Hal ini diperlukan agar ada kejelasan bahwa SP4 bukan projek sesaat, namun mendanai kegiatan prioritas yang telah direncanakan secara matang. Mengingat bahwa kegiatan SP4 telah berakhir, maka output dan investasi yang dilakukan perlu memberikan dampak
positif sebagaimana yang ditetapkan. Komitmen dan dukungan pimpinan sangat diperlukan bagi keberlanjutan program.
Kemampuan Melaksanakan Program
Tim pelaksana FK telah menjalankan kegiatan untuk menunjang peningkatan kapasitas institusi dan efisiensi internal. Dua kegiatan yang disusun tidak berorientasi pada investasi, namun kegiatan ke‐3 belum direncanakan untuk memecahkan permasalahan yang ada atau memperbaiki kinerja selama ini. Di dalam Laporan, pelaksanaan mekanisme dan rancangan dapat diperjelas sehingga mekanisme dapat dievaluasi. Ada baiknya keterkaitan antara kegiatan tahun 2005 dan kegiatan tahun 2006 dibuat skema untuk menggambarkan keberlanjutan program selanjutnya.
Penjelasan hasil kegiatan sangat singkat dan sebagian besar indikator capaian kegiatan adalah indikator proses, sehingga dampak dirasakan masih terbatas pada pihak‐ pihak yang terlibat dalam proses tersebut. Capaian indikator kurang dianalisis sehingga kerkaitan antar indikator dan dampaknya kurang diinformasikan. Misalnya, pengguna manajemen data base belum dapat mengakses informasi data yang dibutuhkan. Akan tetapi, inisiasi program SP4 FK telah berhasil mengidentifikasi keragaman data yang dibutuhkan untuk pengukuran kinerja FK atau universitas. Selain itu, sistem yang dibangun masih belum jelas, apakah telah menyangkut kepegawaian, inventaris, keuangan dst.
Selain keberhasilan tersebut di atas, penjelasan dalam laporan masih perlu perbaikan. Tim belum sepenuhnya mengikuti Pedoman Pembuatan Laporan SP4. Beberapa “dampak” kegiatan dituliskan serupa dengan “output” kegiatan. Laporan perlu diberi nomer halaman untuk memudahkan rujukan. Selain itu, laporan penggunaan dana perlu menyertakan total anggaran. Mengingat bahwa kegiatan SP4 ini adalah iniasi program penyehatan organisasi FK, maka perlu disampaikan program perbaikan untuk kegiatan lanjutan.
Keberlanjutan Program
Taskforce telah melakukan kegiatan yang diprogramkan dengan baik. Keberlanjutan program telah dipikirkan oleh Tim, didiskusikan dengan pimpinan namun belum diuraikan tahapan kegiatan untuk mencapai goals yang ditetapkan. Akan tetapi perubahan kondisi lokal, UB, nasional bahkan global menuntut adanya upaya perbaikan berkelanjutan. Dengan demikian, maka praktek baik dan prestasi yang dicapai FK dari SP4 perlu terjamin keberlanjutannya. Selain itu, keberhasilan SP4 ini akan kurang efektif jika tidak didukung oleh adanya dampak pengelolaan database dan investasi lainnya yang dapat dirasakan pengguna, misalnya dosen, mahasiswa dan pimpinan. Oleh karena itu, diperlukan kesungguhan dalam merealisasikan upaya perbaikan yang dituliskan dalam Laporan Akhir SP4.
Program : Pengembangan Jurusan Nama Jurusan/PCPT : Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) Batch/Tahun : 2/II Reviewer : 1. Dr. Ani Mulyasuryani, M.S. 2. Dwi Fadila Kurniawan, ST., MT. Komentar Umum Secara keseluruhan laporan Pelaksanaan Kegiatan PHK SP4 di jurusan HPT sudah cukup baik. Akan tetapi laporan kurang informatif, tidak dijelaskan capaian hasil kegiatan tahun 2005. Pelaksanaan kegiatan kurang jelas, misalnya pada pelaksanaan peningkatan PBM, adanya hibah pengajaran tidak dijelaskan bagaimana mekanisme seleksi dari kegiatan tersebut. Capaian indikator kinerja sudah cukup wajar, akan tetapi perlu dijelaskan lebih mendalam mengenai capaian indikator kinerja. Dampak langsung dan tidak langsung tidak disertai dengan suatu indikator yang dapat menunjukan dampak tersebut.
