BAB IV HASIL PENELITIAN
B. Peran Pemerintah Kelurahan dalam Meningkatkan
1. Bentuk Fisik a. Perbaikan Rumah
Pemerintah kelurahan merupakan pemegang kendali dalam pembangunan di wilayah kelurahan. Oleh karena itu lurah beserta jajarannya merupakan penanggung jawab atas jalannya roda pemerintahan dan roda pembangunan sehingga maju mundurnya pembangunan di kelurahan tergantung dari kinerja pemerintah kelurahan dalam mempengaruhi masyarakatnya untuk turut serta di dalam pembangunan. Sebagaimana penyelenggaraan pemerintahan di desa yang merupakan wilayah setingkat dengan kelurahan, yang diatur dalam pasal 14 ayat (1) PP Nomor 72 Tahun 2005 ditegaskan bahwa Kepala Desa mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan.
Salah satu rencana strategis (Renstra) Kelurahan Takalar di bidang sosial budaya yang mengacu kepada kesejahteraan materil masyarakat Kelurahan Takalar adalah perbaikan rumah tidak layak huni di setiap lingkungan.
Sebagaimana dikemukakan oleh Lurah Kelurahan Takalar :
“ Kami telah mengusulkan kepada pemerintah Kabupaten perbaikan rumah tidak layak huni di setiap lingkungan dengan sasaran rumah tidak layak huni di kelurahan kami sebanyak 76 unit agar dapat dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat” (NH, 8 Juni 2015)
Hal yang sama dikemukakan oleh staf Kelurahan :
“Program dari kelurahan yang berhubungan dengan rumah warga di Kelurahan Takalar adalah bedah rumah yang dilaksanakan oleh pemerintah dari dana yang dikucurkan oleh Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara dengan biaya Rp 532.000.000.” (H.EB, 8 Juni 2015) Pemerintah Kelurahan Takalar sebagai komponen penyelenggara pemerintahan yang paling bawah hanya bisa mengusulkan kepada pemerintah Kabupaten sementara pelaksanaannya dilakukan oleh pemerintah Kabupaten, pemerintah kelurahan hanya bertugas menunjukkan dan mengawal pelaksanaan kegiatan yang direalisasikan oleh pemerintah kabupaten.
Oleh sebab itu peran pemerintah kelurahan dalam masyarakat sangatlah penting di dalam kelancaran pembangunan sehingga mengharuskan pemerintah kelurahan mempunyai aparatur dan pemimpin yang ahli di bidangnya, sehingga program dan tugas pemerintah dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Sesuai dengan pegamatan penulis yang merupakan warga masyarakat Kelurahan Takalar bahwa peranan lurah dan aparatnya sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam melaksanakan sosialisasi bagi warga sasaran bedah rumah. Sebelum mengusulkan ke tingkat pemerintahan kabupaten program-program pemerintah kelurahan terlebih dulu diadakan sosialisasi atau pertemuan dengan warga masyarakat sehingga usulan dan masukan dari warga jadi pedoman bagi perintah kelurahan.
b. Pengadaan Sampan Mesin dan Alat tangkap Nelayan
Program peningkatan kesejahteraan ekonomi yang lain di Kelurahan Takalar di sektor perikanan adalah pengadaan sampan mesin dan alat tangkap nelayan sebanyak 120 unit serta pengadaan bibit nener dan benur dengan
sasarannya adalah nelayan dan tani tambak. Manfaat dari program ini agar pendapatan warga yang berprofesi sebagai nelayan dan tani tambak lebih meningkat dan adanya peningkatan kualitas hasil tambak. Hal ini dapat dilihat dari tabel Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kelurahan Takala i di bawah ini :
Tabel 3
Rencana Strategis Kelurahan Takalar tahun 2015
Bidang Jenis Kegiatan Sasaran/Manfaat Sumber Klp SPP + UEP Mencegah masyarakat
meminjam modal dari
Rehab TK dan mobiller Meningkatkan mutu pendidikan anak-anak balita.
APBD
Honor guru TK Meningkatkan
kesejahteraan guru TK APBD Sumber : Renstra Kalurahan Takalar 2014-2018
Dalam wawancara dengan salah satu warga yang mata pencahariannya sebagai nelayan:
“Bantuan yang kami terima dari pemerintah adalah mesin tempel, dan ini sangat berguna bagi kami sebagai nelayan karena mempermudah kami dalam melakukan pekerjaan kami sehari-hari” (D.T, 9 Juni 2015) Selain bantuan alat sampan nelayan pemerintah kelurahan Takalar memfasilitasi pemberian bantuan bibit kepada petani tambak yang banyak ditemukan di Kelurahan Takalar.
