HIV/AIDS
5. Peran perawat komunitas terhadap penyakit tropis dan infeksi baik dalam tatanan keluarga maupun komunitas
Jawab:
Perawat Komunitas sebagai Edukator
Peran perawat komunitas yaitu melakukan pedekatan ke masyarakat secara langsung mengenai pencegahan dan pengobatan tropical and emerging disease secara efektif, agar dapat menurunkan angka kematian. Tindakan yang dilakukan oleh perawat komunitas harus tertuju pada pemberian pengetahuan kepada warga mengenai bahaya tropical and emerging disease di lingkungan sekitarnya. Upaya pendekatan ke warga secara langsung semacam itu harus rutin diadakan perkumpulan di Gedung Desa/Kelurahan dan kunjungan langsung oleh perawat komunitas ke berbagai rumah penduduk untuk memberikan informasi mengenai bahaya tropical and emerging disease, sasaran utama ditujukan kepada anggota keluarga yang berisiko terkena tropical and emerging disease serta pada warga yang memiliki anggota keluarga yang sudah mengalami tropical and emerging disease. Masyarakat yang mengikuti dilihat dari segi lingkungan kumuh, keluarga gizi buruk serta lingkungan free sex (Effendi & Makhfudli, 2009).
Sebagai educator perawat komunitas harus menjelaskan kepada masyarakat mengenai (Effendi & Makhfudli, 2009) :
Upaya pendidikan kesehatan mengenai tropical and emerging disease dan cara untuk peningkatan kesehatan
Cara pencegahan tropical and emerging disease maupun penularannya
Bimbingan kepada keluarga dan masyarakat yang berisiko mengalami tropical and emerging disease
Perawatan oleh keluarga bagi pasien yang mengalami tropical and emerging disease secara efektif
Memberikan penjelasan tentang pentingnya social support kepada keluarga dan masyarakat
Perawat Komunitas sebagai Pemberi Asuhan Keperawatan
Berbeda dengan peranan perawat sebagai educator, perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan lebih fokus ke klien tropical and emerging disease secara langsung agar memenuhi kebutuhan biologis, psikologis, sosiologis, budaya dan rohaninya dengan tujuan utama memperbaiki kesehatan populasi secara keseluruhan. Sama halnya
dengan tindakan dengan keluarga dan komunitas, yaitu meningkatkan kesehatan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan (Effendi & Makhfudli, 2009).
Asuhan keperawatan pada komunitas dapat diberikan di antaranya (Depkes RI, 2006): Unit pelayanan kesehatan yang mempunyai rawat jalan dan rawat inap
(puseksmas) Rumah
Perawat home care memberikan pelayanan secara langsung pada keluarga di rumah yang menderita tropical and emerging disease. Peran home care adalah untuk meningkatkan fungsi keluarga dalam merawat anggota keluarga yang berisiko tinggi maupun yang mempunyai masalah kesehatan akibat tropical and emerging disease.
Sekolah
Perawatan sekolah dapat melakukan perawatan sesaat (day care) kepada seluruh warga di lingkungan institusi pendidikan seperti siswa, guru, serta karyawan baik di TK, SD, SMP, SMA maupun perguruan tinggi. Perawat sekolah melaksanakan program pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan (screening), pemberian imunisasi/vaksinasi maupun penanganan masalah- masalah khusus akibat tropical and emerging disease.
Mengadakan program kebersihan lingkungan di masyarakat dan di lembaga mencakup seperti ventilasi, udara polusi, dan tindakan dasar publik kesehatan. Melakukan pengkajian secara lengkap untuk mendapatkan riwayat pasien
dengan termasuk sebuah penaksiran dari riwayat perjalanan, rekreasi kegiatan, dan potensi paparan di tempat kerja, rumah, dan masyarakat yang merupakan faktor risiko dari tropical and emerging disease.
Tempat Umum
Perawat melakukan kegiatan perawatan langsung dengan kasus tropical and emerging disease di tempat umum. Seperti pemeriksaan dini (screening), pengobatan khusus tropical and emerging disease, dll.