Secara umum, belum ada gambaran yang jelas mengenai upaya mengatasi hambatan. Dari hasil wawancara, hambatan yang dihadapi adalah masalah keterlambatan dana dan jumlah dosen aktif hanya 10 orang. Dari capaian kegiatan pada tahun 2005 dan 2006 keberlanjutan program belum jelas, karena kegiatan lebih banyak pada investasi.
Kepemimpinan dan komitmen Institusi
Hasil kegiatan hingga bulan Nopember 2006 belum mencapai 100%, tetapi diupayakan tetap dilaksanakan sebelum akhir tahun. Hal ini menunjukkan adanya komitmen yang baik dari jurusan HPT.
Dalam mengatasi keterbatasan jumlah dosen jurusan HPT sudah berupaya untuk mengatasi dengan meningkatkan komitmen. Akan tetapi hambatan yang disebabkan oleh keterlambatan dana jurusan HPT tidak dapat mengatasinya sehingga pelaksanaan kegiatan mengalami keterlambatan.
Berdasarkan evaluasi, peranan pimpinan dalam mengevaluasi pelaksanaan SP4 masih kurang. Sebaiknya, pimpinan lebih berpartisipasi dalam kegiatan misalnya pencarian solusi terhadap masalah‐masalah yang timbul dalam proses pelaksanaan hibah, dan terlibat dalam pembuatan laporan.
Kemampuan Melaksanakan Program
Pelaksanaan program PHK SP4 jurusan HPT sudah cukup baik, hal tersebut terlihat dari adanya kegiatan yang tidak didanai yaitu kerjasama dengan pihak luar. Akan tetapi perlu dijelaskan bentuk kerja sama tersebut serta keberlanjutannya.
Analisis untuk capaian indikator kinerja belum dilakukan. Target beberapa indikator kinerja yang tidak tercapai perlu dianalisis lebih mendalam, apakah karena kegiatan yang dilaksanakan tidak mengarah kepada pencapaian indikator kinerja.
Mekanisme pelaksanaan kegiatan kurang jelas, sehingga belum terlihat kegiatan mana yang dilaksanakan pada tahun 2005 dan kegiatan mana tahun 2006. Kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2006 terkesan lepas dari kegiatan tahun 2005, bukan merupakan
suatu kegiatan yang berkelanjutan. Mekanisme pelaksanaan kegiatan kurang jelas, misalnya untuk hibah, ada 3 hibah yang berbeda dengan besaran yang berbeda pula, bagaimana sistem seleksi yang dilakukan, mengingat jumlah dosen di jurusan HPT hanya 10 orang.
Hendaknya baik pelaksanaan maupun pelaporan selalu mengacu pada guideline. Jika terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan, hendaknya dilakukan perbaikan dan selalu berkoordinasi dengan koordinator SP4 universitas.
Keberlanjutan Program
Kegiatan yang dilaksanakan lebih banyak yang bersifat investasi, walaupun ada kegiatan yang bersifat pengembangan SDM seperti kursus TQM dan bahasa inggris bagi dosen, tetapi belum terlihat gambaran mengenai keberlanjutan program tersebut.
Kegiatan SIM dan peningkatan kemampuan bahasa inggris mahasiswa (English Study Club) dilaksanakan hanya dengan mendatangkan tenaga ahli, sehingga program ini disangsikan keberlanjutannya.
Keberlanjutan akan terjamin jika program yang dilaksanakan terkait dengan optimasi SDM yang ada, sehingga jika SP4 telah berakhir, kegiatan selanjutnya adalah menjaga agar peningkatan yang telah dicapai tetap optimal. Program : Pengembangan Jurusan Nama Jurusan/PCPT : Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) Batch/Tahun : 2/II Reviewer : 1. Ir. Mochammad Rusli, Dipl.Ing. 2. Ir. Surisdiarto, M.Rur.Sc. Komentar Umum Di awal laporan menunjukkan bahwa kegiatan SP4 di Jurusan ini mengikuti Renstra Universitas dan Fakultas. Hal itu terlihat pada penguraian starategi Fakultas dan Jurusan yang terimbas pada sub‐ kegiatan SP4. Hanya saja hal ini belum terlihat secara eksplisit di laporan. Sehingga alangkah baiknya kerangka konsep kegiatan SP4 akan menampakkan penguatan strategi Universitas, Fakultas dan Jurusan. Strutur Organisasi kegiatan SP4 sudah tercantum di laporan. Struktur semacam ini akan memeperjelas tanggung jawab pelaksana SP4 dengan pihak pimpinan terkait. Hanya saja pada struktur organisasi diperlukan pencantuman nama pengelola SP4, sehingga dari situ akan terlihat seberapa jauh keterlibatan pimpinan dalam kegiatan SP4. Selain itu kegiatan pertemuan yang sudah dituliskan di laporan, sebaiknya mencantumkan juga beberapa pertemuan tidak resmi dengan pihak pimpinan.
