• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbandingan Kinerja Keuangan Sesudah Go Public

ANALISIS DAN PEMBAHASAN PENELITIAN

2. Perbandingan Kinerja Keuangan Sesudah Go Public

Berikut ini merupakan tabel perbandingan kinerja keuangan sesudah go public pada BNI, BRI, BTN, dan Bank Mandiri tahun 2006-2009 berdasarkan capital yang diproksikan dengan rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) yang telah dijelaskan sebelumnya pada Bab III:

2.1Capital

Tabel IV.2.1

BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri tahun 2006-2009

Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasi BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri tahun 2006-2009, data diolah.

Tabel IV.2.1 diatas menunjukkan bahwa kinerja keuangan sesudah go public BRI berdasarkan rasio CAR mengalami peningkatan dari tahun 2006-2007 dan pada tahun 2008-2009 mengalami penurunan dan Bank Mandiri berdasarkan rasio CAR secara keseluruhan mengalami penurunan dari tahun 2006 sampai 2009. Sedangkan pada BNI dan BTN berdasarkan rasio CAR secara keseluruhan mengalami kenaikan dari tahun 2006 sampai 2009.

CAR (dalam persen)

Tahun BNI BRI BTN Bank M andiri

2006 13.31 19.06 11.39 26.02

2007 14.20 19.95 12.14 25. 37

2008 15.94 17.41 16.60 22.03

2009 18.16 17.24 16.64 21.65

2.2 Asset

Berikut ini merupakan tabel perbandingan kinerja keuangan sesudah go public pada BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri tahun 2006-2009 berdasarkan asset yang diproksikan dengan rasio Return on Earnings Assets (ROEA) yang telah dijelaskan sebelumnya pada Bab III :

Tabel IV.2.2

BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri tahun 2006-2009

ROEA (dalam persen)

Tahun BNI BRI BTN Bank M andiri

2006 8.16 2.34 31.31 2.36

2007 32.34 6.11 17.52 3.66

2008 41.93 5.10 33.66 0.54

2009 11.83 4.45 40.92 1.22

Average 23.57 4.5 30.85 1.95

Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasi BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri tahun 2006-2009, data diolah.

Tabel IV.2.2 di atas menunjukkan bahwa kinerja keuangan sesudah go public pada BNI, BRI, BTN, dan Bank Mandiri secara keseluruhan cenderung mengalami perbedaan peningkatan dan penurunan dari tahun 2006 sampai 2009. Pada BNI kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai 2008 dan pada tahun 2009 mengalami penurunan sebesar 11.83%. Pada BRI kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai 2007 dan pada tahun

2008 sampai 2009 mengalami penurunan dari 5.10% sampai 4.45%. Pada BTN kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami penurunan dari tahun 2006 sampai 2007 dan pada tahun 2008 sampai 2009 mengalami peningkatan dari 33.66% sampai 40.92%. Dan pada Bank Mandiri kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai 2007 dan pada tahun 2008 mengalami penurunan sebesar 0.54% dan mengalami peningkatan kembali pada tahun 2009 sebesar 1.22%. Jelas disini bahwa BNI, BRI, BTN, dan Bank Mandiri menunjukkan kemampuan yang lebih baik dari tahun ke tahun dalam mengelola aktiva produktifnya, walaupun ada di tahun-tahun tertentu mengalami penurunan.

2.3Management

Berikut ini merupakan tabel perbandingan kinerja keuangan sesudah go public pada BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri tahun 2006-2009 berdasarkan management yang diproksikan dengan rasio Net Interest Margin (NIM) yang telah dijelaskan sebelumnya pada Bab III :

Tabel IV.2.3

BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri tahun 2006-2009

NIM (dalam per sen)

Tahun BNI BRI BTN Bank M andiri

2006 1.00 5.58 2.44 2.65

2007 2.68 11.69 3.35 4.61

2008 3.40 11.95 5.32 3.96

2009 4.33 10.60 5.38 4.66

Average 2.85 9.96 4.12 3.97

Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasi BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri tahun 2006-2009, data diolah.