Masyarakat
Kegiatan puskesmas keliling Pelayanan keperawatan dalam puskesmas keliling diberikan individu, kelompok masyarakat di pedesaan, dan kelompok terlantar. Pelayanan keperawatan yang dilakukan seperti pengobatan
sederhana, screening kesehatan, perawatan kasus tropical and emerging disease, pengelolaan dan rujukan kasus tropical and emerging disease.
Pelayanan kelompok risiko tinggi seperti : kelompok orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dan wanita tuna susila
Perawat Komunitas sebagai Advokator
Peran ini dilakukan perawat dalam membantu pasien dan keluarga dalam menginterpretasikan berbagai informasi dari pemberi pelayanan atau informasi lain khususnya dalam pengambilan persetujuan atas tindakan keperawatan yang diberikan kepada pasien, juga dapat berperan mempertahankan dan melindungi hak-hak pasien yang meliputi hak atas pelayanan yang sebaik-baiknya, hak atas informasi tentang penyakitnya, hak atas privasi, hak untuk menentukan nasibnya sendiri dan hak untuk menerima ganti rugi akibat kelalaian.
Perawat kesehatan komunitas proaktif menghormati kecenderungan pelayanan kesehatan dan sosial, mengubah kepedulian, dan aktivitas legislatif serta kebijakan. Aktivitas dalam populasi berhubungan dengan organisasi, kebijakan, hukum dan termasuk stakeholder kunci yang mempengaruhi lingkungan domisili masyarakat dan menciptakan kondisi yang meningkatkan kesehatan untuk semua.Fungsinya adalah sebagai advokat pada populasi yang mereka layani. Seperti advokasi untuk kesehatan masyarakat dan promosi kesehatan lingkungan, perawat kesehatan komunitas menciptakan kondisi yang memperbaiki dan mempertahankan kesehatan populasi dan merupakan peranan kunci dari perawat kesehatan (Effendi & Makhfudli, 2009).
Perawat Komunitas sebagai Peneliti
Perawat kesehatan komunitas terlibat dalam penelitian untuk meningkatkan praktik strategi, serta intervensi khusus dari perawat kesehatan komunitas. Perawat harus memiliki tanggung jawab secara aktif dalam meningkatkan ilmu berbasis bukti (evidence-based) yang professional. Dokumentasi yang baik dan jelas merupakan bukti praktik perawat kesehatan komunitas yang efisien, efektif, dan strategi biaya yang menguntungkan dalam promosi kesehatan masyarakat (Effendi & Makhfudli, 2009). Melakukan penelitian dan observasi menganai kejadian luar biasa, wabah, atau penyakit, dan menjadi terutama waspada untuk kematian di usia muda tropical and emerging disease.
Perawat Komunitas sebagai Koordinator
Peran ini dilaksanakan dengan mengarahkan, merencanakan serta mengorganisasi pelayanan kesehatan dari tim kesehatan sehingga pemberi pelayanan kesehatan dapat terarah serta sesuai dengan kebutuhan pasien. Dalam hal ini, perawat komunitas mengarahkan hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah peningkatan dari angka kejadian penyakit infeksi di suatu kelompok masyarakat, merencanakan hal-hal yang harus dilakukan dan mengorganisasi kelompok tim kesehatan dalam melakukan tindakan pencegahan yang sudah direncanakan sebelumnya. Perawat dan puskesmas berperan sebagai koordinator dalam program peningkatan kesehatan dan membuat database khusus untuk mendata dengan rinci, meliputi kelompok masyarakat yang hadir, jumlah perawat dan mahasiswa yang dikader menjadi pembimbing/fasilitator, serta membentuk kurikulum pendidikan kesehatan mengenai tropical and emerging disease yang akan diberikan ke masyarakat (Effendi & Makhfudli, 2009). Selain itu, perawat juga memiliki peraanan penting dalam pengadaan beberapa tindakan untuk pembina dan pencegahan tropical and emerging disease seperti vaksinasi, fogging, penyuluhan dan pembentukan kelompok risiko tinggi.