Secara umum Jurusan ini telah mampu merampungkan seluruh kegiatan SP4 di tahun kedua. Ini terlihat pada indikator kinerja pendukung tercapai semuanya. Seperti misalnya, jumlah diktat 40 buah, yang sebelumnya masih sedikit sekali jumlah diktat yang ada. Namun sayang indikator utama yang tercantum di awal laporan ternyata hanya 2 yang tercapai dari lima indikator kinerja utama. Jadi indikator kinerja utama
hanya tercapai hanya 40%. Kalau diperiksa dengan seksama, ternyata indikator kinerja utama belum tercapai adalah sesuatu yang masuk akal. Sebab program ini berakhir di tahun 2006, tentunya masih relatif lama untuk berpengaruh pada indikator kinerja utama
lama tunggu bekerja.
Meskipun beberapa indikator kinerja belum tercapai semuanya, panitia SP4 harus menjelaskan hal ini dalam analisis status indikator kinerja. Dan lagi metode pengukuran data‐data yang dlalkukan perlu juga ditambahi uraiannya. Di laporan tahun kedua ini, memang sudah tercantum metode pengukuran terhadap status indikator kinerja. Namun terlihat masih perlu ditambahi. Sebab beberapa alasan yang sempat diuraikan ketika VISITASi, ternyata belum dicantumkan di laporan ini.
Kepemimpinan dan komitmen institusi
Penulisan laporan akhir tahun dengan baik sudah dapat mencerminkan bahwa institusi mempunyai komitmen terhadap kesuksesan program A2. Kesesuaian format laporan dengan petunjuk penulisan laporan, misalnya, menunjukkan bahwa panitia SP4 Jurusan telah diberi fasilitas oleh pihak pimpinan Jurusan untuk menyelesaikan laporan dengan baik. Hanya saja pemeriksaan isi laporan relative perlu ditingkatkan. Kesalahan menuliskan tanggal pengambilan data capaian tahun kedua, misalnya, bahwa pengambilan data tertanggal 31 Desember 2006. Padahal laporan SP4 terkumpul pada bulan November 2006.
Selain itu keterlibatan langsung pimpinan di tingkat Jurursan maupun di tingkat Fakultas dalam struktur organisasi SP4 menunjukkan bahwa komitmen pimpinan terhadap pelaksanaan program SP4 adalah baik. Sekretaris Jurusan merangkap sebagai sekretaris panitia SP4, misalnya, merupakan pertanda bahwa Jurusan mempunyai perhatian serius terhadap pelaksanaan SP4. Hanya saja sosialisasi program ini di tingkat mahasiswa terasa masih perlu ditingkatkan Sebab keterlibatan semua pihak di Jurusan selama pelaksanaan SP4 itu akan menentukan kesuksesan pelaksanaan program SP4. Mahasiswa, misalnya, selama visitasi internal dilakukan, keterlibatan kesemua angkatan mahasiswa kurang merata. Padahal program SP4 ini tidak menyentuh hanya ke mahasiswa tingkat terakhir, tapi untuk kesemua angkatan mahasiswa, yaitu mulai dari mahasiswa baru sampai dengan mahasiswa yang tinggal tugas akhir saja.