Tabel IV.2.3 di atas, menunjukkan bahwa kinerja keuangan sesudah go public BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri cenderung mengalami perbedaan peningkatan dan penurunan dari tahun 2006 sampai 2009. Pada BNI dan BTN kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai 2009. Pada BRI kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai 2008 dan pada tahun 2009 mengalami penurunan sebesar 10.60%. Dan pada Bank Mandiri kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dan dari tahun 2006-2007 dan tahun 2008 mengalami penurunan sebesar 3.96% dan pada tahun 2009 mengalami peningkatan kembali sebesar 4.66%.

2.4Earnings

Berikut ini merupakan tabel perbandingan kinerja keuangan sesudah go public pada BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri tahun 2006-2009 berdasarkan earnings yang diproksikan dengan rasio Return on Assets (ROA) yang telah dijelaskan sebelumnya pada Bab III :

Tabel IV.2.4

BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri tahun 2006-2009

Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasi BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri tahun 2006-2009, data diolah.

ROA (dalam persen)

Tahun BNI BRI BTN Bank M andiri

2006 0.27 1.98 1.13 2.06

2007 1.42 5.35 0.80 3.03

2008 2.04 4.57 1.66 0.47

2009 0.77 3.82 1.83 1.06

Pada tabel IV.2.4 di atas, menunjukkan bahwa kinerja keuangan sesudah go public pada BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri cenderung mengalami perbedaan peningkatan dan penurunan dari tahun 2006 sampai 2009. Pada BNI kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai 2008 dan pada tahun 2009 mengalami penurunan sebesar 0.77%. Pada BRI kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai 2007 dan pada tahun 2008-2009 mengalami penurunan sebesar 4.57%- 3.82%. Pada BTN kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami penurunan dari tahun 2006 sampai 2007 dan pada tahun 2008 sampai 2009 mengalami peningkatan. Dan pada Bank Mandiri kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai 2007 dan pada tahun 2008 mengalami penurunan sebesar 0.47%, dan pada tahun 2009 mengalami peningkatan sebesar 1.06%.

2.5 BOPO

Berikut ini merupakan tabel perbandingan kinerja keuangan sesudah go public pada BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri tahun 2006-2009 yang diproksikan dengan rasio BOPO yang telah dijelaskan sebelumnya pada Bab III :

Tabel IV.2.5

BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri tahun 2006-2009

BOPO (dalam persen)

Tahun BNI BRI BTN Bank M andiri

2006 98.43 78.35 93.04 77.81

2008 84.75 68.63 86.16 81.80

2009 95.01 66.20 84.16 79.24

Average 91.90 68.10 89.44 77.89

Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasi BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri tahun 2006-2009, data diolah.

Tabel IV.2.5 di atas, menunjukkan bahwa kinerja keuangan sesudah go public pada BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri cenderung mengalami perbedaan peningkatan dan penurunan dari tahun 2006 sampai 2009. Pada BNI kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami penurunan dari tahun 2006 sampai 2008 dan pada tahun 2009 mengalami peningkatan sebesar 95.01%. Pada BRI kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami penurunan dari tahun 2006 sampai 2007 dan pada tahun 2008 mengalami peningkatan sebesar 68.63%, pada tahun 2009 mengalami penurunan kembali sebesar 66.20%. Pada BTN kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai 2007 dan pada tahun 2008 sampai 2009 mengalami penurunan. Dan pada Bank Mandiri kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami penurunan dari tahun 2006 sampai 2007 dan pada tahun 2008 mengalami peningkatan sebesar 81.80%, dan pada tahun 2009 mengalami penurunan sebesar 79.24%.

