BAB III PROSES PERWAKAFAN DAN STRATEGI
B. Tanah Wakaf Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota
1. Penyebaran tanah wakaf Pimpinan Daerah
a. Tanah Wakaf di Sidorejo
Hasil wawancara dengan Bapak Surono selaku petugas TU
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Salatiga, bahwa aset tanah
wakaf yang dimiliki oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota
Salatiga yang berada di daerah Sidorejo, tepatnya beramalat di Jl.
Kauman No 32 desa Sidorejo Lor Kota Salatiga adalah salah satu tanah
yang diwakafkan oleh Ibu Soelasmi binti Paiman dengan luas tanah ±
450 M². Tanah tersebut bersertifikat tanah wakaf dengan nomor hak
milik 624 menurut akta Ikrar Wakaf tanggal 15 Juli 1992 No.
Kec Kota Salatiga yang dipergunakan untuk tempat sosial permintaan
dari si wakif.
Selain itu, tanah wakaf yang lokasinya sama tepat didepannya
dengan sertifikat hak milik no 565 dari keluarga Hj. Rahmah Sanyoto
selaku wakif dengan luas tanah ± 720 M², diwakafkan untuk asrama
yatim piatu berdasarkan akta ikrar wakaf tanggal 3 Juli 1995 No.
BA.03.2/5/VIII/1995 yang dibuat oleh Nuhdin kepala Kantor Urusan
Agama/PPAIW Kec. Sidorejo.
Sedangkan pihak Muhammadiyah selaku penerima wakaf
menunjuk beberapa orang dari pengurus untuk menjadi nadzir dalam
proses penerimaan tanah wakaf, yaitu M. Bilal, H. Tohari, Surono,
Mulyoto dan Rahman untuk menjadi nadzir menerima wakaf dari Ibu
Sulasmi, serta tanah wakaf dari keluarga Hj. Rahmah Sanyoto diterima
dengan nadzir yang ditunjuk meliputi, M. Bilal, H. Tohari,
Surono,Imam Sumarno dan Mahrus LA. Letak tanah wakaf di Kauman
ini terbilang sangat strategis sebab berada disamping jalan alternative
untuk pengguna jalan menuju jantung Kota Salatiga, sehingga bagi
orang yang melintas jalan tersebut akan langsung dapat mengetahui
kondisi sekitar.
Dengan melihat kondisi yang telah sedikit digambarkan diatas,
maka prospek tanah wakaf ini sangat bagus untuk dikelola kedepannya,
karena memang tata letak tanah yang strategis berada di Salatiga kota
tanah wakaf tersebut yang tentunya kedepannya dapat terus
dikembangkan.
Penjelasan : Batas tanah ini
Gampar 3.2 Denah Tanah Sesuai Dengan Sertifikat Tanah Wakaf No. 624
Penjelasan : Batas tanah ini
Gampar 3.3 Denah Tanah Sesuai Dengan Sertifikat Tanah Wakaf No. 565 b. Tanah Wakaf di Nanggulan
Wawancara dengan Hj Haiyinah Djaelani (sebagai istri/pewaris
Djaelani alm) selaku wakif tentang Sebidang tanah seluas ± 207 m²
yang beralamat di Nanggulan No 29 Kelurahan Kutowinangun
Kecamatan Tingkir Salatiga adalah salah satu aset tanah yang dimiliki
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Salatiga.
Tanah yang telah berdiri sebuah bangunan permanen dengan
status sertifikat tanah wakaf dengan nomor hak milik 2191 menurut
Sudarwo Sudarwo Jl.Kauman Marfu’ah Karsodihardjo Abdul Jalil Djadjuli S u d a rw o Slamet Rahardjo Sudarwo Mardjono
akta Ikrar Wakaf tanggal 20 September 1986 yang dibuat oleh PPAIW
Kec Kota Tingkir yang dipergunakan untuk tempat pendidikan TK.
Berdasarkan pengamatan langsung dilapangan bahwa lembaga
pendidikan TK ini sangat berpotensi untuk rekrutmen anak-anak kecil
untuk belajar dikarenakan memang posisinya sangat strategis
ditengah-tengah perkotaan yang belum berdiri lembaga pendidikan TK di daerah
yang berada disamping jalan utama tersebut. Sehingga untuk
kedepannya dapat selalu mencerdaskan anak-anak didik sehingga dapat
menjadi anak yang berguna.
