BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN …
IV.3. Penjelasan Responden Atas Variabel
Penelitian ini mengamati satu variabel terikat yaitu Pencapaian Target dan mengamati variabel bebas yaitu : Tarif (X1), Jenis produk asuransi (X2), Daya beli masyarakat Masyarakat (X3) dan
Persaingan Perusahaan (X4). Masing-masing variabel indikatornya dituangkan kedalam pertanyaan- pertanyaan yang dibuat dalam skala likert untuk memasukkan kategori dari pertanyaan tersebut.
IV.3.1. Variabel Tarif (X1)
Tarif adalah harga yang ditawarkan perusahaan kepada masyarakat. Perusahaan memberikan informasi seberapa besar nilai yang harus dikeluarkan oleh pemegang polis untuk membeli polis. Langkah-langkah yang dilakukan perusahaan adalah dengan menyampaikan dan mensosialisasikan ke masyarakat mengenai tarif yang wajar sesuai dengan standar produk yang ditawarkan dan layanan minimal yang diberikan.
Data yang diperoleh dari responden untuk Variabel Tarif (X1) dapat dijelaskan sebagai berikut : Untuk tarif yang dikenakan oleh PT Asuransi BSAM, responden menyatakan bahwa sangat terjangkau sekali (8,1%) dengan alasan hampir semua orang mampu membeli polis asuransi, sangat terjangkau (67,7%) dengan alasan bahwa yang ditawarkan sangat terjangkau dan sesuai kebutuhan dan yang menjawab terjangkau (24,2%), dengan alasan bahwa polis asuransi yang ditawarkan PT Asuransi BSAM relatif terjangkau dari perusahaan lain.
Untuk daya saing tarif yang ditawarkan PT Asuransi BSAM di pasar, responden menyatakan bahwa sangat bersaing sekali (5,1%) dengan alasan bahwa tarif sangat murah dibanding dengan lainnya, sangat bersaing (50,5%) dengan alasan tarif yang ditawarkan sudah sangat bersaing dan mampu mengimbangi tarif perusahaan lain dan yang menjawab bersaing (44,4%) dengan alasan tarif sudah cukup kompetitif di pasar asuransi.
Untuk perbedaan tarif PT Asuransi BSAM dibandingkan dengan tarif asuransi lain, responden menyatakan bahwa sangat berbeda sekali (16,2%) dengan alasan bahwa perbedaan tarif sangat jauh
dari asuransi lain, sangat berbeda (70,7%) dengan alasan bahwa PT Asuransi BSAM memberikan tarif yang berbeda diantara perusahaan sejenis dan yang menjawab Berbeda (13,1%) dengan alasan masih berbeda sedikit dengan asuransi lain.
Untuk tarif yang diberikan PT Asuransi BSAM sehubungan dengan diskon tarif premi, selama anda menjadi pemegang polis, responden menyatakan bahwa sangat murah sekali (31,3%) dengan alasan jika sudah menjadi pemegang polis selama 2 tahun berturut-turut tanpa ada klaim maka diberikan diskon khusus yang akan mengurangi jumlah premi, dan yang menjawab sangat murah (68,7%) dengan alasan bahwa pada masa tertentu dalam rangka HUT perusahaan misalnya, maka diberikan diskon besar sehingga premi menjadi sangat murah.
Untuk tarif yang diberikan PT Asuransi BSAM sehubungan dengan bonus, selama anda menjadi pemegang polis, responden menyatakan bahwa sangat murah sekali (83,8%) dengan alasan bahwa jika tidak ada klaim selama 2 tahun berturut-turut akan diberikan pengembalian premi sebagai no claim bonus kepada pemegang polis dan yang menjawab, sangat murah (16,2%) dengan alasan bahwa jika membeli lebih dari 1 produk asuransi maka akan diberikan bonus berupa potongan premi sehingga mengurangi jumlah premi yang harus dibayarkan.
