Secara umum, pencapaian kinerja Sekreteriat Jenderal Kementerian Perdagangan sampai dengan akhir triwulan II tahun 2021 telah berada di jalur yang tepat. Namun demikian, masih terdapat ruang untuk optimaliasasi pencapaian sasaran melalui sejumlah pelaksanaan kegiatan pada setengah tahun selanjutnya. Dari keseluruhan indikator kinerja (IK) Sekretariat Jenderal, sebanyak enam indikator mamu mencatatkan persentase capaian kinerja mendekati 100% dan satu indikator baru dapat diukur realisasinya pada akhir tahun 2021. Sehingga, rata-rata capaian kinerja Setjen pada semester I tahun 2021 sebesar 86,27 persen.
Sementara itu, dari aspek kinerja anggaran terdapat beberapa kegiatan yang memanfaatkan anggaran lebih besar dari yang telah ditargetkan dan sebagian lainnya kurang dari yang ditargetkan. Secara total Sekretariat Jenderal Kementerian Perdagangan memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp931.033.630.000. Sampai dengan akhir triwulan II, realisasi penyerapan anggaran Sekretariat Jenderal adalah Rp311.120.783.189 atau sebesar 33,42% dari keseluruhan pagu anggaran Sekretariat Jenderal.
Capaian kinerja Setjen pada setengah tahun pertama mampu memberikan optimisme, namun memasuki semester II tahun 2021 Pemerintah menghadapi tantangan peningkatan angka COVID-19 yang membutuhkan peran dan perhatian khusus dari Pemerintah. Menindaklanjuti hal tersebut Sekretariat Jenderal mengkoordinasikan refocusing dan realokasi anggaran Kementerian Perdagangan untuk dimanfaatkan dalam penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Meskipun refocusing anggaran turut mempengaruhi progress pencapaian output dan pelaksanaan kegiatan, Sekretariat Jenderal berkoordinasi dengan seluruh Unit Kerja Eselon I untuk memastikan seluruh sasaran dan target Perjanjian Kinerja tetap dapat tercapai secara optimal.
Adapun beberapa kendala teknis lainnya yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan Sekretariat Jenderal selama triwulan II adalah kerjasama dengan instansi pemerintahan lainnya khususnya dalam mendukung pengukuran realisasi dan capaian kinerja. Oleh karena itu, Sekretariat Jenderal senantiasa tetap berkoordinasi dengan K/L terkait agar dapat memenuhi target capaian kinerjanya. Koordinasi antar unit kerja di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Kementerian Perdagangan juga terus dibina sesuai dengan Grand Design Reformasi Birokrasi Tahun 2010-2025 dan Road Map Reformasi Birokrasi Tahun 2020-2024
Demikian Laporan Triwulan II Tahun 2021 Sekretariat Jenderal ini disusun sebagai instrumen monitoring dan evaluasi kinerja agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk pengembangan dan perbaikan kinerja pada periode-periode mendatang.
LAMPIRAN
Lampiran I:
Lembar Perjanjian Kinerja
Lampiran II:
Matriks Pengukuran Pencapaian
Kinerja Sekretariat Jenderal
Program Dukungan Manajemen Unit Eselon I : Sekretariat Jenderal Periode : Januari - Juni 2021
Sasaran Indikator Kinerja Target Realisasi s.d. Tw. II
Organisasi Nilai 90 94,05 104,5%
Tingkat Kematangan
1 Peningkatan Pengelolaan Perencanaan 16.260.346.000 6.095.734.319 37,49 2 Pengembangan Sumber Daya Manusia dan
Organisasi 18.981.088.000 5.738.000.175 30,23
3 Peningkatan Pengelolaan Keuangan 93.056.728.000 39.531.952.842 42,48 4 Pembinaan Administrasi dan Pelayanan
Pelaksanaan Tugas Kementerian
Perdagangan 84.371.033.000 34.875.452.751 41,34
5 Penyusunan Perangkat dan Pelayanan
Hukum Bidang Perdagangan 8.384.281.000 1.535.075.355 18,31 6 Pengelolaan Pendidikan dan Pelatihan 33.492.594.000 12.947.827.516 38,66 7 Pengelolaan Pengembangan Sumber Daya
