Sasaran:
Mengingatkan murid-murid untuk mempercayai Yesus setiap saat dengan membuat perahu yang membawa mereka dan Yesus.
Bahan: Piring kertas Sendok plastik, Tongkat Karton
Potongan kertas lainnya Benang
Gunting Spidol besar Perekat atau isolasi Cara:
1. Ambillah piring kertas dan
potonglah menjadi setengah bagian. Ini akan menjadi dasar perahu, lalu sisihkan.
2. Gunakan pola, jiplaklah layarnya di karton dan potonglah. Gunakan potongan kertas untuk menghiasnya. Kamu juga dapat menuliskan sebuah ayat Alkitab di atas layar itu. Contoh: Markus 9:23: “Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya.”
3. Rekatkan layar yang satu dengan setengah bagian piring kertas sebagai dasar perahu dengan tongkat.
4. Guntinglah “gantungan orang” dengan menggunakan karton. Buatlah gantungan dengan merekatkannya pada bagian dalam perahu.
5. Gambarlah muka pada kedua sendok - satu untukmu dan satu untuk Yesus. Setelah itu rekatkan mereka pada “gantungan orang” itu.
6. Lalu rekatkan bagian dasar perahu sehingga bagian dalamnya tertutup. 7. Rekatkan benang sebagai penggantung, bila kamu dipandang perlu.
8. Gunakan perahu ini untuk mengingatkan kisah Yesus berjalan di air dan agar tetap ingat bersandar kepada Allah.
Aktivitas Pilihan: Kesaksian
Undanglah orangtua murid atau orang dewasa lainnya ke dalam kelas untuk berbagi pengalaman dalam mempelajari mengenai percaya Yesus setiap saatnya. Selain untuk menguatkan ajaran Alkitab pada pelajaran hari ini, juga agar murid-murid memahami pentingnya bersaksi bagi Allah.
"Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” (Mrk. 9:23b)
PERSIAPAN
MENGAJAR
Kitab Bacaan: Luk. 8:26-39
Kebenaran Alkitab:
Yesus penuh kasih dan belas kasihan dan mampu sembuhkan penyakit. Tujuan Pelajaran:
Percaya terhadap kuasa Yesus dan bersaksi bagi-Nya. Ayat Hafalan:
“Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.” (Mat. 9:12b) Doa:
Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Tuhan, dunia sekitar kami selalu berubah, tetapi Engkau tidak pernah berubah. Engkau adalah Allah yang pengasih dan peduli yang selalu memelihara kebutuhan kami setiap harinya. Kami perlu pimpinan-Mu setiap harinya. Ajarlah kami menjadi kuat dalam roh. Haleluya, Amin.
Orang Gerasa
Gerasa adalah wilayah non-Yahudi di sebelah tenggara laut Galilea. Wilayah ini adalah bagian dari kota Yunani yang tidak bergabung ke dalam negara manapun dan merupakan pemerintahan yang mandiri. Wilayah ini dikenal sebagai Dekapolis atau Sepuluh Kota. Dalam catatan sejarah lainnya, Gerasa disebut Gedara atau Gergasa.
Sekalipun babi adalah binatang haram bagi orang Yahudi untuk dimakan (Im. 11:7-8), tetapi bagi bangsa non-Yahudi bukanlah demikian adanya. Itulah sebabnya ada banyak babi di sana ketika roh-roh jahat meminta izin Yesus untuk
Yesus Sembuhkan
Yang Kerasukan Setan
PELAJARAN
KOSA-KATA
PELAJARAN
Iblis: Roh jahat Dirasuk:
Orang yang dimasuki dan dikuasai, bahkan disiksa oleh roh jahat.
PEMAHAMAN
MURID-MURID
Pelajaran ini mengajarkan dua pesan penting. Yang pertama adalah kuasa Allah. Dia dapat mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan penyakit. Dalam situasi ini, Yesus menarus kasih terhadap orang yang telah lama tersiksa itu, sehingga Iapun mengusir keluar roh-roh jahat itu. Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Ada satu pertanyaan mendasar, yaitu apakah ada iman di sana? Hal kedua adalah bagaimana orang tersebut bersaksi bagi Allah. Sekalipun ingin mengikuti Yesus, namun ia tahu bahwa menyebarkan kabar baik dari Allah itu merupakan cara terbaik baginya untuk membantu pekerjaan Yesus.
