METODOLOGI PENELITIAN
III. 5. 1 Teknik Analisa Data
IV.1.3 Peningkatan Jumlah Kunjungan Wisatawan Tabel 4.33
Menarik Perhatian Responden untuk Berwisata
Menarik Perhatian Responden untuk
Berwisata
Frequency Percent Valid Percent Cumulative
Percent
Valid Tidak menarik 22 22.2 22.2 22.2
Kurang menarik 21 21.2 21.2 43.4
Menarik 39 39.4 39.4 82.8
Sangat menarik 17 17.2 17.2 100.0
Total 99 100.0 100.0
Tabel di atas menunjukkan data tentang tingkat kekuatan materials
promotion dalam menarik perhatian responden untuk mengunjungi objek wisata
yang ditawarkan. Sebanyak 22 orang (22,2%) responden mengatakan tidak menarik, sebanyak 21 orang (21,2%) responden mengatakan kurang menarik, sebanyak 39 orang (39,4%) responden mengatakan menarik dan sebanyak 17 orang (17,2%) responden mengatakan informasi wisata yang disajikan dalam materials promotion tersebut sangat menarik perhatian mereka untuk mengunjungi berbagai objek wisata yang ditawarkan.
Berdasarkan penjelasan di atas, secara garis besar responden mengatakan bahwa materials promotion tersebut mampu menarik perhatian mereka untuk mengunjungi objek wisata yang ditawarkan. Hal ini mungkin disebabkan karena
dapat menggugah perhatian para calon wisatawan untuk berkunjung. Misalnya, penyajian gambar – gambar objek wisata yang sagat baik dan menarik, sehingga dapat menggugah dan meningkatkan perhatian responden untuk dapat merasakan keindahan yang sebenarnya dengan mengunjungi salah satu objek wisata tersebut.
Namun demikian, jumlah responden yang mengatakan tidak menarik perhatian juga tergolong besar. Hampir seperempat dari jumlah responden mengatakan tidak tertarik. Hal ini mungkin dilatar belakangi karena mereka mengaku sudah terbiasa melihat dan mendengar tawaran wisata yang demikian atau bahkan yang jauh lebih menarik baik dari segi objek wisata maupun dari segi pengemasannya. Hal ini mungkin juga ditunjang dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat, sehingga gambar yang dianggap biasa saja bisa dirubah menjadi luar biasa. Karena itu, mereka mengaku tidak akan percaya kalau tidak melihat langsung dan merasakan keindahan – keindahan tersebut.
Tabel 4.34
Memunculkan Kebutuhan Responden untuk Berwisata
Memunculkan Kebutuhan untuk
Berwisata Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Tidak memunculkan 9 9.1 9.1 9.1
Kurang memunculkan 22 22.2 22.2 31.3
Memunculkan 52 52.5 52.5 83.8
Sangat meunculkan 16 16.2 16.2 100.0
Total 99 100.0 100.0
Tabel 4.33 di atas menunjukkan data tentang tingkat kekuatan materials
promotion dalam memunculkan kebutuhan responden untuk mengunjungi objek
wisata yang ditawarkan. Sebanyak 9 orang (9,1%) responden mengatakan tidak memunculkan, sebanyak 22 orang (22,2%) responden mengatakan kurang
dan sebanyak 16 orang (16,2%) responden mengatakan informasi wisata yang disajikan dalam materials promotion tersebut sangat memunculkan keburuhan mereka untuk mengunjungi berbagai objek wisata yang ditawarkan.
Berdasarkan data di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa responden terbesar mengatakan mampu memunculkan kebutuhan mereka untuk berwisata. Disusul responden yang mengatakan kurang memunculkan kebutuhan, kemudian sangat memunculkan kebutuhan dan tidak memunculkan kebutuhan untuk
berwisata. Hal ini dipengaruhi oleh informasi yang disajikan materials promotion sesuai dengan keinginan wisatawan, sehingga mampu menarik perhatian
responden dan selanjutnya memunculkan kebutuhan untuk berwisata. Dengan kemasan materials promotion yang baik dan mampu menggugah selera seperti inilah responden terpikat sehingga ingin mengunjungi berbagai objek wisata tersebut.