Kemetrologian 24.700.155.000 8.011.344.381 32,43
8 Peningkatan Pelayanan Informasi Publik 29.205.733.000 6.461.191.932 22,12
NO KEGIATAN PAGU AWAL REALISASI % 12 Penyelenggaraan Kantor Dagang Ekonomi
Indonesia di Taiwan 86.754.575.000 41.737.212.562 48,11
13 Penyelenggaraan Atase Perdagangan 36.158.378.000 4.412.373.053 12,20 14 Penyelenggaraan Akademi Metrologi 125.203.040.000 4.393.008.985 3,51 15 Penguatan Lembaga Perlindungan
Konsumen Nasional 8.957.020.000 3.250.102.023 36,29
16 Penyelenggaraan Pusat Promosi
Perdagangan Indonesia (ITPC) 10.843.125.000 4.818.569.406 44,44 17 Pelayanan Advokasi Perdagangan
Internasional 77.935.889.000 28.321.172.430 36,34
18 Pengembangan Sistem Informasi
Perdagangan 8.206.964.000 1.657.745.293 20,20
19 Pengelolaan Pendidikan dan Pelatihan
Fungsional dan Teknis Penguji Mutu Barang 51.116.191.000 11.454.139.884 22,41 20 Peningkatan Sarana dan Prasarana
Aparatur Kementerian Perdagangan 5.520.510.000 1.482.673.626 26,86 21 Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan
Tugas Teknis Lainnya Sekretariat Jenderal 196.225.767.000 90.902.250.091 46,33 Total 931.033.630.000 311.120.783.189 33,42
Lampiran III:
Matriks Pengukuran Pencapaian
Kinerja Unit Kerja di Lingkungan
Sekretariat Jenderal
1. Peningkatan Pengelolaan Perencanaan
Unit Kerja Eselon II / Satuan Kerja : Biro Perencanaan
Tahun Anggaran : 2021
Tabel 1
No Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Realisasi
(s.d. Tw II) % Capaian
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Meningkatnya Efektivitas
Penusunan Kinerja dan Anggaran yang Berkualitas
Persentase RKA Berpedoman SOP 10% 5,6% 56,00
Peresentase Penerapan Kualitas Output 10% 6% 60,00
2 Meningkatnya Kualitas Realisasi Kinerja dan Realisasi Anggaran
Persentase Kinerja Output yang Dilaporkan
Tepat Waktu 80% 70% 87,50
Jumlah Rata-Rata Tingkat Revisi Output < 8 Kali 4 100,00 3 Terselenggaranya Perbaikan
Kualitas Kinerja
Nilai Hasil Evaluasi SAKIP Sekretariat
Jenderal Nilai 80 83,051) 103,81
Persentase Hasil Evaluasi Kinerja yang
Ditindaklanjuti 60% 94% 156,67
4 Meningkatnya Kualitas Kerja-sama bersama Pemangku Kepentingan
Persentase Unit yang Memanfaatkan
Kerjasama 70% 35% 50,00
Nilai Akuntabilitas Implementasi Kerja Sama Nilai 60 N/A2) N/A2) 5 Meningkatnya Peluang Akses
Kerjasama
Tersusunnya Informasi Area Kerjasama dan
Stakeholders yang Relevan 100% 50% 50,00
Jumlah Area Kerjasama yang Relevan 3 Area 3 Area 100,00
Tabel 2
Indikator Kinerja Kegiatan Rincian Output Target Kinerja Output (%) Anggaran Kinerja Anggaran (%) Rencana Realisasi Rencana Realisasi
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
− Persentase RKA Berpedoman SOP
− Peresentase Penerapan Kualitas Output
− Jumlah Rata-Rata Tingkat Revisi Output
− Persentase Unit yang Memanfaatkan Kerjasama
− Nilai Akuntabilitas Implementasi Kerja Sama
− Tersusunnya Informasi Area Kerjasama dan Stakeholders yang Relevan
− Jumlah Area Kerjasama yang Relevan
Layanan Perencanaan
Tahunan 1 Layanan 50 50 8.693.114.000 50 31,66
− Persentase Kinerja Output yang Dilaporkan Tepat Waktu
− Nilai Hasil Evaluasi SAKIP Sekretariat Jenderal
− Persentase Hasil Evaluasi Kinerja yang Ditindaklanjuti
Layanan Monitoring dan
Evaluasi Internal 1 Layanan 50 50 2.700.000.000 50 40,48
(tidak ada indikator) Layanan Perkantoran 1 Layanan 50 50 3.357.232.000 50 48,35
Pengadaan Perangkat
Pengelolaan Kepegawaian 1 Persen 75 90 135.560.000 75 82,90
Pelayanan Umum,
Pelayanan Rumah Tangga dan Perlengkapan
1 Persen 50 50 80.868.000 50 62,65
2. Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Organisasi
Unit Kerja Eselon II / Satuan Kerja : Biro Organisasi dan Kepegawaian
Tahun Anggaran : 2021
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Prediksi Capaian (%)
Realisasi
(s.d Tw II) % Capaian
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Meningkatnya Efektifitas Organisasi Kementerian Perdagangan
Persentase SOP Efektif mendukung
Output sesuai tugas dan fungsi 50% 50% 40% 80%
Persentase tindak lanjut kebijakan organisasi dan kepegawaian yang
ditetapkan 50% 50% 50% 100%
Meningkatnya Kinerja ASN Kementerian Perdagangan
Persentase kepuasan Pegawai
terhadap layanan kepegawaian 60% 60% 60% 100%
Persentase pejabat teknis perdagangan yang memenuhi
kompetensi 50% 50% 50% 100%
Persentase jumlah penempatan pegawai yang sesuai dengan
kebutuhan organisasi 50% 50% 50% 100%
Persentase pegawai dengan bobot nilai 5 pada dimensi disiplin Indeks
Profesionalitas ASN - - - -
Persentase pegawai dengan bobot
Output Target
Kinerja Fisik (%)
Anggaran
Kinerja Keuangan (%) Rencana s.d
Tw II
Realisasi s.d Tw II
Rencana s.d Tw II
Realisasi s.d Tw II
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
Layanan Manajemen
Organisasi Layanan 50% 40% 2,240,556,000 50% 27%
Layanan Manajemen
Organisasi Layanan 50% 50% 167,024,000 50% 11%
Layanan Manajemen Sumber
Daya Manusia Orang 60% 60% 5,001,715,000 50% 20%
Layanan Manajemen Sumber
Daya Manusia Orang 50% 50% 3,059,223,000 50% 52%
Layanan Manajemen Sumber
Daya Manusia Orang 50% 50% 1,954,012,000 50% 16%
Layanan Manajemen Sumber
Daya Manusia Orang - - 841,900,000 50% 14%
Layanan Manajemen Sumber
Daya Manusia Orang - - 318,672,000 50% 43%
JUMLAH 13,583,102,000
3. Peningkatan Pengelolaan Keuangan
Unit Kerja Eselon II / Satuan Kerja : Biro Keuangan
Tahun Anggaran : 2021
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Prediksi
Capaian (%)
Realisasi (s.d Tw
II) % Capaian
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Meningkatnya kualitas laporan keuangan yang disampaikan secara lengkap dan tepat waktu
Persentase Laporan Keuangan yang disampaikan secara lengkap dan tepat waktu
98% 40% 90 91,83
Tingkat Optimalisasi Penggunaan PNBP 76% 40% 32,95 43,35
Meningkatnya Akuntabilitas Keuangan Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA)
Nilai 92 40% 79,86 86,80
Indeks Pengelolaan Aset Nilai 80 40% - -
Meningkatnya Kualitas Laporan Penatausahaan dan Pengelolaan BMN yang tertib dan Akuntabel
Persentase Pengelolaan BMN yang tertib fisik dan administrasi
90% 40% 85,64 95,15
Output Target
Kinerja Fisik (%)
Anggaran
Kinerja Keuangan (%)
Rencana Realisasi Rencana Realisasi
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
Layanan Organisasi dan Tata Kelola Internal 1 Layanan 40 31,96 3.289.929.000 40 31,96
Layanan Umum 1 Layanan 40 35,30 1.312.280.000 40 35,30
Layanan Sarana Internal 1 Layanan 40 55,11 353.500.000 40 55,11
Layanan SDM 1 Layanan 40 37,22 115.220.000 40 37,22
Layanan Perkantoran 1 Layanan 40 45,26 87.985.799.000 40 45,26
JUMLAH 93.056.728.000
4. Pembinaan Adminitrasi dan Tugas Pelayanan Pelaksanaan Tugas Kementerian Perdagangan Unit Kerja Eselon II / Satuan Kerja : Biro Umum dan Layanan Pengadaan
Tahun Anggaran : 2021
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja
Kegiatan Target Prediksi Capaian (%)
Realisasi (s.d Tw
II)
%
Capaian Penjelasan Capaian
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
65 20% 20% 100% Indeks fungsionalitas diperoleh dengan mendata jumlah sarana dan prasarana pendukung dalam kondisi baik dibagi jumlah sarana prasarana di Kemendag dikali 100%.