Mungkin murid-murid Anda juga ingin membantu di gereja. Mereka selalu diajar untuk membalas kebaikan Allah yang telah mereka terima. Ini karena mereka percaya pada kuasa dan anugerah-Nya. Namun, mungkin mereka belum tahu sesungguhnya ada banyak cara bagi mereka untuk melayani Allah. Biasanya, mereka berpikir dengan mempersembahkan uang mereka atau menjadi pendeta adalah cara yang tepat untuk membalas kebaikan Allah. Tetapi tidak semua orang dapat melakukan hal semacam itu dan Allah pun tidak mengharapkan mereka melakukan itu sekarang. Ingatkan mereka bahwa setiap kali mereka menolong orang lain, sesungguhnya mereka telah tunjukkan kasih kepada Allah. Buatlah daftar hal-hal yang dapat mereka lakukan agar mereka waspada. Juga doronglah mereka untuk mengetahui bahwa ada hal mendasar yang mereka dapat lakukan bagi Yesus: Mereka dapat menceritakan kepada orang lain apa yang Allah telah kerjakan bagi mereka, sama seperti orang yang disembuhkan itu. Ketika mereka telah memiliki ide yang konkrit ini, mereka dapat dengan sukacita melayani Allah.
KISAH PELAJARAN
Ulasan
Pada minggu yang lalu, kita telah mempelajari mengenai kuasa Yesus. Yesus hanya memakai lima ketul roti dan dua ekor ikan untuk memberi makan lima ribu orang lebih yang datang mendengarkan-Nya dan menyaksikan kuasa penyembuhan-Nya. Bahkan setelah mereka selesai makan, ternyata masih ada dua belas bakul yang tersisa. Setelah mujizat besar ini, Yesus mengutus murid-murid-Nya menyeberangi laut Galilea. Mereka pergi terlebih dahulu, sementara Yesus berdoa. Pada tengah malam, datanglah badai besar dan murid-murid menjadi ketakutan karena perahu mereka terombang-ambing di tengah gelombang besar. Lalu tiba-tiba, mereka melihat Yesus berjalan di atas air ke arah mereka. Ketika melihat Yesus, merekapun tidak takut lagi. Bahkan Petrus minta agar Yesus membantunya dapat berjalan di atas air, tetapi ketika angin bertiup lebih kencang, maka paniklah ia dan mulai tenggelam. Yesus ulurkan tangan-Nya untuk menjangkau Petrus dan merekapun berdua berjalan ke perahu dengan selamat. Dari kisah ini kita dapat beroleh pengajaran bahwa kita harus selalu percaya kepada Yesus. Kita jangan pernah meragukan kuasa Yesus.
Orang Yang Dirasuk Setan
Yesus berjalan ke banyak tempat untuk menyebarkan kabar baik dari Allah. Suatu kali, Dia berlayar ke tempat yang bernama Gerasa. Ketika Yesus dan murid- murid-Nya menepi, seorang laki-laki mendekati mereka. Tetapi kali ini bukanlah seperti orang biasa lainnya. Orang ini dirasuki banyak roh jahat, sehingga ia telanjang dan tinggal di kuburan. Mungkin juga tubuhnya begitu kotor, karena ia telah lama tidak mandi. Orang-orang di kota itu telah berusaha berulangkali untuk merantainya, tetapi roh-roh jahat yang berdiam dalam orang itu selalu memutuskannya, lalu akhirnya iapun berlari dengan liar. Setiap orang yang tinggal di sana pasti takut kepadanya, karena tidak ada seorangpun yang sanggup menolongnya.
Roh-Roh Jahat Mengenali Yesus
Ketika orang yang dirasuki setan itu mendekati Yesus, iapun jatuh tersungkur di hadapan kaki-Nya dan berseru dengan suara keras, ”Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau datang ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?”
