A. Jurnal Penutup (Closing Entry)
B. Neraca Saldo Setelah Penutupan
C. Jurnal Pembalik
(Reversing Entry)
Apakah Anda telah memahami materi Bab 1? Jika belum, tanyakan kepada teman Anda bagian yang belum dipahami. Jangan malu untuk bertanya, karena bertanya adalah kunci untuk membuka ilmu. Pada saat mempelajari materi Bab 1, Anda telah memulai sebuah proses akuntansi yang berujung pada pembuatan laporan keuangan (financial statement). Namun, prosesnya tidak hanya sampai pada laporan keuangan (financial statement), tetapi ada beberapa hal yang harus dilakukan setelah itu.
Pernahkah Anda membayangkan sebuah toko atau warung yang menghitung laba/ruginya dalam satu bulan? Bagaimana cara menghitung biaya yang telah dikeluarkan? Bagaimana menghitung pendapatan usaha? Kemudian, kapan/berapa/laba/rugi yang terjadi pada waktu tersebut? Apakah hal itu semua diperhitungkan lagi pada perhitungan keuangan yang akan datang? Untuk mengetahui hal tersebut, Anda pelajari materi pembelajaran pada Bab 2 ini. Pada bab ini, Anda akan mengetahui cara memperhitungkan hal-hal tersebut. Dan proses akhir ini disebut dengan penutupan. Tahukah Anda bagaimana melakukan penutupan untuk akuntansi untuk perusa haan dagang?
Jurnal penutup, akun nominal, dan jurnal pembalik
Kata Kunci
Pelajari dan pahami materi penutupan siklus akuntansi untuk perusahaan dagang. Dengan mempelajari materi tersebut Anda dapat melakukan proses penutupan siklus akuntansi untuk perusahaan dagang.
Apa Manfaat Bagiku?
Sumber:Tempo, 5-11 Januari 2004
Tahap penutupan dilakukan untuk menutup akun-akun sementara agar pada periode berikutnya memiliki saldo nol.
Bab
2
Pada Bab 1, telah dibahas Siklus Akuntansi untuk Perusahaan Dagang mulai dari pencatatan, posting jurnal ke buku besar, membuat neraca saldo, neraca lajur, jurnal penyesuaian, dan laporan keuangan. Apakah setelah laporan keuangan disusun, siklus akuntansi sudah selesai? Jawabannya belum karena masih harus dilakukan tahap penutup an siklus akuntansi perusahaan dagang dengan membuat jurnal penutup.
Ayat jurnal penutup (closing journal entry) adalah ayat jurnal yang digunakan untuk meng hilang kan saldo akun sementara agar dapat digunakan untuk transaksi akuntansi periode berikutnya. Akun pendapatan dan beban merupakan akun sementara. Oleh karena itu, pada akhir periode nilai kedua akun tersebut harus dijadikan nol. Pengambilan pribadi (prive) juga merupakan akun sementara yang harus ditutup pada akhir periode.
Jurnal penutup untuk akun sementara, yaitu sebagai berikut.
1. Menutup Seluruh Akun Pendapatan
Pendapatan utama perusahaan dagang diperoleh dari pen jualan. Oleh karena itu, akun penjualan ditutup dengan mendebet akun penjualan dan mengkredit akun ikhtisar laba/rugi. Jurnal penutup yang dibuat untuk memindahkan akun pengurang pen jualan, yaitu sebagai berikut.
Penjualan Rpxxxxx Retur penjualan
dan pengurangan harga Rpxxxxx
Potongan penjualan Rpxxxxx
Adapun jurnal untuk menutup penjualan bersih, yaitu sebagai berikut.
Penjualan Rpxxxxx
Ikhtisar laba/rugi Rpxxxxx
2. Menutup Seluruh Akun Beban
Pembelian termasuk beban utama yang dikeluarkan perusaha- an dagang untuk memperoleh barang dagangan. Oleh karena itu, pembelian atau harga pokok penjualan ditutup ke akun ikhtisar laba/ rugi. Jurnal untuk memindahkan akun pengurang dan penambah pembelian, yaitu sebagai berikut.
Retur pembelian
dan pengurangan harga Rpxxxxx
Potongan pembelian Rpxxxxx
Pembelian Rpxxxxx
Pembelian Rpxxxxx
Beban angkut pembelian Rpxxxxx
Adapun jurnal untuk menutup pembelian bersih, yaitu sebagai berikut.
Ikhtisar laba/rugi Rpxxxxx
Pembelian Rpxxxxx
A
Jurnal Penutup (Closing Entry)
Logika Ekonomi
Dalam bentuk apa saja pemilik dapat melakukan pengambilan pribadi dari perusahaan?
• Jurnal penutup akun pendapatan • Jurnal penutup akun beban • Jurnal penutup akun laba atau rugi • Jurnal penutup akun pengambilan
pribadi (prive)
Akun beban operasional lainnya ditutup dengan cara meng- kreditkan jumlah beban yang ada dalam laporan laba/rugi karena saldo normal akun beban di sebelah debet. Sebaiknya diurutkan dari nilai beban terbesar sampai nilai beban terkecil. Jurnal penutup yang dibuat, yaitu sebagai berikut.
Ikhtisar laba/rugi Rpxxxxx
Beban gaji Rpxxxxx
Beban bunga Rpxxxxx
Beban asuransi Rpxxxxx
3. Menutup Laba atau Rugi
Selisih antara ikhtisar laba/rugi sisi debet dan sisi kredit ditutup ke akun modal. Jika selisih ikhtisar laba/rugi di sebelah debet, berarti perusahaan memperoleh laba. Jurnal penutup yang dibuat, yaitu sebagai berikut.
Ikhtisar laba/rugi Rpxxxxx
Modal Rpxxxxx
Jika selisih ikhtisar laba/rugi di sebelah kredit, berarti per- usahaan menderita kerugian. Jurnal penutup yang dibuat, yaitu sebagai berikut.
Modal Rpxxxxx
Ikhtisar laba/rugi Rpxxxxx
4. Menutup Akun Pengambilan Pribadi (Prive)
Pengambilan pribadi bersaldo normal di sebelah debet. Oleh karena itu, penutupan dibuat dengan mengkreditkan akun tersebut seperti berikut.
Modal Rpxxxxx
Pengambilan pribadi (prive) Rpxxxxx
Jika jurnal penutup telah dibuat, akun-akun yang dibuatkan jurnal penutup akan memiliki saldo yang berbeda dengan jumlah sebelum jurnal penutup, yaitu memiliki saldo nol. Oleh karena itu, perubahan yang diakibatkan jurnal penutup tersebut harus di-posting ke buku besar. Cara mem-posting jurnal penutup sama dengan cara mem-posting jurnal khusus ke buku besar atau mem-posting jurnal umum ke buku besar, yaitu seperti berikut.
Perkiraan prive terdapat di neraca saldo Rp100.000,00. Ayat jurnal penutupnya adalah .... a. Prive Rp100.000,00 Laba/rugi Rp100.000,00 b. Prive Rp100.000,00 Modal Rp100.000,00 c. Laba/rugi Rp100.000,00 Prive Rp100.000,00 d. Modal Rp100.000,00 Prive Rp100.000,00 e. Modal Rp100.000,00 Laba/rugi Rp100.000,00 Pembahasan:
Sesuai dengan prosedur penu- tupan siklus akuntansi, untuk menutup perkiraan prive dilakukan dengan cara mendebet perkiraan modal sehingga ayat jurnal penu- tup yang dibuat adalah modal di debet dan prive di kredit sebesar Rp100.000,00. Jawaban: d Sumber: Soal-Soal SPMB 2002
Soal SPMB
Modal 500.000,00Pengambilan Pribadi (prive)
500.000,00
2007
Agustus 31 Modal
Pengambilan pribadi (prive) (Jurnal penutup)
Rp500.000,00 –
– Rp500.000,00
Jurnal penutup untuk kasus Perusahaan Surya Sejati, yaitu sebagai berikut.
Perusahaan Surya Sejati Jurnal Penutup Per 31 Desember 2007
Buatlah kelompok maksikmal tiga orang siswa (terdiri atas laki-laki dan perempuan). Simaklah dengan cermat artikel berikut.
Sistem Pembayaran Melalui Internet dalam Berbisnis Secara Online
Meningkatnya penerimaan internet oleh masyarakat yang ditandai dengan melonjaknya pelanggan, baik pebisnis maupun konsumen, sekarang mendorong munculnya suatu tuntutan pelayanan internet yang melebihi dari apa yang bisa diperoleh dari dunia nyata. Ini meliputi kesempatan untuk membeli dan menjual barang-barang komoditi secara online dari jarak jauh. Salah satu hal terpenting dalam bisnis melalui internet adalah bagaimana keuntungan dapat diperoleh secara aman dan mudah. Saat ini muncul beberapa sistem pembayaran online melalui internet untuk melayani kebutusan bisnis online.