RESTRUCTURING TRANSACTIONS AMONG ENTITIES UNDER COMMON CONTROL
27. PENSION PLAN AND RETIREMENT BENEFITS
a. Program manfaat pesangon dan penghargaan masa kerja
a. Separation and service entitlement benefits program
Perusahaan telah memiliki program pensiun imbalan pasti dan iuran pasti. Sebagai tambahan atas program pensiun tersebut, Perusahaan dan Anak perusahaan menyisihkan imbalan kerja karyawan sesuai dengan ketentuan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Program dana hari tua Perusahaan (“Program Tabel Besar”) dikelola oleh Yayasan Tabungan Hari Tua Karyawan Elnusa (YHTE).
The Company has a defined benefit plan and defined contribution plan. In addition to this pension plan, the Company and Subsidiaries have provided provision for employees’ benefits to cover the benefits required under the Law No. 13 Year 2003 regarding Labor. The Company’s retirement benefit program (Big Table Program) is managed by Yayasan Tabungan Hari Tua Karyawan Elnusa (YHTE).
27. DANA PENSIUN DAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN
27. PENSION PLAN AND RETIREMENT BENEFITS
a. Program manfaat pesangon dan penghargaan masa kerja (lanjutan)
a. Separation and service entitlement benefits program (continued)
Jumlah setoran kepada program pensiun iuran pasti yang dibebankan pada beban pokok pendapatan usaha dan beban usaha sebesar Rp2,5 miliar dan Rp13,2 miliar masing-masing untuk enam bulan yang berakhir pada tanggal- tanggal 30 Juni 2011 dan 2010.
Total contribution to defined contribution plan charged to cost of operating revenues and operating expenses were amounted to Rp13.2 billion and Rp13.1 billion for six months ended June 30, 2011 and 2010, respectively.
Perhitungan aktuarial atas beban imbalan kerja dilakukan oleh PT Eldridge Gunaprima Solution, aktuaris independen, dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit” berdasarkan laporannya masing-masing tertanggal 27 Januari 2011 dan 22 Februari 2011 untuk tahun 2010 dan 19 Januari 2010 untuk tahun 2010. Berikut adalah asumsi- asumsi penting yang digunakan dalam laporan aktuaris independen tersebut:
The actuarial computations of employees’ benefit expenses were performed by PT Eldridge Gunaprima Solution, an independent actuary, using the Projected Unit Credit method based on its reports dated January 27, 2011 and February 22, 2011 for 2010 and January 19, 2010 for 2010. The significant assumptions used by the actuary in its reports are as follows:
Tingkat diskonto : 8,00% pada tahun 2011 dan 10,50% pada tahun 2010/
8.00% per annum in 2011 and 10.50% per annum in 2010 : Discount rate
Tingkat kenaikan gaji : 7,00% per tahun / 7.00% per year : Salary increase rate
Tingkat kematian : Tabel Kematian Indonesia II/
Indonesian Mortality Table II : Mortality rate
Umur pensiun : 56 tahun / 56 years old : Retirement age
Tingkat pensiun dipercepat : 1,00% per tahun untuk karyawan dengan klasifikasi usia 46 - 55 tahun/
1.00% per year for employees whose age is between : Accelerated retirement rate
46 - 55 years old
Tingkat pengunduran diri : 5,00% per tahun untuk karyawan yang berusia 25 tahun dan berkurang secara linier menjadi 1,00% pada usia 46 tahun/
5.00% per year for employees at the age of 25 : Resignation rate
which will decrease linearly to 1.00% at the age of 46
Jumlah provisi untuk imbalan kerja karyawan Perusahaan dan Anak perusahaan yang dilaporkan dalam laporan posisi keuangan (neraca) konsolidasi adalah sebagai berikut:
Total provision for employees’ benefits of the Company and Subsidiaries recognized in the consolidated statements of financial position (balance sheets) are as follows:
30 Juni 2011/ 31 Desember 2010/
June 30, 2011 December 31, 2010
(Tidak diaudit/ (Diaudit/
Unaudited) Audited)
Nilai kini liabilitas (100.307) (99.302) Present value of obligations
Nilai wajar aset program 42.768 42.768 Fair value of plan assets
Status pendanaan (57.539) (56.534) Funded status
Kerugian aktuarial yang belum diakui 23.466 23.466 Unrecognized actuarial loss
Biaya jasa lalu yang belum diakui Unrecognized past service cost
(non-vested) 3.590 3.590 (non-vested)
Aset tidak diperkenankan - Assets not permitted -
dampak pembatasan aset (590) (590) effect of asset limitations
Liabilitas diestimasi atas imbalan Estimated liabilities for employees
kerja karyawan (31.073) (30.068) benefits
KARYAWAN (lanjutan) (continued)
b. Program imbalan pasti b. Defined benefits plans
Perusahaan dan Anak perusahaan menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti untuk karyawan tetap tertentu yang memenuhi syarat yang dikelola oleh Dana Pensiun Elnusa (Dapenusa) atau program pensiun iuran pasti untuk karyawan tetap tertentu lainnya yang saat ini dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BNI. Sumber dana pensiun berasal dari iuran Perusahaan dan Anak perusahaan dan karyawan masing-masing sebesar 22,50% dan 7,50% dari upah pokok pensiun karyawan.
