BAB III METODE PENELITIAN
3.2 Perencanaan Tahap Penelitian
Penelitian tindakan kelas ini akan dilaksanakan dalam tiga siklus penelitian. Setiap siklus dilaksanakan satu kali pertemuan. Secara rinci perencanaan sikluas dapat dijelaskan sebagai berikut:
3.2.1. Perencanaan Siklus I
Siklus I dilaksanakan 1 kali pertemuan dengan alokasi waktu 5 x 35 menit (175 menit) atau pembelajaran satu hari.
3.2.1.1. Perencanaan
a. Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) menggunakan
pendekatan Scientific dan model Number Head Together dengan media berupa
audio visual.
b. Menyiapkan media pembelajaran berupa video pembelajaran dan media pendukungnya seperti laptop dan LCD
c. Menyiapkan nomor kepala siswa
d. Menyiapkan alat evaluasi yang berupa tes tertulis, dan lembar pengamatan diskusi
e. Menyiapkan lembar observasi untuk mengamati aktivitas siswa dan keterampilan guru
f. Menyiapkan angket, wawancara dan lembar catatan lapangan yang akan digunakan dalam penelitian
3.2.1.2. Pelaksanaan Tindakan
Peneliti melaksanakan tindakan penelitian sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah disusun pada perencanaan siklus I yaitu pembelajaran tema Cita-citaku dengan menggunakan pendekatan saintifik
dengan model Numbered Head Together dan media audiovisual. Langkah-
langkahnya berikut ini:
a. Guru mengkondisikan siswa untuk siap mengikuti pembelajaran. b. Guru melakukan apersepsi.
c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
d. Guru mempersiapkan video yang akan ditayangkan. e. Guru menyampaikan materi pengantar.
f. Guru membagikan nomor kepala.
g. Siswa diberi arahan dan diminta untuk melihat/ menonton video tentang
rumah anti gempa (mengamati, mengumpulkan informasi).
h. Guru menunjuk nomor kepala siswa.
i. Siswa ditunjuk/dipanggil secara bergantian untuk menjelaskan tentang isi
video tersebut (mengasosiasikan, mengkomunikasikan).
j. Siswa diminta untuk menjelaskan alasan/ dasar dari jawaban yang diberikan.
(mengasosiasikan, mengkomunikasikan).
k. Siswa diberikan kesempatan untuk menanggapi penjelasan teman mereka
dengan berdiskusi denganteman sebangkunya (mengamati, menanya,
mengumpulkan informasi, mengasosiasikan, mengkomunikasikan).
l. Dari alasan tersebut guru mulai menanamkan konsep sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
m. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum jelas
(menanya).
n. Guru bersama siswa membuat kesimpulan sebagai penguatan materi. o. Siswa mengerjakan soal evaluasi.
p. Guru memberi motivasi siswa untuk belajar di rumah mengenai materi yang telah disampaikan dan memberi gambaran tentang materi yang akan di bahas pertemuan selanjutnya.
3.2.1.3. Observasi
Kegiatan observasi dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan tindakan. Peneliti bersama tim kolaborasi melakukan pengamatan terhadap siswa dalam
kegiatan pembelajaran. Selama pelaksanaan tindakan berlangsung peneliti bersama dengan tim kolaborasi melakukan pengamatan yang meliputi:
a. Melakukan pengamatan keterampilan guru dalam kegiatan pembelajaran IPS
menggunakan pendekatan Scientific dan model Number Head Together
dengan media berupa audio visual
b. Melakukan pengamatan aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran IPS
menggunakan pendekatan Scientific dan model Number Head Together
dengan media audiovisual
3.2.1.4. Refleksi
Peneliti bersama tim kolaborasi menganalisis hasil belajar siswa sehingga peneliti dapat memperbaiki kesalahan dan meningkatkan pembelajaran untuk merencanakan tindak lanjut pada siklus berikutnya dengan tahapan sebagai berikut:
a. Mengkaji ulang pelaksanaan pembelajaran dan efek tindakan pada siklus 1 melalui hasil observasi, wawancara, catatan lapangan selama pembelajaran b. Menganalisis proses dan hasil pembelajaran siklus I
c. Menganalisis kekurangan dalam pembelajaran menggunakan pendekatan
Scientific dan model Number Head Together dengan media audiovisual
d. Membuat daftar permasalahan pembelajaran yang terjadi siklus I dari segi keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa
e. Merencanakan pembelajaran untuk siklus II dengan memperbaiki kesalahan dan kekurangan yang muncul pada siklus I
3.2.2 Perencanaan Siklus II
Siklus II dilaksanakan 1 kali pertemuan dengan alokasi waktu 5 x 35 menit. Siklus II disusun untuk memperbaiki kelemahan yang ada pada siklus I. Siklus II disusun dengan Kompetensi Dasar yang sama pada siklus I namun berbeda pada indikator pencapaian kompetensi.
