• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bagian Akuntansi

B. Perbandingan Sistem Penerimaan Kas antara Teori dengan yang

Diterapkan di Paroki Santo Gregorius Agung Tangerang

1. Fungsi–fungsi yang terdapat di Sistem Penerimaan Kas Paroki Santo Gregorius Agung Tangerang

Tabel 3. Perbandingan Fungsi–fungsi yang terdapat di Sistem Penerimaan Kas Paroki dengan Teori

No. Fungsi Ya Tidak Keterangan

1. Fungsi yang

menerima kas tunai

Fungsi yang

menerima kas tunai hanya dilakukan oleh kasir. 2. Fungsi akuntansi

Fungsi akuntansi bertanggung jawab dalam pencatatan transaksi penerimaan kas ke dalam buku harian kas/bank, dan laporan aktivitas. Fungsi akuntansi hanya dilakukan oleh bagian akuntansi. 3. Fungsi penyimpanan

kas

Fungsi penyimpanan kas hanya dilakukan oleh bendahara. 4. Fungsi pengendalian

internal

Fungsi pengendalian internal hanya dilakukan oleh satu orang dari petugas paroki.

5. Fungsi pengendalian

eksternal

Fungsi pengendalian eksternal hanya dilakukan tim audit eksternal orang dari luar petugas paroki.

2. Dokumen–dokumen yang terdapat dalam Sistem Penerimaan Kas Gereja Santo Gregorius Agung Tangerang

Tabel 4. Perbandingan Dokumen–dokumen yang terdapat dalam Sistem Penerimaan Kas Gereja dengan teori

Sumber data: Mulyadi (2008:463), Ekonom KAJ (2012: 90) dan data yang diolah dari hasil wawancara.

No. Dokumen–dokumen Ya Tidak Keterangan

1. Bukti Penerimaan Kas/Bank

Dokumen ini pencatatannya berdasarkan penerimaan persembahan dan sumbangan yang nominalnya kecil.

2. Bukti Penerimaan Kas

Besar/Bank

Dokumen ini pencatatannya berdasarkan donatur yang menyumbang secara kas/bank. 3. Formulir Hasil Penghitungan Kolekte

Formulir hasil penghitungan kolekte dicatat oleh Tim Petugas Kolekte. 4. Rekapitulasi Kartu Persembahan

Rekapitulasi ini dicatat atas transaksi penerimaan persembahan untuk paroki.

3. Catatan Akuntansi yang terdapat dalam Sistem Penerimaan Kas Paroki Santo Gregorius Agung Tangerang

Tabel 5. Perbandingan Catatan Akuntansi yang terdapat dalam Sistem Penerimaan Kas Paroki dengan teori

Sumber data: Mulyadi (2008:468), Ekonom KAJ (2012:90), dan data yang diolah dari hasil wawancara.

4. Prosedur yang terdapat dalam Sistem Penerimaan Kas Paroki Santo Gregorius Agung Tangerang

Tabel 6. Perbandingan Prosedur yang terdapat dalam Sistem Penerimaan Kas Paroki dengan teori

No. Catatan

Akuntansi Ya Tidak Keterangan

1. Buku Harian Kas/

Bank

Buku Harian Kas/ Bank digunakan untuk

mencatat transaksi penerimaan kas dari berbagai sumber. 2. Laporan Aktivitas

Laporan Aktivitas digunakan untuk menjelaskan secara rinci/detail mengenai perbandingan transaksi penerimaan kas sesuai dengan periode yang ditentukan.

No. Prosedur Ya Tidak Keterangan

1.

Prosedur Penerimaan

Kolekte

Kasir menerima uang dan Formulir Hasil Penghitungan Kolekte dari tim petugas kolekte, kemudian melakukan penghitungan dan

mengarsipkan Formulir Hasil Penghitungan Kolekte secara sementara. Bendahara

menyimpan uang dan

mengarsipkan Formulir Hasil Penghitungan Kolekte secara permanen. Bagian akuntansi terima Formulir Hasil

Sumber data: Mulyadi (2008:469), Ekonom KAJ (2012:26-38), dan data yang diolah dari hasil wawancara.

No. Prosedur Ya Tidak Keterangan

Penghitungan Kolekte dan melakukan pencatatan akuntansi ke Buku Harian Kas/Bank dan Laporan Aktivitas dan mengarsipkan dokumen

2.

Prosedur Penerimaan

Persembahan

Penerimaan kas atau bank berasal dari Rekapitulasi Kartu Persembahan, dan sumbangan yang nominalnya kecil. Kasir menerima dokumen tersebut dan otorisasi, kemudian diserahkan ke bendahara. Bendahara menerima uang, otorisasi, mengarispkan, dan menyimpan uang. Bagian akuntansi menerima sebagian dokumen dan melakukan pencatatan akuntansi ke Buku Harian Kas/Bank dan Laporan Aktivitas dan mengarsipkan dokumen.