Kemampuan Melaksanakan Program
Di tahun kedua, Jurusan ini mempunyai 3 kegiatan utama: kegiatan Atmosfer akademik ….; kegiatan sustaibilitas …. Dan kegiatan Peningkatan efisiensi dan produktifitas. Kegiatan berlangsung relatif baik, yaitu pelaksanaan kegiatan sampai dengan kuartal ketiga di tahun 2006 terlselenggara dengan baik. Ini terlihat pada laporan, bahwa indikator kinerja pendukung sebagai hail pelaksanaan (output) tercapai semuanya. Hanya saja beberapa indikator utama belum dapat dicapai pada pelaskanaan tahun kedua ini. Hanya 2 diantara kelima indikator utama dapat terpenuhi di tahun kedua ini. Indikator utama yang belum tercapai kebanyakan merupakan dampak yang tentunya dalam kurun waktu yang relatif singkat belum terlihat pengaruh kegiatan SP4 ini. Indikator kinerja lama menunggu bekerja, misalnya, tentunya belum dapat diperbaiki untuk tahun ini, sebab mahasiswa yang terkena kegiatan ini masih belum banyak yang lulus.
Keberlanjutan Program
Terdapat beberapa kegiatan yang menurut saya dapat menjamin keberlanjutan program SP4 di Jurusan ini. Satu diantaranya adalah pelatihan kewirausahaan. Mahasiswa dibekali tentang kiat wirausaha dengan akhir kegiatan mahasiswa dalam sebuah tim dibekali dana bergulir untuk mengembangkan usaha. Kegiatan semacam ini akan terus berlangsung, karena sifat modal yang bergulir akan terus terpelihara, meskipun kegiatan SP4 ini selesai. Yang kedua adalah penyusunan diktat kuliah. Diktat kuliah sebagai penunjang kegiatan peerkuliahan akan senantiasa diperlukan oleh mahasiswa. Meskipun program SP4 ini selesai, diktat kuliah masih dapat terus mempermudah mahasiswa memahami perkuliahan dan pada akhirnya memungkinkan penaikkan IPK mahasiswa rata‐rata, meskipun program SP4 ini selesai. Program : Pengembangan Jurusan Nama Jurusan/PCPT : Produksi Ternak (Proter) Batch/Tahun : 2/II Reviewer : 1. Dr. Ir. Sri Rahayu Utami 2. Ir. Rusdi Tjahjono, MSA. Komentar Umum
Isi laporan sebagian telah menunjukkan berbagai aspek ativitas yang telah dilaksanakan serta gambaran keluaran, dampak dan hambantannya. Laporan akhir tahun secara umum juga sesuai dengan format laporan yang telah ditentukan. Namun demikian, pelaporan masih menggambarkan pemahaman ’investment based’, bukan ’activity based’. Indikator kinerja yang dicantumkan tidak disertai dengan cara mengukur serta analisis pada pencapaian indikator tersebut. Demikian juga pada uraian kegiatan, sebagian besar belum mencantumkan capaian indikator kinerja beserta analisis faktor pendukung terhadap keberhasilan dan kegagalan pencapaiannya. Perlu dicek kembali konsistensi pencantuman indikator kinerja dan capaiannya pada tabel dan uraian kegiatan. Indikator kinerja seringkali masih merupakan outcome, dan bukan output.
Kepemimpinan dan Komitmen Institusi
Komitmen institusi terutama di tingkat jurusan yang positif terlihat dari upaya melibatkan banyak pihak dalam pengelolaan program dengan membentuk kepengurusan bahkan di setiap kegiatan. Tujuan program juga sudah disesuaikan dengan rencana jangka panjang institusi Namun demikian, pengarahan pimpinan nampak masih belum optimal dan perencanaan masih relatif lemah, dicerminkan dari program SP4 yang menjalankan semua program Jurusan, sehingga tidak terfokus dan menyulitkan pengukuran keberhasilan kinerja selama 2 tahun. Disamping itu pada hasil pelaksanaan belum terungkap secara jelas bagaiamana peran dan kontribusi pimpinan terhadap setiap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kemampuan Melaksanakan Program
Laporan dan kunjungan menunjukkan bahwa Jurusan Produksi ternak mempunyai SDM yang dapat mendukung pelaksanaan kegiatan cukup baik. Namun, pelaksanaan mekanisme dan rancangan serta hasil pelaksanaan masih menunjukkan ’investment based’, sehingga hanya menguraikan kegiatan sumberdaya fisik. Hal ini mengakibatkan grantee mengidentifikasi kesibukan Tri Dharma PT sebagai hambatan umum pelaksanaan sumberdaya fisik (misalnya lokakarya dsb), sehingga hambatan utama yang menghalangi ”good practices” tidak teridentifikasi. Indikator kinerja yang menunjukkan keberhasilan program dalam beberapa bagian masih merupakan outcome, dan juga memerlukan analisa yang lebih mendalam. Disamping itu laporan hasil pelaksanaan belum menunjukkan adanya dukungan fasilitas peralatan dan sumber daya lainnya yang diperoleh dari program SP4 ini.