Tabel 4.35
Termotivasi untuk Mencari Informasi yang Dibutuhkan untuk Berwisata
Termotivasi untuk Mencari
Informasi Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative Percent Valid Tidak termotivasi 10 10.1 10.1 10.1
Kurang termotivasi 42 42.4 42.4 52.5
Termotivasi 34 34.3 34.3 86.9
Sangat termotivasi 13 13.1 13.1 100.0
Total 99 100.0 100.0
Tabel di atas menunjukkan data tentang apakah responden termotivasi untuk mencari informasi lain tentang objek wisata yang ditawarkan setelah melihat dan mendengar dalam materials promotion Visit Indonesia Year 2008. Dari tabel di atas, sebanyak 10 orang (10,1%) responden mengatakan tidak
termotivasi, sebanyak 34 orang (34.3%) responden mengatakan termotivasi dan sebanyak 13 orang (13,1%) responden mengatakan sangat termotivasi mencari informasi lain terhadap objek wisata yang ditawarkan setelah menggunakan media
materials promotion tersebut.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa responden terbesar
mengatakan mereka kurang termotivasi lagi untuk mencari informasi yang lebih terhadap objek wisata yang ditawarkan setelah menggunakan materials
promotion. Hal ini disebabkan karena mereka merasa bahwa informasi yang
disajikan dalam materials promotion tersebut sudah cukup jelas dan apabila mereka mencari informasi yang lebih melalui media lain, maka usaha mereka akan sia-sia saja karena mereka menganggap semua informasi yang disajikan tersebut hampir sama dengan media – media lain. Sementara bagi mereka yang mengatakan termotivasi dilatar belakangi oleh usaha mereka untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas, mendalam, akurat dan terbaru. Mereka mengaku setelah mendapatkan informasi melalui materials promotion dan tertarik terhadap suatu objek wisata, maka mereka akan mencari informasi – informasi lain tentang objek wisata tersebut dari berbagai media lain sehingga informasi yang mereka butuhkan cukup memadai untuk menjadi bahan pertimbangan sebelum
Tabel 4.36
Memunculkan Keinginan yang Kuat untuk Berwisata
Memunculkan Keinginan
yang Kuat untuk Berwisata Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Tidak mempunyai 12 12.1 12.1 12.1
Kurang mempunyai 29 29.3 29.3 41.4
Mempunyai 41 41.4 41.4 82.8
Sangat mempunyai 17 17.2 17.2 100.0
Total 99 100.0 100.0
Tabel di atas menunjukkan data tentang apakah responden mempunyai keinginan yang kuat untuk mengunjungi objek wisata yang ditawarkan setelah melihat dan menggunakan materials promotion Visit Indonesia Year 2008. Dari tabel di atas, sebanyak 12 orang (12,1%) responden mengatakan tidak mempunyai keinginan, sebanyak 29 orang (29,3%) responden mengatakan kurang mempunyai keinginan, sebanyak 41 orang (41,4%) responden mengatakan mempunyai
keinginan dan sebanyak 17 orang (17,2%) responden mengatakan sangat
mempunyai keinginan setelah menggunakan media materials promotion tersebut. Secara umum dapat diambil kesimpulan bahwa setelah membaca materials
promotion tersebut, responden megatakan mereka mempunyai keinginan yang
kuat untuk melakukan kunjungan ke tempat wisata yang ditawarkan. Kemudian responden yang mengatakan kurang mempunyai keinginan untuk berwisata, disusul responden yang sangat mempunyai keinginan yang kuat dan responden yang tidak mempunyai keinginan sama sekali. Hal ini dilatar belakangi karena para calon wisatawan yakin dan percaya terhadap isi pesan yang disampaikan, sehingga mereka mempunyai keinginan untuk melihat dan menyaksikan langsung keindahan objek wisata yang ditawarkan tersebut. Sementara bagi yang
mengatakan kurang mempunyai keinginan dilatar belakangi karena mereka sebelumnya tidak mempunyai rencana untuk berwisata, namun setelah membaca
materials promotion muncul sedikit keinginan untuk berwisata tapi tidak menjadi
sebuah kebutuhan yang kuat serta harus dilakukan.
Tabel 4.37
Memutuskan untuk Berwisata
Memutuskan untuk
Berwisata Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Tidak benar 34 34.3 34.3 34.3
Kurang benar 24 24.2 24.2 58.6
Benar 23 23.2 23.2 81.8
Sangat benar 18 18.2 18.2 100.0
Total 99 100.0 100.0
Tabel 4.36 di atas merupakan data tentang apakah responden langsung memutusan untuk mengunjungi objek wisata yang ditawarkan setelah mereka mempunyai keinginan. Sebanyak 34 orang (34,3%) responden mengatakan tidak benar, sebanyak 24 orang (24,2%) responden mengatakan kurang benar, sebanyak 23 orang (23,2%) responden mengatakan benar serta sebanyak 18 orang (18,2%) responden mengatakan sangat benar.