Penilaian ini akan dilakukan pada Triwulan IV 2021.
Sementara pada Triwulan ke-2 fokus kegiatan adalah pemeliharaan Gedung dan Kendaraan Dinas serta Penertiban Aset Rumah Dinas Jabatan. Pada Triwulan ke-3 akan dilakukan inventarisasi sebelum proses penilaian fungsionalitas dapat dilakukan.
Meningkatnya Nilai
83 40% 40% 100% Survei layanan pengadaan barang dan jasa secara rutin dilakukan terhadap PPK yang melaksanakan pengadaan melalui pemilihan oleh Pokja Pemilihan. Sesuai dengan pelaksanaan survei pada periode sebelumnya, penyusunan indikator survei, penyebaran dan pengolahan data akan dilaksanakan pada triwulan III dan IV.
Kemudian, untuk pengolahan data akan dilaksanakan
90% Indikator Nilai Pengawasan Arsip diperoleh dari Audit Eksternal oleh ANRI dan Self Assesment Internal.
Pada bulan Juni, ANRI telah melakukan Audit Eksternal.
Pada bulan Agustus dijadwalkan Self Assesment Internal akan dikirim ke ANRI. Setelah dilakukan sidang Pleno, nilai akhir akan diumumkan pada akhir tahun (TW IV).
Meningkatnya
70 20% 20% 100% Survey kenyamanan dalam penyelenggaraan layanan publik direncanakan akan dilaksakan pada Triwulan IV tahun 2021.
Di sisi lain layanan publik rutin terkait seperti
Operasional dan Pemeliharaan Kantor; Pengoperasian Sarana dan Prasarana Gedung; Layanan Pemeliharaan Gedung dan Bangunan, Peralatan dan Mesin Lainnya, serta Pengelolaan BMN; dan Pengelolaan dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Gedung tetap berlangsung sesuai jadwal dengan realisasi anggaran Januari s.d. Juni 2021 sebesar 50,78%.
Output Target
Kinerja Fisik (%)
Anggaran
Kinerja Keuangan (%)
Rencana Realisasi Rencana Realisasi
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
Layanan Perkantoran 1 layanan 75.228.490.000 44%
Layanan Sarana Internal 1 layanan 0 0
Layanan Organisasi dan Tata Kelola Internal
1 layanan
658.734.000 19,9%
Layanan Umum 1 layanan 7.002.026.000 41,8%
Layanan Umum 1 layanan 21.381.202.000 19,04%
Layanan Sarana Internal 1 layanan 821.838.000 52,5%
Layanan Prasarana Internal 1 layanan 100.000.000.000 0,13%
Jumlah 205.092.290.000 19,9%
5. Penyusunan Perangkat dan Pelayanan Hukum Bidang Perdagangan Unit Kerja Eselon II / Satuan Kerja : Biro Hukum
Tahun Anggaran : 2021
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Prediksi
Capaian (%)
Realisasi (s.d Tw II)
% Capaian
(1) (2) (3) (4) (5)
Meningkatnya Ketersediaan Data, Informasi Kinerja yang Strategis dan Relevan
Persentase Pemberian Kajian Hukum (Legal
Opinion) yang Tepat Waktu 95% 30 31.58
Persentase Peraturan Yang Dipublikasikan Pada
Website JDIH 95% 61.54 64.78
Tersusunnya Regulasi yang Harmonis
dan Tepat Waktu Indeks Reformasi Hukum Indeks 60 30 50
Persentase Penyelesaian Peraturan Perundang-undangan yang tepat waktu dan Sesuai Program
Legislasi 95% 75 78.94
Terwujudnya Kementerian
Perdagangan yang bebas sengketa Persentase Penyelesaian Sengketa yang
diselesaikan 100% 50 50
Output Target Kinerja Fisik (%)
Anggaran Kinerja Keuangan (%)
Rencana Realisasi Rencana Realisasi
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
Data dan Informasi Publik 1 Layanan 50 64.78 461,174,000 50 10.57
Layanan Perkantoran 1 Layanan 50 50 1,665,970,000 50 42.82
Layanan Sarana Internal 18 Unit 50 40 198,000,000 50 -
Layanan SDM 2 Orang 50 45 108,000,000 50 8.78
Layanan Hukum 3 layanan 50 78.94 5,951,137,000 50 14.54
JUMLAH 8,384,281,000
6. Pelayanan Informasi Publik
Unit Kerja Eselon II / Satuan Kerja : Biro Humas
Tahun Anggaran : 2021
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target