Keberlanjutan Program
Hingga akhir tahun 2006, dari hasil laporan menunjukkan seluruh kegiatan telah berlangsung 100 % yang menunjukkan kemampuan untuk melanjutkan program. Namun demikian, karena laporan masih bersifat ’investment based’, maka belum berhasil menggambarkan ’good practices’ apa yang dilakukan sebagai dampak dari SP4. Walaupun komitment staf di Jurusan Produksi Ternak cukup tinggi dalam mendukung keberlanjutan program Jurusan, namun masih belum jelas bagaimana program tersebut akan terjamin keberlanjutannya, paling tidak setelah program SP4 berhenti, yang sinergis dengan strategi pengelolaan jurusan. Program : Pengembangan Jurusan Nama Jurusan/PCPT : Teknologi Pertanian (TEP) Batch/Tahun : 2/II Reviewer : 1. Dr. Hermin Sulistyarti 2. Prof. Dr. Ir. Jody Moenandir Komentar Umum
Secara keseluruhan laporan akhir tahun untuk tahun ke‐2 telah disusun dengan baik, sesuai format dan rapi. Pelaksanaan kegiatan dengan capaian 100 % yang ditunjang dengan capaian indikator kinerja yang hampir seluruhnya telah melampaui target juga menunjukkan bahwa Program Studi mampu melaksanakan program dengan baik. Namun beberapa perbaikan perlu dilakukan untuk kesempurnaan laporan ini, misalnya inkonsistensi antara judul kegiatan, tujuan, mekanisme dan rancangan, juga antara hambatan dan perbaikan. Dari laporan yang ada ditambah penjelasan pada saat presentasi, keberlanjutan program bisa dilaksanakan dengan baik.
Kepemimpinan dan Komitmen Institusi
Kepemimpinan dan komitmen institusi juga sudah baik terlihat dari struktur organisasi pelaksanaan yang ada dilengkapi dengan adanya job discription yang jelas, serta
penyediaan inisiasi dana, sehingga hampir semua kegiatan bisa terlaksana sesuai jadwal dengan capaian sesuai dengan target yang diharapkan.
Kemampuan Melaksanakan Program
Kemampuan melaksanakan program sangat baik terlihat dari kesesuaian mekanisme dan rancangan pelaksanaan program dengan pelaksanaannya, serta capaian kemajuan fisik 100 % dengan capaian indukator yang hampir semuanya telah melampaui target. Beberapa penulisan perlu diperbaiki untuk kesempurnaan laporan, misalnya pada prestasi keseluruhan perlu pengelompokan kegiatan sesuai L‐RAISE, kesesuaian antara tujuan dan mekanisme (beberapa tujuan tidak tercakup untuk diatasi melalui mekanisme dan rancangan, misalnya R2‐c, A1‐1, A‐2‐point 2‐3 dll. Kegiatan A1‐2 perlu diarahkan ke perbaikan akademik atmosfer sebagai dampak langsung dan bukan ke Relevansi (A‐1) dan Efisiensi dan Relevansi (A2) yang merupakan dampak tak langsungnya. Terdapat pengulangan kata bahkan kalimat, juga perlu kesuaian antara hambatan dan upaya perbaikan yang dilakukan.
Keberlanjutan Program
Dari laporan, kesesuaian capaian dengan jadwal dan target, juga tidak adanya hambatan (kecuali dana yang dari hasil kunjungan akan teratasi dari komersialisasi permesinan pertanian yang dihasilkan), maka keberlanjutan dari pelaksanaan kegiatan program SP4 oleh Program Studi Teknik Pertanian ini akan bisa dilakukan dengan baik. Program : Pengembangan Jurusan Nama Jurusan/PCPT : Matematika Batch/Tahun : 2/II Reviewer : 1. Dr. Lilik Setyobudi 2. Ir. Rusdi Tjahjono, MSA. Komentar Umum
Produk laporan akhir tahun secara umum telah memberi gambaran pada proses dan pelaksanaan program yang direncanakan. Isi laporan sebagian telah menunjukkan berbagai aspek ativitas yang telah dilaksanakan serta gambaran keluaran, dampak dan hambantannya. Laporan juga telah dicoba disusun dengan menyesuaikan format yang telah ditentukan Namun demikian uraian kegiatan masih belum mencantumkan indikator kinerja beserta analisis faktor pendukung terhadap keberhasilan dan kegagalan pencapaiannya. Disamping itu beberapa status indikator kinerja belum jelas cara dan dasar pengukukurannya; data dasar dan sumbernya serta dasar prosentase dari capaian (hlm.5).