Dari data di atas, dapat disimpulkan bahwa responden terbesar
mengatakan mereka tidak benar memutuskan apakah mereka berwisata atau tidak setelah mempunyai keinginan, kemudian wisatawan yang mengatakan kurang benar, disusul wisatawan yang mengatakan benar serta wisatawan yang
mengatakan sangat benar. Sebagian besar responden merupakan calon wisatawan yang tidak tidak benar memutuskan secara langsung. Hal ini dipengaruhi oleh sikap mereka yang tidak ingin cepat mengambil suatu keputusan. Selain itu, mereka juga masih tidak percaya terhadap kebenaran informasi yang disajikan
dalam materials promotion tersebut. Mereka tidak ingin tertipu atau mungkin salah menanggapi sesuatu hal. Karena itu, mereka masih menjaga dan menunggu apakah akan bersikap atau tidak. Sementara bagi mereka yang mengatakan kurang benar dalam memutuskan berwisata, dilatar belakangi karena mereka tidak ingin terburu-buru dalam memutuskan sesuatu hal terlebih dalam hal berwisata
walaupun sebenarnya mereka percaya namun masih tetap ragu-ragu (kurang yakin) terhadap informasi yang disajikan dalam materials promotion tersebut. Keputusan dalam berwisata harus benar-benar dimengerti dan direncanakan dahulu, sehingga dalam berwisata nantinya, mereka telah memiliki program-program yang telah terencana untuk dilaksanakan. Karena mereka mengaku jika salah memutuskan, maka bukan kenikmatan dan kesenangan berwisata yang mereka peroleh melainkan sebaliknya kekecewaan dan penyesalan. Sementara bagi responden yang mengatakan benar memutuskan berwisata, dilatar belakangi karena mereka merasa sudah percaya dengan informasi-informasi yang disajikan dalam materials promotion tersebut, sehingga langsung memutuskan untuk berkunjung ke berbagai objek wisata yang ditawarkan. Informasi yang mereka anggap baik dan sangat menarik tersebut mampu membuat responden untuk tidak ragu-ragu lagi dalam mengambil keputusan untuk berwisata.
Tabel 4.38
Melakukan Kunjungan
Wisata Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid Tidak benar 17 17.2 17.2 17.2
Kurang benar 38 38.4 38.4 55.6
Benar 30 30.3 30.3 85.9
Sangat benar 14 14.1 14.1 100.0
Total 99 100.0 100.0
Tabel 4.37 di atas merupakan data tentang tindakan langsung (action) responden untuk mengunjungi objek wisata yang ditawarkan setelah membuat keputusan sebelumnya. Sebanyak 17 orang (17,2%) responden mengatakan tidak benar melakukan tindakan langsung, sebanyak 38 orang (38,4%) responden mengatakan kurang benar, sebanyak 30 orang (30,3%) responden mengatakan benar dan sebanyak 14 orang (14,1%) responden mengatakan sangat benar langsung melakukan kunjungan setelah membuat keputusan.
Berdasarkan data di atas, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden mengatakan kurang benar melakukan kunjungan setelah mengambil keputusan untuk berwisata. Hal ini dilatar belakangi karena mereka mengaku masih bingung dan akan melakukan kunjungan setelah menunda terlebih dahulu. Karena itu mereka akan mencari kunjungan pada kesempatan lain yang lebih baik. Sementara bagi mereka yang menjawab benar melakukan kunjungan setelah mengambil keputusan dilatar belakangi karena mereka mengaku setelah mengambil keputusan dan mempelajarinya, maka nereka melakukan tindakan/kunjungan ke tempat wisata yang ditawarkan.
Tabel 4.39
Berwisata ke Tuktuk Siadong Setelah Adanya Kampanye Visit Indonesia Year 2008
Kampanye VIY 2008 Percent
Valid Tidak benar 14 14.1 14.1 14.1
Kurang benar 22 22.2 22.2 49.5
Benar 44 44.4 44.4 82.8
Sangat benar 19 19.2 19.2 100.0
Total 99 100.0 100.0
Tabel 4.39 di atas merupakan data tentang apakah benar atau tidak, responden berwisata/mengunjungi Tuktuk Siadong setelah adanya pengaruh dari kampanye Visit Indonesia Year 2008. Sebanyak 14 orang (14,1%) responden mengatakan tidak benar, sebanyak 22 orang (22,2%) responden mengatakan kurang benar, sebanyak 44 orang (44,4%) responden mengatakan benar serta sebanyak 19 orang (19,2%) responden mengatakan sangat benar.