Untuk kemudahan sistem pembayaran asuransi PT Asuransi BSAM selama anda menjadi pemegang polis, responden menyatakan bahwa sangat mudah sekali (33,3%) dengan alasan bahwa pembayaran bisa dengan cara tunai ataupun transfer bank, sangat mudah (64,6%) dengan alasan bahwa pembayaran selain dilakukan dengan cara tunai dan transfer bank dapat juga dilakukan dengan cara transfer menggunakan kartu ATM Bank BRI dan yang menjawab Mudah (2,1%) dengan alasan hanya dapat dibayar secara tunai.
IV.3.2. Variabel Jenis Produk Asuransi (X2)
Produk merupakan salah satu andalan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Tak terkecuali perusahaan asuransi, yang mana produk-produk asuransi harus memberikan manfaat yang berarti bagi pemegang polis. Selain manfaat yang diberikan juga berhubungan dengan jenis produk yang ditawarkan, apakah tersedia sesuai permintaan pemegang polis. Khusus mengenai jenis produk, perusahaan asuransi harus terlebih dahulu mempunyai izin dari Menteri Keuangan dan tidak sembarangan menjual produknya. Sejauh ini kemampuan perusahaan asuransi dilihat dari layanan klaim yang diberikan kepada pemegang polis dan hal ini sangat berhubungan dengan luas jaminan polis yang dimiliki oleh pemegang polis.
Dari data yang diperoleh untuk Variabel Jenis produk asuransi (X2) dapat dijelaskan sebagai berikut:
Untuk kelengkapan jenis produk asuransi yang ditawarkan PT Asuransi BSAM, responden menyatakan bahwa sangat lengkap sekali (54,5%) dengan alasan jenis produk asuransi yang ditawarkan PT Asuransi BSAM sangat lengkap sekali dan tersedia sesuai keinginan pemegang polis, sangat lengkap (44,4%) dengan alasan jenis produk asuransi yang ditawarkan sangat lengkap sesuai dengan kebutuhan pemegang polis dan yang menjawab lengkap (1,1%) dengan alasan bahwa produk asuransi yang ditawarkan sudah lengkap sesuai kebutuhan pemegang polis.
Untuk mengenai manfaat produk asuransi yang dihasilkan PT Asuransi BSAM, responden menyatakan bahwa sangat bermanfaat sekali (6,1%) dengan alasan pemegang polis sudah merasakan manfaatnya yaitu pada saat klaim, sangat bermanfaat (65,7%) dengan alasan bahwa polis asuransi yang dimiliki oleh pemegang polis sangat bermanfaat untuk mengembalikan kondisi keuangan pemegang polis dan yang menjawab Bermanfaat (28,3%) dengan alasan bahwa polis asuransi akan membuat nyaman pemegang polis seandainya terjadi klaim.
Untuk keluasan jaminan yang ditawarkan polis asuransi PT Asuransi BSAM, responden menyatakan bahwa sangat luas sekali (6,1%) dengan alasan bahwa jaminan polis sangat mengakomodasi setiap kondisi terhadap berbagai kejadian, sangat luas (88,9%) dengan alasan bahwa jaminan yang diberikan polis sangat mungkin mengantisipasi terhadap kejadian klaim dan yang menjawab Luas (5,1%) dengan alasan bahwa masih ada jaminan yang belum dijamin oleh polis.
Untuk layanan klaim yang diberikan oleh PT Asuransi BSAM, responden menyatakan bahwa sangat memuaskan sekali (13,1%) dengan alasan bahwa setiap laporan klaim (terutama asuransi kendaraan bermotor) secara profesional sangat cepat dan segera dilayani oleh PT Asuransi BSAM, sangat memuaskan (64,6%) dengan alasan bahwa setiap laporan klaim ditanggapi dengan serius dan hati-hati oleh petugas klaim dan yang menjawab Memuaskan (22,2%) dengan alasan bahwa masih ada beberapa jenis klaim yang masih membutuhkan waktu dalam penyelesaian klaimnya (asuransi kebakaran).