Kepemimpinan dan Komitmen Institusi
Kepemimpinan dan komitmenmen institusi secara umum terutama pada tingkat jurusan, menujukkan nilai positif. Hal ini nampak pada laporan pelaksanaan program tidak ada hambatan yang disebabkan oleh ketidak efektifan komunikasi pengambil keputusan di tingkat jurusan dan fakultas. Namun demikian dalam hasil pelaksanaan
belum terungkap secara jelas bagaiamana peran dan kontribusi pimpinan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kemampuan Melaksanakan Program
Dari laporan menunjukkan kemampuan melaksanakan kegiatan cukup baik. Namun perlu dicatat disini hal‐hal yang berkaitan dengan isi laporan, seharusnya out‐put merupakan laporan dari pelaksanaan program sesuai dengan mekanisme dan rancangan yang ada. Artinya setiap mekanisme dan rancangan yang ada perlu dilaporkan kemajuannya sehingga dapat diketahui tingkat kemajuan kegiatan yang telah dicapai hingga akhir tahun ini.
Disamping itu laporan hasil pelaksanaan belum menunjukkan adanya dukungan fasilitas peralatan dan sumber daya lainnya yang diperoleh dari program SP4 ini.
Keberlanjutan Program
Hingga akhir tahun 2006, dari hasil laporan menunjukkan tidak ada hambatan‐ hambatan yang berarti dan mampu menunjukkan kemampuan untuk melanjutkan program. Namun demikian dari laporan masih belum secara jelas menunjukkan bagaimana program tersebut akan terjamin keberlanjutannya yang sinergis dengan strategi pengelolaan jurusan. Program : Pengembangan PCPT Nama Jurusan/PCPT : UPPTI Batch/Tahun : 2/II Reviewer : 1. Ir. Mochammad Rusli, Dipl.Ing. 2. Prof. Dr. Ir. Hartutik, MP. Komentar Umum Laporan akhir tahun 2006 SP4 UPPTI sudah dapat diselesaikan. Penulisan laporan disesuaikan dengan format petunjuk penulisan dari JAKARTA. Kedua faktor ini sudah dapat menyatakan bahawa tim SP4 sudah dengan baik berusaha melakukan kegiatan program SP4 ini.
Penyusunan rencana kegiatan program SP4 sudah dilakukan. Laporan kegiatan program sudah tersedia semuanya, hanya saja hal semacam itu belum dicantumkan di laporan. Kegiatan besar di program SP4 UPPTI adalah dua kegiatan. Namun sayang sekali bahwa beberapa indikator kinerja masih belum tercapai. Oleh karena itu di bulan Desember sebaiknya kegiatan‐kegiatan yang terprogram di proposal SP4 segera dilaksanakan.
Indikator kinerja program SP4 mempunyai dua bentuk, yakni indikator kinerja yang hanya mengukur output pelaksanaan dan terdapat indikator kinerja ynag mengukur outcomes. Kesemua indijator kinerja sudah dicantumkan dan diuraikan dengan baik. Hanya saja metode pengukuran yang mendasarkan ke data dilapangan, masih belum dituliskan. Oleh karena itu metode pengukuran dan justifikasi tentang indikator kinerja harus secara rinci diuraikan di laporan SP4.
Menurut saya kegiatan yang tersulit adalah peningkatan kualiats kelulusan melalui penguasaan TI. Sebab hal ini menyangkut kualitas lulusan yang notabene sangat sulit mengukurnya. Dan pelaksanaannya menyangkut jumlah lulusan seluruh Fakultas di lingkungan Universitas Brawijaya. Disamping itu kegiatan SP4 masih berlangsung