Dari data di atas, secara umum dapat disimpulkan bahwa responden terbesar mengatakan benar mereka mengunjungi Tuktuk Siadong setelah mendapatkan infomasi melalui kampanye Visit Indonesia Year 2008. Disusul yang mengatakan kurang benar, sangat benar dan tidak benar. Hal ini dipengaruhi karena penyajian informasi dalam materials promotion yang menarik, jelas, dan mampu meyakinkan para calon wisatawan untuk mendapatkan pengalaman berwisata yang menarik dan menyenangkan. Bagi responden yang mengatakan kurang benar mereka berkunjung ke Tuktuk Siadong karena pengaruh kampanye
Visit Indonesia Year 2008 dilatar belakangi karena mereka megaku sudah
mempunyai rencana sebelumnya ke Tuktuk Siadong dan Danau Toba, namun setelah mengetahui adanya kampanye Visit Indonesia Year2008, mereka semakin memastikan kunjungannya tersebut. Sementara responden yang mengatakan tidak benar mereka datang ke Tuktuk Siadong karena pengaruh kampanye Visit
Indonesia Year 2008 ini, dilatar belakangi karena sebelumnya mereka mengaku
Selain itu, sebagian dari mereka mengatakan berkunjung ke Tuktuk siadong karena kebetulan (tidak berencana sebelumnya) dan karena ajakan teman/kerabat.
IV.2. Analisis Tabel Silang
Analisis tabel silang pada bagian ini, akan memuat tentang penilaian dan data dalam satu tabel. Analisis tabel silang merupakan salah satu teknik yang dipergunakan untuk menganalisis dan mengetahui variabel yang satu memiliki hubungan dengan yang lainnya, sehingga dapat diketahui apakah variabel tersebut bernilai positif atau negatif. Namun, analisa tabel ini bukanlah dapat dijadikan sebagai penentu utama untuk melihat hubungan variabel yang diteliti, tetapi ditujukan untuk melihat bagaimana penelitian data yang satu dan hubungannya dengan data yang lain.
Tabel 4.40
Hubungan antara Ketertarikan Terhadap Kampanye Visit Indonesia Year 2008 dengan Motivasi Mencari Informasi Lain
Count
Motivasi untuk mencari informasi wisata
Total Tidak termotiva si Kurang termotiva si termotiva si Sangat termotiva si Menyukai kampanye visit Indonesia Year 2008 Tidak menyukai Count 9 1 3 1 14 % of Total 9.1% 1.0% 3.0% 1.0% 14.1% Kurang menyukai Count 1 4 16 1 24 % of Total 1.0% 4.0% 16.2% 1.0% 22.2% Menyukai Count 0 20 18 2 38 % of Total .0% 20.2% 18.2% 2.0% 40.4% Sangat menyukai Count 0 9 5 9 23 % of Total .0% 9.1% 5.1% 9.1% 23.2% Total Count 10 34 42 13 99 % of Total 10.1% 34,3% 42.4% 13.1% 100.0% Sumber : P.9/FC.11 – P.23/FC.37
Tabel 4.40 menjelaskan tentang hubungan antara ketertarikan terhadap kampanye Visit Indonesia Year 2008 dengan motivasi dalam mencari informasi lain tentang objek wisata yang ditawarkan. Dari 99 responden, 13 orang mengatakan sangat termotivasi, 42 orang mengatakan termotivasi, 34 orang mengatakan kurang termotivasi, dan 10 orang mengatakan tidak termotivasi.
Sebaran data tentang ketertarikan terhadap promosi pariwisata seperti kampanye Visit Indonesia Year 2008 adalah 23 orang mengatakan sangat suka, 38 orang mengatakan suka, 24 orang mengatakan kurang suka, dan sebanyak 14 orang mengatakan tidak suka dengan promosi pariwisata yang demikian.