Setan Memohon Kepada Yesus
Setan-setan itu tahu bahwa mereka akan segera diusir dari orang itu, dan tidak memiliki tempat untuk tinggal. Kemudian mereka memohon kepada Yesus agar membiarkan mereka pergi ke kawanan babi yang sedang makan di sekitar tempat itu. Dengan demikan, mereka dapat tetap bertahan. Mereka tidak ingin pergi ke jurang yang dalam, di mana tempat roh-roh jahat itu tinggal. Sekali mereka ke sana, maka merekapun tidak akan dapat keluar lagi. Setelah Yesus mendengarkan permintaan mereka itu, maka Dia berikan izin kepada mereka untuk masuk ke dalam kawanan babi itu.
Orang Itu Sembuh
Ketika kawanan setan itu keluar dari orang itu, merekapun segera pergi ke kawanan babi itu. Dengan segera, kawanan babi itu berlari terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati tenggelam. Orang banyak yang menjaga kawanan babi itu melihat, maka merekapun terkejut dan segera berlari melaporkannya kepada semua orang di sekitar kota. Ketika mereka mendengar peristiwa aneh itu, mereka datang untuk melihatnya sendiri. Mereka terkejut dan belum dapat menerima kenyataan bahwa sekarang orang yang pernah dirasuki setan itu sedang duduk dekat kaki Yesus, telah berpakaian dengan rapi dan mendengarkan pengajaran-Nya. Mereka menjadi takut. Mereka tidak tahu harus berbuat apa. Mereka tidak pernah melihat kuasa semacam itu sebelumnya. Mereka tidak dapat berkata-kata, sehingga tidak berterima kasih kepada Yesus yang telah menyembuhkan orang itu. Karena takutnya, mereka minta agar Yesus dan murid-murid-Nya segera meninggalkan tempat itu.
Yesus Pergi
Yesus datang untuk menyelamatkan manusia, bukan untuk membuat mereka takut kepada-Nya. Dia memutuskan kembali ke perahu dan pergi bersama dengan murid-murid-Nya. Karena orang itu ingin bersyukur kepada Yesus, maka ia ingin pergi bersama dengan-Nya. Dia ingin bantu Yesus semampunya. Tetapi Yesus memiliki suatu rencana lain baginya.
Yesus berkata kepada orang itu, “Pulanglah dan ceritakanlah kepada semua orang apa yang telah Allah lakukan kepadamu.” Orang itu mematuhi Yesus dan melakukan apa yang Dia katakan. Dia pergi ke manapun dan menyebarkan anugerah dan kuasa ajaib yang dari Allah itu.
AKTIVITAS 1
Yesus Adalah ... (Bagian 2)
MENGULANG
DAN PERTANYAAN
Isilah Tempat Yang Kosong Dan Tulislah Benar Atau Salah:
1. Setan yang tinggal dalam orang itu __________ (takut) kepada Yesus ketika mereka melihat-Nya.
2. Mereka memohon kepada Yesus agar membiarkan mereka masuk ke dalam kawanan __________ (babi).
3. Orang yang kerasukan setan itu tinggal di kuburan dan tampak mengerikan. (Benar)
4. Setelah orang itu sembuh, ia segera pergi dan melupakan Yesus. (Salah) 5. Yesus ingin menyembuhkan orang itu karena Ia mengasihinya. (Benar)
1. Mengapa setan-setan yang tinggal dalam orang itu takut kepada Yesus? 2. Mengapa Yesus membiarkan mereka masuk ke dalam kawanan babi?
3. Orang itu ingin membantu Yesus dengan menceritakan kepada keluarganya. Bagaimana ia disembuhkan?
4. Menurut kamu, mengapa orang-orang itu ketakutan setelah melihat mujizat itu dan tidak memuji Allah?
5. Apabila kamu adalah salah seorang yang tinggal di kota itu, bagaimanakah reaksimu ketika melihat mujizat besar ini?