Tertulis I. Soal Essay
PENILAIAN SIKAP Format Lambar Pengamatan Sikap Peserta Didik
Tanda cek (√) jika sikap sesuai penyataan
Tanda strip (- ) jika sikap tidak sesuai pernyataan
NO NAMA SIKAP
1 2 3 4 5 Jumlah
1 2 3
Aspek sikap yang dinilai:
1. Rasa ingin tahu terhadap ciri makhluk hidup 2. Objektif dalam mengelompok data pengamatan 3. Teliti dalam mengidentifikasi makhluk hidup 4. Jujur dalam mengisi tabel pengamatan 5. Tanggung jawab dalam diskusi kelompok
Rubrik Penilaian:
1. Jika tampak 5 sikap (√), score 10
2. Jika tampak 4 sikap (√), score 8 3. Jika tampak 3 sikap (√), score 6 4. Jika tampak 2 sikap (√), score 4 5. Jika tampak 1 sikap (√), score 2 b. Instrumen Soal Pengetahuan Soal Uraian
1. Zat di bawah ini yang manakah yang termasuk unsur, senyawa atau campuran ?
a. Amoniak e. udara i Hidrogen m. seng
b. gula f. kuningan j air laut
c. besi g garam k. tanah
d. stainless steel h. air l. urea
2. Uraikan jenis dan jumlah atom dari rumus kimia senyawa di bawah ini : a. Magnesium hidroksida/Mg(OH)2
b. asam cuka/CH3COOH c. Carbon dioksida / CO2 KUNCI
1. Unsur : besi, hydrogen,seng
Senyawa : amoniak, gula, air, urea, garam
Campuran :stainless steel, kuningan, air laut, tanah 2. a. Mg : 1 atom, O : 2 atom, H : 2 atom
b. C : 2 atom, H : 4 atom, O : 2 atom c. C : 1 atom, O : 2
atom Rubrik Penilaian
NO Aspek Skor
1 Jika semua jawaban terjawab dengan benar 12 2 Jika semua jawaban terjawab dengan benar:
Jawaban a
Jawaban b 3
Jawaban c 3
2
total 20
Nilai akhir = skor total x 5
Jika jawaban benar semua maka nilai: N = 20 x 5 = 100
Mengetahui ...
Kepala Sekolah, Guru Mapel IPA
___________________ ___________________
. NIP ...
NIP ...
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SMP ...
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas / Semester : VII (Satu) / 1
Topik : Klasifikasi Benda
Sub Topik : Larutan asam,basa,dan garam (Ke-5)
Pertemuan : Ke 5
Alokasi Waktu : 3 X 40 menit ( 1 kali tatap muka)
A. KOMPETENSI INTI
KI 1: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya..
KI 3: Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI 4: Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
B. KOMPETENSI DASAR
1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud
implementasi sikap dalam melakukan pengamatan, percobaan, dan berdiskusi
2.2 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan
2.3 Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggungjawab dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam memilih penggunaan alat dan bahan untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan
2.4 Menunjukkan penghargaan kepada orang lain dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi perilaku menjaga kebersihan dan
kelestarian lingkungan
3.2 Mengidentifikasi ciri hidup dan tak hidup dari benda-benda dan makhluk hidup yang ada di lingkungan sekitar
4.2 Menyajikan hasil analisis data observasi terhadap benda (makhluk) hidup dan tak hidup
C. INDIKATOR
Mengidentifikasi benda-benda/ materi ke dalam jenis asam,basa,dan garam.
Menunjukkan asam,basa,dan garam yang sudah dikenal dalam
kehidupan sehari-hari
Mengidentifikasi contoh pemanfaatan asam,basa,dan garam. dalam kehidupan
sehari-hari
Memiliki rasa ingin tahu , teliti dan peduli lingkungan melalui diskusi kerja
kelompok dan melakukan observasi
Menunjukkan rasa syukur dan tanggung jawab dengan memanfaatkan
unsur-unsur yang sudah tersedia di alam pada hal-hal yang baik D. TUJUAN
PEMBELAJARAN Peserta didik dapat :
Melalui pengamatan bahan-bahan/ materi yang sudah tersedia dan
memperhatikan informasi dari guru, peserta didik dapat mengidentifikasi asam,basa,dan garam
Melalui pengamatan bahan-bahan yang sudah tersedia, peserta didik dapat
menunjukkan asam,basa, dan garam dalam kehidupan sehari-hari.