Penjelasan : Batas tanah ini
Gampar 3.4 Denah Tanah Sesuai Dengan Sertifikat Tanah Wakaf No. 2191 c. Tanah Wakaf di Sinoman
Aset tanah wakaf yang dimiliki oleh Pimpinan Daerah
Muhammadiyah Kota Salatiga yang berada di daerah Sidorejo lainnya,
yaitu tepatnya berada diamalat Jl. Imam Bonjol No No. 45 A kelurahan
Sidorejo Lor Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga adalah salah satu tanah
yang diwakafkan oleh Bapak H. Moh. Ramly Hanafie dan istrinya Ibu
Hj. Siti Rohana dengan luas tanah ± 175 M². Tanah yang bersertifikat
tanah wakaf dengan nomor hak milik 3302 menurut akta Ikrar Wakaf
Jl n . T an g g u la y u Wiryo taruno B.Karto dimedjo Parto
tanggal 6 Oktober 1227 No. BA 032/20/X.Tahun 1992 yang dibuat
oleh Nuhdin PPAIW Kantor Urusan Agama Kec Sedorejo Kota
Salatiga yang dipergunakan untuk tempat Lembaga Pendidikan TK
Aisyiah.
Namun berdasarkan rapat dari pengurus Muhammadiyah yang
mempertimbangkan bahwa saat itu belum ada asrama panti asuhan
puteri, maka penggunaan tanah wakaf ini dialih fungsikan sebagai
asrama panti asuhan puteri ‘Aisyiah. Sesuai dengan kesepakatan dari si
wakif, maka tanah wakaf yang diterima oleh Pengurus Muhammadiyah
dengan nadzir yang ditunjuk adalah Bapak Imam Sumarno, H. Moh
Toehari, dan Drs. Mu’inun akhirnya pengelolaan tanah wakaf tersebut
digunakan sebagai asrama panti asuhan puteri ‘Aisyiah hingga saat ini,
hasil wawancara dengan Bapak Sulaiman Ghofar S selaku pengasuh
panti asuhan puteri Aisyiah.
Dilihat dari letak geografisnya, tanah wakaf yang berada
disamping jalan utama, sangat berpotensial untuk digunakan amal
sosial dalam menyantuni anak yatim, fakir miskin dan anak yang
terlantar. Terbukti dengan adanya setiap tahun jumlah anak yang
tinggal diasrama selalu bertambah.
Hm. 74 Sah Ja la n Tanah Yason H m . 7 1 S a h T a n a h Y as o n
Penjelasan : Batas tanah ini
Gampar 3.5 Denah Tanah Sesuai Dengan Sertifikat Tanah Wakaf No. 3302 d. Tanah Wakaf di Bugel
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Salatiga memiliki aset
tanah wakaf yang berada di daerah Kecamatan Sidorejo, tepatnya
beramalat di Dukuh Krajan, Kelurahan Bugel 01/02 Kecamatan
Sidorejo Kota Salatiga yakni tanah yang diwakafkan oleh Nusaernie
Irsyam dengan sebidang tanah seluas ± 263 M². Tanah yang
bersertifikat tanah wakaf dengan nomor hak milik 00003 menurut akta
Ikrar Wakaf tanggal 19 Desember 2002 No. K.01/BA.00/079/2003
yang dibuat oleh PPAIW Kec Kota Salatiga yang dipergunakan untuk
pendidikan agama Islam dari wakif.
Sedangkan pihak Muhammadiyah selaku penerima wakaf
menunjuk beberapa orang dari pengurus untuk menjadi nadzir dalam
proses penerimaan tanah wakaf, yaitu Kamali, BA, Sardi, SPd, M.
Thoha. Drs. Mu’inun, dan Mansuri.
Namun hingga saat ini satus tanah wakaf di Bugel masih
tergolong lahan kosong, sebab dari pihak Muhammadiyah selaku
pengelola belum dapat memanfaatkan tanah wakaf tersebut sesuai
dengan niatan si wakif dikarenakan kondisi tanah tidak strategis untuk
pengurus Muhammadiyah terkait dengan status tanah wakaf di Bugel
akan dikelola jikalau kondisi sudah memungkinkan untuk didirikan
tempat pendidikan. Data diperoleh dari Bapak Badwan dulu menjabat
sebagai ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Salatiga dua
periode 2001-2010 sekarang sebagai Pembina Majlis Pelayanan Sosial
dan Pembina Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting.
