6.1. Kesimpulan
Berdasarkan uraian hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa : 1. Promosi kesehatan dengan menggunakan metode ceramah berpengaruh
terhadap peningkatan pengetahuan, pengetahuan=35,09 dan taraf signifikan=0,000 dimana hipotesis (p < 0,05).
2. Promosi kesehatan dengan menggunakan metode ceramah berpengaruh terhadap peningkatan sikap dan tindakan murid SD 060893 dengan rata-rata sikap=16,53 dan taraf signifikan=0,000 dimana hipotesis (p < 0,05). 3. Promosi kesehatan dengan menggunakan metode ceramah berpengaruh
terhadap peningkatan tindakan murid SD 060893 dengan rata-rata tindakan=4,83 dan taraf signifikan=0,000 dimana hipotesis (p < 0,05). 4. Promosi kesehatan dengan menggunakan metode permainan ular tangga
berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan murid SD 060834 dengan rata-rata pengetahuan=27,18 dan taraf signifikan=0,000 dimana hipotesis (p < 0,05).
5. Promosi kesehatan dengan menggunakan metode permainan ular tangga berpengaruh terhadap peningkatan sikap murid SD 060834 dengan rata-rata sikap= 8,45 dan taraf signifikan=0,000 dimana hipotesis (p < 0,05). 6. Promosi kesehatan dengan menggunakan metode permainan ular tangga
berpengaruh terhadap peningkatan tindakan murid SD 060834 dengan rata-rata tindakan= 6,90 dan taraf signifikan=0,000 dimana hipotesis (p < 0,05).
7. Promosi kesehatan dengan menggunakan metode permainan ular tangga lebih efektif dari pada metode ceramah dengan ratarata pengetahuan = -1,202, sikap=-6,40 dan tindakan=0,971 dengan nilai probabilitas (p)=0,000 dimana hipotesis (p < 0,05).
6.2. Saran
1. Bagi Dinas atau Instansi terkait dalam bidang gizi masyarakat yang berdomisili di tempat penelitian, seperti Pusat Kesehatan Masyarakat maupun dinas kesehatan untuk dapat mengembangkan program pendidikan gizi dikalangan anak usia sekolah dengan bekerja sama dengan sekolah, sebagai modifikasi program penyuluhan kesehatan masyarakat, karena metode ini terbukti dapat meningkatkan perilaku murid dalam mengonsumsi makanan jajanan yang sehat, aman dan bergizi.
2. Bagi pihak sekolah SD N 060834 dan SD N 060893 Medan, media permainan ular tangga dapat digunakan sebagai salah satu metode untuk memberikan informasi sedini mungkin tentang makanan jajan yang aman, sehat dan bergizi yang nantinya akan memengaruhi kesehatan murid. 3. Bagi peneliti selanjutnya bila ingin mendapatlkan hasil yang lebih baik
tentang kecenderungan perubahan variable pengetahuan, sikap dan tindakan, disarankan untuk lebih menperkaya khasanah penelitian, karena dalan penelitian ini tidak dimunculkan hubungan karakteristik responden dengan Variable penelitian, dan disarankan juga memilih jenis penelituan dengan disain time series, agar dapat dipantau perubahan nilainya setiap waktu.
Daftar Pustaka
Adriani, dkk. 2012. Peranan Gizi Dalam Siklus Kehidupan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Agustina, dkk. 2009. Higine dan Sanitasi pada Pedagang Makanan Jajanan Tradisional di Lingkungan Sekolah Dasar di Kelurahan Demang Lebar Daun Palembang. Jurnal. Palembang.
Anditra, Yunita Dewi. 2012. Pengetahuan Ibu Tentang Jajanan Sehat Anak di Sekolah Dasar Negeri 060928 Kelurahan Kedai Durian Kecamatan Medan Johor. Skripsi. Fakultas Keperawatan USU. Medan.
Anonimous. 2003. Higiene dan Sanitasi Pengolahan Pangan. Direktorat Pengawasan Obat dan Makanan.Jakarta.
Anonim, 2012. Media Pembelajaran untuk anak. http://Media pembelajaran untuk anak.com//. Diakses 1 februari 2013 pukul 13.25.
Anonim, 2013. Jenis-jenis permainan ular tangga. http://Jenis-jenis permainan ular tangga.com//. Diakses 15 februari 2013 pukul 14.05.