Dari data tersebut, dapat diketahui hubungan antara ketertarikan terhadap kampanye Visit Indonesia Year 2008 dengan motivasi dalam mencari informasi lain tentang objek wisata yang ditawarkan. Dari 99 responden, sebanyak 42 orang mengatakan termotivasi mencari informasi lain tentang objek wisata yang ditawarkan. Karena rata – rata responden mengatakan termotivasi, maka inilah yang akan dibahas, seperti di bawah ini :
Sangat suka :
Suka :
Kurang suka :
Tidak suka :
Berdasarkan data di atas, dapat dilihat persentase responden yang mengatakan termotivasi dalam mencari informasi lain. Sebanyak 18,2% mengatakan termotivasi mencari informasi lain tentang objek wisata yang
pariwisata seperti kampanye Visit Indonesia Year 2008 tersebut. Jadi, terdapat hubungan antara ketertarikan terhadap kampanye Visit Indonesia Year 2008 dengan motivasi dalam mencari informasi lain tentang objek wisata yang ditawarkan. Penyajian informasi melalui materials promotion dalam kampanye
Visit Indonesia Year 2008, seperti brochure, tourism map, guidebook, exhibition,
dan internet ini mampu menarik perhatian para calon wisatawan sehingga merekapun termotivasi untuk mencari informasi lain tentang objek wisata yang ditawarkan sehingga mereka mendapat informasi yang lebih lengkap dan jelas.
Tabel 4.41
Hubungan antara Kepercayaan Terhadap Isi Pesan dengan Ketertarikan Akan Perhatian Terhadap Objek Wisata yang Ditawarkan
Count
Menarik perhatian untuk berwisata
Total Tidak tertarik Kurang tertarik tertarik Sangat tertarik Kepercaya an terhadap isi pesan Tidak percaya Count 9 5 0 0 14 % of Total 9.1% 5.1% .0% .0% 14.1% Kurang percaya Count 13 5 6 0 24 % of Total 13.1% 5.1% 6.1% .0% 24.2% Percaya Count 0 10 29 11 50 % of Total .0% 10.1% 29.3% 11.1% 50.5% Sangat percaya Count 0 1 4 6 11 % of Total .0% 1.0% 4.0% 6.1% 11.1% Total Count 22 21 39 17 99 % of Total 22.2% 21.2% 39.4% 17.2% 100.0% Sumber : P.12/FC.18 – P.21/FC.35
Tabel 4.41 menjelaskan tentang hubungan antara kepercayaan terhadap isi pesan dalam kampanye Visit Indonesia Year 2008 dengan ketertarikan terhadap objek wisata yang ditawarkan. Dari 99 responden, 17 orang mengatakan sangat
menarik, 39 orang mengatakan menarik, 21 orang mengatakan kurang menarik, dan 22 orang mengatakan tidak menarik.
Sebaran data tentang kepercayaan terhadap isi pesan dalam kampanye
Visit Indonesia Year 2008 dengan ketertarikan terhadap objek wisata yang
ditawarkan adalah 11 orang mengatakan sangat percaya, 50 orang mengatakan tertarik, 24 orang mengatakan kurang percaya, dan sebanyak 14 orang mengatakan tidak percaya dengan isi pesan.
Dari data tersebut, dapat diketahui hubungan antara kepercayaan terhadap isi pesan dalam kampanye Visit Indonesia Year 2008 dengan ketertarikan terhadap objek wisata yang ditawarkan. Dari 99 responden, sebanyak 39 orang mengatakan tertarik terhadap objek wisata yang ditawarkan. Karena rata – rata responden mengatakan tertarik, maka inilah yang akan dibahas, seperti di bawah ini :
Sangat percaya :
Percaya :
Kurang percaya :
Berdasarkan data di atas, dapat dilihat persentase responden yang mengatakan tertarik terhadap objek wisata yang ditawarkan. Sebanyak 29,3% mengatakan percaya terhadap isi pesan dalam materials promotion kampanye
Visit Indonesia Year 2008. Kepercayaan terhadap isi pesan ini memberikan
dampak bagi responden yaitu menarik perhatian mereka untuk mengunjungi objek wisata yang ditawarkan. Hal ini sangat dimungkinkan karena, jika mereka percaya dan yakin terhadap isi pesan tersebut, maka akan menarik perhatian para calon wisatawan untuk mengunjungi objek wisata tadi. Seorang calon wisatawan tidak
akan mungkin tertarik perhatiannya untuk mengunjungi objek wisata apabila calon wisatawan tersebut tidak percaya dan tidak yakin terhadap isi pesan
materials promotion. Suatu perhatian terhadap suatu objek wisata akan muncul
apabila responden percaya dan memahami isi dalam materials promotion. Untuk itu diperlukan kepercayaan terhadap informasi, serta mudah dimengerti oleh responden.