Hal yang sama dikemukakan oleh warga masyarakat setempat :
“Saya sangat senang dengan bantuan bibit nener yang diberikan, pengeluaran untuk modal pengadaan bibit saya sangat terbantu dan hasil tambak saya juga meningkat” (A.H, 9 Juni 2015)
Berdasarkan hasil wawancara diatas penulis menyimpulkan bahwa peran pemerintah kelurahan dalam memfasilitasi pemberian bantuan alat-alat nelayan juga sangat membantu dalam peningkatan produksinya.
c. Bantuan Modal Usaha
Usaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kelurahan Takalar dibidang perekonomian Pemerintah Kelurahan Takalar bekerja sama dengan PNPM Mandiri Pedesaan. PNPM Mandiri Perdesaan merupakan program pemerintah untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan yang pada prinsipnya meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja masyarakat miskin perdesaan secara mandiri melalui peningkatan partisipasi masyarakat (terutama masyarakat miskin, kelompok perempuan dan komunitas/kelompok yang termarginalkan), meningkatnya kapasitas kelembagaan masyarakat dan pemerintah, meningkatnya modal sosial
masyarakat serta inovasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna di perdesaan dengan mendorong kemandirian dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan.
Sasaran program adalah rumah tangga miskin yang prokduktif yang memerlukan pendanaan kegiatan usaha ataupun kebutuhan sosial dasar melalui kelompok simpan pinjam perempuan yang ada di masyarakat. Salah satu tugas pemerintah Kelurahan (Peran Lurah) dalam implementasi penanggulangan kemiskinan adalah melalui system komunikasi yakni melalui proses kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh TPK (Tim Pengelola Kegiatan).
Kegiatan SPP (Simpan Pinjam Perempuan) merupakan kegiatan pemberian permodalan untuk kelompok perempuan yang mempunyai kegiatan simpan pinjam yang bertujuan untuk mengembangkan potensi kegiatan simpan pinjam perdesaan, kemudahan akses pendanaan usaha skala mikro, pemenuhan kebutuhan pendanaan sosial dasar, memperkuat kelembagaan kegiatan kaum perempuan, mendorong pengurangan rumah tangga miskin dan penciptaan lapangan kerja serta memberikan kesempatan kaum perempuan meningkatkan ekonomi rumah tangga melalui pendanaan modal usaha.
Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan menunjukkan bahwa peran serta kaum perempuan di Kelurahan Takalar cukup baik dan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dapat dilihat dengan peran aktif kaum perempuan dalam setiap kegiatan PNPM-MP mulai dari tahap perencanaan sampai tahap pengembangan.
Meskipun secara kuantitas, partisipasi kaum perempuan apabila dibandingkan dengan kaum laki-laki tergolong lebih kecil. Ini terlihat dari akumulasi partisipasi masyarakat secara umum, baik laki-laki maupun perempuan dalam beberapa kegiatan seperti musyawarah-musyawarah ditingkat dusun, desa maupun kecamatan.
Salah seorang ketua kelompok simpan pinjam perempuan (SPP) mengatakan :
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya Program Simpan Pinjam Khusus Perempuan ini, karena dengan adanya program ini keadaaan ekonomi keluarga juga semakin baik dan kami akan berusaha semampu kami agar program ini dapat tetap berjalan dengan baik”.
(H.S, 9 Juni 2015).
Hal yang sama dikatakan penjual coto :
“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya Program Simpan Pinjam Khusus Perempuan ini, sejak istri saya menjadi anggota kelompok SPP usaha saya sangat terbantu dan pemasukan keluarga kami jadi bertambah”. (K.S, 10 Juni 2015)
Dengan demikian penulis menyimpulkan bahwa peran Pemerintah Kelurahan melalui kerjasama dengan PNPM Mandiri sangatlah membantu masyarakat dalam mensejahterahkan masyarakatnya secara materiil.
Indikator kesejahteraan secara materil menurut penulis dapat dilihat dengan banyaknya rumah warga yang sudah permanen serta pengembalian/bergulirnya dana usaha simpan pinjam perempuan yang berjalan dengan lancar.
2. Bantuan Non Fisik a. Bidang Kesehatan
Bentuk nyata peranan aparatur pemerintah Kelurahan Takalar dalam bidang kesehatan adalah memberikan pembinaan dalam bidang kesehatan.
Perhatian pemerintah kelurahan di bidang kesehatan terbukti di setiap lingkungan yang ada di kelurahan ini di adakan posyandu yang mana di tempat ini disetiap bulan di adakan penimbangan balita dan penyuluhan kepada ibu baik ibu-ibu menyusui, nifas, dan juga tempat pemberian makanan tambahan bagi anak-anak usia dini dan pemberian vitamin, imunisasi baik imunisasi campak, BCG, DPT, oleh tenaga kesehatan yang bekerjasama dengan kader posyandu yang dipandu oleh tim penggerak PKK.