IV.3.3. Variabel Daya Beli Masyarakat (X3)
Daya beli masyarakat masyarakat berdasarkan kepada tingkat penghasilan masyarakat artinya semakin tinggi tingkat pengahasilan seseorang maka daya beli masyarakat terhadap polis asuransi semakin tinggi pula karena memang dananya tersedia. Begitu juga dengan tingkat pengeluaran seseorang akan mementukan kemampuannya dalam membeli polis asuransi. Selain itu perlu juga diketahui apakah seseorang itu mengalokasikan dananya untuk membeli polis asuransi, karena memang jangka waktu asuransi biasanya 1 tahun dan akan diperpanjang setiap tahunnya, sehingga pembayaran premi asuransi juga dilakukan per tahun.
Dari data yang diperoleh untuk Variabel Daya beli masyarakat (X3) dapat dijelaskan sebagai berikut:
Untuk kesediaan untuk mengalokasikan dana untuk asuransi yang ditawarkan PT Asuransi BSAM, responden menyatakan bahwa sangat bersedia sekali (41,4%) dengan alasan bahwa merasakan pentingnya manfaat untuk memiliki polis asuransi, sangat bersedia (49,5%) dengan alasan bahwa asuransi merupakan perlindungan terhadap kondisi keuangan jika terjadi musibah atau klaim, Bersedia (7,1%) dengan alasan bahwa mungkin polis asuransi berguna untuk berjaga-jaga dan yang menjawab kurang bersedia (2%) dengan alasan bahwa responden merasa asuransi tidak bermanfaat.
Untuk kemampuan untuk membayar premi asuransi yang ditawarkan PT Asuransi BSAM , responden menyatakan bahwa sangat mampu sekali (31,3%) dengan alasan bahwa tarif premi yang ditawarkan sangat murah dan yang menjawab sangat mampu (68,7%) dengan alasan bahwa tarif murah yang ditawarkan perusahaan mengakibatkan banyak responden yang mampu membayar premi asuransi.
Untuk tingkat harga asuransi yang ditawarkan PT Asuransi BSAM atas penghasilan, responden menyatakan bahwa sangat sesuai sekali (16,2%) dengan alasan bahwa tarif premi yang ditawarkan sudah sesuai dengan jenis produk asuransi dan manfaat yang diberikan dan yang menjawab sangat sesuai (83,85%) dengan alasan bahwa tarif yang ditawarkan perusahaan dapat diterima oleh mayoritas masyarakat dan sudah sesuai dengan tingkat penghasilannya.
Untuk pengaruh daya beli masyarakat masyarakat terhadap tarif yang dikeluarkan PT Asuransi BSAM, responden menyatakan bahwa sangat mempengaruhi sekali (33,3%) dengan alasan bahwa dengan murahnya tarif yang ditawarkan menyebabkan banyak masyarakat dapat meningkatkan daya beli masyarakat yaitu dengan premi terjangakau, sangat mempengaruhi (64,6%) dengan adanya tarif murah maka otomatis meningkatkan daya beli masyarakat masyarakat meningkat dan yang menjawab Mempengaruhi (2,1%) dengan alasan bahwa jika tarif murah masyarakat akan berbondong-bondong untuk membeli polis asuransi.
IV.3.4. Variabel Persaingan perusahaan (X4)
Persaingan perusahaan perusahaan asuransi lain memang harus diantisipasi mengingat pasar asuransi di Indonesia masih cukup sempit. Hal ini dikarenakan masyrakat Indonesia belum menjadikan polis asuransi suatu kewajiban untuk dimiliki sebagaimana di luar negeri, terutama negara Ingris, sebagai tempat lahirnya asuransi. Persaingan yang dilakukan perusahaan asuransi dapat menyebabkan pemegang polis berpindah dari satu perusahan asuransi ke asuransi lainnya. Hal ini dilakukan dengan berbagai cara dengan tujuan untuk memperoleh pemegang polis sebanyak-banyaknya.
Dari data yang diperoleh untuk Variabel Persaingan perusahaan (X4) dapat dijelaskan sebagai berikut:
Untuk banyaknya jenis usaha asuransi yang ada selain PT Asuransi BSAM, responden menyatakan bahwa sangat banyak sekali (7,1%) dengan alasan bahwa hampir setiap hari dihubungi langsung oleh agen asuransi untuk menawarkan produknya, sangat banyak (91,9%) dengan alasan bahwa rata-rata mereka memiliki beberapa polis asuransi dari beberpa perusahaan asuransi dan yang menjawab Banyak (1%) dengan alasan bahwa hanya beberapa perusahaan asuransi yang diketahui (<5 perusahan). Hal ini dibuktikan dengan terus bertambahnya perusahaan asuransi yaitu pada tahun 2007 berjumlah 92 perusahaan dan pada tahun 2008 berjumlah 98 perusahaan asuransi.