Prediksi kuantitas konten informasi yang atraktif
Jumlah rilis dan konten dalam bentuk infografis ataupun video berdasarkan area kerja UKE 1
6 50 76 100
Meningkatkan pemanfaatan media dalam penyampaian informasi
Persentase rilis berita Kemendag yang ditayangkan di media massa
60 50 90 100
Persentase positif di media sosial terkait Kementerian Perdagangan
70 50 80 80
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target
Prediksi waktu dan tepat guna pelayanan publik
Persentase layanan yang sesuai
ketepatan waktu/SLA 80
- - -
Meningkatnya pengelolaan dan dokumentasi informasi publik
Nilai aksesibiliitas informasi publik
75 - - -
Meningkatkan kualitas publikasi informasi Kemendag
Nilai kualitas informasi publik
75 - - -
7. Layanan Advokasi Perdagangan
Unit Kerja Eselon II / Satuan Kerja : Biro Advokasi Perdagangan
Tahun Anggaran : 2021
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Prediksi
Capaian (%) Realisasi (s.d.
Tw II) Capaian (%)
Terwujudnya layanan advokasi hukum perdagangan internasional yang bermanfaat
Persentase pemanfaatan dokumen
non-litigasi 87 45 88 101
Persentase pemanfaatan penyelesaian dokumen litigasi dalam rangka sengketa
perdagangan internasional
100 45 30 66
Output Target
Kinerja Fisik (%)
Anggaran
Kinerja Keuangan (%) Rencana Realisasi
(s.d Tw II) Rencana Realisasi
(s.d Tw II)
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
Persentase pemanfaatan dokumen
non-litigasi 87 45 23 5.568.600.000 45 23,52
Persentase pemanfaatan penyelesaian dokumen litigasi dalam rangka sengketa perdagangan internasional
100 45 8 1.006.260.000 45 8,16
8. Pengelolaan Pendidikan dan Pelatihan
Unit Kerja Eselon II / Satuan Kerja : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perdagangan
Tahun Anggaran : 2021
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Prediksi
Capaian (%)
Persentase SDM yang meningkat kompetensinya setelah mengikuti pelatihan
81%
(267 Peserta)
45% 40,45 %
108 Peserta
49.93%
Output Target Kinerja Fisik (%)
Anggaran Kinerja Keuangan (%)
Rencana Realisasi Rencana Realisasi
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
Pelatihan Teknis Pelaku UMKM
Sektor Perdagangan 90 Peserta 25 0 188.925.000 25 0
Pelatihan Dasar CPNS
Kementerian Perdagangan 222 Peserta 65 54,05
(120 Peserta)
1,202,106,000 65 2,22
(26.700.000) Pelatihan Teknis Aparatur
Kementerian Perdagangan 860 Peserta 55 123,95
(1066 Peserta)
2,058,576,000 55 13,78
(283.733.500) Pelatihan bagi Pegawai Non
Aparatur Kementerian Pelatihan Teknis Aparatur Daerah
Bidang Perdagangan 60 Peserta 0 0 377,750,000 0 0
Monitoring dan Evaluasi Pasca
Pelatihan Aparatur 1 Kegiatan 0 0 113,866,000 0 2,10
(2.399.880) Tindaklanjut dan Pendampingan
Pasca Pelatihan Non Aparatur 1 Kegiatan 0 0 54,806,000 0 0
JUMLAH 4.727.228.000 45 10,86
9. Pengelolaan Pengembangan Sumber Daya Kemetrologian
Unit Kerja Eselon II / Satuan Kerja : Pusat Pengembangan SDM Kemetrologian
Tahun Anggaran : 2021
Kegiatan: Pengelolaan Pengembangan Sumber Daya Kemetrologian
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Prediksi Capaian (%)
Realisasi
(s.d Tw II) % Capaian
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Meningkatnya Kuantitas dan Kualitas Pengembangan Sumber Daya di Bidang Kemetrologian
Persentase SDM Kemetrologian yang meningkat
kompetensinya 80 persen 40 0 0
Persentase hasil pengembangan teknologi di bidang
Kemetrologian yang sesuai target capaian 80 persen 25 - -
Persentase Nota Kesepahaman yang ditindaklanjuti 75 persen 50 100 133
Tingkat pelayanan pengembangan sumber daya
kemetrologian Nilai 4,1 40 - -