Kerjasama antara bidan dan dukun di Kelurahan Takalar dilakukan dimana setiap ibu hamil yang akan melahirkan telah diberi pengertian dan pembinaan agar bila nanti melahirkan ibu hamil tersebut melaporkan kepada dukunnya dan dukun tersebut menyampaikan kepada bidan karena yang akan melayani persalinan adalah tenaga medis dan yang melaksanakan adat atau kebiasaan masyarakat adalah dukun.
Jadi proses melahirkan ditangani oleh bidan dan prosesi jampi-jampi dilakukan oleh dukun tersebut. Ini juga membuktikan bahwa pemerintah kelurahan sangat peduli bagaimana pentingnya kebersamaan dalam melaksanakan segala kegiatan terutama dalam hal peningkatan kesehatan masyarakat dan di kelurahan Takalar juga di adakan penyuluhan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) yang dilaksanakan oleh kader-kader
kesehatan bekerjasama dengan bagian Sanitarian Dinas Kesehatan Kabupaten Umum, dimana dalam pembinaan ini masyarakat diajak untuk membuat jambang agar BAB pada tempatnya dan cuci tangan sebelum makan, makanan harus ditutup, bak mandi harus dibersihkan dan masalah kesehatan yang lain yang dapat merusak kesehatan masyarakat.
Upaya lain yang dilakukan pemerintah kelurahan dalam bidang kesehatan adalah kerjasama dengan Puskesmas kecamatan Mappakasunggu yang terletak di Kelurahan Takalar adalah pengusulan warga masyarakat yang berhak mendapat BPJS Jamkesmas dan kartu Jamkesda. Hal ini dikatakan oleh kepala lingkungan :
“Bentuk nyata peran pemerintah kelurahan di bidang kesehatan adalah pemberian BPJS jamkesmas dan kartu jamkesda serta pembanguna MCK kepada warga masyarakat yang benar-benar membutuhkan melalui usulan kami sebagai kepala lingkungan.” (H.S, 18 Mei 2015)
Dengan demikian penulis menyimpulkan bahwa peran pemerintah kelurahan sudah sangat membantu terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan melalui kerjasama yang baik antara pemerintah kelurahan dan aparat-aparat yang dibawahinya.
b. Pendidikan
Pendidikan adalah hal yang sangat penting pengaruhnya dalam peningkatan kesejahteraan keluarga. Karena dengan latar belakang pendidikan yang baik dan tinggi maka masyarakat akan berpikir maju dan akan mudah menghasilkan suatu pekerjaan. Untuk itu pemerintah Kelurahan Takalar di dalam rencana strategisnya untuk tahun 2015 di sektor pendidikan mengajukan usulan rehab sekolah, TK, SD yang ada di Kelurahan Takalar serta pengadaan
mobiler TK dan SD. Disamping pengadaan mobiler TK pemerintah kelurahan Takalar ikut juga memperhatikan kesejahteraan guru-guru TK dengan memasukan kenaikan honor/upah guru TK sebagai salah satu program bidang pendidikan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kelurahan Takalar.
Pemerintah Kelurahan tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi akan pentingnya pendidikan bagi setiap warga melalui pertemuan-pertemuan dengan masyarakat.
Menurut pengamatan penulis di Kelurahan Takalar pemberantasan buta aksara di Kelurahan Takalar sudah berhasil dengan baik, hal ini dapat dilihat dengan tidak adanya lagi warga masyarakat yang buta aksara serta jenjang pendidikan tertinggi yang diikuti oleh warga masyarakat Kelurahan Takalar adalah S2, kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi setiap warga sangat tinggi. Demikian pula dengan kesadaran akan pentingnya pendidikan dari warga masyarakat yang memiliki anak cacat fisik maupun mental. Penulis mengamati bahwa Sekolah Luar Biasa yang ada di Kelurahan Takalar tidak sepi dari siswa.
Mengutip pernyataan salah satu masyarakat (Guru SD) mengatakan :
“Saya rasa sudah tidak ada lagi warga Takalar yang tidak bersekolah di usia sekolah, bahkan anak-anak terbelakang mentalpun disekolahkan oleh orang tauanya karena setiap orang tahu bahwa pendidikan sangat penting bagi masa depan maupun dalam kehidupan sehari-hari” (S.P, 9 Juni 2015)
Hal senada di sampaikan penjual coto :
“Sudah cukup banyak yang bergelar akademik/sarjana di sini akan tetapi tingkat pendidikan masyarakat belum sepenuhnya mempengaruhi tingkat kesejahteraan”. (K.S, 10 Juni 2015)
Berdasarkan kutipan jawaban informan diatas penulis menyimpulkan bahwa peran Pemerintah Kelurahan cukup baik di bidang pendidikan melalui program-programnya serta kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan sudah lebih baik di Kelurahan Takalar akan tetapi tingkat pendidikan masyarakat belum sepenuhnya merupakan indikator kesejahteraan masyarakat di bidang pendidikan.
C. Peningkatan Kesejahteraan