Tabel 4.42
Hubungan antara Peningkatan Pengetahuan Terhadap Tuktuk Siadong Setelah Menggunakan Materials Promotion dengan Melakukan Kunjungan
Wisata
Count
Mengunjungi Tuktuk Siadong setelah mendapatkan informasi melalui kampanye
VIY 2008 Total Tidak benar Kurang benar right Sangat benar Tingkat pengetah uan tentang Tuktuk Siadong
Tidak bertambah Count 0 11 9 0 20
% of Total .0% 11.1% 9.1% .0% 20.2% Kurang bertambah Count 1 16 13 0 30 % of Total 1.0% 16.2% 13.1% .0% 30.3% bertambah Count 13 2 10 11 36 % of Total 13.1% 2.0% 10.1% 11.1% 36.4% Sangat bertambah Count 6 0 1 6 13 % of Total 6.1% .0% 1.0% 6.1% 13.1% Total Count 20 29 33 17 99 % of Total 20.2% 29.3% 33.3% 17.2% 100.0 % Sumber : P.15/FC25 – P.27/FC.41
Tabel 4.42 menjelaskan tentang hubungan antara peningkatan pengetahuan terhadap Tuktuk Siadong setelah menggunakan materials promotion dengan melakukan kunjungan wisata. Dari 99 responden, 17 orang mengatakan sangat benar, 33 orang mengatakan benar, 29 orang mengatakan kurang benar, dan 20 orang mengatakan tidak benar.
Sebaran data tentang peningkatan pengetahuan terhadap Tuktuk Siadong setelah menggunakan materials promotion dengan melakukan kunjungan wisata adalah 13 orang mengatakan sangat meningkat, 36 orang mengatakan meningkat, 30 orang mengatakan kurang meningkat, dan sebanyak 20 orang mengatakan tidak meningkat.
Dari data tersebut, dapat diketahui hubungan antara peningkatan pengetahuan terhadap objek wisata Tuktuk Siadong setelah menggunakan
materials promotion dengan melakukan tindakan/kunjungan wisata. Rata – rata
responden mengatakan benar mereka melakukan kunjungan wisata setelah pengetahuan mereka meningkat terhadap Tuktuk Siadong dengan membaca
materials promotion tersebut. Oleh sebab itu, yang dibahas adalah responden
yang mengatakan benar, yaitu :
Sangat benar :
Benar :
Kurang benar :
Tidak benar :
Berdasarkan data di atas, dapat dilihat persentase responden yang mengatakan benar melakukan kunjungan wisata setelah pengetahuan mereka meningkat tentang Tuktuk Siadong. Sebanyak 13,1% mengatakan mereka benar melakukan kunjungan setelah pengetahuan mereka meningkat terhadap objek wisata Tuktuk Siadong setelah membaca materials promotion tersebut. Jadi,
setelah membaca materials promotion dengan kebenaran melakukan kunjungan wisata ke Tuktuk Siadong. Penyajian informasi dalam materials promotion kampanye Visit Indonesia Year 2008 tentang Indonesia dan termasuk di dalamnya Tuktuk Siadong sudah dilakukan dengan cukup baik, jelas dan menarik sehingga dapat menarik perhatian responden, dan menjadikannya menjadi sebuah kebutuhan hingga mereka melakukan tindakan langsung atau melakukan kunjungan langsung ke Tuktuk Siadong.
Tabel 4.43
Hubungan antara Pemenuhan Kebutuhan Informasi dengan Memunculkan Kebutuhan untuk Berwisata
Meet_your_need_of_tour_information * Encourage_your_need_for_tourism Crosstabulation
Count
Memunculkan kebutuhan untuk berwisata
Total Tidak memun culkan Kurang memun culkan memun culkan Sangat memun culkan Pemenuh an kebutuha n akan informasi wisata Tidk memenuhi Count 5 4 3 0 12 % of Total 5.1% 4.0% 3.0% .0% 12.1% Kurang memenuhi Count 3 17 6 0 26 % of Total 3.0% 17.2% 6.1% .0% 26.3% Memenuhi Count 1 1 40 4 46 % of Total 1.0% 1.0% 40.4% 4.0% 46.5% Sangat memenuhi Count 0 0 3 12 15 % of Total .0% .0% 3.0% 12.1% 15.2% Total Count 9 22 52 16 99 % of Total 9.1% 22.2% 52.5% 16.2% 100.0% Sumber : P.16/FC.26 – P.22/FC.36
Tabel di atas, menunjukkan tentang hubungan antara pemenuhan kebutuhan informasi dengan memunculkan kebutuhan untuk berwisata. Dari 99
responden, 16 orang mengatakan sangat memunculkan kebutuhan, 52 orang mengatakan memunculkan, 22 orang mengatakan kurang memunculkan, dan 9 orang mengatakan tidak memunculkan.
Sebaran data mengenai pemenuhan kebutuhan terhadap informasi wisata adalah 15 orang mengatakan sangat memenuhi, 46 orang mengatakan memenuhi, 26 orang mengatakan kurang memenuhi, dan sebanyak 12 orang mengatakan tidak memenuhi kebutuhan mereka terhadap informasi wisata.
Dari data di atas menjelaskan tentang hubungan antara pemenuhan kebutuhan informasi dengan memunculkan kebutuhan untuk berwisata. Dari 99 responden, sebanyak 52 orang mengatakan memunculkan kebutuhan mereka untuk berwisata. Karena rata – rata responden mengatakan memunculkan kebutuhan berwisata, maka inilah yang akan dibahas, seperti di bawah ini :
Sangat memunculkan :
Memunculkan :
Kurang memunculkan :
Tidak memunculkan :
Dari data tersebut, dapat diketahui hubungan antara pemenuhan kebutuhan informasi dengan memunculkan kebutuhan untuk berwisata. Sebanyak 40,4% responden mengatakan akan memunculkan kebutuhan mereka untuk berwisata apabila informasi yang disajikan dalam materials promotion sudah memenuhi kebutuhan mereka terhadap informasi wisata. Artinya, jika pemenuhan kebutuhan mereka terhadap informasi pariwisata sudah tercukupi dan mampu menjawab
semua keraguan dan kekwatiran mereka, maka responden juga akan dengan senang hati menjadikannya sebuah kebutuhan untuk segera dilakukan. Sehingga, untuk dapat memunculkan kebutuhan berwisata itu, responden juga harus didukung dengan informasi wisata yang jelas, baik dan menarik sehingga tidak terjadi kesimpang siuran informasi yang pada akhirnya akan menimbulkan salah penegertian dalam berwisata.
Tabel 4.44
Hubungan antara Kegunaan Materials Promotion dengan Keputusan untuk Melakukan Kunjungan Wisata
Count
Keputusan untuk berwisata
Total Tidak benar Kurang benar benar Sangat benar Manfaat materials promotio n dalam kampany e VIY 2008 Tidak bermanfaat Count 6 0 0 0 6 % of Total 6.1% .0% .0% .0% 6.1% Kurang bermanfaat Count 12 12 0 0 24 % of Total 12.1% 12.1% .0% .0% 24.2% bermanfaat Count 15 9 14 4 42 % of Total 15.2% 9.1% 14.1% 4.0% 42.4% Sangat bermanfaat Count 1 3 9 14 27 % of Total 1.0% 3.0% 9.1% 14.1% 27.3% Total Count 34 24 23 18 99 % of Total 34.3% 24.2% 23.2% 18.2% 100.0% Sumber : P.17/FC.27 – P.25/FC.39
Tabel 4.44 di atas, menunjukkan data tentang hubungan antara kegunaan
materials promotion dengan keputusan untuk melakukan kunjungan wisata. Dari
99 responden, 18 orang mengatakan sangat benar, 23 orang mengatakan benar, 24 orang mengatakan kurang benar, dan 34 orang mengatakan tidak benar.
Sebaran data mengenai kegunaan materials promotion dengan keputusan untuk melakukan kunjungan wisata adalah 27 orang mengatakan sangat berguna, 42 orang mengatakan berguna, 24 orang mengatakan kurang berguna, dan sebanyak 6 orang mengatakan tidak berguna.
Dari data tersebut, dapat diketahui hubungan antara kegunaan materials
promotion dengan keputusan untuk melakukan kunjungan wisata. Dari 99
responden, sebanyak 34 orang mengatakan tidak benar memutuskan langsung. Karena rata – rata responden mengatakan tidak benar langsung memutuskan, maka inilah yang akan dibahas, seperti di bawah ini :