2.6 Likuiditas

Berikut ini merupakan tabel perbandingan kinerja keuangan sesudah go public pada BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri tahun 2006-2009 berdasarkan

likuiditas yang diproksikan dengan rasio WCTA yang telah dijelaskan sebelumnya pada Bab III :

Tabel IV.2.6

BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri tahun 2006-2009

WCTA (dalam per sen)

Tahun BNI BRI BTN Bank M andiri

2006 92.37 33.56 27.12 50.54

2007 93.44 29.10 28.14 41.74

2008 94.72 23.89 32.80 41.29

2009 96.03 24.41 31.55 38.03

Average 94.14 27.74 29.90 42.9

Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasi BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri tahun 2006-2009, data diolah.

Tabel IV.2.6 di atas, menunjukkan bahwa kinerja keuangan sesudah go public pada BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri cenderung mengalami perbedaan peningkatan dan penurunan dari tahun 2006 sampai 2009. Pada BNI kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai 2009. Pada BRI kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami penurunan dari tahun 2006 sampai 2008 dan pada tahun 2009 mengalami peningkatan sebesar 24.41%. Pada BTN kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai 2008 dan pada tahun 2009 mengalami penurunan sebesar 31.55%. Dan pada Bank Mandiri

kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami penurunan dari tahun 2006 sampai 2009.

2.7 LDR

Berikut ini merupakan tabel perbandingan kinerja keuangan sesudah go public pada BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri tahun 2006-2009 yang diproksikan dengan rasio LDR yang telah dijelaskan sebelumnya pada Bab III :

Tabel IV.2.7

BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri tahun 2006-2009

LDR (dalam persen)

Tahun BNI BRI BTN Bank M andiri

2006 37.29 49.17 51.31 29.88

2007 35.22 57.67 58.27 38.31

2008 38.96 61.25 78.93 38.79

2009 44.09 56.89 67.90 41.74

Average 38.89 56.25 64.10 37.18

Sumber : Laporan Keuangan Konsolidasi BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri tahun 2006-2009, data diolah.

Tabel IV.2.7 di atas, menunjukkan bahwa kinerja keuangan sesudah go public pada BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri cenderung mengalami perbedaan peningkatan dan penurunan dari tahun 2006 sampai 2009. Pada BNI kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami penurunan dari tahun 2006 sampai 2007 dan pada tahun 2008 sampai 2009 mengalami peningkatan. Pada BRI kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dari

tahun 2006 sampai 2008 dan pada tahun 2009 mengalami penurunan sebesar 56.89%. Pada BTN kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai 2008 dan pada tahun 2009 mengalami penurunan sebesar 67.90%. Dan pada Bank Mandiri kinerja keuangan secara keseluruhan cenderung mengalami peningkatan dari tahun 2006 sampai 2009.

D. Perbedaan Kinerja Keuangan Berdasarkan Rasio CAMEL dengan menggunakan Statistik Inferensial

Analisis awal yang akan dilakukan sebelum melakukan pengujian hipotesis adalah analisa normalitas data. Dalam analisis ini digunakan uji Kolmogorov Smirnov dengan tingkat signifikansi yang digunakan α = 5%. Uji ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis alat yang digunakan untuk melakukan uji beda (non-parametrik atau parametrik). Jika data tidak normal maka digunakan uji beda non-parametrik dengan menggunakan uji Mann Whitney U. Sebaliknya jika data normal digunakan uji beda parametrik dengan menggunakan uji Ragam Satu Arah (One-Way ANOVA).

E. Pengujian Normalitas Data

Pada tahap ini, akan dilakukan pengujian hipotesa untuk mengetahui apakah rasio CAMEL BNI, BRI, BTN dan Bank Mandiri sebelum dan sesudah go Public yang berasal dari distribusi normal (α = 5%) atau tidak dengan menggunakan hipotesa sebagai berikut :

H1 = Data tidak berasal dari populasi yang terdistribusi normal

Kriteria pengambilan keputusannya adalah jika P-Value lebih besar dari tingkat signifikansi (α = 5%) maka H0 diterima berarti data terdistribusi normal dan sebaliknya jika P-Valuelebih kecil dari tingkat signifikansi (α = 5%) maka H0 ditolak berarti data tidak terdistribusi normal.