The Company and Subsidiaries have defined benefit plans covering certain qualified permanent employees which are managed by Dana Pensiun Elnusa (Dapenusa) or defined contributory retirement plans for other certain qualified permanent employees which are currently managed by Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BNI. Contributions to pension plans are funded by the Company and Subsidiaries and their employees at 22.50% and 7.50%,
respectively, of basic pension income of employees.
Sejak tanggal 1 April 1996, Perusahaan tidak lagi memberikan kontribusi kepada Dapenusa, karena manajemen berpendapat bahwa jumlah aset Dapenusa untuk program pensiun telah melebihi kewajiban aktuaria Perusahaan. Pada saat ini, Perusahaan dan Anak perusahaan masih memberikan kontribusi iurannya untuk dikelola oleh DPLK BNI.
Starting April 1, 1996, no contribution has been paid by the Company to Dapenusa, since the management believes that the plan assets has exceeded its actuarial liabilities. Currently, the Company and Subsidiaries still contributed funds to be managed by DPLK BNI.
Perhitungan aktuarial atas program pensiun dilakukan oleh PT Eldridge Gunaprima Solution, aktuaris independen, dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit” berdasarkan laporannya masing-masing tertanggal 27 Januari 2011 dan 22 Februari 2011 untuk tahun 2010 dan 19 Januari 2010 untuk tahun 2009. Berikut adalah asumsi- asumsi penting yang digunakan dalam laporan aktuaris independen tersebut:
The actuarial computations of the pension plan were performed by PT Eldridge Gunaprima Solution, an independent actuary, using the Projected Unit Credit method based on its reports dated January 27, 2011 and February 22, 2011 for 2010 and January 19, 2010 for 2009. The significant assumptions used by the actuary in its reports are as follows:
Tingkat diskonto : 8,00% pada tahun 2011 dan 10,50% pada tahun 2010/
8.00% per annum in 2011 and 10.50% per annum in 2010 : Discount rate
Tingkat kenaikan gaji : 7,00% per tahun / 7.00% per year : Salary increase rate
Tingkat kematian : Tabel Kematian Indonesia II/
Indonesian Mortality Table II : Mortality rate
Umur pensiun : 56 tahun / 56 years old : Retirement age
Tingkat pensiun dipercepat : 1,00% per tahun untuk karyawan dengan klasifikasi usia 46 - 55 tahun/
1.00% per year for employees whose age is between : Accelerated retirement rate
46 - 55 years old
Tingkat pengunduran diri : 5,00% per tahun untuk karyawan yang berusia 25 tahun dan berkurang secara linier menjadi 1,00% pada usia 46 tahun/
5.00% per year for employees at the age of 25 : Resignation rate
27. DANA PENSIUN DAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN
27. PENSION PLAN AND RETIREMENT BENEFITS
b. Program imbalan pasti (lanjutan) b. Defined benefits plans (continued)
Posisi dana pensiun adalah sebagai berikut: The status of the pension plan is as follows:
30 Juni 2011/ 31 Desember 2010/
June 30, 2011 December 31, 2010
(Tidak diaudit/ (Diaudit/
Unaudited) Audited)
Nilai wajar aset 116.395 116.395 Fair value of plan assets
Nilai kini liabilitas akhir periode (96.780) (95.878) Present value of obligations at end of period
Status pendanaan 19.916 20.517 Funded status
Kerugian aktuarial yang belum diakui 3.598 3.598 Unrecognized actuarial loss
Aset tidak diperkenankan - Assets not permitted -
dampak pembatasan aset (6.078) (6.078) effect of asset limitations
Penyesuaian - - Adjustment
Aset program imbalan pasti 17.135 18.037 Defined benefits plans assets
Aset dana pensiun terutama terdiri dari deposito berjangka, saham, obligasi, reksadana, Surat Utang Negara, penempatan langsung, tanah dan bangunan. Saldo aset program imbalan pasti disajikan sebagai bagian dari Aset Tidak Lancar pada laporan posisi keuangan (neraca) konsolidasi.
Pension plan assets consist mainly of time deposits, shares, bonds, mutual funds, government bonds, direct placements, land and buildings. The balances of defined benefits plans assets presented as part of Non-current Assets in the consolidated statements of financial position (balance sheets
28. PERJANJIAN PENTING, KOMITMEN DAN