3.2.2.1. Perencanaan
Perencanaan yang dilakukan pada siklus kedua adalah memperbaiki pembelajaran yang telah dilakukan pada siklus pertama. Tahap perencanaan meliputi sebagai berikut:
a. Merancang perbaikan pembelajaran berdasarkan refleksi pada siklus I
b. Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) menggunakan
pendekatan Scientific dan model Number Head Together dengan media
audiovisual
c. Menyiapkan nomor kepala siswa
d. Menyiapkan media pembelajaran berupa video pembelajaran dan media pendukungnya seperti laptop dan LCD
e. Menyiapkan alat evaluasi yang berupa tes tertulis, dan lembar pengamatan diskusi
f. Menyiapkan lembar observasi untuk mengamati aktivitas siswa dan keterampilan guru
g. Menyiapkan angket, wawancara dan lembar catatan lapangan yang akan digunakan dalam penelitian
3.2.1.2. Pelaksanaan Tindakan
Peneliti melaksanakan tindakan penelitian sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah disusun pada perencanaan siklus I yaitu pembelajaran tema Cita-citaku dengan menggunakan pendekatan saintifik
dengan model Numbered Head Together dan media audiovisual. Langkah-
langkahnya berikut ini:
a. Guru mengkondisikan siswa untuk siap mengikuti pembelajaran b. Guru melakukan apersepsi
c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
d. Guru mempersiapkan video yang akan ditayangkan e. Guru menyampaikan materi pengantar
f. Tiap Siswa diberi nomor kepala
g. Siswa diberi arahan dan diminta untuk melihat/ menonton video pengrajin
barang bekas (mengamati, mengumpulkan informasi)
h. Guru menunjuk salah satu nomor kepala siswa
i. Siswa ditunjuk/dipanggil secara bergantian untuk menjelaskan tentang isi
video tersebut (mengasosiasikan, mengkomunikasikan)
j. Siswa diminta untuk menjelaskan alasan/ dasar dari jawaban yang diberikan.
(mengasosiasikan, mengkomunikasikan)
k. Siswa diberikan kesempatan untuk menanggapi penjelasan teman mereka
dengan berdiskusi dengan teman sebangkunya (mengamati, menanya,
l. Dari alasan tersebut guru mulai menanamkan konsep sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
m. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum jelas
(menanya)
n. Guru bersama siswa membuat kesimpulan sebagai penguatan materi o. Siswa mengerjakan soal evaluasi
p. Guru memberi motivasi siswa untuk belajar di rumah mengenai materi yang telah disampaikan dan memberi gambaran tentang materi yang akan di bahas pertemuan selanjutnya.
3.2.1.3. Observasi
Kegiatan observasi dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan tindakan. Peneliti bersama tim kolaborasi melakukan pengamatan terhadap siswa dalam kegiatan pembelajaran. Selama pelaksanaan tindakan berlangsung peneliti bersama dengan tim kolaborasi melakukan pengamatan yang meliputi:
a. Melakukan pengamatan keterampilan guru dalam kegiatan pembelajaran IPS
menggunakan pendekatan Scientific dan model Number Head Together
dengan media audio visual
b. Melakukan pengamatan aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran IPS
menggunakan pendekatan Scientific dan model Number Head Together
dengan media audio visual
3.2.1.4. Reflekasi
Peneliti bersama tim kolaborasi menganalisis hasil belajar siswa sehingga peneliti dapat memperbaiki kesalahan dan meningkatkan pembelajaran untuk
merencanakan tindak lanjut pada siklus berikutnya dengan tahapan sebagai berikut:
a. Menganalisis pelaksanaan pembelajaran pada siklus II
b. Menganalisis hasil belajar siswa pada siklus II dan membandingkannya dengan hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II
c. Membuat daftar kekurangan dan permasalahan pembelajaran yang terjadi pada siklus II
d. Tindak lanjut menyususn perencanaan siklus ketiga apabila tujuan penelitian belum tercapai.
