Cara Yang Tidak Benar
PENYAKIT PADA KESADARAN MANUSIA
Sebenarnya masih ada lagi penyakit yang lebih berbahaya dari apa yang disampaikan di atas, yaitu ketika akibat gangguan makhluk jin tersebut berakibat merusak alam kesadaran manusia, merusak jaringan otak secara medis (fisik) sehingga fungsi otak menjadi tidak normal. Dengan penyakit itu manusia akan menjadi gila, menjadi kehilangan jati diri, kehilangan harga kehormatan, baik diri pribadi maupun keluarga dan bahkan garis keturunan.
Di dunia menjadi manusia yang tidak berguna lagi yang akhirnya terbuang di pinggir jalan. Dia berjalan sepanjang jalan bukan sebagai manusia, hanya sebagai seonggok daging hidup yang tidak bertuan, sehingga sedikitpun tidak akan membawa kemanfaatan bagi kehidupan di sekelilingnya kecuali hanya sebagai pelajaran bagi hati yang mampu mengambil pelajaran. Ketika manusia sudah menjadi seperti itu, berarti dia menjadi makhluk yang paling hina melebihi makhluk yang manapun.
“RUQYAH” dampak dan bahayanya - 185
Gangguan makhluk jin yang dapat berakibat seperti yang disebutkan di atas, kadang- kadang dimulai dengan terbitnya suara bisik- bisik di dalam hati. Bisikan itu kadang-kadang dengan melafatkan kalimat thoyyibah, dengan kalimat “Lailaha Illallah” umpamanya atau kalimat thoyyibah yang lainnya (sebagaimana yang telah disampaikan pada pembahasan terdahulu).
Sebelum datangnya bisikan itu biasanya dengan diawali datangnya suara yang tidak tentu arahnya—seakan datang dari kejauhan kemudian mendekat dan semakin mendekat—yang terdengar seakan-akan melalui arah pendengaran padahal bukan dari pendengaran. Suara itu kadang-kadang seperti suara lonceng berbunyi, seperti suara terompet dan suara yang lain- lainnya yang menusuk kepada wilayah kesadaran manusia, yang semakin lama semakin menusuk. Ketika keaadan manusia sudah menjadi antara sadar dan tidak sadar, akhirnya manusia itu ditarik oleh sesuatu ke dalam alam bawah sadar. Selanjutnya, kalimat dzikir itu mulai terbit dari dalam hati. Yang asalnya pelan semakin lama semakin keras yang akhirnya manusia tidak bisa lagi menguasai dirinya.
Ketika kesadaran manusia itu sudah benar- benar dikuasai oleh bisikan suara dzikir itu,
selanjutnya bisikan itu keluar melalui suara manusia tersebut dengan terus menerus tanpa dapat diberhentikan kecuali berhenti sendiri. Kalau sudah seperti itu, manusia itu harus mendapatkan penjagaan yang kuat oleh orang- orang yang ada di sekelilingnya, kalau tidak, bisa- bisa seisi rumah menjadi hancur karena akan di rusak olehnya.
Apabila seseorang sedang dikuasai suara- suara tersebut dalam keadaan sadar, artinya dia masih dapat merasakan apa yang terjadi serta sadar bahwa saat itu jiwanya sedang ada yang menguasai akan tetapi tidak dapat berbuat apa, berarti dia berada pada keadaan yang sangat membahayakan bagi jaringan otaknya. Apabila orang tersebut tidak cepat mendapatkan penanganan yang baik dan benar, kemungkinan kerusakan pada jaringan itu otak sangat kuat. Hal tersebut, karena yang terjadi setelah itu, orang tersebut akan mengalami kebingungan dan keraguan yang menghantui setiap gerak dan kemauannya secara terus-menerus.
Selanjutnya kebingungan itu sedikit demi sedikit akan merusak jaringan otak orang tersebut yang dapat menyebabkannya menjadi gila. Keadaan itu bukan sekedar seperti orang tidak sadar akibat dikuasai makhluk jin seperti gejala
“RUQYAH” dampak dan bahayanya - 187
awal yang menimpa dirinya, melainkan sudah benar-benar menjadi orang gila.
Apabila orang yang sedang dikuasai suara tersebut dalam kondisi tidak sadar. Dia tidak merasakan apa yang sedang terjadi tersebut, maka dia bagaikan orang tidur saja. Kejadian yang sedang menimpa itu tidak terrekam di dalam memori otaknya sehingga tidak menjadikan sebab timbulnya kebingungan dan keraguan yang berkepanjangan. Tidak menjadikannya trauma yang dapat menimbulkan sumber penyakit lanjutan yang dapat merusak jaringan otaknya.
Adakalanya bisikan-bisikan itu menjadikan sebab terbitnya rasa takut yang berlebih-lebihan pada manusia sehingga manusia itu menjadi tidak berani berbuat apa-apa. Serba ragu dan serba khawatir, terlebih ketika berdiri di hadapan orang banyak. Meski orang banyak itu bawahan yang biasa dipimpin di kantornya. Akibatnya, lama-lama hidupnya menjadi terkucil dan terasing di tengah masyarakat.
Dalam keadaan biasa, di saat berkumpul dengan keluarganya di rumahnya, dia seperti orang yang tidak sakit, tidak terlihat ada tanda- tanda penyakit pada dirinya. Namun lain halnya
ketika sedang menghadapi orang lain, langsung sekujur tubuhnya menjadi gemetaran tanpa sebab dan alasan yang logis. Keringat dingin keluar sampai membasahi baju dan pakaian. Akibatnya, lama-lama kepercayaan dirinya menjadi hilang. Padahal dahulunya tidak apa-apa, bahkan justru biasa memimpin orang banyak. Keadaan seperti ini kalau tidak segera mendapatkan pengobatan dengan benar dan tepat, lambat-laun akan dapat mengakibatkannya menjadi gila.
Menghadapi penderita penyakit seperti ini tergolong susah. Sebabnya penderita itu kerapkali sulit untuk diajak berobat dengan dua alasan: Pertama, dia tidak merasa punya penyakit. Kedua memang dia tidak berani mengahadapi kenyataan hidupnya. Takut aib itu diketahui orang.
Penyakit seperti ini memang gejalanya seperti penyakit orang sakit jiwa secara medis. Namun penyebabnya kadang-kadang datang dari fenomena non medis atau dari dimensi jin. Oleh sebab itu, cara pengobatannya seyogyanya tidaklah hanya secara medis saja melainkan juga secara spiritual kepada yang ahlinya. Karena kalau sampai terlambat diobati, gejala-gejala itu akan benar-benar merusak jaringan otaknya orang tersebut.
“RUQYAH” dampak dan bahayanya - 189
Contoh-contoh kejadian yang disampaikan di atas hanyalah sebagian kecil dari kejadian- kejadian yang ada di tengah masyakarakat. Masih sangat banyak jenis contoh kejadian lain yang tidak mungkin dapat tertulis semuanya di dalam buku kecil ini. Wal hasil, akibat gangguan makhluk jin itu dapat menyebabkan seorang manusia benar-benar menjadi gila.
Pelaksanaan “ruqyah” terhadap orang yang sadar menjadi tidak sadar, menjerit-jerit dengan keras kemudian muntah-muntah dan kencing di tempat. Orang diruqyah dengan cara seperti itu bisa berakibat gila. Sebab penguasaan setan jin atas diri orang yang sedang tidak sadar itu, pusatnya tepat di wilayah kesadaran mereka.
PENYAKIT