Untuk upaya dari perusahaan pesaing PT Asuransi BSAM dalam menawarkan asuransi, responden menyatakan bahwa sangat berupaya sekali (42,4%) dengan alasan bahwa banyak responden ditelepon atau dikirimi brosur asuransi dari beberapa perusahaan, sangat berupaya (50,5%) dengan alasan bahwa perusahaan asuransi menggunakan sarana iklan di media cetak dan elektronik untuk menawarkan produk asuransinya dan yang menjawab Berupaya (2%) dengan alasan bahwa hanya orang-orang tertentu saja yang mendapat tawaran asuransi.
Untuk tingkat harga asuransi yang ditawarkan PT Asuransi BSAM terhadap penghasilan Bapak/Ibu, responden menyatakan bahwa sangat murah sekali (8,1%) dengan alasan bahwa harga polis jauh dibawah alokasi dana yang disiapkan, sangat murah (67,7%) dengan alasan bahwa tarif yang ditawarkan sangat murah dibanding asuransi lain untuk jenis produk yang sama dan yang menjawab Murah (24,2%) dengan alasan bahwa harga sudah sesuai dengan dana yang alokasikan untuk membeli polis.
Untuk pengaruh tingkat persaingan tarif yang dikeluarkan oleh PT Asuransi BSAM, responden menyatakan bahwa sangat mempengaruhi sekali (5,1%) dengan alasan bahwa akan sangat banyak masyarakat yang mampu membeli polis, sangat mempengaruhi (50,5%) dengan alasan bahwa PT Asuransi BSAM mampu bersaing dengan memberikan tarif yang murah dan yang menjawab Mempengaruhi (44,4%) dengan alasan bahwa jika harga terlalu mahal maka menyebabkan berpindahnya pemegang polis ke asuransi lain.
IV.3.5. Variabel Pencapaian Target Premi (Y)
Pencapaian target adalah berhubungan dengan jumlah premi yang diperoleh perusahaan selama jangka waktu 1 tahun. Premi yang terkumpul berasal dari pemegang polis yang membeli polis dengan membayar sejumlah dana yang telah disepakati antara pemegang polis dan PT Asuransi BSAM Medan.
Dari data yang diperoleh untuk Variabel Pencapaian Target (Y) dapat dijelaskan sebagai berikut: Untuk pengaruh tarif yang dikeluarkan PT Asuransi BSAM terhadap pencapaian target, responden menyatakan bahwa sangat berpengaruh sekali (41,4%) dengan alasan bahwa tarif harus se-tepat mungkin diterapkan jangan terlalu murah atau mahal, sangat berpengaruh (55,6%) dengan alasan bahwa melalui tarif yang sesuai akan mampu meningkatkan jumlah premi, Berpengaruh (2%) dengan alasan bahwa masih adanya sumber lain selain tarif yang dapat mencapai target perusahaan dan yang
menjawab Tidak berpengaruh sama sekali (1%) dengan alasan bahwa pihak manajemen handal yang dibutuhkan untuk pencapaian target.
Untuk pengaruh jenis produk asuransi yang dikeluarkan PT Asuransi BSAM berpengaruh terhadap pencapaian target, responden menyatakan bahwa sangat berpengaruh sekali (5,1%) dengan alasan bahwa semakin banyak produk yang ditawarkan semakin besar peluang mendapat premi sehingga mencapai target, sangat berpengaruh (50,5%) dengan alasan bahwa masyarakat akan semakin tertarik membeli polis di perusahan asuransi yang memiliki banyak produk dan yang menjawab berpengaruh (44,4%) dengan alasan jika perusahaan mempunyai banyak produk, pemegang polis membeli beberapa polis dalam 1 perusahaan saja.