Anonim,2013. Metode Ceramah Dalam Pendidikan. http://Metode
Ceramah.com//. Diakses 17 februari 2013 pukul 11.45.
Amaliani, T. 2012. Gambaran Karakteristik dan Sosial Budaya Keluarga dalam Hal Perilaku Merokok Siswa SMK Satria Nusantara Binjai pada Tahun 2012. Skripsi PKIP Kesehatan Masyarakat USU. Medan. Arikunto, S. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. PT Rineka
Cipta: Jakarta.
Azwar, S., 2003. Sikap Manusia, Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta Penerbit Pustaka Pelajar.
Bastian, I. 2006. Akuntasi Pendidikan. Jakrta: Erlangga.
Butarbutar, Agresia. 2009. Pemenuhan Kebutuhan Energi Dan Protein Yang Bersumber Dari Makanan jajanan Dihubungkan Dengan Status gizi Anak sekolah dasar (SD)Negeri No. 060923 Simpang Marindal Medan Tahun 2005. Skripsi. Kesehatan Masyarakat USU. Medan. Cahyadi, Wisnu. 2008. Analisis & aspek Kesehatan Bahan Tambahan
Pangan/Ed.2. Jakarta: Bumi Aksara.
Candra, Asep. 2011. Sekolah Dikepung Makanan Tak Sehat.
Colby, dkk. 2007. Peer-led theater as a nutrition education strategy. http://download.journals.elsevierhealth.com/pdfs/journals/14994046/PII S1499404606.pdf. Journal Nutrition Education and Behavior. Vol: 39: 48-49. Diakses pada 2 Maret 2011.
Cook, Thomas D & Campbell, Donald T. 1979. Quasi-experimentation: Design & Anlysisi Issue For Field Settings. Houghton Mifflin Company: Boston.
Damanik, Dame Melva. 2010. Tindakan Murid Dan Penjual Makanan Jajajanan Tentang Higiene Sanitasi Makanan Di Sekolah Dasar Negeri Kelurahan Kemenangan Tani Kecamatan Medan Tuntungan. Skripsi USU. FKM.
Dedeh, Kurniasih, dkk. 2010. Sehat dan Bugar Berkat Gizi Seimbang. Jakarta: Kompas Gramedia. Jakarta: Trans Info Media.
Departemen Kesehatan RI. 2008. Promosi Kesehatan Sekolah. Pusat Promosi Kesehatan. Jakarta.
Departemen Kesehatan. 1994. Pedoman umum gizi seimbang.
http://www.gizi.net. Diakses pada tanggal 20 Mei 2013.
Departemen Kesehatan RI. 2004. DKBM (Daftar Komposisi Bahan Makanan). Departemen Kesehatan RI, Jakarta.
Depkes RI. 2005. Pedoman Perbaikan Gizi Anak Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah. http://depkes.go.id. Diakses pada tanggal 4 Januari 2013.
Departemen Kesehatan RI. 2004. Pusat Promosi Kesehatan, Pengembangan Media Promosi Kesehatan. Jakarta.
Dhamayanti, dkk. 2005. Promosi Kesehatan Jiwa melalui Metode Ceramah dengan Role-Play pada Keluarga Penderita Skizofrenia dan Tokoh Masyarakat di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Sains Kesehatan. 18 (3): 313-323.
Dinatia, Bintari S.2011. Pengaruh Penyuluhan dengan Metode Ceramah dan Poster terhadap perilaku konsumsi makanan jajanan murid di SD Kelurahan Pincuran Kerambil Kecamatan Sibolga Sambas Kota Sibolga. Skripsi Gizi Masyarakat USU. Medan.
French, dkk. 2006. Desidning MyPyramid for materials to help children eat right, exercise, have fun. Journal Nutrition Education and Behavior. Vol.38:S158-S.
http://downdload.journals.elsevierhealth.com/pdfs/journaals/14994046/ PIIS1499404606005999.pdf. diakses pada 2 Maret 2011.
Ginting, F.Y. 2010. Pemeriksaan Formalin pada Bakso yang Dijual di Sekolah Dasar di Kota Medan. Fakultas Farmasi USU. Medan.
Haryanto, T. 2002. Pola Makan Anak Sekolah. http://gizi.net. Diakses pada tanggal 4 Januari 2011.
Irianto, D.J. 2007. Panduan Gizi Lengkap. Yogyakarta: Andi.