Penjelasan : Batas tanah ini
Gampar 3.6 Denah Tanah Sesuai Dengan Sertifikat Tanah Wakaf No. 00003 e. Tanah Wakaf di Mangunsari
Yang selanjutnya Aset tanah wakaf lainnya yang dimiliki oleh
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Salatiga adalah tanah wakaf
yang berada di daerah Jl. Dk. Cabean, Mangunsari Kota Salatiga.
Tanah ini merupakan tanah wakaf dari Much Suryani Ma’ruf.
Tanah dengan nomor sertifikat 1980 dengan luas tanah ± 104 M²
yang telah didaftarkan sebagai tanah wakaf pada tanggal 19 Februari
1991 berdasarkan akta Ikrar wakaf No. W.2/25/K/1991 Tgl. 20-2-1991
yang dibuat oleh PPAIW Kec. Kota Salatiga diwakafkan untuk
pembangunan Mushola dari si wakif, dengan nadzir bapak Muh. Tasrif,
Abdul Rohman, dan M. Fatkhurohman.
Bambang Ja la n Jalan Achmad
Tanah yang telah berdiri bangunan tegak sebuah masjid sangat
bermanfaat bagi masyarakat sekitar, terbukti dengan adanya berbagai
kegiatan yang telah dilangsungkan dimasjid tersebut, seperi tempat
ibadah serta digunakan sebagai tempat pendidikan keagamaan TPQ
untuk anak-anak. Selin itu juga digunakan sebagai tempat dakwah
dengan dilangsungkannya pengajian yang dilakukan setiap minggu di
masjid tersebut.
Penjelasan : Batas tanah ini
Gampar 3.7 Denah Tanah Sesuai Dengan Sertifikat Tanah Wakaf No. 1980 f. Tanah Wakaf di Tegalrejo
Selanjutnya Sebidang tanah seluas ± 400 m² dengan status
sertifikat tanah wakaf dengan nomor hak milik 238 yang beralamat di
Jl. Kentengraya RT 04/ RW 05 kelurahan Tegalrejo Kecamatan
Argomulyo Salatiga adalah salah satu aset tanah yang dimiliki
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Salatiga yang dipergunakan
untuk tempat pendidikan TK.
Posisi lembaga pendidikan TK ini letaknya sangat strategis
sebab berada di samping jalan Kentengraya serta satu-satunya lembaga
pendidikan TK yang berada dilokasi tersebut, sehingga setiap tahun
Tanah Yasan Jala
n
Jalan Tanah Yasan
ajaran baru pendaftaran sisiwa baru selalu dibanjiri oleh anak-anak
yang akan belajar.
Sehingga dengan adanya lembaga pendidikan TK yang berdiri
di daerah tersebut sangat membantu bagi masyarakat untuk
mencerdaskan anak-anak generasi bangsa mereka.
g. Tanah Wakaf di Kalicacing
Hasil wawancara dengan bapak Surono selaku petugas TU
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Salatiga yang memegang
sertifikat tentang aset tanah wakaf lainnya yang dimiliki oleh Pimpinan
Daerah Muhammadiyah Kota Salatiga adalah tanah wakaf yang berada
di daerah jl. Adi Sucipto No 13 Kalicacing Kota Salatiga. Tanah ini
merupakan tanah wakaf dari bapak Tirto Husodo (alm) yang letaknya
sangat strategis untuk kaderisasi dan dakwah Muhammadiah karena
berada ditengah-tengah masyarakat Salatiga yang kental dengan nuansa
Kristen.
Tanah dengan nomor sertifikat 982 dengan luas tanah ± 661 M²
yang telah didaftarkan sebagai tanah wakaf pada tanggal 8 Februari
1993 berdasarkan akta Ikrar wakaf No. W.2/93/K/1992 Tgl. 22-6-1992
yang dibuat oleh Drs. Fu’ad F. PPAIW di Salatiga diwakafkan untuk
sekolahan dari si wakif, dengan nadzir bapak M. Bilal, Mahrus BA,
dan Drs. Hadis.
Dengan melihat posisi tanah yang keberadaannya dekat dengan
berada dijantung kota, sehingga dengan pengelolaan secara maksimal,
maka usaha dakwah dari Muhammadiyah akan dapat berjalan optimal
untuk mencetak regenerasi yang berkualitas.
2. Jumlah Aset Tanah Wakaf Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota