Aparatur yang Wewenang
Penetapannya di Tangan
Presiden
Selain faktor-faktor di atas, Sekretariat Kabinet juga telah berupaya mengoptimalkan efektivitas setiap langkah kerja yang dilakukan dalam proses penyiapan dan penyelesaian rancangan Keppres beserta salinan dan petikannya tersebut. Secara umum tahapan/langkah kerja tersebut adalah sebagai berikut: 1. Pemrosesan data usulan dari Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan atau
Daerah/Instansi Pengusul ke dalam database kepegawaian. Khusus untuk pengangkatan dalam jabatan fungsional serta kepangkatan, pemberhentian dan pensiun PNS, pengolahan data menunggu pertimbangan BKN.
2. Terhadap jabatan fungsional, kepangkatan dan pensiun, pemrosesan usulan dilaksanakan apabila usulan telah mendapatkan pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
3. Apabila pertimbangan teknis BKN telah terbit, namun usulan belum diterima (khususnya untuk jabatan fungsional), maka usulan tidak dapat diproses lanjut, sehingga Sekretariat Kabinet berkoordinasi dengan BKN dan Instansi Pengusul untuk melengkapi usulannya.
4. Penelitian dan analisis terhadap usulan baik mengenai jabatan maupun kepangkatan, pemberhentian, dan pensiun PNS dari Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan atau Daerah/Instansi Pengusul, secara administratif sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
5. Apabila usulan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, maka dilakukan langkah-langkah koordinatif guna penyelesaian dan perbaikannya.
6. Penyiapan rancangan Keppres untuk diajukan kepada Presiden guna penetapannya. Langkah ini dilakukan apabila berdasarkan penelitian, usulan dari Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan atau Daerah/Instansi Pengusul tersebut telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan atau telah memenuhi persyaratan.
7. Khusus terhadap jabatan struktural eselon I, pemrosesan usulan dilaksanakan melalui mekanisme Sidang Tim Penilai Akhir (TPA) dan kemudian dimintakan pertimbangan berupa clearance dari BIN.
8. Naskah rancangan yang telah mendapatkan penetapan dari Presiden, dibuatkan salinan dan petikan yang selanjutnya disampaikan kepada pejabat yang bersangkutan melalui pimpinan instansi masing-masing.
Uraian mengenai capaian sasaran keempat adalah sebagai berikut: Tabel 3.23
Capaian Indikator Kinerja Utama Sasaran Keempat
Indikator Kinerja Utama Target Realisasi %Capaian Kategori Capaian Kinerja
1. Kecepatan penyiapan dan penyelesaian Keppres tentang:
a. Pengangkatan dan pemberhentian dalam
jabatan struktural eselon I 15 hari 8,96 hari 140,26 Memuaskan b. Pengangkatan dalam
jabatan fungsional jenjang
utama 15 hari 11,92 hari 120,53 Memuaskan
c. Kepangkatan 25 hari 16,80 hari 132,80 Memuaskan
d. Kenaikan pangkat
pengabdian dan pensiun 40 hari 35,53 hari 111,17 Memuaskan e. Pemberhentian dan
pensiun PNS 25 hari 21,44 hari 114,24 Memuaskan 2. Akurasi/ketepatan Keppres
tentang:
a. Pengangkatan dan pemberhentian dalam
jabatan struktural eselon I 100% 100% 100 Memuaskan b. Pengangkatan dalam
jabatan fungsional jenjang
utama 100% 100% 100 Memuaskan
c. Kepangkatan 100% 99,83% 99,83 Sangat Baik
d. Kenaikan pangkat
pengabdian dan pensiun 100% 99,06% 99,06 Sangat Baik e. Pemberhentian dan
pensiun PNS 100% 98,88% 98,88 Sangat Baik
3. Persentase tingkat kepuasan stakeholder terhadap
penyelesaian Keppres tentang pengangkatan dan pemberhentian dalam jabatan pemerintahan, kepangkatan,
pemberhentian dan pensiun PNS yang wewenang
penetapannya di tangan Presiden
Capaian IKU pertama sasaran keempat tentang kecepatan dihitung menggunakan rumus 2, sedangkan capaian IKU untuk ketepatan/akurasi dan tingkat kepuasan menggunakan rumus 1. Berdasarkan kategori pencapaian kinerja, dapat dinyatakan bahwa pencapaian IKU untuk untuk sasaran ini cukup beragam, dan dapat diuraikan sebagai berikut:
Capaian IKU terkait kecepatan untuk semua kluster serta capaian IKU terkait akurasi/ketepatan untuk kluster pengangkatan dan pemberhentian dalam jabatan struktural eselon I, dan pengangkatan dalam jabatan fungsional jenjang utama dikategorikan memuaskan.
Capaian IKU terkait akurasi/ketepatan untuk kluster kepangkatan, kenaikan pangkat pengabdian dan pensiun, dan kluster pemberhentian dan pensiun PNS serta capaian IKU tentang kepuasan stakeholder dikategorikan sangat
baik.
Secara umum capaian IKU sasaran keempat tahun 2014 ini menunjukkan adanya peningkatan jika dibandingkan dengan capaian tahun 2013. Perbedaan yang cukup menyolok terjadi untuk indikator kecepatan penyiapan dan penyelesaian Keppres dimana untuk tahun 2013 masih terdapat capaian yang kurang optimal (rata-rata capaian dibawah 80%) untuk kluster kenaikan pangkat pengabdian dan kluster pemberhentian pensiun PNS sedangkan untuk tahun 2014 capaian seluruh kluster dikategorikan memuaskan dengan rata-rata capaian melebihi 100%. Hal ini menunjukkan adanya komitmen Sekretariat Kabinet dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas prosedur dan mekanisme kerja penyiapan dan penyelesaian Keppres beserta salinan dan petikannya sehingga rata-rata waktu pemrosesan lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
Terkait capaian IKU kedua sasaran keempat tentang akurasi/ketepatan Keppres, kurang lebih sama dengan capaian tahun 2013 dengan adanya sedikit variasi peningkatan atau penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam hal ini capaian untuk kluster pengangkatan dan pemberhentian dalam jabatan struktural eselon I serta pengangkatan dalam jabatan fungsional jenjang utama
masih tetap 100%, capaian untuk kluster kepangkatan mengalami peningkatan sebesar 0,08%, sedangkan capaian untuk kluster kenaikan pangkat pengabdian dan pensiun serta kluster pemberhentian dan pensiun PNS mengalami sedikit penurunan masing-masing sebesar 0,49% dan 0,27%. Faktor yang mempengaruhi adanya penurunan capaian tersebut adalah kompleksitas data serta kuantitas berkas usulan yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya sehingga menimbulkan adanya human errors yang berpengaruh pada akurasi pemrosesan data Keppres beserta salinan/petikannya tersebut.
Capaian IKU ketiga sasaran keempat tentang tingkat kepuasan
stakeholders juga mengalami sedikit penurunan jika dibandingkan tahun
sebelumnya yaitu sebesar 1,69%. Faktor yang mempengaruhi penurunan capaian ini jika dilihat dari pemetaan hasil survei adalah respon responden terhadap pertanyaan terkait kecepatan penyelesaian Keppres kenaikan pangkat dan pensiun dimana responden yang menjawab puas hanya sebesar 71% meskipun data di lapangan menunjukkan bahwa waktu pemrosesan untuk kluster ini lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu aspek lain yang perlu diperhatikan adalah responsivitas pemberi layanan kepada penerima layanan terkait pemberian informasi tentang pemrosesan Keppres tersebut.
Beragamnya capaian IKU dari sasaran keempat ini menunjukkan kompleksnya substansi yang harus ditangani dan langkah tindak yang diperlukan guna mengelola substansi kepegawaian tersebut. Apabila dirata-rata secara keseluruhan tanpa memperhatikan pembidangan diperoleh rata-rata capaian IKU terkait kecepatan sebesar 123,8% dan rata-rata capaian IKU terkait ketepatan sebesar 99,55%. Melihat angka capaian ini, dapat dinyatakan bahwa secara umum capaian sasaran keempat telah cukup optimal.
Uraian lebih lanjut tentang analisis capaian sasaran keempat akan diuraikan lebih lanjut dalam penjelasan tentang masing-masing IKU dari sasaran tersebut.
1. Formulasi IKU
Guna mencapai target kinerja yang telah ditetapkan, IKU “Kecepatan penyiapan dan penyelesaian Keppres tentang pengangkatan dalam jabatan struktural eselon I, pengangkatan dan pemberhentian dalam jabatan fungsional jenjang utama, kepangkatan, kenaikan pangkat pengabdian dan pensiun serta pemberhentian dan pensiun PNS” diformulasikan dengan menggunakan perhitungan berikut:
Kinerja untuk indikator ini dihitung dari akumulasi waktu dalam hari yang diperlukan untuk menyelesaikan berkas Keppres beserta salinan/petikannya untuk masing-masing kluster, sesuai dengan target waktu yang ditetapkan dalam Standar Pelayanan (SP) Sekretariat Kabinet.
2. Pencapaian IKU
Pengukuran capaian kecepatan pemrosesan Keppres didasarkan pada 5 (lima) kluster seperti halnya pengukuran tahun-tahun sebelumnya yaitu sebagai berikut:
IKU 1
Kecepatan Penyiapan dan Penyelesaian Keppres tentang Pengangkatan dan Pemberhentian dalam Jabatan Struktural Eselon I, Pengangkatan dan Pemberhentian dalam Jabatan Fungsional Jenjang Utama, Kepangkatan, Kenaikan Pangkat Pengabdian dan Pensiun, serta Pemberhentian dan Pensiun PNS
(hari penyelesaian Keppres 1 + hari penyelesaian Keppres 2 + ... ) n
n = jumlah Keppres
a. Pengangkatan dalam jabatan struktural eselon I;