3.2.3. Perencanaan Siklus III
Siklus III terdiri dari 1 pertemuan dengan alokasi waktu 5 x 35 menit. Siklus III disusun untuk memperbaiki kelemahan yang ada pada siklus II. Siklus III disusun dengan Kompetensi Dasar yang sama pada siklus II namun berbeda pada indikator pencapaian kompetensi.
3.3.1.1. Perencanaan
Perencanaan yang dilakukan pada siklus ketiga adalah memperbaiki pembelajaran yang telah dilakukan pada siklus kedua. Tahap perencanaan meliputi sebagai berikut:
a. Merancang perbaikan pembelajaran berdasarkan refleksi pada siklus I dan II b. Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) menggunakan
pendekatan Scientific dan model Number Head Together dengan media
c. Menyiapkan nomor kepala siswa
d. Menyiapkan media pembelajaran berupa video pembelajaran dan media pendukungnya seperti laptop dan LCD
e. Menyiapkan alat evaluasi yang berupa tes tertulis, dan lembar pengamatan diskusi
f. Menyiapkan lembar observasi untuk mengamati aktivitas siswa dan keterampilan guru
g. Menyiapkan angket, wawancara dan lembar catatan lapangan yang akan digunakan dalam penelitian
3.3.1.2. Pelaksanaan Tindakan
Peneliti melaksanakan tindakan penelitian sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah disusun pada perencanaan siklus I yaitu pembelajaran tema Cita-citaku dengan menggunakan pendekatan saintifik
dengan model Numbered Head Together dan media audiovisual. Langkah-
langkahnya berikut ini:
a. Guru mengkondisikan siswa untuk siap mengikuti pembelajaran b. Guru melakukan apersepsi
c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
d. Guru mempersiapkan video yang akan ditayangkan e. Guru menyampaikan materi pengantar
f. Tiap Siswa diberi nomor kepala
g. Siswa diberi arahan dan diminta untuk melihat/ menonton video tentang guru(mengamati, mengumpulkan informasi)
h. Guru menunjuk salah satu nomor kepala siswa
i. Siswa ditunjuk/dipanggil secara bergantian untuk menjelaskan tentang isi
video tersebut (mengasosiasikan, mengkomunikasikan)
j. Siswa diminta untuk menjelaskan alasan/ dasar dari jawaban yang diberikan.
(mengasosiasikan, mengkomunikasikan)
k. Siswa diberikan kesempatan untuk menanggapi penjelasan teman mereka
dengan berdiskusi dengan teman sebangkunya (mengamati, menanya,
mengumpulkan informasi, mengasosiasikan, mengkomunikasikan)
l. Dari alasan tersebut guru mulai menanamkan konsep sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
m. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum jelas
(menanya)
n. Guru bersama siswa membuat kesimpulan sebagai penguatan materi o. Siswa mengerjakan soal evaluasi
p. Guru memberi motivasi siswa untuk belajar di rumah mengenai materi yang tadi di kaji dan memberi gambaran tentang materi yang akan di bahas pertemuan selanjutnya
3.3.1.3. Observasi
Kegiatan observasi dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan tindakan. Peneliti bersama tim kolaborasi melakukan pengamatan terhadap siswa dalam kegiatan pembelajaran. Selama pelaksanaan tindakan berlangsung peneliti bersama dengan tim kolaborasi melakukan pengamatan yang meliputi:
1) Melakukan pengamatan keterampilan guru dalam kegiatan pembelajaran IPS
menggunakan pendekatan Scientific dan model Number Head Together
dengan media audio visual
2) Melakukan pengamatan aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran IPS
menggunakan pendekatan Scientific dan model Number Head Together
dengan media audio visual
3.3.1.4. Refleksi
Peneliti bersama tim kolaborasi menganalisis hasil belajar siswa sehingga peneliti dengan tahapan sebagai berikut:
a. Menganalisis pelaksanaan pembelajaran pada siklus III
b. Menganalisis hasil belajar siswa pada siklus III dan membandingkannya dengan hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II
c. Membuat daftar kekurangan dan permasalahan pembelajaran yang terjadi pada siklus III
d. Merencanakan perencanaan tindak lanjut untuk siklus berikutnya jika diperlukan atau menyusun laporan PTK jika indikator keberhasilan tercapai.