Kegiatan: Penyelenggaraan Akademi Metrologi
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Prediksi Capaian (%)
Realisasi
(s.d Tw II) % Capaian
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Tersedianta tenaga terampil di bidang kemetrologian yang kompeten dan siap kerja
Persentase lulusan yang bekerja di bidang metrology,
instrumentasi dan perdagangan 60 persen 25 50 persen 83,3
Jumlah penelitian yang dipublikasikan di proceeding seminar nasional, seminar internasional dan/atau jurnal nasional
5 penelitian 45 4 penelitian 80
Jumlah Kerjasama di bidang metrology, instrumentasi
10. Peningkatan Penyelidikan Tindak Pengamanan (safeguards)
Unit Kerja Eselon II / Satuan Kerja : Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia
Tahun Anggaran : 2021
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target
Prediksi Capaian
(%)
Realisasi
(s.d Tw II) % Capaian
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Meningkatnya kualitas penyelidikan tindakan pengamanan perdagangan (Safeguard) sesuai dengan ketentuan yang berlaku
Jumlah penanganan penyelidikan tindakan pengamanan perdagangan
(Safeguard) 7 50 7 100
Prosentase Rekomendasi Kebijakan Tindakan Pengamanan Perdagangan
Yang Ditindaklanjuti Oleh Stakeholder 100% 50 14,29 14,29
Output Target
Kinerja Fisik (%)
Anggaran
Kinerja Keuangan (%) Rencana
s.d.Tw II Realisasi
s.d. Tw II Rencana
s.d. Tw II Realisasi s.d. Tw II
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
Penanganan penyelidikan tindakan pengamanan perdagangan (Safeguard)
7 penanganan
50
22.87
977,893,878
50 34.73
Rekomendasi Kebijakan Tindakan Pengamanan
Yang Ditindaklanjuti Oleh Stakeholder 100%
Layanan perkantoran 12 bulan 47.52
1,882,982,299
11. Pengembangan Sistem Informasi Perdagangan
Unit Kerja Eselon II / Satuan Kerja : Pusat Data dan Informasi
Tahun Anggaran : 2021
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan
Target Prediksi Capaian (%)
Realisasi
(s.d Tw II) % Capaian
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Meningkatnya Efektifitas transformasi Digital
Indeks Implementasi TIK dalam Layanan
Predikat baik 75 100 100
Meningkatnya Integritas Sistem Penunjang Kinerja Teknis Perdagangan
Jumlah Implementasi Integrasi Sistem
Informasi Perdagangan Jumlah 15 60 16 106,7
Output Target
Kinerja Fisik (%)
Anggaran
Kinerja Keuangan (%)
Rencana Realisasi Rencana Realisasi
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
Layanan Teknologi
Informasi dan Komunikasi
Predikat
baik 75 100 43.169.928.000 50 23,47
1. Layanan Data dan Informasi
2. Layanan LPSE
Jumlah
15 60 106,7 3.750.633.000 50 2,87
12. Penanganan Isu Strategis Perdagangan Lintas Sektor
Unit Kerja Eselon II / Satuan Kerja : Pusat Penanganan Isu Strategis
Tahun Anggaran : 2021
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Prediksi Capaian (%)
Realisasi (s.d Tw II)
% Capaian
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Tersedianya rekomendasi sebagai bahan perumusan penanganan isu-isu strategis lintas sektor yang berdampak terhadap perdagangan
Persentase Rekomendasi penanganan isu-isu strategis lintas sektor yang berdampak terhadap perdagangan
100 Persen 50 33 67
Persentase Rekomendasi yang ditindaklanjuti oleh Stakeholder
80 Persen 5 5 100
Terwujudnya kolaborasi penanganan isu strategis lintas sektor yang berdampak terhadap perdagangan
Persentase capaian kegiatan yang mendukung sasaran Kementerian Perdagangan
80 Persen 20 40 200
Persentase Capaian Program Prioritas Nasional Kementerian Perdagangan yang dipantau oleh Kantor Staf Presiden (KSP)