Ikada, Delina Citryani. 2010. Tingkat Penerimaan Buku Cerita Bergambar sebagai Media Pendidikan Gizi dan Pengaruhnya terhadap Pengetahuan Gizi Anak Sekolah Dasar. Sktipsi. Fakultas Ekologi Manusia. Institut Pertanian Bogor.
Judarwanto, W. 2008. Perilaku Makan Anak Sekolah. http://gizi.net. Diakses pada tanggal 4 Januari 2011.
Judarwanto, widodo. 2006. Antisipasi Perilaku Makan Anak Sekolah.
http://www.persi.com/. Diakses rabu 16 Maret 2011.
Khomsan, A. 2000. Teknik Pengukuran Gizi. Bogor: Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor. Diktat. Bogor.
Khomsan, Ali. 2010. Pangan dan Gizi Untuk Kesehatan. Jakarta: Rajawali Sport.
Kus, I., dan Kusno W. 2007. Gizi dan Pola Hidup Sehat. CV. Yrama Widya: Bandung.
Lucie, S. 2005. Teknik Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat. Penerbit Ghalia Indonesia: Bogor.
Mudjajanto, E. S. 2006. Keamanan Makanan Jajanan Tradisional. Penerbit Buku Kompas: Jakarta.
Mulyati, Tutik. 2009. Pembelajaran Ular Tangga Salah Satu Alternatif Peningkatan Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas XI IS SMA N 1 Musuk Semester 2 Tahun Pelajaran 2007-2008. Jurnal Didaktika Tahun 1:1.
Notoatmodjo, S. 2002. Metodologi Penelitian Kesehatan. PT. Rineka Cipta: Jakarta.
Notoatmodjo, S. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. PT. Rineka Cipta: Jakarta.
Notoatmodjo, S. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. PT. Rineka Cipta: Jakarta.
Permata, I. 2010. Jajanan Anak Sekolah Berbahaya. http://insanpermata.com. Diakses pada tanggal 31 Januari 2011.
Purnamasari, Dyah Umiyarni. 2012. http://Memilih Makanan Jajanan yang Bergizi.pdf//. Diakses 12 Desember 2012 pukul 10.10.
Riskesdas, 2010. Riset Kesehat Dasar. Badan Penelitian Kesehatan. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.
Saleh, MM. 2009. Rancangan bangun game edukasi ular tangga pada aplikasi mobile. Skripsi Jurusan Teknik Informatika, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Surabaya.
Sinar, A. 2011. Gerakan Jajanan Sehat Harus Lebih Gencar di Sumut.
http//eksponews.com. Diakses 9 Maret 2011.
Sihadi. 2004. Makanan Jajanan Bagi Anak Sekolah. Juranal Kedokteran YARSI 12(2): 91-95.
Suara Pembaharuan. 2011. Wapres Canangkan Jajanan Sehat Anak Sekolah. :
http://www.suarapembaruan.com. Diakses 8 Maret 2011. Sugiono.2001. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta. Suhardo. 2005. Berbagai Cara Pendidikan Gizi. Jakarta: Bumi Aksara. Suharjo. 2003. Berbagai Cara Pendidikan Gizi. Bogor: Bumi Aksara.
Suraya, R. 2011. Pengaruh Penyuluhan Denagn metode ceramah dan Leaflet terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Pola Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) pada Anak 6-24 Bulan di Desa Pantai Gemi Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat Tahun 2011. Skripsi Gizi Kesehatan Masyarakat USU. Medan.
Susana, dkk. 2003. Pemantauan Kualitas Makanan Ketoprak dan Gado-gado di Lingkungan Kampus UI Depok Melalui Pemeriksaan Bakteriologis. Makara Seri Kesehatan 7(1) : 21-29. Jakarta.
Yusuf, L., dkk. 2008. Teknik Perencanaan Gizi Makanan: Jilid 3 untuk SMK. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan: Jakarta.
Wijaya, Rika, 2009. Penerapan Peraturan dan Praktek Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah Dasar di Sekolah Dasar Kota dan Kabupaten Bogor. Skripsi, Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia. Institut Pertanian Bogor.
Lampiran I
Pengaruh Promosi Kesehatan dengan Menggunakan Metode Ceramah dan Permainan Ular Tangga Terhadap Peningkatan Perilaku Murid
Kelas V Tentang Konsumsi Makanan Jajanan di SD Negeri