Mengembangkan keterampilan perilaku rasa ingin tahu, teliti, jujur, tekun,
tanggungjawab, dan rasa syukur atas semua ciptaan Tuhan yang dapat dimanfaatkan manusia
Mengembangkan sikap saling menghargai pendapat melalui
kegiatan pengamatan dan diskusi kelompok
Menjelaskan beberapa contoh indicator asam,basa alami. Menggunakan indicator asam,basa buatan dan alami. Menjelaskan beberapa contoh indicator asam basa buatan.
E. MATERI
Campuran homogen adalah larutan.
larutan yang dikenal dalam kehidupan sehari-hari dapat dikelompokkan menjadi
larutan yang bersifat asam,basa, dan garam.
larutan seperti cuka,sirop,penghilang noda,sabun cuci,sabun
mandi,soda kue,dan garam dapur contoh larutan asam,basa,dan garam.
Asam banyak ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Contoh asam antara lain: jeruk,lemon,tomat,dan sayuran.
Bahan penambah rasa asam dalam masakan antara lain: cuka dapur dan
asam asetat.
Aki pada kendaraan bermotor mengandung asam sulfat.
Asam dalam lambung kita berfungsi membantu proses pencernaan makanan. Ciri atau tanda larutan asam antara lain: rasanya asam,dapat
menimbulkan korosif,mengubah kertas lakmus biru menjadi merah.
Hujan asam terjadi saat kadar gas belerang dioksida (SO2) dan nitrogen
oksida ( NO) di atmosfer sangat tinggi,gas ini bereaksi dengan air di atmosfer dan membentuk asam sulfat,asam nitrat dan senyawa asam lainnya ketika hujan air yang dihasilkan bersifat lebih asam dari keadaan normal.
Basa dalam kehidupan sehari-hari terdapat di sabun
mandi,sabun cuci,sampo,pasta gigi,obat maag,dan pupuk.
Ciri-ciri basa antara lain: terasa licin dikulit,berasa agak pahit,mengubah
kertas lakmus merah menjadi biru.
Garam dapur(NaCl) digunakan dalam masakan.
14. Salah satu reaksi yang membentuk garam adalah reaksi asam dan basa
atau reaksi netralisasi.
Asam + Basa Garam + Air
Garam dapat digunakan untuk: pupuk,obat-obatan,pengolah makanan,dan
bahan pengawet.
Indikator merupakan salah satu cara untuk membedakan asam,basa.
Indikator alami antara lain: kunyit,bunga mawar,kubis merah,kubis ungu,bunga
sepatu.
Indikator buatan antara lain: lakmus biru untuk larutan basa dan lakmius merah
untuk larutan asam.
F. METODE PEMBELAJARAN Pendekatan : Scientific
Metode :
Observasi dan diskusi
Model : Discovery Learning G. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER
PEMBELAJARAN 1. Media
Lingkungan , Laptop, LCD, Alat peraga atau film tentang larutan asam, basa, dan penggunaanya.
2. Alat dan Bahan
lat peraga
Indicator alami dan buatan
3. SumberBelajar
a) Buku IPA SMP kelas VII, Puskurbuk 2013 b) LKS Klasifikasi Benda c) ArtikelKlasifikasi Benda H. KEGIATAN PEMBELAJARAN Kegiatan Langkah-Langkah Deskripsi Kegiatan Alokasi
Model Discovery Waktu
Pendahuluan 1. Menciptakan Pemusatan perhatian : 10 Situasi a. Guru memperlihatkan menit (Stimulasi) beberapa contoh larutan
asam,basa dan garam,guru mengajukan pertanyaan :
- bahan-bahan apa saja yang tergolong
asam,basa dan garam b.Guru menanyakan topik yang
sudah dipelajari tentang zat berdasarkan
wujudnya/sifat-sifat zat kepada peserta didik. a. Guru menyampaikan
tujuan dan manfaat mempelajari asam,basa , dan garam.
Inti 2. Pembahasan Menyampaikan informasi 60 Tugas dan tentang kegiatan yang akan menit Identifikasi dilakukan (eksperimen larutan
Masalah asam, basa dan garam )
Membagi siswa menjadi 5
3. Observasi kelompok dan membagian LKS tiap kelompok
Diskusi kelompok untuk mengkaji LKS yang akan
digunakan sebagai acuan dalam