80 Persen 25 50 200
Nilai substansi laporan Perwakilan Perdagangan di Luar Negeri yang disampaikan melalui e-simppel
80 Nilai 10 10 100
Output Target
Kinerja Fisik (%)
Anggaran
Kinerja Keuangan (%)
Rencana Realisasi Rencana Realisasi
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
Rekomendasi Penanganan Isu Strategis Lintas Sektor yang Berdampak terhadap Perdagangan
6
Rekomendasi 50 33 1.812.154.000 40 19
Tindaklanjut Rekomendasi Penanganan Isu Strategis Lintas Sektor yang Berdampak
terhadap Perdagangan
5
Rekomendasi 40 20 262.100.000 30 10
Monitoring capaian kegiatan yang mendukung sasaran Kementerian Perdagangan
4 Dokumen 50 50 329.460.000 45 10
Monitoring Capaian Program Prioritas Nasional Kementerian Perdagangan yang dipantau oleh Kantor Staf Presiden (KSP)
4 Dokumen 50 50 404.600.000 45 15
Monitoring laporan perwakilan
perdagangan di luar negeri 4 Dokumen 50 50 1.121.798.000 30 10
13. Penguatan Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional
Unit Kerja Eselon II / Satuan Kerja : Badan Perlindungan Konsumen Nasional
Tahun Anggaran : 2021
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Prediksi Capaian (%)
Realisasi (s.d Tw II)
% Capaian
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Meningkatnya Transaksi dan Efektifitas
Perlindungan Konsumen Persentase Saran dan
Pertimbangan Kepada
Pemerintah yang dimanfaatkan
20% 50 120 240
Persentase Informasi
Perlindungan Konsumen yang
Disebarluaskan 100% 50 50 100
Persentase Pengaduan
Konsumen yang diselesaikan 45% 50 356 712
Persentase Keberdayaan Lembaga Perlindungan Konsumen Yang Aktif
25% 50 60 120
Keterangan:
1. Dalam 1 Kajian/Telaahan Isu Aktual terdapat beberapa rekomendasi yang diberikan kepada Pemerintah (Kementerian/Lembaga).
2. Penerimaan pengaduan meningkat seiring semakin banyaknya saluran yang dibuka dalam menerima pengaduan.
Output Target
Kinerja Fisik (%)
Anggaran
Kinerja Keuangan (%)
Rencana TW 2 Realisasi TW 2 Rencana TW 2 Realisasi
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)
Saran dan Pertimbangan Kepada Pemerintah dalam rangka Perlindungan Konsumen
10
Rekomendasi 50 120 Rp.1.000.000.000.- 50 53.89
Informasi di bidang Pelrindungan
Konsumen 1 Layanan 50 50 Rp.1.000.000.000.- 50 31.91
Menerima dan Menangani Pengaduan Mengenai Perlindungan Konsumen
750
Pengaduan 50 356 Rp.1.000.000.000.- 50 59.43
Pemberdayaan Lembaga Perlindungan Konsumen
5
Forum 50 60 Rp.1.000.000.000.- 50 46.30
Sarana Internal 49 Layanan 50 50 Rp.1.620.284.000.- 50 15
Prasarana Internal 1 Layanan 50 50 Rp.200.000.000.- 50 62.06
Dukungan Manajemen Satker 1 Layanan 50 21.36% Rp.5.022.841.000.- 50 50.49
JUMLAH Rp.10.843.125.000.-
14. Penyelidikan Kasus Dumping dan Subsidi
Unit Kerja Eselon II / Satuan Kerja : Komite Anti Dumping Indonesia
Tahun Anggaran : 2021
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Target Prediksi Capaian (%)
Realisasi (s.d Tw I)
% Capaian
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Melakukan Penanganan Anti Dumping /Tindakan Sesuai dengan Kententuan Anti Dumping/ Tindakan Imbalan Yang Berlaku
Melakukan penyelidikan Kasus Anti Dumping dan Tindakan Imbalan (analisa data impor, asistensi, pra penyelidikan, penyelidikan, rekomendasi penyelidikan)
8 Kasus 90 8 100
Melakukan analisa dampak pengenaan Bea Masuk Anti
Dumping (BMAD) 1 laporan 1 1 100
Rancangan kebijakan ketentuan
Anti Dumping 1 laporan 0 0 0
Output Target
Kinerja Fisik (%)
Anggaran
Kinerja Keuangan (%)
Rencana Realisasi Rencana Realisasi
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13)