3.

Prosedur Penerimaan

Sumbangan

Kasir menerima uang dari penyetor dana (penyumbang), melakukan penghitungan dan membuat dokumen. Bendahara menerima uang dan dokumen dari kasir, menyimpan uang dan arsip salah satu dokumen. Bagian akuntansi terima dokumen dari bendahara, melakukan pencatatan akuntansi ke Buku Harian Kas/Bank dan Laporan Aktivitas dan mengarsipkan dokumen.

5. Pengendalian Internal yang terdapat dalam Sistem Penerimaan Kas Paroki Santo Gregorius Agung Tangerang

a. Otorisasi Transaksi (Transaction Authorization)

Tabel 7 Perbandingan Otorisasi Transaksi (Transaction

Authorization) yang terdapat dalam Sistem Penerimaan Kas Paroki dengan Teori

No. Otorisasi Transaksi (Transaction Authorization) Ya Tidak Keterangan 1. Penerimaan kas diotorisasi oleh pihak-pihak yang berwenang dan bersangkutan.

Transaksi-transaksi penerimaan kas diotorisasi oleh pihak-pihak atau petugas paroki yang berwenang dan bersangkutan, misalnya pada dokumen Bukti Penerimaan Kas/Bank diotorisasi oleh Bagian Akuntansi, Pastor, Kasir, dan Penyetor.

2.

Setiap penerimaan kas dicatat ke dalam catataan akuntansi dan disertai dengan bukti pendukung lengkap yang telah diotorisasi oleh pihak-pihak yang berwenang.

Pencatatan penerimaan kas paroki ke buku harian kas/bank dan laporan aktivitas disertai dengan bukti pendukung lengkap yang telah diotorisasi oleh pihak-pihak yang berwenang.

b. Pemisahan Tugas (Segregation of Duties)

Tabel 8. Perbandingan Pemisahan Tugas (Segregation of

Duties) yang terdapat dalam Sistem Penerimaan Kas

Paroki dengan Teori No. Pemisahan Tugas

(Segregation of Duties) Ya Tidak Keterangan

1.

Pembagian tugas harus jelas bahwa otorisasi untuk setiap transaksi dan uraian tugas merupakan gambaran dari terpisahnya setiap pengolahan transaksi.

Paroki sudah menguraikan tugas (khususnya untuk bagian keuangan), yaitu terpisahnya tugas antara penerimaan kas, penyimpanan, dan pencatatan.

Sumber data: James Hall (2008:143) dan data yang diolah dari hasil wawancara.

c. Supervisi/Pengawasan (Supervision)

Tabel 9. Perbandingan Supervisi/Pengawasan (Supervision) yang terdapat dalam Sistem Penerimaan Kas Paroki dengan Teori

No. Supervisi/Pengawasan

(Supervision) Ya Tidak Keterangan

1.

Manajemen harus mengimbangi tidak adanya kontrol dan menggantinya dengan pengawasan yang ketat.

Pastor paroki memperkerjakan seorang audit internal.

Sumber data: James Hall (2008:143) dan data yang diolah dari hasil wawancara.

d. Catatan Akuntansi (Accounting Records)

Tabel 10. Perbandingan Catatan Akuntansi (Accounting

Records) yang terdapat dalam Sistem Penerimaan Kas Paroki dengan Teori

No. Catatan Akuntansi

(Accounting Records) Ya Tidak Keterangan

1.

Catatan akuntansi dapat memperlihatkan keadaan keuangan suatu organisasi dibawah pengawasan Audit Internal.

Paroki mempunyai catatan akuntansi yang kemudian akan diperiksa oleh Audit Internal.

e. Pengendalian Akses (Access Control)

Tabel 11. PerbandinganAkses Pengendalian (Access Control) yang terdapat dalam Sistem Penerimaan Kas Paroki dengan Teori

No. Pengendalian Akses

(Access Control) Ya Tidak Keterangan

1.

Akses pengendalian sangat berperan penting dalam menjaga asset organisasi.

Fungsi penyimpanan kas dilakukan oleh Bendahara, selain itu kas disimpan di brangkas dan diletakkan pada suatu ruangan dengan dilengkapi kunci pengaman yang ketat.

Sumber data: James Hall (2008:144) dan data yang diolah dari hasil wawancara.

f. Verifikasi Independen (Verification Independent)

Tabel 12. Perbandingan Verifikasi Independen (Verification

Independent) yang terdapat dalam Sistem Penerimaan

Kas Paroki dengan Teori

No. Verifikasi Independen (Verification Independent) Ya Tidak Keterangan 1. Pengendalian dengan pemeriksaan independen dari sistem akuntansi untuk mengidentifikasi adanya kesalahan dan kekeliruan.

Pada paroki, verifikasi independen dilakukan dengan memverifikasi kebenaran data yang terdapat dalam akuntansi,dan meninjau laporan Pastor Paroki.

Dokumen terkait